
*****
" kamu " ucap Neta saat melihat orang disamping nya sedangkan orang tersebut tersenyum manis kearah Neta
" hmm " ucap si pria tersebut sambil mengangguk
" boleh kita berkenalan nona cantik " ajak nya, Neta masih terpaku di tempat
" hai ko bengong " tanya nya sekali lagi sambil mengibadkan tangan nya ke arah Neta
" ma'af " ucap Neta pelan, tiba-tiba sang pria menyodorkan tangan nya, Neta masih menatap
" ck masih belum mengerti juga, aku ingin berkenalan " ucap si pria saat berbisik di telinga Neta, Neta jadi merinding di buat nya
akhirnya Neta mentambut uluran tangan nya " Neta namaku Beta, eh maksud ku Ameneta Gasella "
" hmm nama yang cantik sesuai dengan namanya,, iya namaku Akmal, Akmal Buana " ucap Akmal memperkenalkan dirinya
Neta tersenyum " astagah melihat senyum nya jantung gak kongkrit ck " batin Akmal
" kamu " ucap mereka berbarengan
" wanita aja dulu " ucap Akmal,
" tidak pria lebih dulu " timpal Neta
" wanita lebih prioritas jadi silahkan " ucap Akmal pada Neta
" hmm manggil nya apa ya nama atau " Neta berhenti
" mau nya apa " tanya Akmal
" hmm apa ya " Neta masih berfikir
" sayang, beps atau apa boleh " Akmal senyum senyum kearah Neta, Neta memicingkan matanya jengah
" ogah " ketus Neta, Akmal tersenyum bahagia lihat Neta " ish kenapa kalau lagi ngambek terlihat cantik dan imut " bayin Akmal
" aku panggil kk aja deh boleh " akhirnya Neta berbicara kembali
" baiklah tidak masalah " ucap nya senang
kembali ke Resta dan Fian yang masih kikuk,
" kamu " Resta yang masih kaget saat Fian pas di hadapan nya, sedangkan Fian tersenyum
" kita berjumpa kembali " ucap Fian
" astagah jadi dia anak tante Rasty dan om Erwin " batin Resta yang masih menggerutu
" oya sayang ini anak tante Fian, sebenarnya selama kami di sini, Resta belum pernah bertrmu dengan anak tante " Rasty yang menjekaskan
" iya tan akhir akhir ini Resta lagi sibuk, jadi Resta jarang ada dirumah " lirih Resta, Rasty memeluk Resta dengan begitu sayang
" udah pelukan nya nanti juga bakalan jafi mantu " timpal Helen
" ih mam gitu deh " Resta yang kesal dan cemberut
" oh jadi ini kejutan nya " timpal Resta
" hehehe maafin papih ya dek " ucap Rangga merasa bersalah
" jadi semuanya udah sekongkol, hanya adek yang gak tau " Resta yang masih kesal karena tidak tsu menahu
__ADS_1
" ya udah sebelum tunangan kenalan dulu gih sama calon nya " ucap Helen
" ck Resta udah tau pih, waktu ada acara di sekolah dia datang pantes namanya gak asing " ucap Resta
" oh jadi Resta udah tau Fian " tanya Rasty yang penasaran
" dan Fian juga tau Resta " tanya Rasty pada Fian
" Fian gak tau mah kalau dia anak nya om Rangga " jawab Fian
" tapi pas ketemu apa udah jatuh Cinta sama Resta " blussh muka Fian jadi merah karena malu
" hmm kelihatan mah dia udah suka dari pandangan pertama jodoh gak kemana " timpal Erwin semakin menggoda Fian, Resta masih memperhatikan Fian
" ya udah acaranya kita lanjut " timpal Rangga yang akan melanjutkan acara
" baiklah para teman teman saudara dan rekan kerja, mohon mengganggu sebentar, baiklah acara inti kita mulai " tepuk tanhan semakin riuh terdengar
" silahkan Fian dan Resta saling berhadapan " ucap Rangga, Resta dan Fian berhadapan jantung keduanya berdegup kencang karena gugup dan grogi, sedangkan yang lsin tersenyum
Fian mengambil cincin dan disrmatjan kejari manis Resta, Resta pun melakukan hal yang sama, dan tepuk tangan semakin bergemuruh terdengar,
ucapan selamat berdatangan " dek selamat ya " ucap Alan
" ish kaka juga sekongkol " Resta yang masih kesal
" hehehe maaf " Alan memeluk sayang Resta
dan semua memeluk Resta juga Fian, mereka mengucapkan selamat nya pada ke dua nya
" sekarang udah tuh, dulu ja posesif nya nauzubillah " kesal Fian mereka semua tertawa
" tunggu dulu maksud kk " tanya Resta penasaran
Resta menoleh kearah Fian, Fian tersenyum kearah Resta karena ditatap Resta, padahal jantung nya udah degap degup ke lampu disco
