Life Is Love

Life Is Love
Ya Ketahuan


__ADS_3

******


di apartemen milik Mila,, Mila masih berkutat dengan laptopnya sehingga lupa kalau disitu ada Alan,, Mila makan Roti sambil fokus pada laptop nya. Alan tersenyum melihat tingkah Mila seperti anak kecil.


" ck.. imut banget " batin Alan


" alhamdulillah akhirnya selesai juga " ucap Mila lega. " astagfirullah " ucap Mila saat sadar karena melupakan Alan.


" maaf aku lupa kalau ada kamu disini " Mila sedikit menyesal.


" udah gpp ko " ucap Alan sambil tersenyum.


" astagfirullah udah maghrib, aku mandi dulu ya abis itu kita shalat bareng " ucap Mila dan Alan mengangguk.


setelah Mila selesai mandi dan berwudhu, waktu nya Alan juga wudhu dan mereka shalat berjamaah.


" alhamdulillah " ucap Mila dan Alan


" aku masak dulu buat nanti malam, takut nya nanti Apni pulang " ucap Mila sambil merapikan mukena dan sajadah nya.


" gak usah repot masak segala " ucap Alan, sambil mengambil air putih dan meminum nya.


" loh kenapa " tanya Mila heran.


" tadi Genta kirim pesan kalau mereka gak pulang " ucap Alan karena tadi Genta memberitahu Alan bahwa mereka tidak pulang.


" terus " tanya Mila kembali


" terus apanya " Alan malah balik nanya.


" kamu kan belum makan " ucap Mila.


" kita makan diluar aja " ucap Alan.


" hmm ya udah kalau gitu aku siap-siap dulu ya " Mila masuk ke kamar nya dan berganti baju nya.


" yuk aku udah siap " ucap Mila yang berdiri di depan Alan. Alan tersenyum


" yuk " ajak Alan, mereka pun akhir nya pergi keluar setelah seharian mengerjakan tugas nya.


canda dan tawa terdengar dari mereka saat Mila dan Alan jalan beriringan dengan tangan Mila bergelayut manja di tangan Alan.



pasangan yang serasi banyak orang-orang yang iri saat melihat keromantisan mereka, karena yang cowok tampan dan yang cewek nya cantik.


sedangkan Mila begitu bahagia bisa jalan bareng dengan Alan, karena mereka jarang menghabiskannya waktu bersama karena kesibukan mereka, Alan seorang CEO dan Mila seorang dokter.


******


di kediaman Dinata.


saat ini Resta sedang duduk sendirian saat itu Fian datang. karena Resta asik dengan Hp nya sampe tidak sadar ada Fian.


saat ini Resta sedang chatt lewat WA dengan Neta.


Neng Resta Cantik


" lagi apa Neng "


Neng Neta imut


" lagi nyantai nih "


Neng Resta Cantik


" tadi siang lupa, punya hutang penjelasan "


Neng Neta imut


" aih lupa 🤭🤭✌️✌️"


Neng Resta Imut


" dih padahal siang tadi niat nya ketemu oya mau nanya, eh jadi lupa "


Neng Neta Imut


" hooh lupa aku juga "


Neng Resta Cantik


" kemaren gak sengaja lihat ka Akmal senyum senyum gitu abis dari luar, ko aku curiga bisa kasih penjelasan "

__ADS_1


Nengn Neta Imut


" ya kalau lewat chatt gini lama atuh ceritanya, besok deh kita ketemu bis pulang sekolah yah, nanti aku jelasin "


Neng Resta Cantik


" ok ditunggu awas aja kalau gak cerita "


Neng Neta Imut


" mau ngapain, dih gak jelas kamu tuh Neng, udah ah aku mau chatt sama bebeps dulu "


Neng Resta Cantik


" dih belagu, iya iya yang udah punya bebeps "


Neng Neta Imut


" iya dong Neta gitu, emang situ aja yang punya, udah ah kapan mau chatt ma bebeps kalau kamu nanya nya kaya kereta "


Neng Resta Cantik


" hahahaha, tenang kereta nya juga gak panjang " Resta tertawa saat ngebalas Chatt dari Neta, Fian penasaran dengan siapa Resta berbalas chatt akhirnya Fian punya ide.


saat Resta masih sibuk Fian datang dan merebut Hp dari Resta, Resta kaget saat Fian akan melihat chatt nya Resta berniat merebut Hp dari Fian jadilah mereka rebutan.


" ka Fian ih sini balikin " ucap Resta yang ingin merebut HP nya.


" gak kk kasih, abis nya kk di cuekin " Resta lompat lompat ingin mengambil HP nya dari Fian.


" ngeselin deh, Resta lagi chatt sama Neta. sini balikin "


" gak, ayo ambil " Fian nantangin Resta


akhirnya Resta terus saja melompat lompat pas saat Resta lompat lagi, tak sengaja Resta kesandung, Resta dan Fian jatuh bersamaan.


" aaahhhh " teriak Resta saat jatuh dan menimpa Fian, mereka bertatapan sangat lama.



sangat lama mereka bertatapan dalam posisi Resta diatas tub*h Fian, dan Fian. masih menggenggam HP nya.


Fian mulai mendekatkan wajah nya pada Resta, lebih dekat dan dekat tinggal beberapa Centi.


saat Resta dan Fian kembali bertatap dan seketika


" eh astagfirullah " ucap mereka bersama. Resta langsung bangkit.


