
*****
sesampainya mereka di mesjid Resta dan Neta menuju tempat wudhu khusus wanita dan Fian juga Akmal khusus pria, setelah selesai barulah mereka melaksanakan ibadah shalat dzuhur, shalat pun selesai mereka keluar bersama, saat Resta duduk untuk memakai sepatunya tiba-tiba Fian duduk disamping Resta, tapi Fian belum menyadari nya.
pas Resta dan Fian menoleh secara bersamaan sejenak mereka bertatap mata dan " astagfirullah " ucap Resta dan akhirnya memutuskan pandanhan nya dengan menunduk dan tersenyum, sedangkan Fian masih tetap tak bergeming memandangi Resta, tiba-tiba ada senyum di wajah nya
saat Fian asih asik memandangi ingin rasanya Fian mengenal gadis tersebut lebih dekat, tapi dia urungkan saat ada tepukan di bahu Fian tersentak karena kaget, ternyata yang menepuk Akmal
" astagfirullah loe ngagetin aja " ucap Fuan sambil ngelus dada
" mata loe tu kemana, dari tadi gue panggil eh malahan bengong " kesal Akmal padahal Akmal juga tau kalau Fian memandangi si gasis tersebut
saat itu Neta datang menghampiri Resta ,
" Resta yuk cepetan kita makan siang dulu abis itu kita bakalan sibuk lagi ngurusin acara " ajak Neta ke Resta
" eh iya ayo " Resta beranjak dari duduk nya, ada rasa kecewa yang Fian rasakan karena akan berpisah dari si gadis tersebut saat Resta turun dari tangga mesjid tiba-tiba Resta menoleh kearah Fian dan Akmal dan tersenyum
" mari ka aku duluan " ucap Resta padaFian dan Akmal tersenyum sambil berlalu pergi, Fian dan Akmal tersenyum dan mengagguk bersamaan.
" udah gan jangan di plototin mulu " ucap Akmal
" apaan sih loe ganggu aja " kesal Fian saat di ganggu Akmal
" ayo kita ke caffe, katanya ada pertemuan " ajak Akmal
" eh iya gue lupa " Fian menggaruk kepalanya yang tak gatal
" hadeh yang di mabuk Cinta " goda Akmal, padahal Akmal jugasenang karena bertemu dengan pujaan hatinya upss ralat Cinta pandangan pertama
Fian sampai di sekolahan ternyata acara akan dimulai kembali setelah jam istirahat saat sang guru di podium berbicara, sang guru melihat Fian dan Akmal akhirnya sang guru memperkenalkan mereka pads siswa dan siswi nya
" oya sebelum kita mulai, kita kedatangan tamu special mari kita sambut Tuan Fian dan Tuan Akmal " ucap sang guru yang mempersilakan Fian naik ke podium
" oya beliau adalah anak dari pemilik Kamal school Fian kebetulan beliau sedang berkunjung dan pak Erwin tidak bisa hadir dan mengutus anak nya untuk hadir yaitu Tuan Fian mustafa Kamal dan Tuan Akmal Wijaya " semua betepuk tanga menyambut Fian dan Akmal siswi cewe teriak histeris saat Fian dan Akmal naik podium
tidak dengan Resta dia merasa ada yang aneh Resta terdiam memperhatikan Fian saat dia atas podium
Fian mulai berbicara di atas podium saat melihat Resta dia tersenyum " assalamualaikum " ucap Fian dan di sambut oleh mereka " wa'alaikumsalam "
Fian berbicara kembali " perkenalkan namaku Fian, Fian mustafa Kamal saya datang kesini untuk mewakili Pak Erwin yang tak bisa hadir, jadi terimakasih karena Kamal School disambut baik di Dinata School, dan acara begitu meriah " ucap. Fian
dan tepuk tangan meriah dari siswa, siswi dan guru,sedangkan Resta masih sibuk dengan fikiran nya " tunggu Fian, Fian astagah " ucap Resta yang mulai ingat, tentu saja Neta yang kaget karena ulah Resta
" ck kamu itu kenapa lagi, bikin kaget aja tiba-tiba teriak gitu " Neta yang kesal pada Resta padahal Neta sedang fokus mendengar kan Fian berbicara di podium
" hehehe maaf maaf " ucap Resta yang cengengesan, " Neta aku ketoilet dulu " ucap Resta pada Neta, Neta mengangguk tapi Resta tak pergi ke toilet dia duduk di halaman sekolahan
" Fian nama itu, nama yang mamih sama papih bahas apa dia yang bernama Fian, tapi nama Fian kan banyak tapi nama belakang nya Kamal, Kamal sahabat papih dan mamih " gumam Resta yang masih mencerna ingatan nya
Fian melangkah turun dari podium setelah selesai dengan urusan nya dan segera pergi menuju mobil nya saat Fian akan masuk ke mobil dia terpaku kembali karena melihat Gadis yang udah membuat jantung nya dag dig dug
ya gadis itu Resta yang sedang duduk santai, Resta menoleh ke samping dan tak sengaja bertatapan dengan Fian Resta tersenyum manis pada Fian.
