
********
" ish, ish kalau adek malu malu gitu kk udah gak sabar pengen ngehalakin adek " Resta langsung mengejar Fian karena selalu menjahili Resta.
mereka seperti anak kecil yang kejar kejaran di dalam ruangan, saat Fian berbalik berhenti tiba-tiba Resta kaget dan akhinya tanpa permisi Resta menabrak tubuh Fian dan terjatuh di karpet pisisi Resta diatas tubuh Fian.
mereka terengah-engah karena abis berlarian dan Fian menatap Resta dengan penuh Cinta Resta juga sama hal nya.
Fian merapihkan rambutnya Resta yang menutupi sebagian muka Resta, Fian menyelipkan rambut Resta di telinga Resta.
jantung mereka sudah dag dig dug seperti musik DJ mereka merasakan hal itu. kini Fian mulai mendekatkan wahah nya ke eajah Resta tinggal 5cm lagi dan Resta menutup mata Fian.
" kk ih jangan, belum sah " ucap Resta malu. Fian tersenyum dan menyingkirkan tangan Resta dari mata Fian dan mengecupnya dengan lembut Resta lagi lagi di buat tersipu, dan begitu bahagia atas perlakuan Fian padanya.
" kalau mau Sah ayok kk siap " goda Fian.
" ih udah ah jangan godain adek terus adek pulang nih " ancam Resta.
" ih jangan, gitu aja ngambek " ucap Fian manja.
" tangan kk nya awas Resta mau bangun ini " ucap Resta merasa tidak enak dengab posisinya sebenarnya itu adalah posisi ternyaman untuk Fian dan Resta, tapi karena malu jadi Resta mengatakan tak nyaman.
sudah lama Resta dan Fian tak sedekat ini ingin rasanya Resta memeluk tubuh itu menyalurkan rasa rindunya, rasa sedih nya, bahkan rasa sakitnya.
saat Resta akan bangun Fian malah memeluk nya erat " ka " tegur Resta.
" sebentar hanya sebentar kk rindu adek " Fian memejamkan matanya meresapi segalanya, Resta tersenyum dan menyenderkan kepalanya di Dada Fian.
saat mereka sedang bucin bucin nya Akmal masih menggerutu karena kesal di tinggal Fian, kini Akmal membawa mobil yang di sediakan di kantor nya.
" dasar onta awas aja loe " Akmal tetus saja kesal, saat mengendarai mobil nya Akmal melihat seseoarang yang dia kenal sedang duduk berdua.
" eh itu Neta " kini Akmal yang mulai cemburu karena melihat Neta sedang bersama seorang pria.
" ck ternyata ini yang Fian radakan tadi pagi, hadeh jadi hareudang gini gue " Akmal lagi kesal eh tambah kesal.
Akmal memperhatikan Neta yang kini sedang tertawa " itu cowok bukan nya yang sekolah bateng Neta, oh jadi gitu cara dia deketin Neta ok gue ladenin loe " Akmal keluar dari mobil.
" ekhem " Neta dan Reyhan kaget saat ada orang di belakang Neta betdehem. saat Neta menoleh kebelakang Neta langsung kesusahan untuk menelan slivanya karena melihat wajah Akmal yang menyeramkan apa lagi tatapan nya seperti singa yang menatap mangsanya.
glek
Reyhan dan Neta menelan slivanya dengan susah payah.
" eh ka Akmal " ucap Neta mengalihkan suasana.
" gimana enak kencan nya " tanya Akmal yang masih menatap tajam Neta dan Reyhan bergantian.
" ih kk apaan sih, siapa juga yang kencan " Neta mulai merajuk karena tuduhan Akmal.
" ini buktinya " ucap Akmal.
__ADS_1
" eh ka, kk salah faham " Akmal menatap Reyhan tajam.
" km emang gue kk loe " bentak Akmal Neta terperanjat kaget.
" eh maaf kalau gitu " ucap Reyhan.
" ayok ikut kk " ajak Akmal pada Neta dan kini menggenggam tangan Neta yang artinya Neta milik nya.
" ka tunggu kk mau ajak Neta kemana sih " rajuk Neta.
" jangan banyak nanya ikut aja " ketus Akmal yang masih tak bersahabat.
" kapan? sekarang " eh Neta malah balik nanya.
" gak tahun depan " kesal Akmal Neta hanya menggaruk kening nya. Akmal langsung menyeret Neta sedangkan Reyhan menatap sedih Neta.
" udah gak ada kesempatan lagi ke nya " batin Reyhan. Neta menatap Reyhan merasa bersalah karena harus meninggalkan Reyhan.
dan Neta berhenti berjalan Akmal menoleh dan bingung apa yang Neta lakukan " ka Neta lagi ada kerja kelompok, bukan Neta aja ko ada Faiz juga ada Resta juga cuma Resta lagi ada urusan Faiz lagi beli cemilan " cerocos Neta menjelaskan .
" terus Neta cuma berduaan gitu sama tuh bocah " tunjuk Akmal pada Reyhan.
" ih kk ini cemburu gak pada tempat nya tau " kini Neta yang mulai kesal.
" kk tau dia itu.. " ucapan Akmal di potong Neta.
" Neta tau, tapi Neta selama ini selaku jaga jarak, dan gak juga buka peluang karena Neta udah punya kk " blush muka Akmal menjadi merah karena ucapan Neta yang begitu manis nya.
kini Akmal yang seperti anak kucing begitu manja nya " ish apa lagi coba " gerutu Neta.
" eh bro loe kenapa, eh Neta mana " tanya Faiz yang hanya melihat Reyhan sendirian sdangkan yang ditanya malahan diam saja. Faiz menatap Reyhan dan bingung dan saat Faiz menatao kedepan Faiz kaget ada Akmal.
