Life Is Love

Life Is Love
Kebahagiaan


__ADS_3

*********


kini Fian memandangi Resta.


" ehem " penghulu berdehem Fian dan Resta tersipu.


" jangan diluatin terus, gak bakalan kabur ko mendingan di cium tuh " semua tertawa.


" pasangkan cincinnya sayang " ucap Rasty. kini Fian memasangkan cincinnya di jari manis Resta, Resta tersenyum simpul.


kini giliran Resta meskipun deg degan gemeteran tapi akhirnya bisa juga, tepuk tangan terdengar.


" kini ciumlah kening istrimu nak " timpal penghulunya, Fian menatap Resta dan Resta mengangguk.


perlahan Fian mendekatkan bibirnya ke kening Resta dan.


cup


satu kecupan mendarat di kening Resta, ada rasa desiran mengalir di darah Resta. Fian terharu kini harapan nya jadi kenyataan. mereka meresapi ciuman kening itu dan setelah Fian melepaskan nya tepuk tangan terdengar kembali.


Fian dan Resta melakukan sesi photo, setelah selesai mereka baru memeluk dan mencium kedua orang tuanya. banyak wejangan wejangan yang irang tya keduanya berikan sampai ada yang meneteskan air mata nya.


kini setelah selesai Resta mencium dan memeluk sang kakak tercinta.


" akhirnya adik kecilku sudah menikah " Alan menangis sambil memeluk erat sang adik tercinta. Resta ikut menangis dalam pelukan sang kakak.


" bahagia dek, jadilah istri yang selalu mendukung suami, sekarang adek udah memiliki tanggung jawab sendiri yang harus adek pikul "


" kakak selalu mendoakan adek, doa terbaik dari kk buat adek. kebahagiaan adek adalah kebahagiaan kakak juga hm! " Resta mengangguk saat Alan memberikan masukan untuk nya.


" kakak juga, semoga kakak selalu menjadi kakak terbaik buat adek " Alan tersenyum dan menghapus air matanya, Alan mencium kening sang adik.


" jadilah keluarga Sakinah mawadah warohmah "


" aamiin " ucap Resta kini giliran Fian yang memeluk Alan " jaga adik ku Fian, jangan sampai dia menetaskan air mata kesedihan, cukup dia menderita dengan semua sakit nya yang lalu "


" insyaAllah kak! Fian akan selalu ingat amanat kakak, dan terimakasih karena pengorbanan kakak " Alan tersenyum kini Resta memeluk Mila, sama hal nya Mila Apni dan Genta memberikan amanat baik untuk mereka lalui bersama.


Resta dan Fian menuju Neta dan Akmal, Neta sudah menangis sedari tadi.


" selamat gan, akhirnya jadi suami " ucap Akmal, Fiab tersenyum.


" Neng " ucap Resta Neta tadinya menunduk untuk menahan tangis nya akhirnya menatap Resta dan.


grep


Neta memeluk Resta begitu erat " selamat Neng semoga Sakinah mawadah warohmah ya " ucap Neta Resta mengangguk kini Resta mengurai lelukan nya.


Resta menatap Neta yang kini sembab " terimakasih selalu menjadi sahabat ku, selalu menjagaku " banyak yang ikut menangis saat melihat mereka.


" selalu, aku akan menjadi sahabat mu, jika suatu hari kamu membutuhkan aku tolong jangan sembunyikan apapun dariku lagi " ucap Neta. Resta mengangguk kini mereka berpelukan kembali.


" best friends " ucap Resta dan Neta sambil tertawa.


" senang nya bisa memiliki sahabat seperti mereka "


" iya mereka selalu ada di saat suka dan duka "


" yaa Allah aku jadi nangis, persahabatan mereka sungguh indah "

__ADS_1


banyak yang kagum dengan persahabatan Resta dan Neta. karena mereka lah saksi dari persahabatan mereka, meskipun sekolah Resta dan Neta berbeda tapi itu tak menghalangi persahabatan mereka.


