Life Is Love

Life Is Love
Kencan 2


__ADS_3

*******


" aku berjanji aku tidak akan melepaskan mu lagi Mila, maaf karena kebod**an ku dulu " Alan berucap dalam hatinya.


" Alan aku lelah kita pulang saja " ucap Mila mengajak Alan pulang.


" baiklah yuk naik " Alan berjongkok Mila kaget .


" eh apa yang dia lakukan " batin Mila.


" ayo naik kepunggung ku, aku gendong " ucap Alan sambil tersenyum.


" tapi kan Alan " ucapan Mila terhenti.


" gak ada tapi tapian, ayo cepet pegel nih " ucap Alan ,mau tidak mau akhirnya Mila mengikuti kemauan Alan, kalsu Alan udah berkata gak bisa berkutik lagi.


" Alan apa aku berat " tanya Mila di gendongan Alan.


" apanya yang berat, enteng gini kamu kaya kurang gizi " goda Alan.


bukk


" aw sakit yang " ucap Alan meringis karena pundak nya dipukul Mila.


" abisnya ngeselin " kesal Mila.


" hehehe ma'af, beneran kamu ini enteng loh gak berat " Alan tetap kekeh.


" biarin yang penting sexy " goda Mila sambil mengedip ngedipkan mata nya pada Alan.


" heleh apanya yang sexy, kerempeng sih iya "


" tuhkan ngatain lagi ya udah turunin " Mila mulai kesal.


" gak " bantah Alan.


" turun " tegas Mila.


" jangan ngebantah, aku bilang gak ya gak " timpal Alan tegas, akhirnya Mila mengalah.


Mila menyenderjan kepalanya di pundak Alan, tanpa sadar ternyata Mila terlelap karena nyaman nya di gendong Alan, Alan mendengar dengkuran halus Mila.


" ck... pasti kamu lelah, maksa mau ngajak jalan " Alan tersenyum.


sesampainya di mobil Mila terbangun dan turun dari gendongan Alan, saat masuk kemobil Mila melanjutkan tidur nya.


Alan masuk kemobil dan melihat Mila tertidur kembali.


" lelah kah " Alan merapikan rambut Mila yang berantakan di kening nya, lama Alan memandang wajah cantik Mila.


drrrrrtt... drrrttt


Alan tersandar karena handpone nya bergetar, saat Alan melihat ternyata Genta yang menelfon, Akan menggeser tombol hijau.


" ya Hallo " ucap Alan.


" gan loe dimana " tanya Genta


" gue di mobil mau pulang Mila ketiduran terus aku mau balik ke apartemen " ucap Alan.


" oh gitu ya udah, aku masih lanjut kencan ini, jadi mungkin pulang nya sorean lah " ucap Genta di sebrang sana.


" ok gue pulang dulu, selamat bersenang-senang " ucap Alan.


" ok bye" obrolan terhenti saat Alan menrkan tombol merah.


*******


beralih ke Genta dan Apni


" ada apa " tanya Apni sambil memakan ice cream nya.


" Alan pulang lebih dulu, katanya Mila ketiduran, jadi mereka mau balik ke apartemen " perjelas Genta.


" hmm gitu ya, semalam emang Mila sibuk banget mungkin dia lelah " karena semalam memang Mila sibuk karena urgent, biasa tugas seorang dokter.


mereka sedang duduk di kursi taman, karena hari ini mereka sedang berada di taman memperhatikan orang-orang yang berlalu lalang.


" lelah " ucap Genta sambil merapikan rambut Apni di kening nya.


" gak nanti kalau aku lelah, aku ngomong ko " tegas Apni.


" baiklah, terus setelah ini mau jalan kemana lagi " tanya Genta.


" enak nya kemana " Apni balik nanya. Alan sedikit berfikir.


" kita ke danau mau " tanya Genta, Apni mengangguk dengan cepat.


" uh gemes nya " Genta mencubit pipi Apni.