" aduh kalian lagi apa " tanya Helen menggoda


" adek jaga sikap nya " ucap Rangga.


" eh mam dan papih salah paham ini " ucap Resta yang menahan malu.


" iya mih pih " timpal Fian yang malu juga.


" salah paham gimana orang tadi mamih lihat kalian peluk*n gitu " cecer Helen sambil menatap tajam ke pada Resta dan Fian.


" gimana kalau Erwin dan Rasty tau ya " ucap Rangga.


" eh jangan " ucap Fian dan Resta bersamaan, dan seketika Reta dan Fian saling menoleh. ingin rasanya Resta marah pada Fian


" ini semua tuh gegara kk tau " ucap Resta berbisik.


" kan tadi kk cuma mau lihat aja " Fian juga berbisik.


" kenapa kalian bisik bisik, gak sopan " ucap Helen


" mau kasih tau papih penjelasan " timpal Rangga


" gini mam, pih tadi itu adek lagi chattan barengn Neta, eh ka Fian tiba-tiba ngerebut HP adek " ketus Resta saat menjelaskan.


" Fian penasaran pih, mih Resta senyum senyum sendiri gitu " ucap Fian


" terus Fian cemburu gitu " timpal Helen


" hah " ucap Fian kaget " bu-bukan gitu mih, pih " Fian menundukan wajah nya yang ternyata ketahuan.


" mam dan papih jangan fikiran macam macam " ucap Resta.


" macam macam gimana " ucap Rangga.


" au ah pusing jelasin nya " kesal Resta dan mengambil hp nya dari tangan Fian, saat itu Resta pergi ke kamar nya karena madih kesal.

__ADS_1


" eh adek mau kemana " tanya Helen


" bodo ah biarin ka Fian aja yang jelasin dia yang salah " kesal Resta bahkan saat jalan Resta menghentak hentakkan kaki nya


tinggal Fian yang masih berdiri, bahkan Fian gugup dan seseksli menelan slivanya.


" Fian " Helen memanggil Fian.


" eh i-iya mih " Fian semakin gugup saat tatapan Helen dan Rangga semakin intens.


glek


" aish ko jadi gini sih, aku kaya maling lagi ketahuan aja nih, di depan ada singa jantan sama macan " rutuk Fian dalam hatinya.


" mih pih Fian ke kamar dulu ya " ucap Fian. meminta izin, Helen dan Rangga akhirnya mengangguk bersamaan,


" huh alhamdulillah selamat " Fian. mengelus dadanya saat sampe di kamar.


" hahahahaha uppss " Rangga dan Helen tertawa. sedari tadi mereka menahan tawa nya.


" tadi mamih udah ambil kan photo mereka " tanya Rangga.


" iya dong pih siapa dulu mamih " ucap Helen.


" kirim gih ke Erwin dan Rasty " timpal Rangga.


" ok pih, pengen tau reaksi mereka " Helen mulai mengirim photo Resta dan Fian pada Rasty


ting bunyi hp Rasty. Rasty langsung membuka chatt tersebut seketika Rasty teriak..


" aahh akhirnya " ucap Rasty.


" mah kenapa " tanya Erwin yang kaget Rasty teriak.


" ini loh pih Resta dan Fian semakin lengket " Rasty menujukan photo nya


" astagah mah. kebiasaan deh ngagetin mulu " ucap Erwin


" hehehe maaf pah abis nya seneng banget " Rasty yang kegirangan


" coba sini papah lihat " Erwin pun melihat nya.


" alhamdulillah akhirnya " ucap Erwin lega.


" jadi ingat kita ya pah " ucap Rasty ingat dengan masalalunya.


" dih mamah, kenapa mau ngulang lagi " Erwin menaik turunkan alisnya.


" lah kode apa lagi itu " tanya Rasty


" ck mamah ih " ucap Erwin pura pura ngambek


" uh unyu unyu, bayi gede nya mamah ngambek " Rasty tambah menggoda Erwin. dan akhirnya mereka tertawa terbahak-bahak.


*******


Alan dan Genta baru sampai dirumah.


" assalamualaikum " ucap Alan dan Genta


" wa'alaikumsalam " jawab Helen dan Rangga, Alan mencium tangan mereka


" tumben papih sama mamih belum tidur " tanya Alan


" iya biasa nya udah mager dikamar " timpal Genta


" ck.. tadi tuh mamih mau minum, eh papih juga ngikutin mamih, pas mamih lihat ke ruang tamu ada adek sama Fian lagi peluk*n " ucap Helen


buurrrr


air yang Alan minum menyembur kena muka Genta. kesal pasti terlihat Genta sudah ingin marah.


" eh maaf bro " Alan cengengesan


" tunggu Fian Resta " ucapan Fian terpotong


" tadi tuh mereka rebutan Hp eh gak taunya adek kehilangan keseimbangan akhirnya jatuh nimpa Fian " jelas Helen


" oh gitu kirain " ucap Alan


" kirain apa " tanya Rangga " eh gak usah mikir macam macam, Fian sama adek tuh gak mungkin aneh aneh tiap hari aja mereka banyak ribut nya daripada romantisnya " timpal Rangga membenarkan apa yang mereka tau.


*******

__ADS_1


tadi pagi gak up, up nya malam 😊😊


__ADS_2