
******
Neta dan Akmal pun akhirnya berjalan berdampingan, mereka sesekalu berxanda dsn tertawa sambil membawa buku di tangan mereka
Akmal baru kali ini merasakan kabahagiaan yang begitu indah dalam hidupnya,, merasakan Cinta di sekokah merasakan menjadi anak sekolahan yang normal
dan Neta biasanya dia jarang sekali akrab dengan siswa cowok paling juga hanya Reyhan, saat mereka dekat ada seseorang yang begitu cemburu melihat kedekatan Akmal dan Neta yaitu Reyhan
" nanti siang mau kemana " tanya Akmal
" hmm insyaAllah kalau gak ada halangan mau ke panti bersama Resta " jawab Neta sambil jalan
" ada apa di panti " tanya Aikmal
" begini, paman dan bibi mau buka usaha jualan cake, jadi Neta dan Resta mau promosiin " jelas Neta
" wow bagus itu " jawab Akmal antusias
" kenapa? " tanya Neta bingung
" hehehe gak " Akmal sakah tingkah dan menggaruk tengkuk nya yang tak gatal
" gadis yang luar biasa, kalian begitu peduli terhadap orang lain, memang tak salah pilih " batin Akmal
" ka, ka " panggil Neta
" eh, i-iya " jawab Akmal gugup
" kenapa malahan bengong awas loh kesambet, mana pake senyum senyum segala iihh " ucap Resta merinding
pletak
" aw " Neta memegang kening nya karena disentil Akmal
" kamu kalau ngomong " ucap Akmal sedikit tak masuk akal apa yang Neta katakan
" sakit tau ih nyebelin " ketus Neta dan memanyunkan bibir nya
" udah deh tuh bibir di kondisi kan boleh " jawab Akmal
Neta ngejar Akmal mau mukul Akmal, dan Akmal lari karena takut kena pukul
" kaka berhenti " Neta masih mengejar Akmal
" gak mau, kalau kaka berhenti nanti kamu pukul kaka " Akmal masih berlari
saat itu Neta berhenti karena mengatur nafas nya yang ngosh ngoshan Akmal pun sama
" udah ah Neta capek " ucap Neta yang terlihat kelelahan
" sama kaka juga " jawab Akmal " yuk ke kelas bentar lagi masuk " ajak Akmal
" kaki Neta sakit gak kuat jalan " mamja Neta
" sini, sini kaka gendong " ajak Akmal
" beneran " tanya Neta
" iya mau gak " bujuk Akmal
" ok " Neta pun berlari dan langsung naik ke punggung Akmal, Akmal dengan senang hati menggendong nya
******
di kota S
" mah semoga Fian dan Resta semakin dekat ya " ucap Erwin
__ADS_1
" iya pah, mamah berharap selama ini anak itu gak pernah menggandeng cewe eh gak taunya agi nungguin pujaan hatinya " ucap Rasty
merekapun sampai di Kediaman Kamal
" assalamualaikum " ucap Erwin dan Rasty
" wa'alaikumsalam " ucap bibi Mei dan asisten Jo
" eh nyonya tuan udah pulang" tanya bibi mei
" iya bi " jawab Rasty
bibi mei celingak celinguk seperti mencari sesuatu
" bi ada apa, apa yang bibi cari " tanya Erwin yang penasaran
" eh i-itu tuan muda Fian dan Akmal kemana " tanya bibi Mei
" oh mereka gak pulang bi, urusan di kota J masih banyak " jawab Erwin
" Fian lagi pendekatan sama calon istri nya " timpal Rasty
Bibi Mei dan asisten Jo kaget dan bengong
" tunggu maksud nyonya " tanya asisten Jo yang penasaran
" iya Fian udah ketemu dengan tambatan hatinya " jelas Rasty
" alhamdulillah " ucap bibi Mei dan asisten Jo berbarengan
" pasti calon nona muda cantik " tanya bibi Mei yang sangat penasaran dengan calon nona mudanya
" sangat bi,oya kebetulan saya punya photo nya bi mau lihat " ajak Rasty
" eh boleh " ucap bibi Mei, Rasty menunjukan photo photo Resta, bibi Mei dan asisten Jo kagum melihat calon nona mudanya
" cantik, imut " ucap asisten Jo
" iya bi masih kelas 12,kemaren pas ultah nya yang ke 18 sekalian pertunangan nya dengan Fian " Rasty yang menceritakan dengan kebahagiaan
" astagah tuan muda dapat yang ABG ini pantesan imut juga cantik " ucap asisten Jo
" hmm untung asiaten Jo ngomong gini gak kedengaran tuh anak, coba kalau kedengaran bisa abis " jawab Erwin
" eh maksud Tuan " tanya asisten Jo
" tau sendiri tuh anak posesif sama milik nya, milik nya gak boleh diganggu gugat titik " jelas Erwin
bibi Mei dan asisten Jo manggut-manggut mulai mengerti seperti apa tuan muda nya itu, karena mereka juga sudah tau akan hal itu
