Life Is Love

Life Is Love
Kehebohan


__ADS_3

******


" eh bukankah itu pak Fian, Fian Mustafa Kamal pemilik Kamal school " ucap Faiz


" hmm mungkin " ucap Resta


" ah pak Fian, eh bukan ka Fian aja deh " teriak para siswi


" yaa Allah ganteng banget coba " ucap siswi lain


" udah punya pacar belum yah " penasaran murid lain


" astagah ini anak-anak cewek pada ngapain coba, ka Fian juga ish nyebelin " Batin Resta ysng ngedumel


" Faiz aku ke toilet bentar ya " Resta pamit ingin ke toilet, Faiz ngangguk


Resta pergi menuju toilet, saat di toilet Resta mencuci mukanya " huffft " helaan nafas Resta, akhirnya Resta keluar Resta tidak fokus karena jalan nya menunduk karena rok nya basah terkena air jadi dia mengibas ngibaskan tangan nya di rok yang terkena air sambil menunduk.


brukk


" astagfirullah " kaget Resta


tabrakan tak terelakan, saat Resta akan terjatuh


greb


sebuah tangan melingkar dipinggang, Resta terkesiap dan masih menutup matanya takut dia jatuh sedangkan tangan Resta melingkar dileher Fian, terlihat sangat intim


saat Resta sadar kalau dia tidak jatuh tapi ada seseorang yang memegang pinggang nya seketika Resta perlahan membuka matanya


deg


mata Resta bersitatap dengan mata Fian, Resta mematung bahkan Fian pun sama,


" astagfirullah " ucap Resta kaget dan memotong tatapan nya


" ma'af " ucap Resta yang malu bahkan mukanya merona, akhirnya Fian melepaskan pegangan nya dari pinggang Resta, Resta juga sama


" makanya kalau jalan tuh lihat nya kedepan jangan nunduk " ketus Fian


" dih, tadi tuh lagi bersihin rok karena tekena air " kesal Resta


" datang, datang ngomel " Resta sedikit kesal, Fian melihat Resta dengan intens


" ma'af pak permisi Resta mau lewat " ucap Resta karena malu ditatap Fian, saat Resta melewati Fian, tangan Resta di tarik dan


bruk, Resta menabrak dada Fian, seketika Resta membelalakan matanya karena kaget dengan tindakan Fian


" pak jangan gini nanti ada yang lihat " muka Resta sudah merah merona karena malu


tiba-tiba Fian berbisik " jika tadi yang nabrak kamu bukan kk, pasti tuh cowok menang banyak " Resta merinding saat Fian berbisik di telinga nya, telinga Resta memerah


Fian tersenyum ada niat untuk menjahili Resta, Fian meniup telinga Resta seketika Resta terkesiap dan mematung


" sekarang kk tau kelemahan mu " ucap Fian pelan yang masih memeluk Resta, Resta tersadar


" ish ka lepasin nanti ada yang lihat " Resta yang malu


" memang kenapa " tanya Fian


" dih mesum " kesal Resta dan memukul lengan Fian, Fian pun melepaskan pelukan nya, Resta langsung berlalu saat Resta masih menunduk karena malu Fian memanggil Resta

__ADS_1


" Sayang " deg Resta mematung karena panggilan Fian saat Resta berbalik menoleh kearah Fian, Fian tersenyum begitu manis nya



Resta terpesona karena Fian tersenyum begitu tampan


1 detik


2 detik


3 detik


" astagfirullah " ucap Resta karena ketahuan memandang Fian yang lumayan lama, muka Resta terlihat merah bak kepiting rebus, Resta langsung lari menuju kelas


" hosh, hosh " Resta mengatur nafas nya


" tenang Resta tenang " Resta yang menenangkan dirinya


" ish ka Fian apaan coba tadi " Resta yang sedikit kesal dan menghentak hentakkan kakinya, sedangkan Fian masih memperhatikan tingkah Resta ingin rasanya Fian tertawa terbahak-bahak tapi dia menahan nya


sedangkan Resta tidak menyadari jika Fian masih memperhatikan nya, Resta masuk ke kelasnya dan masih terlihat cemberut


" ck calon istriku imut kalau lagi ngambek, apa lagi saat tadi menggoda nya, mukanya merona, imut dan cantik " monolog Fian, Fian masuk keruangan nya


" eh itu muka kenapa " tanya Faiz


" eh gak apa-apa " Resta lanhsung duduk di kursinya, semua murid sudah masuk dan duduk di kursinya masing-masing


tap


tap


tap


" assalamualaikum " ucap salam Fian


" wa'alaikumsalam pak Fian yang ganteng " ucap siswinya, Fian sedikit menyunggingkan senyum nya, Resta baru tersadar bahwa Fian ada didepan


