Life Is Love

Life Is Love
Pertunangan Alan dan Kepergian Mila


__ADS_3

*******


kini acara pertunangan akan di laksanakan, Mila sudah mengundurkan dirinya dan bersiap akan pergi meninggalkan kota J.


" apa kau yakin " tanya Genta.


" kenapa? apa kau meragukan seorang Mila " ucap Mila tersenyum tapi senyuman palsu.


" jangan tersenyum seperti itu kau terlihat jelek "


plak


" kau ini menyebalkan " Mila memukul bahu Genta.


" huh aku akan merindukan cubitan mu dan pukulan mu " ucap Genta, Mila memicingkan matanya menatap Genta.


" astagah aku memancing nya lagi " gumam Genta yang terdengar Mila


" baiklah kalau kau merindukan pukulan ku dan cubitan ku hari ini aku tidak akan melepaskan mu " kini Mila mulai beraksi saat Mila memukul Genta, Genta tak bergeming malah kembali menatap Mila sendu.


" aku tau kau ingin menangis, menangislah untuk hari ini tapi selanjutnya jangan menangis lagi " Mila pada akhirnya menangis dengan kuat Genta membiarkan Mila memukulinya, Genta juga ikut menangis.


" hiks.. hiks.. tatap aku tidak bisa menyembunyikan, sakit Genta sakit" Mila terduduk di lantai dan Genta juga ikut duduk.


" tumpahkan lah seluruh air matamu, jangan di tahan aku yakin setelah ini kau akan mendapatkan kebahagiaan "


" hiks.. hiks " Mila terus saja menangis Genta memeluk nya.


********


diacara pertunangan Alan sudah terlihat tampan dan Reenata juga terlihat cantik.


hanya Resta dan Neta yang menghadiri acara tersebut sedangkan Helen dan Rangga tak ingin hadir.


Fian dan juga Akmal baru datang dan di sambut oleh Resta dan Neta.


" hei jangan sedih " ucap Fian


" apa kau juga menangis " tanya Akmal Neta mengagguk.


" Neta gak nyangka ka Alan malahan bertunangan dengan orang lain " ucap Mila.


" mamih sama papih gak mau dateng, jadi cuma Resta aja yang dateng " timpal Resta Fian mengerti akan hal itu.


di apartemen kini Mila sudah siap dan Genta akan mengantarkan Mila ke stasiun setelah itu baru menuju bandara.


" aku hanya bisa mengantarmu ke stasiun, karena ada yang harus aku lakukan " ucap Genta saat ada di mobil.


" tidak apa-apa terimakasih " ucap Mila.


" apa kau tidak ingin datang ke acaranya Alan, setidak nya mengucapkan selamat tinggal meskipun tidak mengucapkan selamat " goda Genta.


" aku tidak minat melakukan nya, aku tidak mau bertemu dengan nya, karena aku takut aku tidak sanggup pergi "


" baiklah jika itu keputusan mu aku akan dukung "


" Genta... " panggil Mila Genta beralih menatap Mila.


" iya " jawab Genta kembali fokus kejalanan


" terimakasih "


" untuk " jawab Genta kembali.


" untuk semuanya, sudah mau menjadi temanku dan sudah menghiburku, aku harap suatu saat kita akan betemu lagi " kini hening mereka masih terlihat sedih.


" aku juga terimakasih padamu untuk semua dukungan mu, jika suatu saat kita bertemu aku ingin melihatmu bahagia "


" sama hal nya dengan ku, aku ingin saat kita bertemu kaupun bahagia " mereka tersenyum.


" sampai " ucap Genta kini mereka sudah sampai di atasiun.

__ADS_1


" jaga dirimu baik-baik " Genta selalu mewanti wanti sahabat nya itu.


" hmm insyaAllah aku akan baik-baik saja, dan kau juga " Genta mengangguk.


