Life Is Love

Life Is Love
Pernikahan Resta dan Fian


__ADS_3

*********


kini mereka sudah kumpul di ke Diaman Dinata Rasty begitu antusias ikut mengatur segalanya bersama Helen.


" alhamdulillah ya Helen akhir nya tak lama lagi kita bisa besanan " antusias Rasty.


" huum gak nyangka, dari sahabat eh jadi besanan " Helen juga sama antusias nya.


" lagi apa mih " tanya Rangga yang menghampiri mereka.


" biasalah pih urusan emak emak ini " ucap Helen.


" mah sini papah ada perlu bentar " panggil Erwin.


" eh aku ke Erwin dulu ya, kalian lanjutin mesra mesraan nya " ucap Rasty sambil berlalu, Rangga hanya tertawa sedangkan Helen manyun.


" melihat anak-anak jadi inget kita dulu ya pih " ucap Helen terdengar sedih.


" iya mih, gak nyangka anak-anak sekarang sudah akan menikah, perasaan papih baru kemaren papih punya Alan terus Resta " ucap Rangga sambil memeluk Helen.



Rangga dan Helen mengingat masa saat mereka menikah, tersenyum sambil melihat anak-anak mereka, Helen pun sama.


Rasty dan Erwin juga memperhatikan Helen dan Rangga.


" mereka masih begitu mesra dari zaman SMA sampe sekarang " ucap Rasty saat melihat kemesraan Helen dan Rangga.


" mamah kenapa! kita juga gak kalah mesranya ko dari mereka hm! " Rasty tergelak kini ikut menular pada Erwin.


" ih yang aku ko iri sama papih, mamih, papah dan mamah, mereka kompak " ucap Mila saat melihat orang tua bermesraan.


" aih, kita juga gak akan kalah dari para paruh baya itu yang " ucap Alan kesal.


" dasar bucin, gak lihat tempat apa udah pada tua juga " gumam Alan, dan akhirnya Alan dapat cubitan dari Mila.


" sakit yang, tuh merah gini " tunjuk Alan saat melihat hasil cubitan Mila di lengan nya.


" abisnya kamu tuh ya ngeselin, mereka itu harus di jadikan contoh buat kita, jangan cuma nya ngomel "


" iya, iya calon istri " Alan menggoda Mila.


" gak terasa ya beps kita bakalan jadi orang tua " ucap Apni yang kini mengelus perut nya.


" alhamdulillah lancar berarti " ucap Genta absurd, Apni menatap tajam Genta. bisa bisa nya di tempat seperti ini ngomong gitu.


" ih bisa gak sih yang tuh mulut di filter, di kondisikan gitu " Genta tertawa mendengar celotehan Apni yang begitu kesal tapi imut.


Resta saat melihat kemesraan orang tuanya, calon mertuanya dan kakak kakanya tak terasa meneteskan air matanya.


" dek " panggil Fian " kenapa! " tanya Fian.


" gpp ko kak! Resta cuma terharu aja melihat kebahagiaan mereka " ucap Resta


" aamiin, insyaAllah kita juga bakalan ke gitu ko " ucap Fian santai.


" huum! eh! " Resta yang masih belum sadar dengan ucapan Fian pada akhirnya tersadar juga, Resta memicingkan matanya menatap Fian, sedangkan Fian mengedip ngedipkan matanya pada Resta.


" astagfirullah " ucap Resta Fian hanya tergelak sambil berlalu meninggalkan Resta.


**********

__ADS_1


tak terasa kini datang juga pernikahan Fian dan Resta. bahkan pernikahan ini begitu viral karena penyatuan 2 keluarga ternama yaitu Kamal dan Dinata. beritanya pun begitu heboh teman teman Resta yang di kampus ikut menghadiri acara pernikahan mereka.


bahkan ada juga dari teman teman SMA Resta yang dulu memandang Resta rendah, karena mereka tau bahwa Resta masuk sekolahan elit dapat beasiswa. kini mereka merasa malu dan tertampar setelah tau siapa Resta sesungguhnya.


