
*****
30 menit Resta berendam dia air hangat, akhinya dia keluar menggunakan handuk dan di kepala handuk kecil melingkar untuk mengeringkan rambut nya.
" alhamdulillah yaa Allah nikmat mana lagi yang di dustakan " Resta selalu mengucap syukur
Resta berganti baju piama tidur bermotif lilo stitch ,,karena Resta suka dengan kartoon lilo and stitch, Resta merebahkan dirinya di kasur
" huffft " Resta membuang nafas nya " lelah juga seharian beraktivitas "
tak terasa matanya mulai tertutup perlahan menyelami alam mimpi, daat Resta tertidur dia bermimpi bertemu seorang lelaki dibawah rembulan dan banyak kunang kunang berterbangan, lelaki tersebut tersenyum dan menyambut Resta dia mengulurkan tangan nya kearah Resta.
Resta hanya memaku terdiam, karena lelaki tersebut masih terlihat samar samar
" Resta kemarilah " ucap sang pria tersebut yang masih mengukurkan tangan nya, Resta tersenyum saat Resta mengukurkan tangan nya tiba-tiba sang pria menghilang, Resta tersentak dari tidurnya dan terbangun
" astagfirullah mimpi apaan sih coba " ucap Resta yang masih kaget " jam berapa ini " Resta melihat jam ke HP nya " jam 00:30 " gumam Resta, Resta turun daei ranjang dia melihat ke nakas air nya kosong, akhirnya Resta memutuskan untuk ke dapur mengambil air minum.
perlahan Resta menuruni anak tangga, dia tak menghidupkan lampu hanya sinar dari luar jadi sertidak nya Resta masih bisa melihat nya,, Resta menuju kulkas dan meminum airnya tak lupa mengisi air minum nya di gelas untuk di bawa ke kamar.
tanpa Resta sadari ada sepasang mata yang memperhatikan Resta, dia Fian. Fian juga ingin mengambil air minum saat menuju tangga di lantai 2 dia melihat sosok gadis di dapur, Fian hanya melihat si luet gadis tersebut saat minum air.
Resta memutuskan untuk pergi kekamarnya dia menaiki anak tangga, Fian bersembunyi, Resta merasa ada seseorang yang memperhatikan nya saat menoleh tak ada siapapun
" ck mungkin hanya perasaan ku " Resta pun masuk ke kamar nya
" siapa dia? aku masih belum jelas melihat wajah nya? apa dia ?..." Fian masih berfikir " ya sudahlah, lagian aku kesini cuma mau ambil air minum " tiba-tiba Fian tersenyum
Resta tak bisa tidur akhirnya dia memutuskan untuk shalat tahajjud , Resta merasa lega dan merebahksn dirinya di kasur perlahan tapi pasti Resta mulai merasa ngantuk dan tertidur
*****
pagi hari dimana semua orang sudah bersiap dengan aktivitas nya, semua orang sudah nerkumpul di meja makan untuk sarapan, hanya satu yang belum hadir Resta
" pagi pah, mah, on tante ka Alan ka Genta " ucap Fian pada semuanya
" pagi juga " ucap mereka
" ck hanya mereka saja, aku gak disapa nih " kesal Akmal
" dih ngapain nyapa loe " ketus Fian
" seterah deh " Akmal cemberut
" udah, udah gak usah ribut yuk sarapan, nanti keburu dingin " ucap Rasty
" eh Resta kemana " tanya Rasty celingak celinguk
" Resta istirahat katanya hari ini lelah " ucap Helen
__ADS_1
" emang tuh anak gak sekolah mih " tanya Rangga
" hari ini libur, karena kemaren kan mereka sibuk, jadi untuk hari ini sekolah di liburkan " jelas Helen
" oh " ucap Rangga " Erwin hari ini kita akan meninjau hotel kan " tanya Rangga
" iya Hotel nya masih belum kelar juga, beneran kamu juga mau ikut untuk meninjau " tanya Erwin kembali
" hmm itukan kerja sama kita juga Erwin, masa aku gak ikut meninjau " ucap Rangga
" ya sudah kita pergi bersama " ucap Erwin
" ok " final untuk Rangga
" hari ini Alan mau keperusahaan pih, ada meeting " ucap Alan
" iya Fian juga, kerjasama perusahaan Dinata Corp and Kamal Corp, akan di bahas jadi kami juga harus hadir " ucap Fian
Erwin dan Rangga tersenyum dan mengangguk, mereka pun sarapan dengan begitu menikmatinya, akhirnya mereka satu persatu mulai beranjak
" mih, pih Fian duluan " Fian mencium tanhan orang tuanya dan tak lupa ciuman mendarat di pipi Rasty