" aku pergi " pamit Mila Genta merasa sedih. " assalamualaikum " akhinya Mila sudah pergi. meninggalkan Genta yang diam mematung.


" wa'alaikumsalam " jaeab Genta lirih ' aku harus melakukan sesuatu, astagah semoga tidak terlambat " kini Genta memacu mobil nya dengan cepat.


di acara pertunangan semua sudah hadir.


" hei wah calon pengantin ini " ucap Alan pada Apni.


" ish apaan sih, ternyata pestanya meriah juga ya " ledek Apni.


" hmm Reena yang menginginkan nya " ucap Alan sedangkan Apni hanya beroh ria saja.


" Mila tidak datang " tanya Apni.


" ntahlah, aku berharap dia datang bersama mantan mu "


" hmm, aku merasa bersalah apakah yang aku lakukan ini benar " ucap Apni ntah kenapa ada penyesalan.


" hei jangan sedih gitu, ini karena mereka yang melakukan nya lebih dulu " Alan masih kesal jika ingat itu.


" baiklah acara akan segera dimulai " suara MC mengalihkan Alan dan Apni. kini mereka kembali fokus pada si MC tersebut.


" kita sambut calon mempelai wanita nya Nona Reenata " turunlah Reenata dengan begitu anggun di sambut sang kk Reno.


" kita berhasil ka " ucap Reena senang.


" ya kau benar, setelah ini kk juga akan mendapatkan Mila " ucap Reno sayang sekali Reno tak mengetahui Mila sudah mengundurkan diri dan akan pergi.


kini Reena sudah sampai di atas panggung kini Alan juga naik keatas panggung tepukan meriah terdengar.


" apa ka Mila dan ka Genta tidak datang " ucap Resta.


" aku harap mereka tidak datang " ucap Neta sedih.


" aku hanya berharap dimana pun mereka berada mereka selalu bahagia " ucap Fian yang menatap kearah panggung.


kini sesi acara akan segera di mulai cincin pun telah datang, Reena mengambil cincin nya dan memasukan ke jari manis Alan, tepuk tangan terdengar.


kini giliran Alan saat ini Alan ragu ragu untuk memasukan cincin kejari nya Reenata, Alan ingat semua tentang Mila saat senyuman Mila tawa Mila tapi saat Alan ingat bahwa Genta dan Mila menghianati nya ada rasa benci dan kecewa.


Alan kembali tersadar saat sang mc menegurnya kembali Alan menatap Reena tapi disana bukan Reena yang hadir tapi Mila, Alan kaget tidak percaya.


" Mila " lirih Alan saat memanggil nama Mila.



Mila menoleh serasa ada yang memanggil namanya kini Mila kembali menatap sendu.


" dia tidak akan datang Mila " gumam Mila.


kembali ke acara


dan akhirnya cincin terpasang semua tepuk tangan terdengar menggema, Apni dan Raditya bertepuk tangan.


saat semua sedang bahagia tiba-tiba lampy mati terdengar suara panik, dan setelah itu ada sebuah kamera dan layar lebar menyorot kini mereka Fokus kearah sana.


disana menampil kan sosok Alan dan Reenata, sesi demi sesi terlihat dan tiba-tiba mati kembali.


saat itu muncul sebuah video dimana ada Reno, Reenata dan Edward Reena terbelalak kaget bahkan Reno juga sama.


disitu ada rencana mereka yang terlihat jelas rencana memisahkan Alan dan Mila kini suasana jadi tegang, Alan menatap Reena dengan penuh kemarahan.


dan setelah video mati menyala photo photo Alan dan Genta saat mereka bersama dan setelah itu Alan dan Mila, Apni dan Genta photo kebersamaan mereka.


setelah itu muncul photo photo Mila dan Genta saat mereka tetawa saat di lokasi syuting saat Mila kelelahan dan saat Mila menangis. dan ada video saat di apartemen Mila saat Mila menangis memukuli Genta, ternyata Genta sudah merekam semuanya tanpa sepengetahuan Mila.


kini muncul photo Mila saat di stasiun

__ADS_1



sedang duduk di koper nya menunggu kereta api, Alan kaget banyak pertanyaan dari yang hadir disana, muncul Video Mila.