Apni dan Genta terlihat cantik dan tampan.



Akmal dan Neta juga tak kalah cantik dan tampan nya.




mereka terlihat kompak sedangkan Mila dan Alan juga terlihat cantik dan Tampan.



Resta begitu gugup saat ini, Neta menemani Resta.


" Neng kamu cantik banget sih, ih jadi gak rela deh " ucap Neta, Resta malah tertawa.


Resta sudah terlihat cantik dengan gaun nya.



" Do'ain Neng semoga lancar " Neta berkaca kaca saat melihat Resta tertawa bahagia. Neta begitu terharu Resta melewatinya penuh dengan suka dan duka, kini semuanya indah pada waktunya.


" makasih Neng udah selalu menemaniku " lirih Resta yang kini berkaca kaca. akhirnya mereka berpelukan.


" eh ko pada nangis nangis gini " Helen yang kini memasuki kamar Resta.


" mamih gak nyangka anak kecil mamih bakalan menikah " Neta dan Resta memeluk Helen.


" ingat jika sudah menjadi seorang istri harus nurut pada suami, karena istri adalah makmum untuk suami yang seorang imam, harus saling mengingatkan jika salah satu dari mereka lalai akan kewajiban mereka, saling mendukung dikala susah dan senang "


" tidak ada rumah tangga yang mulus mulus saja, pasti ada banyak krikil di bandingkan mulus nya, karena di setiap rumah tangga kita butuh Cinta, kepercayaan juga pengertian " petuah Helen pada Resta.


" insyaAllah mam adek akan selalu ingat amanat mam " ucap Resta terharu sekaligus bahagia.


" alhamdulillah Neta juga jadi ada masukan nih, jika Neta nanti nikah sama ka Akmal dapat petuah dari mamih " ucap Resta, Helen merasa bahagia.


" papih dimana mam " tanya Resta.


" papih disini sayang " ucap Rangga yang tiba-tiba masuk. Rangga terharu melihat anak bungsunya begitu cantik saat menggunakan baju pernikahan.


Resta memeluk Rangga, Rangga mencium ubun ubun Resta sambil mengucapkan doa dan juga tak lupa memberikan petuah nya.


" papih akan memberikan adek saran karena adek akan menjadi seorang istri " Resta menangguk.


" adek harus saling melengkapi ibarat nya istri adalah baju dan suami celana, kalian harus saling melengkapi jika ada masalah bicarakan baik-baik, jangan pake emosi karena emosi itu nafsu yang akan membuat kita menyesal jika kita tak bisa mengendalikan nya "


" harus selalu menjaga pandangan, hati dan lain nya, harus menutup aib suami sama hal nya suami juga pada istrinya, jangan membuka aib suami atau istri karena itu dosa yang membuat Allah murka, kalian memang tidak sempurna tapi dengan adanya pernikahan maka kalian akan menyempurnakan nya, sempurna dalam ibadah sempurna dalam melengkapi " Helen tak kuasa menahan tangisnya.


kini Helen memeluk Rangga dan Resta bahkan Neta yang mendengar amanat Rangga begitu bahagia, kini Neta kembali dapat pelajaran dari Rangga dan Helen.


**********


di luar Fian begitu gugup dan tegang.


" santai aja sayang insyaAllah semua lancar " ucap Erwin, Fian tersenyum Fian juga sudah mendapatkan wejangan dari Rasty dan Erwin yang hampir sama dengan yang Rangga dan Helen sampaikan.

__ADS_1


" anak mamah ganteng banget sih " Rasty memegang pipi Fian.



Fian tak menggunakan tuxedo karena Fian tak menyukai nya, Fian lebih suka yang seperti itu adanya Fian.


" wih gan guanteng bener " ucap Akmal yang kini menghampiri Rasty dan Erwin.


