
********
Resta sedang dusuk sendirian di taman dia sedang menunggu Neta. karena hari ini mereka ingin pergi ke RS Al Harris.
" ck... kemana sih Neta lama banget " Resta mulai menggerutu karena sudah menunggu.
" lama lama aku tinggalin ini " saat Resta masih menggerutu tiba-tiba ada seseorang datang.
" pagi pagi jangan mengumpat atau menggerutu sendirian gak baik itu " Resta menoleh kesamping, orang tersebut malah nyengir kuda.
" astagah ka Al bikin Resta kaget aja " kesal Resta.
" hahahaha ma'af ma'af " Fathan meminta ma'af.
" kk ko di sini " tanya Resta.
" tadi kk lewat sini kebetulan ada Resta, kenapa gak boleh nih ceritanya " tanya Fathan.
" eh.. bukan gitu " ucap Resta gugup.
" Resta sendiri ngapain disini, nunggu siapa kk dengerin tadi terus menggerutu " ucap Fathan.
" nunggu Neta ka, tapi tuh anak belum nongol juga " ucap Resta.
" wah ke nya lagi ngomongin Neta nih " ucap Neta yang tiba-tiba baru datang.
" ih Neeeeeng kamu itu kemana aja sih lama banget tau gak " kesal Resta.
" ma'af deh tadi ka Akmal tuh mampir kerumah makanya lama, eh ada ka Fathan "
" hai Neta " sapa Fathan.
" ah iya hai juga ka " balas Neta.
" udah gak usah cemberut gitu, jadi gak pergi nya " ucap Neta, Resta mengangguk.
" tunggu, emang pada mau kemana " tanya Fathan.
" astagah " ucap Resta dan Neta bersamaan.
" loh kenapa? " tanya Fathan bingung.
" kita mau ke RS eh orang nya aja ada disini " ucap Neta.
" oh mau ke RS ya udah kk anter sekalian " ajak Fathan.
" mau ketemu dokter siapa ? " tanya Fathan, Resta dan Neta menunjuk kearah Fathan, sedangkan Fathan trsenyum.
" ya udah yuk berangkat, obat Resta udah abis " tanya Fathan.
" dikit lagi ka, makanya Resta mau ngambil obat lagi boleh " tanya Resta polos.
" astagah kalau bukan tunangan orang aja udah aku bawa pulang ini " batin Fathan.
" ka Al " Fathan laget dari lamunannya.
" dih si kk dokter ngelamun " ucap Neta semuanya pada tertawa.
***********
__ADS_1
di perusahaan Kamal Corp.
" bagaimana Ririn " tanya Fian.
" sedikit sedikit mulai teratasi pak " ucap Ririn mereka masih sibuk mencari tau kesalahan kesalahan yang di buat di cabang perusahaan yang ada di kota J.
saat mereka sibuk ada yang mengetuk pintu ruangan.
tok
tok
tok
" iya masuk " ucap Akmal, Akmal lah yang menyuruh masuk.
" permisi pak ada klien yang ingin bertemu pak Fian " ucap Desi sekretaris yang ada di kota J.
" klien apa penting " ucap Fian bingung perasaan mereka tak memiliki janji bertemu klien hari ini.
" 2 orang wanita katanya mereka tamu penting bapak " Fian, Akmal, Ririn dan Galih menautkan alisnya masih bingung.
" tamu penting, Akmal apa loe yang lupa janji untuk bertemu mungkin " tanya Fian menatap Akmal.
" eh gak ada gue hari ini gak ada janji " ucap Akmal. Fian mengangguk.
" tapi kalau pak Fian sibuk apa tamunya saya suruh kembali lagi nanti " ucap Desi.
" hmm.. tidak apa-apa suruh saja masuk, mungkin ada hal penting yang ingin mereka sampai kan " Desi pun permisi, serelah itu barulah tamu tersebut muncul .
" peemisi pak Fian apa saya mengganggu waktu anda " Fian dan yang lain menoleh kearah suara tersebut.
" astagah dia lagi " gerutu Ririn.
" nih orang nekat benar dah, sampe jauh jauh datang kemari " Akmal juga sama hal nya.
" ck loe tu bukan mengganggu saja tapi merusak suasana hati " batin Fian kesal saat siapa yang datang.
" pekerjaan kalian hari selesaikan di ruangan masing-masing " Ririn dan Galih pamit. tinggal Akmal, Fian, Ega dan sang asisten Riska.
" silahkan duduk Nona Nona " ucap Akmal.
" oya anda mau minum apa " tanya Akmal.
" gak usah repot-repot pak saya kesini cuma ada perlu dengan pak Fian sebentar " ucap Ega. Fian tetap diam menatap datar dan dingin pada Ega.
" begini pak Fian hmm saya kesini ingin mengatakan tentang kerja sama kita yang di kota S " jelas Ega panjang lebar sedangkan Fian masih diam. Riska juga jengah sih mendengar alasan konyol Ega.
