Life Is Love

Life Is Love
Perasaan Akmal


__ADS_3

*****


saat di perjalanan antara Akmal dan Neta hening belum ada yang mulai berbicara, dan Akmal memberanikan diri untuk bicara


" hmm Neta " seketika Akmal terhenti berbicara Neta menoleh ke arah Akmal


" iya " jawab Neta, Neta juga merasa gugup saat itu Neta sedang duduk di belakang karena mereka sedang di motor


" hmm kamu sekolah di Kamal school kan " tanya Akmal kembali


" iya. ada apa? " jawab Neta yang sedikit aneh dengan pertanyaan Akmal


" tidak aku hanya bertanya saja untuk memastikan " ucap Akmal kembali


" oh " ucap Neta membulat kan bibir nya berbentuk O " eh iya ka itu didepan Rumah ku " ucap Neta memberitahu kan rumah nya


" ah iya " jawab Akmal " ck kenapa sebentar banget sih padahal aku ingin ngobrol dengan nya " batin Akmal menggerutu kesal


Neta pun turun " ma'af ka aku harus segara masuk, sudah larut malam takut papah sama mamah nyariin " ucap Neta


" iya " jawab Akmal singkat, Neta pun mulai beranjak membuka gerbang dan saat Neta melangkah tiba-tiba


" Neta tunggu " ucap Akmal, Netapun berhenti


" iya ada apa ka? " tanya Neta dan menoleh


" begini, boleh tidak kaka suatu saat main kerumah Neta " ucap Akmal yang sedikit gugup, Neta tersenyum begitu manis


deg, deg, deg


" yaa Allah tu senyum manus bener " batin Akmal yang menetralkan jantung nya


" insyaAllah boleh ka " jawab Neta seketika Akmal begitu bahagia " kalau begitu Neta masuk dulu ka, selamat malam assalamualaikum " ucap Neta dan berpamitan


" eh iya, selamat malam wa'alaikumsalam " ucap Akmal yang begitu gugup, dan dia begitu bahagia " yes, yes, yes akhirnya " ucap Akmal kegirangan, dan Neta sebelum masuk dia menoleh kembali seketika Neta melihat Akmal yang begitu kegirangan Neta tersenyum sambil menggeleng gelengkan kepala nya


akhirnya Akmal pulang dengan menampakan senyum nya, saat Akmal sampe pintu gerbang di buka oleh security


" selamat malam tuan Akmal " ucap security


" malam juga " jawab Akmal sambil tersenyum


" eh kenapa dengan tuan Akmal senyum senyum sendiri " security merasa Aneh melihat Akmal


" kesambet mungkin " jawab security satunya, seketika mereka merinding " iiih serem " ucap mereka bersamaan


saat Akmal masuk ke rumah kebetulan rumah sudah sepi karena udah masuk ke kamar nya masing-masing, Akmal langsung menuju lantai 3 dan menuju kamar nya


ceklek pintu kamar terbuka, Fian kebetulan belum tidur karena masih mengerjakan pekerjaan nya melalui laptop nya, sedangkan Akmal masih senyum senyum sendiri, Fian merasa aneh dengan kelakuan Akmal


" dih kesambet loe " tanya Akmal, Akmal menoleh dan tersenyum kembali


" iya gan, gue kesambet ini " jawab nya yang ambigu, seketika Fian berlonjak kaget


" eh loe jangan masuk sini " ucap Akmal yang mulai sedikit takut, Akmal berdecak


" ck apaan sih loe " jawab Akmal kesal


" katanya loe kesambet, jadi loe bukan teman gue sana jauh jauh " usir Fian ke Akmal


" ish apaan coba, iya gue emang kesambet tapi kesambet Cinta " jawab Akmal, Fian duduk kembali dan mengakat alus nya sebelah, karena merasa aneh dengan ucapan Akmal


