Life Is Love

Life Is Love
Kejutan di hari Ulang tahun


__ADS_3

*****


Resta masih betah di kamar nya karena dia masih merasa lemas, jadi Helen dan Rasty menyuruh nya untuk istirahat, karena tanpa sepengetahuan Resta mereka sedang menusun Rencana untuk nanti malam,


Resta di biarkan sendirian, sebenarnya Resta gak betah tapi mau gimana lagi dia tidak ingin merepotkan orang lain lagi, saat Resta sedang di balkon memandangi keluar tiba-tiba ponsel nya berdering


Resta mengambil Hp nya di atas nakas sast Resta melihat siapa yang menelfon nya Resta tersenyum


" hallo assalamualaikum " ucap Resta


" aaahh Restaaaaa " teriak di sebrang sana


" ck kebiasaan bukan nya di jawab dulu salam ku " kesal Resta pada si penelfon


" iya iya ma'af wa'alaikumsalam " ucap nya


" nah gitu dong kan jadi terlihat indah di kuping, jangan langsung teriak aja " ketys Resta


" hehehehe " yang di sebrang sana malahan cengengesan " tadi aku tuh khawatir, ko tadi pagi kamu gak jemput aku " ucap seseorang di telfon yang tak lsin sahabat Resta yaitu Ameneta


" iya ma'af aku lagi sakit gegara keujanan kemaren " jawab Resta


" astagah, terus kamu gak kenapa napa kan " Neta yang mulai panik


" ck udah gak usah panik, iya udah sedikit membaik tapi masih lemas, tau sendiri pan kalau kena hujan aku langsung drop " jelas Resta


" kamu sendiri yang salah di bilangin mampir dulu kerumah tunggu hujan reda madih ngeyel " gerutu Neta yang kesak karena kemaren Resta memaksa pulang


" dih ngambek nih bocah " goda Resta


" buset dah, ngatain bocah kamu sendiri apaan " kesal Neta yang dikatain bocah


" hehehe iya iya kita masih sama sama bocah " akhirnya mereka tertawa


" nanti malam aku kerumah kamu, mau jenguk " ucap Neta


" ya udah di tunggu " jawab Resta


" sampai ketemu nanti malam assalamualaikum " ucap Neta mengakhiri percakapan nya


" wa'alaikumsalam " jawab Resta


Neta udah tau nanti malam acara apa, jadi dia udah mempersiapkan segala nya


*****


ternyata Fian, Akmal, Alan Genta, Rangga dab Erwin bertemu untuk membahas acara nanti malam


" persiapan udah hampir 100% " ucap Rangga


" hmm iya dan kita tinggal menyusun Rencana yang lain " jawab Erwin


" tapi adek gak tau kan rencana kita " tanya Alan memastikan


" sepertinya Resta emang gak tau apa apa " timpal Genta


" lalu Fian apa kau sudah siap " tanya Erwin karena melihat sedari tadi Fian hanya diam

__ADS_1


" insyaAllah udah pah " timpal Fian


" tapi Resta masih sakit, apa gpp kita memberikan kejutan ini " Fian sedikit khawatir


" cie yang udah khawatir " ledek Akmal, Akmal langsung dapat tatapan tajam dari Fian, seketika Akmal terdiam yang lain tertawa


" tadi Rasty ngabarin katanya udah hampir selesai " ucap Erwin


" iya Helen juga ngabarin, dan adek masih istirahat di kamar, mereka tak membiarkan dia keluar " timpal Rangga


" ok misi kita lanjutkan " ucap Erwin semangat


" ok " ucap semuanya


sedangkan dirumah kesibukan masih terjadi ruang tamu di hias begitu mewah dan indah, sedangkan Resta masih bermalas malasan, sebenarnya keadaan Resta masih belum membaik sepenuh nya kadang kembali panas lagi badan nya, itu yang membuat Rasty dan Heken extra menjaga Resta


******


akhirnya malampun tiba mereka sudah berkumpul, acara akan dimulai pkl 20:00 dan di kamar Resta di suruh siap siap berganti baju oleh sang mamih, Helen hanya mengatakan akan ada acara makan malam


" ck mamih apaan sih, nyuruh aku dandan juga " kesal Resta yang cemberut


" lagian kenapa coba aku gak boleh keluar, kan aku jadi bete " Resta yang masih menggerutu karena kesal, setelah Resta selesai dandan dan sudah siap diapun bersiap untuk keluar karena mereka menunggu Resta, saat Resta keluar semua lampu padam


" mam, pih, ka Alan ka Genta " Resta memanggil mereka


" bik Aminah,mang Diki ko lampunya gelap " Resta yang mulai ketakutan


" ih pada kemana sih semua orang " Resta yang udah mau menangis saat Resta menutuni anak tangga secara perlahan, dan tibalah Resta di bawah tiba-tiba


duar " aaaahhh " Resta teriak karena kaget


" selamat ulang tahun " ucap semua orang, Resta yang terduduk karena takut perlshan mendongak ,dia begitu kaget karena banyak orang yang menatap nya sambil tersenyum


" selamat ulang tahun anak mamih sama papih " ucap Helen seraya mengangkat tubuh Resta yang masih syok dan memeluk Resta


" selamat ulang tahun anak gadis papih yang ke 18 " Rangga memeluk dan mencium Resta dengan penuh sayang, semua melihat mereka begitu bahagia