" sakit Genta " ketus Apni sambil mengusap pipinya yang sedikit kebas.

__ADS_1


saat Apni memakan ice cream nya, ternyata ada yang nempel di ujung bibirnya, tiba-tiba Genta mengusap nya dengan jari.


deg


deg


deg


mata mereka bersitatap dengan intens lama dan Genta mulai mendekatkan wajah nya ke wajah Apni, Apni masuh bengong dan saat wahah Genta mulai dekat Apni tersadar.


" ehemm " Apni berdehem, Genta sadar


" eh astagah ma'af hilaf " ucap Genta karena salah tingkah.


tiba-tiba Apni mencubit pipi Genta.


" gak lihat kondisi sih iiihh " kesal Apni sambil mencubit pipi Genta.


" awa sakit beps " ucap Genta.


" uluh, uluh mana yang sakit " Apni mengusap ngusap pipi Genta.


" ini " tunjuk Genta ke pipinya yang sedikit sakit. Apni tersenyum


" ma'af abisnya aku gemes " ucap Apni seketika mereka tertawa.


*******


beralih ke kediaman Dinata. baru saja Resta selesai melaksanakan sholat Dzuhur nya, bunyi Hp terdengar


drrttt.. drrrtt


Resta langsung mengambil Handphone nya yang tergeletak di atas kasur, dan menggeser tombol hijau.


" assalamualaikum " terdengar di sana mengucapkan salam.


" wa'alaikumsalam " jawab Resta, seketika hening.


" ehmm " Resta berdehem


" eh ma'af, apa kaka ganggu waktunya Resta " ucap sang penelfon.


" gak ka, lagian Resta juga baru selesai sholat " ucap Resta " kaka udah sholat " tanya Resta.


" alhamdulillah kaka udah " ucap nya.


" kaka udah makan " tanya Resta kembali.


" kenapa? nanti kaka sakit loh " ucap Resta.


" soal nya gak ada yang nyuapin " godanya.


blush


pipi Resta sudah merona merah, mungkin kalau sang penelpon melihatnya dia sudah sangat bahagia karena menggoda nya.


" apa kaka tidak sibuk, makan dulu gih nanti kaka sakit "


" kaka udah sakit " ucap nya.


" astagah kaka sakit apa, apa udah ke dokter " Resta mulai panik.


" ck.. kalau kaka di sana pasti kaka tau Resta panik " ucapnya kembali.


" kaka beneran ini Resta cemas "


" kenapa, kalau cemas makanya datang kemari, lihat kaka sakit " ucap nya terus.


" ih kaka, ka Akmal ada kan, kaka minta panggilin dokter gih " Resta mulai terlihat cemas.


" tenang kaka sakit nya gak parah ko "


" gak parah gimana, masa nunggu parah sih "


" iya sakit kaka gak parah "


" terus sakit apa "


" sakit karena menahan "Rindu" sang penelpon menekankan kata Rindu.


" ih ka Fian bikin Resta cemas aja " ucap Resta kesal, ya yang menelfon ternyata Fian.


" hehehe ma'af " Fian hanya cengengesan karena berhasil membuat Resta panik.


" gimana ujian nya lancar " tanya Fian.


" alhamdulillah ka, besok hari terakhir setelah itu akan ada lattihan dan praktek juga "


" hmm semoga lancar, calon nona muda Kamal harus kuat dan harus mendapatkan nilai terbaik " ucap Fian kembali menggoda Resta.


" aamiin insyaAllah do'a kan Resta ya ka "

__ADS_1


" pasti sayang " ucap Fian kembali.


Blush


terlihat muka Resta sudah benar benar merah kembali karena Fian mengucap kan kata sayang. hening tak terdengar suara Resta.


" Resta " panggil Fian.


" eh iya ka ma'af " Resta kaget karena tadi sempat melamun.


" jangan ngelamun nanti kesambet loh "


" hah kesambet, kesambet apa " tanya Resta polos.