" oya bibi Mei saya beli oleh oleh buat semua yang ada disini " ucap Rasty
" wah makasih nyonya " jawab bibi Mei yang berbinar-binar
mereka tetawa karena melihat bibi Mei begitu bahagia mendapatkan oleh oleh dari nyonya nya dan tuan nya, Rasty dan Erwin begitu bahagia dengan hal kecil bisa me. buat orang lain bahagia
******
di kota S
" haacchih " tiba-tiba Fian bersin
" eh kaya nya ada yang ngomongin aku ini " Fian menggosok gosok hidung nya
bel tanda pulang berbunyi saat nya mereka pulang dan ulangan selesai, saat yang lain sibuk berhamburan untuk keluar Resta dan Fian masih di kelas
Resta sedang memasukan alat alat sekolah nya ke ransel nya itu tak luput dari penglihatan Fian
" ehem " Fian berdehem, sejenak Resta terhenti dari kegiatan nya, Resta baru menyadari kalau mereka hanya berdua saja di dalam kelas
__ADS_1
" eh ko udah pada ilang " ucap Resta
" yang lain udah keluar " jawab Fian
" oya nanti siang mau kemana " tanya Fian
" hmm Resta mau ke panti sama Neta, kenapa? " tanya Resta pada Fian
" tadinya kaka mau ajak makan siang bareng " ucap Fian sedikit kecewa
Resta melihat kekecewaan di wajah Fian
" begini aja ka, gimana pas nanti Resta selesai bantu bantu dipanti kita pergi bersama " ajak Resta yang sedikit malu
sedangkan Fian jangan tanya lagi dia ydah girang banget dapat ajakan dari Resta
" hmm boleh nanti setelah kaka sekesai meeting kaka ke panti ya " jawab Fian
" ok Resta tunggu kaka " ucap Resta, mereka keluar kelas bersama untung sudah sepi jadi mereka bisa jalan bersama
" eh kaka ko ikut Resta " tanya Resta karena Fian ikut Resta menuju parkiran
" iya kaka juga mau pulang " hawab Fian
" itu soal ulangan nya gimana " tanya Resta
" oh ini kaka mau kerjakan dirumah aja " jawab Fian
" oh " ucap Resta saat itu Resta mengambil sepeda nya
" eh mau bareng kaka " ajak Fian
" gak ka, Resta udah janjian sama Neta pergi ke pantinya naik sepeda aja " jawab Neta
saat mereka lagi ngobrol Neta dan Akmal muncul
" eh Resta ka Fian " ucap Neta saat datang
" hai Neta " ucap Resta terhenti karena di belakang Neta muncul Akmal
" ka Akmal " ucap Resta
" hehehehe " Akmal yang seperti ketahuan maling dia cuma semyum senyum gitu
" kalian udah mau pergi " tanya Akmal
" iya " ucap Neta dan Resta
" kaka tadinya juga pengen ikut tapi ada meeting ini " Akmal yang sedikit menyesal
" gak apa-apa ka, nanti kaka setelah itu bisa nyusul Resta dan Neta bareng ka Fian " jelas Resta
" ya udah kalau gitu yuk gan kita udah ditunggu " ajak Akmal pada Fian
" kaka pergi dulu kalian hati hati " ucap Fian dan mereka masuk kemobil, Fian dan Akmal melambaikan tangan pada Resta dan Neta
Neta san Resta sudah sampai di panti mereka membuat cake bersama canda dan tawa terdengar dari dalam panti, dan akhirnya semua selesai waktu nya mereka menjual nya dan berpromosi
saat toko mulai buka masih sepi tapi Resta dan Neta tetap semangat mempromosikan jualan nya
saat Fian Akmal dan klien nya melewati toko Resta dan Neta mereka melihat Resta dan Neta sedang promosi cake nya
" anak muda yang begitu semangat " ucap salah satu klien
" mereka begitu antusias dan patut di contoh " timpal klien yang lain, sedangka Akmal dan Fian tersenyum karena mereka memuji pujaan hati mereka..
" hmm apa bapak bapak mau turun sebentar siapa tau mau membeli cake buat oleh oleh " tawar Akmal pada klien nya
" wah boleh itu tawaran nya pak Akmal, pak Fian apa tidak apa-apa kita turun disini " tanya sang klien karena takut Fian tak setuju dengan usulan nya
__ADS_1
Fia tersenyum " baiklah ayo kita turun " jawan Akmal, mereka tersenyum mereka fikir Fian tida akan setuju
mereka menuju toko cake yang Neta dan Resta promosikan, Resta dan Neta awalnya kaget ko ada beberapa mobil mewah berhenti di depan tokonya saat siapa yang keluar dari dalam mobil Neta, Resta dan anak-anak panti begitu bahagianya