" ish itu anak kebiasaan " kesal Erwin, semua tertawa
" om,tante Fian pamit " dan Fian mencium tangan kedua Rangga dan Helen,
" ini tante gak dicium, kan camer ini " tunjuk Helen pada pipi nya
" maaf tan, nanti ada serigala ngamuk " ucap Fian menuju pintu keluar " assalamualaikum " ucap Fian dan Akmal
mereka tertawa karena ucapan Fian
" ck papih udah tua juga masih aja cemburuan " Helen kesal pada Rangga cemburu yang tak tau tempat, sedangkan Erwin dan Rasty hanya tersenyum
" alah bukan Rangga aja, Erwin juga sama cemburuan " ucap Rasty
sedangkan orang diomingin cuma senyum senyum,,
" ya udah papah berangkat dulu mam " ucap Erwin
" hmm papih juga mih " ucap Rangga juga mereka serempak mencium istri istri nya
" idih gak tau apa kalau disini masih ada Alan sama Genta, ngeselin udah tua juga gak ngeliat umur " Alan yang sewot
" udah ah aku juga mau berangkat, pabas ini mata liatin tua tua yang gak lihat umur " Alan akhirnya pamit di susul oleh Genta
sesangkan para orang tua malahan tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan Alan, dapur sudah mulai terasa Hening karena penghuni nya udah pergi, tinggsl Helen dan Rasty yang kembali ke meja makan setelah mengantar suami mereka keluar..
tiba-tiba terdengar suara langkah menuruni anak tangga, dengan masih menggunakan piamanya, Rasty yang pertama kali melihat Resta terpukau kecantikan Resta padahal Resta baru bangun tidur
__ADS_1
" udah jangan di plototin nanti juga jadi anak mu " ucap Helen yang menyadarkan Rasty, Rasty tersenyum " calon mantu yang perfect " gumam Rasty, Helen hanya geleng geleng kepala
" pagi mih " ucap Resta menyapa sang mamih tak lupa mencium pipi mamih nya, Resta terdiam dan memandang Rasty
" oya sayang kenalin tante Rasty " ucap Helen
" hallo tan Resta " ucap Resta yang menjulurkan tangan nya kearah Rasty tiba-tiba Rasty memeluknya, sontak saja Resta kaget dengan tindakan Rasty
" kamu cantik, sopan tante tidak salah pilih " ucap Rasty yang masih meneluk Resta, sedang kan Resta masih bingung dengan ucapan Rasty
" udah ayo sarapan " ajak Helen pada Resta, Resta mengambil roti
" loh sayang cuma makan roti aja " ucap Rasty
" iya tan, Resta cuma ingin makan ini aja " ucap Resta
" hmm biasanya juga gak ketinggalan tuh sama nasi goreng makanan favorit " ucap Helen
" hehehe kali ini pengen makan Roti aja mih " manja Resta, sedangkan Rasty tersenyum melihat kemanjaan Resta
" dia lebih manja lagi sama papih dan kakanya, mereka kadang over protektif sama ini anak " ucap Helen menjelaskan pada Rasty, Resta hanya cengengesan
" gak papa manja juga, nah aku malahan gak punya anak gadis " lirih Rasty, dan Helen tersenyum
" bentar lagi juga punya " ucap Helen, Rasty tersenyum ,sedangkan Resta masih belum tau apa yang mereka bicarakan, jadi cuek aja dan melanjutkan makan nya
" hari ini Resta ada kegiatan apa, hari ini libur kan sekolah nya " tanya Rasty
" iya tan, hari ini Resta mau kepanti sama teman terus bis itu jalan jalan " ucap Resta
" padahal hari ini tante pengen ngajak Resta pergi belanja, biar lebih dekat dan akrab " Rasty mulai terlihat sedih
Resta mengerti " ma'af tan lain kali ya, insyaAllah Resta akan menghabiskan waktu bareng tante " ucap Resta memeluk Rasty, Rasty tersenyum
" udah gak usah sedih dan ngambek, nanti juga bisa ngabisin waktu terus berdua " ucap Helen
Resta memicingkan mata pada Helen " maksud mamih apa? " tanya Resta
" nanti juga tau rahasia " ucap Helen
" ih mamih nyebelin " kesal Resta yang merajuk
" udah udah sini tante peluk " ucap Rasty, dan Resta memeluk Rasty, Helen tersenyum melihat mereka yang sudah mulai akrab
" bahagia selalu untuk kalian " ucap Hrlen dalam hati..
*****
penasaran gimana nanti kalau Resta tau bahwa Rasty calon mertuanya...
__ADS_1
like, coment dan love ditunggu ❤️❤️🙏🙏