" kesambet rindu dan Cinta kaka " ucao Fian menggoda Resta kembali.


" udah ih kaka nyebelin tau gak ya udah Resta tutup ja telfon nya " ucap Resta kesal. padahal jantung Resta dag dig dug tak karuan.


" hehehe ma'af " belum selesai Fian berbicara ada yang mengetuk pintu.


tok


tok


tok


" iya masuk " Resta masih mendengar kan nya.


" ada apa " tanya Fian.


" begini pak hari ini bapak ada pertemuan dengan perusahaan dari Yudishtira group " ucap seorang wanita.


" hmm baiklah, apa kamu sudah mengatur nya " tanya Fian memastikan.


" sudah pak nanti kita tinggal berangkat saja, sekalian pak Akmal juga " ucap wanita tersebut.


" baiklah, kita tinggal menuju kesana " ucap Fian datar.


" kalau begitu saya undur diri pak " ucap si wanita kembali.


" hmm terimakasih " ucap Fian si wanita tersenyum. dan berbalik ke pintu dan keluar.


" Resta " panggil Fian.


" ah iya ada apa ka? " Resta balik nanya.


" ma'af tadi kaka... " ucapan Fian terhenti.


" iya ka Resta ngerti, tadi siapa " tanya Resta.


" oh dia sekretaris kaka namanya Ririn, nanti kalau Resta kesini, Resta bisa berkenalan dengan nya " ucap Fian.


" gak ah ka Resta malu " ucap Resta.


" calon istri Fian Mustafa Kamal krnaoa harus malu hmm " ucap Fian tegas.


" ih gak usah di bahas "


" hahahaha " Fian malah tertawa mungiin puas karena selalu menggoda Resta.


" ih kaka malah tertawa lagi, emang ada yang lucu " tanya Resta kesal.


" gak. cuma kaka suka aja godain Resta, mungkin kalau ada disini udah kaka karungin terus bawa pulang " goda Fian.


" emang Resta kucing di karungin " ketus Resta.


" bukan kucing tapi kelinci kesayangan kaka " lagi dan lagi Fian menggoda Resta, padahal tadi pas berbicara dengan Ririn sekretaris nya begitu dingin dan datar, tapi saat bersama Resta. hadeh Fian jadi hangat.


lagi dan lagi Resta di buat tersipu malu karena Fian selalu membuat nya tersipu.


" ya udah, kaka mau berangkat dulu ke pertemuan, Resta jangan lupa makan ya, *jaga kesehatan dan semoga sukses, kaja menunggu Resta hadir disini "


" kaka sudah sangat Rindu pada Resta, padahal baru juga 1 minggu gak ketemu, tapi kaka udah sangat Rindu* " Lirih Fian terdengar di telinga Resta.


" Resta juga Rindu kaka, insyaAllah kalau disini selesai Resta akan berkunjung ke sana Resta juga udah kangen sama mamah Rasty juga papah Erwin " ucap Resta. kalau Resta tau Fian sedang tersenyum senyum karena tak sabar.


" baiklah kaka tunggu. kaka tutup dulu ya ingat pesan kaka, jaga kesehatan jangan keujanan lagi, kaka khawatir kalau Resta sakit, gimana panik nya dulu saat Resta sakit "


" hehehe ma'af " ucap Resta.


" ya udah jangan lupa makan assalamualaikum "


" kaka juga jangan lupa makan wa'alaikumsalam " sebelum terlfone nya berakhir Resta juga memberikan perhatian nya pada Fian.


saat suara Resta tak terdengar lagi Fian masih memandangi Handpone nya sambil tersenyum. saat Fian lagi asik dengan dunia nya tiba-tiba ada yang menerobos masuk.


brukkk...


******


hmm maaf othor baru bisa up lagi, akhir akhir ini othor sibuk 🙏🙏😊😊

__ADS_1


selamat beraktivitas buat semuanya terimakasih yang udah mampir ke sini..


__ADS_2