" ck udah gak usah di bahas " Fian yang malu karena terus ditatap Resta
" sedari kecil udah posesif apa lagi sekarang " gumam Resta pelan Alan mendengar meskipun gumaman Resta pelan
" posrsif tanda orang Cinta dek " bisik Alan, tiba-tiba Resta mencubit perut Alan
" aw sakit dek " ucap Alan
" ada apa Alan " tanya Helen karena mendengar Alan kesakitan
" hehehe gak mih, tadi ada semut manis ngigit Alan " ucap Alan,sedangkan Resta semakin kesal
Ameneta datang kearah Resta dengan cemberut " duh si Neng kenapa lagi " ucap Resta menggoda Neta
" dih yang merasa bersalah gak ngaku " kesal Neta
" ck siapa yang salah " jawab Resta karena dituduh salah
" nah itu apa yang ada di jari " tunjuk Neta ke jari Resta
" aku juga gak tau, kalau hati ini ada acara beginian, aky fikir hanya ultah ku saja " lirih Resta terlihat sedih, dan akhirnya Neta memeluk Resta " maaf " ucap Neta
" udah udah, ini hari bahagia gak usah sedih " timpal Akmal
" oya cantik selamat ya " ucap Akmal saat Resta mau manyambut ulurang tangan Akmal tiba-tiba Fian menghentikan nya
" udah gak usah genit " kesal Fian menatap Akmal
__ADS_1
" dih posesif nya kambuh " ledek Akmal
Resta dan Neta hanya melongo melihat mereka
" ya udah kalau gitu selamat gan loe udah tunangan sekarang, akhirnya ternyata dia itu jodoh loe, awalnya gue ragu nih eh ternyata gak disangka cinta pada pandangan pertama " Akmal yang panjang lebar berbicara, sedangkan Fian udah dongkol
" tunggu Cinta pada pandangan pertama maksud nya siapa " tanya Resta penasaran
" oh gak, gak usah di bahas nanti juga tau " Akmal mulai gugup
" makanya punya mulut di filter kalau ngomong " ketus Fian karena hampur saja ketahuan
" ma'af ma'af gan, ini mulut gak bisa diem juga "
Resta dan Neta hanya geleng geleng saja,
" bukankah waktu kita ketemu di Restaurant dia itu menyebalkan " Resta yang ingat kejadian di Restaurant
Fian dan Akmal terdiam " oh itu dia lagi kesal makanya ke gitu " timpal Akmal
" jadi menyebalkan maksud nya " ucap Neta kembali
" udah ah gak usah di bahas hari ini kita senang, senang aja dulu, om boleh pinjam mikropon nya bentar " Akmal meminjam mik pada Rangga, dan Rangga memberikan nya
" baiklah agar lebih meriah lagi pestanya bagaimana kalau malam ini pesta dansa setuju " ucap Akmal
" setuju " ucap semua orang dan begitu meriah
" nah silahkan dengan kedua mempelai yang hari bertunangan, di persilahkan ke lantai dansa nya " ucap Akmal, sedangkan Fian jengah karena Akmal
" ish jangan aku ya " Resta yang mulai merajuk
" ayolah Resta untuk malam ini " ucap Neta memberikan semangat
" ayo sayang " ajak Rasty dan Resta mekihat kearah mereka, mereka tersenyum kearah Resta dengab terpaksa Resta turun ke lantai dansa
lalu tiba-tiba Fian berlutut untuk mrngajak Resta dansa " ayo, ayo " ucap semua orang antusias. dengan terpaksa Resta menyambut uluran tangan Fian, Fian tersenyum
mereka pun mulai bersiap untuk dansa
Fian memegan pinggang Resta, replek Resta kaget di buatnya, karena untuk pertama kali Resta sedekat ini dengan seorang pria, terkecuali dengan papih dan kaka nya, Fian menatap Resta dengan lekat deg jantung Resta berpacu dengan cepat..
saat Neta tersenyum kearah Resta dan Fian tiba-tiba Akmal berlutut dan mengajak Neta dansa
" nona cantik maukah malam ini berdansa dengan ku " ucap Alan, Neta masih ragu untuk menyambut nya, Neta melirik kearah orang tuanya mereka tersenyum, dan akhirnya Resta menyambut tangan Akmal untuk dansa bersama tepuk tangan dari para tamu begitu antusiasnya
Alan dan Mila, Genta dan Apni, sedangkan para orang tua bahagia melihat mereka
" akhirnya malam ini acara lancar " Rasty yang bahagia
" benar, aku fikir Resta akan menolak " Helen yang tadinya khawatir
" kita akhirnya jadi berbesanan " ucap Erwin
" iya, aku fikir mereka akan menolak tapi lihatlah mereka menerimanya " Rangga lega karena perjodohan nya berjalan dengan lancar..
*****
yey akhirnya mereka tunangan juga,
jangan lupa tinggal kan jejak nya 😊😊🙏🙏
__ADS_1