" kesambet Cinta, siapa? " tanya Fian yang penasaran


" itu sahabat nya calon istri Loe " jawab Akmal


"tunggu, sahabat calon istri gue " Fian. masih berfikir tiba-tiba " astagah maksud loe Neta "

__ADS_1


" hmm benar, dia cantik imut, baru kali ini gue langsung berbeda saat pertama melihat nya di Dinata school dulu " ucap Akmal yang ingat pertama kalu bertemu Neta


" jadi ceritanya jatuh Cinta pada pandangan pertama ini " tanya Fian


" mungkin seperti loe ke calon istri noh " jawab Akmal


" ck menyebalkan, awas gue mau tidur " usir Fian kesal


" yey gitu aja ngambek, emang benar kan " jawab Akmal yang membenarkan


" seterah loe " ucap Fian ketus dan akhirnya Fian memutuskan untuk tidur, Akmal pergi ke kamar mandi setelah selesai Akmal pun ikut tertidur


*****


keesokan harinya seperti biasa mereka sibuk dengan aktivitas mereka, mereka berkumpul di meja makan saat mereka sarapan dengan hening, munculah Resta dengan seragam sekolahnya


" loh, loh tunggu " ucap Helen " adek kenapa pake seragam sekolah " tanya Helen ke Resta


" hari ini adek ada ulangan mam " jawab Resta


" Resta sedang sakit izin dulu aja ya " ucap Rasty yang masih khawatir


" gak bisa tan, Resta gak mau nanti hasil ulangan Resta jelek " ucap Resta


" ya udah duduk gih, oya dekat Fian ya " ucap Rasty, Resta terdiam sejenak memandang Fian, Fian tetap diam


" adek ayo duduk " tanya Alan


" iya, iya kaka bawel " ketus Resta Alan hanya tersenyum, Resta pun duduk di samping Fian saat Resta mau mengambil nasi goreng Fian juga sama dan Fian tak sengaja memegang tangan Resta, seketika mereka saling pandang


deg


Fian kaget dan reflek akhirnya melepaskan genggaman nya, Resta tetap cuek, sedangkan yang lain melihat tingkah mereka dan hanya tersenyum


" ck modus " ucap Akmal, Akmal di toyor kepalanya oleh Fian


" sayang makan nya yang banyak, biar nanti ulangan nya semangat " ucap Rasty


" iya tan " jawab singkat Resta


" gak usah manggil tante lagi, panggil manah seperti Fian " ucap Rasty pada Resta, Resta tersedak uhuk,, uhuk


reflex Fian langsung memberikan munuman nya, tadi Fian mau minum tapi saat Resta tersedak dia memberikan air minum nya


" terimakasih " ucap Resta, Fian hanya mengangguk


" dih nyebelin " kesal Resta yang melihat Fian hanya biasa saja


" kenapa sayang ko cemberut " tanya Rasty


" eh gak tan, eh maksud Resta mah " jawab Resta yang gugup bahkan saat memanggil Rasty dengan sebutan mah


" ya udah, mah om... " seketika Resta berhenti saat dapat tatapan Erwin


" ck manggil tante Rasty mamah, masa manggil nya om sih harus nya papah " ucap Erwin karena dia juga ingin dipanggil papah oleh Resta


" eh i-iya Resta lupa, baiklah pah, mah, mam, pih Resta pamit mau berangkat " ucap Resta yang menyalami tanhan mereka


" naik mobil ya biar mang Diki anter " tanya Helen


" gak mam, Adek pake sepedah aja " jawab Resta " ka adek pamit " Resta mencuium tangan kk nya Alan, dan dia juga pamit pada Genta dan Akmal


" eh tunggu tunggu, itu calon suami nya gak di pamitin " ucap Rangga


" eh iya lupa " jawab Resta yang gugup dan menggaruk kening nya, akhirnya Resta menuju Fian dan berniat pamit