" Alan ma'af aku tidak bisa datang, tapi saat kamu menemukan video ini saat itu aku sudah pergi jauh darimu, aku berharap kamu selalu bahagia, aku akan selalu mencintaimu Alan Pria Dinata " Alan menangis. Resta juga Neta menangis termasuk Apni.


disana ada video life Genta sedang mengadakan konferensi pers.


" Tuan Genta kenapa anda mengadakan konferensi pers ini " tanya wartawan.


" aku hanya ingin mengklarifikasi sesuatu, aku akan berhenti dari dunia hiburan " seketika kaget.


" bukankah ini menjadi kesuksesan anda "


" bukan ini yang aku inginkan, karena masalah ini aku kehilangan orang-orang yang paling aku sayangi, sahabat, teman, keluarga dan Cinta "


Apni sudah menangis disana Raditya menenangkan Apni.


kembali ke Genta.


" lalu apa rencana anda setelah meninggalkan dunia hiburan "


" aku akan pergi keluar negri disana aku sudah mendapatkan tawaran pekerjaan "


deg


Apni dan Alan diam terpaku saat mendengar kalimat demi kalimat yang Genta ucapkan.


" aku kehilangan sosok teman yang selana ini mendukung ku, menjagaku kalian pasti tau siapa "


" Nona Mila " celetuk wartawan.


" iya Mila Muspida " timpal Genta.


" bukankah dia kekasih anda "


" hehehe " Genta tertawa tapi sambil menangis semua yang menatap menjadi sedih.


" Kalian salah, Mila adalah teman terbaik ku, aku dan Mila mengakui kami sepasang kekasih karena rencana menjijikan seseorang, sehingga kami terjebak "


" karena gosip murahan ini aku dan Mila kehilangan seseorang yang paling berharga dalam hidup kami "semua disana menjadi merasa bersalah dan sedih terutama fans Mila dan Genta.


" untuk saat ini temanku sudah mempersiapkan dirinya pergi jauh, meninggalkan lukanya dan kenangan nya "


deg


kembali Apni dan Mila tertegun " Mila " ucap Apni lirih penyelasan kini menghantui Alan dan Apni , bahkan Apni membenci Mila.


kembali pada Genta.


" setelah ini kini giliranku, aku juga akan pergi meninggalkan semua kenangan yang ada disini, sahabat, keluarga dan Cinta " Genta akhir nya menangis.


" terimakasih untuk orang-orang yang aku sayangi selalu mendukung ku, dan jufa fans yang selalu ada untuk ku, maaf jika aku mempunyai salah terhadap kalian hiks.. hiks " tanpa malu Genta menumpahkan air matanya di sana.


" dan aku ingin ucapkan semoga kalian berbahagia untuk sahabatku dan cintaku dan selamat tinggal, semoga suatu saat jika kita bertemu lagi kita sudah saling berbahagia " kini Genta bangkit dan seskali Genta menghapus air matanya.



saat itu semua ikut meneteskan air mata nya.


" Genta Buana kami akan selalu mendukung mu " ucap salah satu fans yang menggema memecah keheningan.


" iya kami akan selalu disini bersamamu "


" pergilah jika itu membuatmu bahagia "


" kami mencintai mu, kami akan mendoakan kebahagiaanmu dengan Mila juga "


" dimanapun Mila berada kami tetap Setia mendukung mu " tiba-tiba terdengar tepuk tangan dari semua orang yang hadir di sana Genta tersenyum dan mengucapkan terimakasih.


" tugasku sudah selesai, Mila apa kau melihatnya " batin Genta Genta berharap Mila madih belum pergi.

__ADS_1


__ADS_2