*********


malam nya pesta semakin meriah banyak yang berdatangan, dosen dan teman teman Resta mengucapkan selamat, ada juga para guru guru Resta saat sekolah, teman teman SMA Resta juga banyak yang hadir.


telihat Reyhan dan Faiz, kini mereka ada di hadapan Resta. di kampus gosip nya Resta dengan Faiz.


" Resta selamat ya " ucap Faiz yang kini dihadapan Resta, Resta malah cemberut.


" eh kenapa! " tanya Faiz heran.


" kamu tuh ya kenapa gak datang dari tadi " kesal Resta, Faiz garuk garuk tengkuk nya.


" ya ma'af abisnya makul banyak banget atuh Neng masa sepintar, setampan, serajin Faiz bolos " Fian dan Reyhan hanya geleng geleng.


" idih yang bangga banget noh " celetuk Resta, Faiz tersenyum.


" makasih udah datang, maaf ya " ucap Resta sedih " tapi kalian gak akan ninggali Resta kan " baru kali ini Resta tak mengatakan aku, Faiz dan Reyhan tersenyum.


" insyaAllah pasti, aku akan tetap menjaga kalian, dan tetap jadi teman kalian boleh kan pak Fian " izin Faiz Fian tersenyum dan mengangguk.


" alhamdulillah " ucap Reyhan dan Faiz.


" tolong jaga Resta di saat aku tak bisa selalu berada di sisanya " ucap Fian.


" anda tenang saja pak kami akan menjaganya " ucap Reyhan. kini giliran yang tamu yang lain mengucapkan selamat pada kedua mempelai.


kini giliran keluarga Harris datang " ayah, bunda " ucap Resta senang.


" sayang selamat ya " ucap Mirna memekuk Resta.


" semoga kebahagiaan selalu menyertai kalian " ucap Helmi " terimakasih ayah " ucap Fian dan Resta.


kini giliran Fathan " ka Al " ucap Resta.


" akhirnya adik kakak jadi istri selamat ya " Resta menatap Fian, Fian tau apa yang inhin Resta lakukan Fian mengangguk dan tiba-tiba Resta memeluk Al.


Fathan, Helmi dan Mirna kaget " terimakasih ka Al, selalu berjuang dan kenal lelah demi Resta " ucap Resta yang kini menangis.


" mungkin jika tanpa ka Al. Resta tidak akan berada disini, kakak berusaha melakukan yang terbaik untuk Resta. disaat Resta menyerah dengan keadaan ka Al selalu ada untuk Resta " Fian menangis mendengar kekuhan Resta. Resta benar Fathan lah yang ada bersamanya.


" Resta itu semua aras izin Allah, Allah mengirim kan kakak untuk menjaga dan merawat Resta " ucap Fathan lembut.


Rangga dan Helen ikut meneteskan air matanya.


" maafin Resta jika Resta tak bisa membalas semua kebaiksn kakak dan juga.... " ucapan Resta terhenti sejenak.


" dan juga cinta " Fathan terkesiap saat mendengar ucapan Resta.


" Resta tau semuanya, maafkan Resta ka tapi Resta akan selalu berdoa untuk ka Al. semoga akan ada seseorang yang mencintai ka Al dengan tulus "


" aamiin, tetaplah jadi diri Resta ya jangan pernah berubah " ucap Fathan Resta mengangguk.


" jangan nangis lagi, nanti jelek loh " Resta tergelak. awalnya semua orang menatap aneh pada Fathan dan Resta tapi saat mendengar semua ucapan Resta mereka tau jika dokter Fathan dokter yang terbaik.


kini semua orang sedang bercanda dan tertawa Yoga dan Ega datang berdampingan semua menatap mereka.


Yoga terlihat gugup, Ega menyadarinya " jangan gugup Yoga, biasakan ini belum seberapa " ucap Ega, Yoga tersenyum.

__ADS_1


ternyata mereka sudah menjalin Cinta Fian dan Resta tersenyum saat menatap Yoga dan Ega berdampingan.


" wuih gan gercep juga loe ya selamat bro " ucap Akmal, Yoga tersenyum.


" selamat ya Ega, kamu memilih lelaki yang tepat " Ega tersenyum malu.