" hmm Resta pamit ya " ucap nya yang semakin gugup

__ADS_1


" hmm " jawab Fian cuma berdehem


" ck menyebalkan, ini orang apa es kutub " batin Resta yang kesal karena Fian, Resta mengambil tangan Fian dan mencium nya mereka yang memperhatikan keduanya tersenyum, sedangkan Fian masih kaget dan tertegun saat bibir Resta mendarat di tangan Fian


deg, deg, deg jantung Fian semakin berdegup kencang


" sayang sekalian Fian nya di cium gih " ucap Rasty yang mengompori mereka ,seketika Rasty mendapatkan tatapan dari Fian, Rasty hanya tersenyum


" ya udah Resta pergi assalamualaikum " ucap Resta sambil lari karena malu


mereka tertawa karena melihat tingkah Resta yang sepertu ketahuan sedang mencuri " wa'alaikumsalam " ucap semuanya


sedangkan Fian madih tertegun mrmandan tangan nya " wa'alaikumsalam " ucap nya pelan dan tersenyum


" orang nya udah hilang " ucap Akmal


" ck " decak Fian karena kesal pada Akmal


*****


sampailah Resta kerumah Neta "


" ucap Resta pada security di rumah Neta


" wa'alaikumsalam eh ada nib Resta yang cantik " ucap security


" Neta nya ada pak " tanya Resta


" iya ada ko, non mau masuk " tanya security


" gak pak Resta nunggu disini aja " ucap Resta saat mereka sedang berbicang, seketika munculah Neta yang ditunggu


" hai Resta, emang udah sembuh ko udah masuk " tanya Neta


" iya hari ini ada ulangan jadi aku harus tetap masuk " jawab Resta, Neta menuju Resta sambil membawa sepedah nya, Neta keluar, Neta memegang dahi Resta


" masih sedikit demam " ucap Neta yang khawatir


" gpp ko tadi aku udah minum obat srmoga gak apa-apa deh " ucap Resta


" aamiin ya udah yuk berangkat, tapi kuat gak goes nya " tanya Neta memastikan


" insyaAllah kuat, cuma 15 menit ini menuju sekolahan " jawab Resta


" ya udah yuk " ajak Neta akhirnya merrka mulai mengayuh sepedanya tanpa mereka sadari ada 2 pasang mata memperhatikan mereka


ya mereka Akmal dan Fian, karena Fian khawatir dengan kondisi Resta, karena saat Resta menyentuh tangan nya saat bersalaman tangan Resta begitu dingin tapi bibir Resta terasa hangat, tanpa sadar Fian tersenyum


" pagi, pagi udah gila " ucap Akmal yang memperhatikan Fian


" mulai deh bikin badmood " Fian mengabaikan Akmal, dan akhirnya Resta sampai disekolah nya sedangkan Neta mengayuh sepedah nya karena butuh waktu 10 menit dari Dinata School ke Kamal School


saat Neta sudah sampai dan memasuki gerbang sekolah Neta menoleh, dan ternyata melihat Akmal sambil tersenyum kearah Neta, Neta kaget dan akhirnya membalas senyuman Akmal


" sekarang siapa yang gila " ketus Fian


" iya kita sama sama gila karena jatuh Cinta puas loe" kesal Akmal, akhirnya mereka melajukan mobil nya


Neta hanya geleng geleng kepala, " segitu dia khawatir sama Resta, tapi mukanya itu kaku dingin cuek lagi, sama kaya Resta " gumam Neta saat pertama dia ketemu Fian saat di sekolahan dan di Restaurant dulu


Netapun masuk kesekolahanya, untung dia masih belum telat dan bisa mengikuti ulangan disekolahan nya juga, karena sebentar lagi mereka akan mengikuti ujian akhir tahun, dimana mereka akan lulus dari sekolah SMA


*****


othor ucapin selamat hari raya idul adha


maaf up nya telat othor sibuk banget ini, mungkin up nya cuma 1 eps 🙏🙏😔😔

__ADS_1


__ADS_2