" ck pantes aja loe gue tanya diem bae " Faiz kini dusuk santai " ke nya ada yang panas ini " goda Faiz " ini minum air dingin dulu bro takutnya loe kebakar " Reyhan menatap Faiz yang kini menyodorkan air tanpa babibu Reyhan langsung meneguk air nya abis.
" loe gila ndro minuman nya sekali teguk abis " ucap Faiz geleng-geleng .
" brisik " ketus Reyhan yang masih panas melihat keromantisan Akmal dan Neta, padahal mereka sedang berdebat.
beralih ke Neta dan Akmal " ka Neta pergi. dulu ya belum selesai ini " saat Neta akan berjalan Akmal kembali memegang tangan Neta, Neta menatap Akmal bingung.
Akmal mulai mendekat kearah Neta sambil tersenyum iblis deg hati Neta begitu dag dig dug saat melihat senyuman Akmal, jika Akmal tersenyum seperti itu alamat ada yang aneh ini.
saat ini wajah Akmal begitu dekat denga. wajah Neta. Neta memejamkan matanya dan tiba-tiba Akmal berbisik di telinga Neta membuat Neta mematung dan merinding saat itu Neta tersadar apa yang Akmal bisikan seketika mata Neta terbelalak sedangkan Akmal senyum penuh kemenangan.
Neta kini kembali menuju Reyhan dan Faiz dengan muka paniknya, Reyhan dan Faiz bartanya Neta hanya menjawab " ada urusan mendadak " kini Neta sudah pergi ikut Akmal sedangkan Akmal menyeringai pada Fauz dan Reyhan.
membuat Reyhan dan Faiz merinding seketika, " senyuman pak Akmal bikin ngeri " Reyhan hanya mengangguk tanda setuju akhirnya mereka memgerjakan kelompok nya hanya berdua.
*********
di mobil Neta terus saja ngoceh ngoceh gak jelas! " awas aja kalau ka Fian macam macam sama Resta aku mutilasi tuh senjata nya ka Fian " sedangkan Akmal menelan slivanya dengan susah saat Neta mengatakan hal itu, diam diam Akmal mengarahkan matanya ke bawah dan merinding .
__ADS_1
Flashback on****
saat Neta tetap kukuh tak mau ikut Akmal berbisik. " benar Neta gak mau ikut kk " Neta mengangguk.
" ck kk gak tanggung jawab kalau ada seseuatu pada Resta " seketika Neta menoleh hampir saja Neta mencium pipi Akmal, Akmal dan Neta malah memerah mukanya.
" ma-maksud kk apa? " tanya Neta polos.
" Fian mengajak Resta ke apartemen dan disana hanya ada mereka berdua " seketika Neta menegang tanpa kata Neta langsung pergi meninggalkan Akmal yang menyeringai karena behasil.
Flashback off ****
di apartemen Resta sedang memasak untuk mereka makan siang dan Fian melihat takjub kearah Resta karena begitu cekatan nya dalam menggunakan perlatan di dapur.
" cantik, imut, manis pintar dalam hal. apapun, aah mamah dan papah gak salah pilih mantu " Fian senyum senyum sendiri menatap punggung Resta yang fokus memasak.
masakan selesai dan saat itu Neta dan Akmal sampai di apartemen saat pintu terbuka Neta langsung menerobos masuk dan melihay Resta dan Neta baru keluar dari dapur bersamaan.
Neta memicingkan matanya sedangkan Akmal menelan slivanya dengan kasar.
" eh Neta ka Akmal baru sampai " ucap Resta polos tapi dia tidak tau Neta menatap nya tajam sesangkan Fian merasa bingung.
" ka Fiaaaann " Neta berteriak memanggil Fian, Fian kaget " eh ada apa " tanya Fian dan Resta polos.
" ka Fian apain Resta hah? " Neta menahan emosinya terlihat dari nafas nya yang naik turun.
" eh emang kk ngapain Resta " sedangka Resta mengedikan bahunya saja, sedangkan Akmal jadi kikuk.
tiba-tiba Neta memukuli Fian " eh Neng kamu kenapa? " tanya Neta yang melerai Neta dan Fian.
" kamu tuh ya Neng di apartemen cuma berduaan aja, kalau ka Fian macam macamin kamu gimana " tanya Neta sedangkan Resta bingung maksud Neta apa macam macam apa.
seketika Resta dan Fian menatap tajam kearah Akmal, Akmal yang ditatap jadi berkeringat " mampu* gue" umpat Akmal.
" pasti loe ni biang kerok nya ang ****** noh anak " Fian memukuli Akmal.
" eh ka Fian berhenti kenapa yang dipukul ka Akmal " tanya Neta bingung.
" dia ngomong apa sama Neta " tanya Fian ketus sambil menunjuk Akmal.
" tiba-tiba kamu kaya kerasukan Neng " tanya Resta.
" itu ka Akmal bilang, kalau kk mau aneh aneh sama Resta, ya udah Neta langsung kesini eh pas lihat kk sama Resta baru keluar dari dapur " ucap Neta polosnya .
" yaa salam " Resta dan Fian menepuk jidat nya Akmal hanya garuk garuk tengkuk nya.
" di tipu mau aja kamu sama si kadal " kesal Fian Neta menatap Fian bingung kadal siapa. Fian tau Neta bingung.
" tuh si kadal Akmal " Resta dan Neta menatap tajam ke Akmal ternyata begitu polos nya Neta terjebak dengan omongan Akmal dan akhirnya Akmal kena pukulan Resta dan Neta mereka akhirnya menghabiskan waktu bersama kembali setwlah sekian lama tak seperti ini.
__ADS_1
***-****
huh sampai juga di 1450 kata.