" baiklah hari ini, bapak akan bagikan soal ulangan nya, jangan berisik dan jangan ribut " ucap Fian


" baik pak, tapi jika kami ribut bapak bisa menghukum kami " ucap salah 1 siswi


" hukum lah kami dengan Cinta bapak " timpal murid yang lain


" huuhh " ucap yang lain


Fian mulai membagikan soal ulangan nya, saat Fian mendekati Resta, Resta jadi gugup kebetulan tempat duduk Resta berada di belakang


saat Fian sampai di meja Resta, Resta masih terdiam bahkan sedikit menahan nafas


" jangan gugup santai saja " ucap Fian pelan


" haaah " Resta menghela nafasnya, Resta fikir Fian sudah beranjak pergi tapi tiba-tiba Fian berbisik di belakang Resta


" ingat harus fokus dan dapatkan nilai terbalik calon istri ku " Fian menekankan kata calon istri


" eh tidak maksud kk calon nyonya Resta Fian Mustafa Kamal " blush muka Resta memerah seperti tomat, setelah puas menggoda Resta Fian berlalu begitu saja


" ish nyebelin, nyebelin " Resta yang kesal bahkan kaki nya dia hentakan, sedangkan Fian puas karena menggoda Resta nya


" kenapa Resta sama pak Fian terlihat dekat apa mereka... " gumam Faiz yang terpotong dan merasa aneh

__ADS_1


" ish aku ini berfikir apaan sih " Faiz menggeleng gelengkan kepala nya


" Faiz kau kenapa " tanya Resta karena melihat Faiz


" eh, gak apa-apa hehehe " Faiz yang malu karena tingkah nya ketahuan Resta


******


sedangkan di Kamal School anak-anak yang lain juga heboh karena kedatangan Akmal, sedangkan Neta di buat dongkol dan jengah,,



Akmal tersenyum kearah Resta, dan mereka fikir Akmal tersenyum ke mereka jadi siswi teriak histeris


" eh kenapa mereka yang teriak, aku kan senyum pada Neta, astagah " saat Akmal sadar ternyata disana banyak siswa dan siswi yang melihat kearah dia


sedangkan Neta beranjak pergi meninggalkan Akmal, Akmal lari mengejar Resta, tapi Akmal kehilangan jejak Neta


" ish kemana sih Neta, cepet amat ilang nya " gerutu Akmal yang mencari Neta


akhirnya nya Akmal menemukan Neta, Neta sedang duduk di bawah pohon


" Neta " panggil Akmal


" apa " ketus Neta


" ck kamu tadi kenapa pergi " tanya Akmal


" idih, ya aku kan pengen pergi aja emang kenapa " ketus Neta


" apa kamu cemburu ayo ngaku " goda Akmal


" apaan sih, siapa coba yang cemburu " kesal Resta


" beneran gak cemburu yakin" tanya Akmal. pasti, Akmal mulai mendekatkan diri kearah Resta



deg deg, jantung mereka berdetak kencang semakin dekat Akmal pada Neta



tinggal beberapa centi lagi muka mereka bertemu, dan Neta memandangi Akmal, padahal jantung Neta dan Akmal berdetak kencang karena situasi yang mendebarkan


" ish minggir " Neta mendorong Akmal,


" astagah apa yang aku dan ka Akmal lakuin tadi, ih bodoh, bodoh " Neta yang mengerutu dirinya sendiri


" ck Neta tunggu " Akmal kembali mengejar Neta, Neta mempercepat langkah nya karena malu bahkan muka Neta sudah seperti tomat


" Ameneta Gasella " ucap Akmal yang memanggil nama Neta dengan lengkap ,seketika Neta langsung berhenti


Neta berbalik kearah Akmal dengan muka yang kesal


" apa? " tanya Neta


" bisa tunggu kk, dari tadi kk bilang tunggu " Akmal yang masih mengatur nafas nya


" alah baru segitu kk udah capek " kesal Neta, sebenarnya Neta kasian melihat Akmal yang mulai keringatan karena tadi terus ngikutin Neta


" nih ambil " Neta mengulurkan sapu tangan nya, Akmal tersenyum

__ADS_1


" terima kasih " ucap Akmal dan mengambil sapu tanhan yang Neta berikan


" kamu jalan nya cepet banget sih " Akmal sedikit merajuk, sedangkan Neta tersenyum saat melihat Akmal Fokys mengelap keringat nya


__ADS_2