" eh ka Ega ka Yoga " ucap Neta dan kini Neta memeluk Ega. disana juga hadir keluarga Yudishtira Yusuf bahagia melihat sang anak kini banyak tersenyum dan tertawa. tapi tidak dengan Farah.


" akhirnya ada juga yang bisa menaklukan hatinya si es " ucap Rama Riska menatap Rama bingung.


" maksud aku tuh Ega yang " Riska mengangguk.


" semoga Yoga menjadi yang terbaik untuk Ega, terlihat Ega begitu percaya diri saat berada di samping Yoga "


" huum kamu benar yang, Ega yang sekarang lebih fresh dan terlihat berbeda dengan Ega yang kemarin " timpal Rama.


Ega dan Yoga menghampiri Yusuf dan Farah " pah, mah " Ega mencium kefua tangan mereka gantian dengan Yoga taoi Farah menunjukan wajah tak sukanya.


" apa lelaki seperti ini yang kamu pilih Ega " tanya Farah sinis sambil menatap Yoga.


" mah jangan mulai " cegah Yusuf.


" mah tolong jangan lagi sudah cukup " ucap Ega ingin sekali Ega berteriak tapi Yoga menahan emosinya.


" apa pekerjaan nya " tanya Farah lagi.


" manager di caffe Fian " jawab Ega bukan Yoga yang menjawab.


" cih hanya manager " Farah berdecih.


" mah jangan egois lagi, kamu lihat anak kita, dia sudah banyak berubah " ucap Yusuf Farah mengakui hal itu Ega yang sekarang terlihat lebih santai, lembut dan tak angkuh lagi.


Akmal geram mendengar Farah merendahkan Yoga, Akmal akan menghampiri mereka tapi Neta mencegahnya. " biarkan mereka menyelesaikan nya kak " Akmal akhirnya mundur kembali.


" tapi lihat dia tak sepadan dengan kita pah jauh sekali "


" jangan lihat semuanya dari materi mah, intinya lihat kebahagiaan anak kita " Yusuf menatap Ega yang kini hanya menunduk. Yusuf merasa sedih.


" Ega mohon mah, tolong kali ini jangan ikut campur lagi, cukup mamah mengendalikan hidup Ega, apa mamah lihat Ega bahagia, tidak kan karena mamah egois " Farah menggeram bahkan mengepalkan tangan nya.


" kendalikan dirimu mah ingat kita sedang berada di mana " ucap Yusuf, Farah menatap sengit Yoga. Yoga tetap bergeming ingin sekali Yoga juga marah karena melihat Ega menangis.


" Ega husst jangan nangis lagi ya, ku mohon tegar dan ikhlas jika mamsh kamu tak merestui kita tidak apa-apa " Ega menggeleng.


" aku ikhlas ko, asalkan kamu bahagia jadi ingat jangan pernah berubah lagi, hormati mereka sebagai orang tuamu, karena surganya kamu ada di bawah kaki ibumu " pesan Yoga begitu menyentuh Ega yang tadinya menangis kini tersenyum.


Farah yang tadinya emosi tiba-tiba reda dan kini dia tersenyum, Yusuf merasa aneh saat melihat Farah ada ketakutan dalam benak Yusuf.


" selamat kalian melewati rintangan nya dengan baik " Ega dan Yoga kaget apa lagi Yusuf, bahkan orang-orang yang hadir disana juga kaget.


" maaf in mamah sayang tadi mamah tu hanya mau mencoba sampai mana perjuangan lelaki ini untuk mempertahankan mu " Ega menatap Farah, Farah tersenyum.


" mamah merestui kalian " Ega langsung berhambur memeluk Farah akhirnya mereka merasa lega setelah melihat drama tadi.


" yaa Allah mah, hampir aja tadi papah tuh jantungan " celetuk Yusuf.


" ih jangan pah, kalau papah jantungan terus mati mamah sama siapa dong " mereka tergelak mendengar celetukan Farah.


Ega bahagia kini mamah nya juga benar benar berubah, Yoga mengusap punggung Ega sambil tersenyum.

__ADS_1


Fian dan Resta ikut bahagia melihat Yoga kini menemukan cintanya, Fian yang tau jika Yoga sekarang menemukan tambatan hatinya bersukur juga.


__ADS_2