Deg
jantung Fian kembali berdetak kencang " astagfirullah " ucap Fian karena ditatap Resta dengan senyuman manis Resta
" kenapa hanya melihat dia menatap ku dan sambil tersenyum ini jantung gak karuan gini " gumam Fian
__ADS_1
" seandainya aku tau namanya, aku ingin mengenalnya lebih dekat " Fian yang masih berdiri di sampung mobil nya
" woy gan loe masuk apa gak nih, gue tinggal ya " Akmal yang mulai kesal dan teriak ke Fian
Fian kaget " ish bisa gak sih gak pake teriak " kesal Fian dan masuk kemobil
" loe tu, gue tungguin bukan nya masuk malah ke patung " Akmal yang mulai kesal
" ya udah cerewet ayo pergi, nanti telat lagi kita juga belum makan siang " jawab Fian yang ketus
" dih ini anak, diayang telat dia yang ngomel, kalau bukan sahabat atau boss udah gue lempar ke Mars " gumam Akmal yang kesal
" gak usah ngegerutu gue dengar " ketus Fian, akhirnya mereka pergi meninggalkan sekolahan menuju caffe
******
di Rumah sakit RRD ( Resta Risella Dinata) itu nama RS nya
Alan dan Genta sampai di lobi rumah sakit dia bertanya ke receptionist
" permisi " ucap Alan pada wanita yang ada di receptionist
" eh tuan Alan " ucap si wanita
" mau tanya dokter Mila dan dikter Apni apakah sedang sibuk " tanya Alan ke wanita itu
" tunggu kami lihat dulu jadwal dari dokter Mila dan dokter Apni " sang wanita itu mengecek jadwal Mila dan Apni
beberapa saat menunggu akhirnya si wanita itu berbicara kembali
" hari ini Dokter Mila dan Dokter Apni sedang tidak ada jadwal tuan " ucap wanita tersebut
Alan tersenyum dan berkata " terimakasih " Alan dan Genta langsung pergi menuju keruangan Mila dan Apni
" hooh meleleh rasanya " si wanita yang lain memegang dadanya sambil senyum senyum
Alan dan Genta sampai di ruangan Mila dan Apni
tok
tok
tok
" assalamualaikum " ucap Alan dan Genta bersama-sama
" wa'alaikumsalam " ucap Mila dan Apni
" masuklah " ucap Mila
ceklek
pintu terbuka munculan lelaki tampan Alan dan Genta, Mila dan Apni tersenyum bahagia, Alan menyerahkan kotak makan siang pada mereka
" ini titipan dari mamih " Alan menyerahkan kotak makan siang nya ke Mila
dengan senang hati Mila menerimanya " terimakasih " ucap Mila dan Mila membuka kotak makan siang nya
" astagah banyak sekali ini " ucap Mila
" iya ini banyak banget " ucap Apni kembali
__ADS_1
" tunggu tunggu, apa kalian juga belum makan " tanya Apni pada Alan dan Genta, yang ditanya malahan tersenyum dan menggangguk
" ya udah sekalian kita makan bersama-sama saja, ini makan siang nya cukup ko " ucap Mila sambil menata majan siang nya
" ish mamih baik banget deh, tau aja kalau kita juga lagi lapar " ucap Apni yang senang dapat makan siang daei camer
" iya mamih hawatir kalian tidak sempat makan siang, jadi mamih bawain makan siang sekaligus " ucap Genta
" katakan sama mamih terimakasih banyak " ucap Mila yang kini mulai menyuaoi makanan nya ke mulut nya
" hmm iya nanti aku bilangin, udah makan dulu nanti keburu dingin " ucap Alan yang mengelus kepala dan rambut Mila dengan mesra
Apni dan Genta udah gak asing lagi dengan kemesraan mereka, meskipun Apni dan Genta juga pacaran tapi mereka gak semesra Alan dan Mila.
merekapun menikmati makanan nya dengan tenang,,
*****
hari mulai sore Resta dan Ameneta masih sibuk dengan urusan nya, sedang kan Fian dan Akmal kembali ke kediaman Dinata
" assalamualaikum " ucap Fian dan Akmal
" wa'alaikumsalam " ucap yang di dalam serempak
ceklek
munculah Fian dan Akmal, sefangkan Rasty, Erwin, Rangga dan Helen sedabg asik ngobrol di ruang tamu, Fian dan Akmal mencium tangan mereka dan tak lupa Fian mencium pipi Rasty, mereka tersenyum melihat kedekatan anak dan ibu
" ayo silahkan duduk calon mantu mamih " ucap Helen, Fian dan Genta duduk di sofa
" bi Aminah tolong buatkan jus, buat Fian dan Akmal " Helen yang minta tolong pada Aminah
" gimana acara di sekolah lancar " tanya Rasty pada Fian
" alhamdulillah mah lancar " ucap Fian
" dan juga meriah " sambung Akmal
" dih main sambung aja ke kabel " ucap. Fian pada Akmal
" bodo " Akmal yang kesal
" betah di sekolahan nya " tanya Helen pada Fian
" aaaa " baru Fian mau bicara tiba-tiba Akmal memotong pembicaraan Fian
" betah lah om tante, di sana banyak cewek-cewek cantik, Akmal aja pengen sekolah lagi " ucap Akmal
pletak
" aw sakit gila " kesal Akmal memegang kening nya karena di sentil Fian
" makanya punya mulut tuh di filter " kesal Fian pada Akmal
" dih sewot banget, emang itu kenyataan nya " kesal Akmal yang madih memegang kening nya, sedangkan orang tua mereka hanya geleng geleng kepala
" apa Fian udah ketemu Resta belum ya " bisik Rasty pada Helen
" ntahlah, kalaupun ketemu mereka mana ada yang tau, kan kita belum mengenal kan mereka " bisik Helen
" astagah aku lupa " ucap Rasty menepuk kening nya, sedangkan yang lain hanya memperhatikan tingkah Helen dan Rasty..
__ADS_1
*****
kali ini othor nulis sampe 1400 kata lebih,,