" lah terus kenapa anda kemari, bujan kah di sini anda tak ada urusan lain " ucap Akmal sinis.
" i-iya saya tau pak Akmal, tapi saya hanya ingin memastikan nya saja, takut nya pak Fian berubah fikiran atau rencanya, soal nya beberapa hari ini pak Fian tidak ada di perusahaan pusat " Ega menatap Fian sambil tersenyum manis.
" ma'af Nona Ega, saya masih ada keperluan disini mungkin saat saya nanti sudah menyelesaikan urusan saya yang disini saya akan kembali secepatnya, apa ada lagi yang ingin anda tanyakan " sedangkan yang di tanya malah senyum senyum sendiri.
" Fian sungguh sangat berwibawa, aku harus mendapatkan nya, apapun caranya " Ega terus saja berucap dalan batin nya untuk lebih gencar mendapatkan Fian.
" Nona Ega " suara Riska menyadarkan Ega dari lamunan nya.
" ah iya " ucap Ega gelagapan.
__ADS_1
" apa anda kesini hanya untuk melamun atau membuang waktu saya " tanya Fian dingin.
" ah tidak bukan begitu pak Fian, maaf kalau begitu saya harus pergi, sampai ketemu lagi pak Fian " Ega tersudutkan dengan ucapan Fian akhirnya Ega pun berniat pergi saja Fian menyalami dirinya dan tak lupa Ega dab Riska juga menyalami Akmal.
saat pintu tertutup tiba-tiba Akmal tertawa terbahak-bahak melihat Ega yang salting di depan Fian.
" loe tau tadi dia salting gitu, tapi ke nya dia bahagia banget bisa ketemu sama pujaan hatinya, sampe rela jauh jauh datang kemari " Akmal menggoda Fian.
" monyet loe ngetawain lagi " kesal Fian.
" keren loe gan, seorang Ega mawarni Yudishtira begitu terpesona pada seorang Fian, keren gila " Akmal mengacungkan 2 jempol nya.
" kalau mau ngetawain gue sana loe keluar " Fian mulai kesal.
" santai gan " ucap Akmal dan mereka kembali melanjutkan pekerjaan nya.
********
Alan kali ini sedang berada di kediaman Dinata.
" Alan gimana urusan kantor " tanya Rangga.
" alhamdulillah lancar pih " ucap Alan yang sedang duduk santai di gazebo, menikmati libur nya.
Helen muncul membawakan kopi dan cemilan.
" oya Mila dan Apni tumben gak pernah kemari lagi, apa kk ada masalah " tanya Helen. karena Helen curiga akhir akhir ini Alan tak pernah lagi mengajak Mila ke mansion Dinata.
" Mila dan Apni sibuk mih " kilah Alan Rangga menatap Alan.
" apa karena gosip itu " tanya Rangga. " kenapa kamu begitu marah pada Genta, bujankah kalian sendiri yang mendukung atau mengizinkan mereka berkecimpung di dunia model atau apalah " ucap Rangga sedangkan Alan masih bungkam.
" apa kk juga ada masalah dengan Mila, kenapa akhir akhir ini kk juga sering pulang malam, bahkan tak pernah lagi membicarakan Mila " tanya Helen.
" apa Alan akhiri saja hubungan Alan dengan Mila " ucapan Alan membuat Rangga dan Helen kaget.
" apa udah gak ada jalan lain, jangan mengambil keputusan di saat kamu sendiri bimbang dan dilema " Rangga memberikan petuah.
" ingat ka hubungan kamu itu tidak sebentar loh, perjuangan kamu untuk Mila mamih tau, bahkan saat Mila menghilang kehidupan kk itu seperti apa dan bagaimana mamih tau, mamih takut kk menyesal " kini Helen juga menasehati Alan.
" Alan akan coba fikirkan kembali mih, pih makasih atas masukan nya, Alan akan berikan mereka kesempatan " kini Alan mulai tersenyum kembali.
" nah itu baru benar " ucap Rangga dan Helen.
di perusahaan duo R mereka bahagia karena dari laporan mata mata mereka bahwa Mila dan Alan sedang renggang.
" kita berhasil ka " ucap Reenata.
" hmm kau benar sedikit lagi " timpal Reno.
" ed kau tau apa yang harus kau lakukan " tanya Reena.
" hmm tenang saja bakal ada kejutan nanti " mereka tetawa berhasil menang.
sedangkan Mila dan Genta.
" Mila, apa yang sedang kamu fikirkan " tanya Genta.
" ntahlah, perasaan ku mulai tidak enak " ucap Mila.
__ADS_1
" hai jangan difikirkan ok " semangat Genta.
" aku merasa manager Edward bakalan merencanakan sesuatu " ucap Mila yang kini mulai merasakan kejanggalan.