" selamat ulang tahun adek ku " ucap Alan dan ikut memeluk Resta


" sayang maafkan kami atas kejutan nya, dan ini hadiah dari tante, selamat ulang tahun sayang " ucap Rasty memeluk dan mencium Resta


" ini hadiah dari om untuk gadis cantik dan imut " timpal Erwin sambil memeluk Resta


ada sepasang mata yang tak suka papahnya memeluk gadis nya siapa lagi kalau bukan Fian, Erwin sengaja melakukan itu dan Erwin tersenyum kemenangan


Resta menangis dan tak henti henti menrtsekan air mata " terimakasih untuk semuanya hiks,, hiks " ucap Resta yang begitu bahagia karena banyak yang menyayangi Resta


" selamat ulang tahun adik ipar " ucap Mila yang baru datang


" oya ini kado dari ka Apni untuk adik tercinta " ucap Apni dan Resta memeluk mereka


" udah jangan nangis nanti cantik nya ilang " goda Mila pada Resta


" terimakasih ka " lirih Resta


" Resta selamat ulang tahun juga dariku sahabat mu, kau melupakan aku " Neta yang pura pura ngambek

__ADS_1


" ck sini sini ayo peluk " ucap Resta meminta Neta memeluk nya dan akhirnya mereka berpelukan


suara MC terdengar untuk acara persiapan tiup lilin dan potong kue, mereka sudah bersiap di posisi masing-masing, Resta tersenyum kearah mereka dengan begitu manis dan cantik nya



deg Fian semakin terhipnotis denfan senyuman Resta " aduh ini jantung coba kondisikan " Fian yang sedikit panik


akhirnya acara pun begitu meriah dengan potongan kue yang Resta serahkan kepada orang-orang yang menyayanginya


saat itu Rangga dan Helen naik ke atas panggung karena ada hak yang ingin dia katakan, Resta masih belum curiga hal apa yang ingin papih dan mamih nya sampaikan


" hadirin semua terimakasih telah hadir di acara anak ku, aku ingin memperkenalkan kalian dengan sahabat ku, kami sudah sangat lama terpisah dan akhirnya kamu dipertemukan kembali " tepuk tanhan begitu meriah


" dan aku persilahkan untuk sahabat ku Erwin kamal dan Rasty kamal " deg Resta kaget saat nama seseorang yang dipanggil papih nya


Rasty dan Erwin naik ke panggung dan mereka memperkenalkan diri masing-masing, tepuk tangan semakin meriah


" dan ada satu lagi kejutan yang akan aku sampaikan " sejenak Rangga terdiam dan melihat kearah Resta dengan tersenyum


" hari ini ulang tahun anak gadis ku dan hari ini juga adalah... " Rangga kmbali terdiam semua orang penasaran apa yang akan Rangga sampaikan


sedangkan Fian begitu dag, dig, dug di buatnya, ada rasa grogi dan khawatir yang Fian rasakan sesekali dia melihat kearah Resta, Akmal sadar akan hal itu awalnya Akmal fokus memperhatikan sang oujaan hati yang terlihat cantik


" semoga semua berjalan lancar " ucap Akmal pada Fian yang masih terlihat khawatir


" aamiin " jawab Fian, Ranggapun mulai berbicara kembali


" karena hari ini adalah acara pertunangan anak ku dan anak dari sahabat ku " deg Resta tersentak karena begitu syok akan hal tersebut Resta diam terpaku bahkan hanya berdiri mematung


" ayo sini nak " ucap Rangga memanggil Resta dan Resta mulai naik keatas panggung semua orang tertuju pada Resta, Resta semakin gugup


Helen membisikan sesuatu pada Resta dan memanggil Neta untuk mengajak nya ke kamar berganti baju Resta menuruti apa yang Helen katakan,,


setelah beberapa saat mereka menunggu munculah Resta dengan begitu anggun dan cantik semua terpukau dengan kecantikan Resta


" sayang ayo sini dulu " ajak Rangga dan Resta sudah berada di depan semua orang


" dan untuk hadiah yang papih berikan pada Resta papuh menyiapkan nya " bisik Rangga pada Resta, Resta tersenyum


" baiklah aku akan panggilkan untuk calon suami putri ku, silahkan naik nak Fian Mustafa Kamal " ded sekali lagi Resta di bust syok oleh kejadian hari ini, lutut Resta begitu lemas saat Resta hampir terjatuh


grep ada tangan yang memegangi nya, Resta menatap orang tersebut, masih keadaan syok sekelebat Resta ingat pernah bertemu dengan nya, iya Resta ingat dia yang bertemu disekolah nya, dan bertemu lagi di restaurant


tiba-tiba Resta langsung bangkit " kamu " tunjuk Resta, sedang kan yang ditunjuk tersenyum


" astagah dia lagi " gumam Neta karena Neta ingat kejadian di Restaurant bagaimana mereka tidak akur


saat Resta masih dalam fikiran nya tiba-tiba ada yang mendekat


" apa kabar gadis cantik, kita bertemu lagi, apa kamu masih ingat " Neta melirik kearah si pria tersebut dan kaget


" astagah kamu "


******


akhirnya Resta dan Fian bertemu juga

__ADS_1


👏👏👏


jangan lupa tinggalkan jejak nya 🙏🙏


__ADS_2