" loe juga ganteng kalau ada kaya gini doang " ketus Fian.


" eh anak curut sok kate kate, gua tuh udah sejak lahir ganteng nya " ucap Akmal bangga.


" emang loe tau waktu loe lahir " tanya Fian sinis.


" gak, gue kan belum melek " ucap Akmal santai.


" lagian pas loe lahir juga gak pake baju " Akmal manyun sedangkan Rasty dan Erwin tertawa menertawakan Akmal.


kini saat nya ijab dumulai Fian dipanggil untuk segera hadir saat ijab. Fian diapit oleh Erwin dan Rasty Akmal di belakang mengikuti mereka.


kini Fian sudah duduk di kursi untuk persiapan ijab, Fian terlihat gugup bahkan keringat sudah muncul di dahinya, Rasty menggenggam tangan Fian agar Fian tidak gugup.


kini giliran nama Resta di panggil, munculah para gadis gadis pendamping dan Mila kini juga hadir berganti baju menjadi pendamping pengantin.



kamera Fokus menyoroti Mila yang terlihat cantik, Alan tersenyum saat Mila muncul.


Mila begitu bahagia bisa menjadi pendamping wanita di pesta pernikahan calon adik iparnya.



Mila membubuhkan tanda tangan saat ada fans nya yang meminta tanda tangan nya, Alan cemberut melihat Mila, sedangkan Genta tertawa, Apni juga memaksa ingin ikut menjadi pendamping tapi Genta melarang nya karena Apni bukan gadis lagi, karena yang menjadi pendamping khusus gadis gadis, Apni sempat ngambek tapi Genta yang selalu punya akal untuk membujuk sang istri.


dan setelah itu munculah Resta di apit Helen dan Rangga, dan Neta ikut mengangkat gaun yang Resta kenakan saat Resta jalan menuruni tangga.


semua mata tertuju pada Resta. Fian begitu kagum dan terpesona melihat cantiknya Resta.


" calon suamianya tampan, dan kini calon istri juga cantik "


" mereka pasangan serasi "


" pernikahan paling luar biasa ini antara 2 keluarga ternama " banyak yang membicarakan Fian dan Resta.


kini Resta duduk di samping Fian, Helen memeluk Fian dan Rangga menepuk nepuk bahu Fian. kini Rangga duduk di hadapan Fian untuk persiapan ijab kobul, deg degan tegang pasti mereka rasakan.


" baiklah kini acara inti nya kita mulai, kasihan pengantin nya udah gugup dan keringatan " celetuk penghulu semua tertawa.


" Fian santai dan rilex ya " ucap Rangga kini Fian mulai menjabat tangan Rangga dingin itu yang Rangga rasakan saat menyentuh tangan Fian.


" wahai ananda Fian Mustafa Kamal bin Erwin Kamal saya sebagai wali putri saya, ku nikahkan dan ku kawinkan engkau dengan anak saya yang bernama Resta Risella Dinata Binti Rangga Dinata dengan maskawin 1 buah Hotel dan uang tunai sebesar 20 juta 200 22000 Rupiah di bayar tunai "


" saya terima nikah dan kawin nya Resta Risella Dinata dengan mas kawin tersebut di bayar Tunai "


" Sah " ucap penghulu.


" Saaah " ucap semua orang Fian bernafaa lega, Helen meneteskan air matanya sama hal nya dengan Rasty dan Erwin.


Rangga juga meneteskan airmatanya kini Rangga sudah melepaskan tanggung jawab nya untuk anak gadisnya, karena anak gadisnya telah menemukan seseorang yang akan membimbing nya, yang menanggung segalanya.


Alan juga ikut meneteskan air matanya adik kecil nya adik tercintanya sudah memulai hidup yang barunya, Mila menenangkan Alan, Apni dan Genta juga menangis, Neta yang kini di peluk Akmal ikut menangis karena terharu dan bahagia.

__ADS_1


__ADS_2