Life Is Love

Life Is Love
Rencana


__ADS_3

******


Ririn dan Akmal asih menunggu kedatangan Fian di depan ruangan yang masih tertutup, dan tak lama munvulan orang yang ditunggu,


" apa semua sudah diruang meeting " tanya Fian kepada Ririn


" semua sudah berkumpul pak, tinggal menunggu kedatangan kita " ucap Akmal


" baiklah ayo " ajak Fian pada Ririn dan Akmal, dan mereka pun mengikuti Fian dari belakang,


saat di ruangan meeting orang-orang sedang bercengkrama tiba-tiba terdengar suara pintu masuk


ceklek


pintu terbuka munculah, Fian, Akmal dan Rinrin,,


" selamat pagi semua, maaf kami telat " ucap Fian sambil membungkuk memberi hormat


semua berdiri saat menyambut Fian, merwka sangat menghormati Gian vaik kalangan muda dan tua, karena mereka tahu sepak terjang sang CEO muda tersebut,


" tidak apa-apa pak, kami senang anda bisa hadir " salah 1 pemilik perusahaan, Fian pun menuju kursinya dan duduk


" silahkan duduk ibu-ibu dan bapak-bapak yang terhormat " pinta sang adisten Akmal, mereka pun akhirnya duduk


meeting di mulai, banyak yang di bahas di ruang meeting, ada yang setuju ada yang tidak dengan gagasan yang di berikan, dan akhir nya setelah 4 jam meeting karena dengan keterampilan Fian mereka pun setuju usulan yang Fian berikan.


banyak yang memuji kinerja Fian, maka dari itu semua orang hormat terhadap Fian, setelah selesai mereka keluar untuk makan siang, satu per satu mereka pamit dan berjabat tangan karena keberhasilan mereka gabung dengan perusahaan MK corp.


" jam berapa sekarang " tanya Fian ke Akmal


" jam 12:00 siang pak " jawab Akmal saat melihat jam tangannya


" baiklah waktunya istirahat, Akmal Ririn ayo kita makan di restaurant " ajak Fian kepada Akmal dan Ririn


" baik pak " ucap mereka berdua denban kompak, mereka pun menuju restaurant dan makan siang disana kebetulan restauran tersebut dekat dengan kantor MK corp.


setelah istirahat selesai kembali mereka beraktifitas dengan kesibukan masing-masing,,


pkl 15:00 waktunya mereka pulang dari pejerjaan mereka untuk berhenti sejenak, sedangkan Akmal dan Fian masih dengan aktivitas nya mengerjakan pejerjaan nya, dan Ririn sang sekretaris masih sibuk dengan laptopnya.


*****


di rumah Kamal, mamah Rasty baru pulang sehabis menghabiskan waktunya dengan teman arisan nya, saat mamah Rasty membuka pintu mobil tiba-tiba


tit, tit


datang lah sang suami dengan senyuman yang tampik di wajah tampan nya, dan disambut oleh mamah Rasty dengan senyuman juga, Erwin menuju Rasty yang sedang tersenyum menyambut sang suami tercinta.

__ADS_1


" assalamualaikum mah " ucap Erwin yang menyodorkan tangan nya, dan Rasty menyambutnya dengan mencium nya


" wa'alaikumsalam pah, pasti lelah maaf mamah tidak berkunjung ke kantor papah " ucap Rasty yang merasa bersalah


Erwin tersenyum saat melihat raut wajah Rasty yang sedih


" ck mamah, jangan sedih gitu ih papahkan jadi merasa bersalah, oya mamah baru pulang " tanya balik Erwin


" iya pah, ayo kita masuk pah " ucap Rasty mengajak sang suami, tak lupa Rasty bergelayut di tangan Erwin, asisten Jo dan Bibi mei menyambut mereka dan para maid pun menyambut kedatangan mereka.


******


malampun tiba mamah Rasty dan papah Erwin menunggu sang anak yang belum datang , dan mereka sedang mengobrol serius,


" mah tadi siang papah ketemu sama sahabat kita " ucap Erwin


" sahabat? siapa pah? " tanya Rasty yang menatap Erwin


" itu Rangga Dinata, apa mamah ingat " ucap Erwin kepada Rasty


" Rangga? Rangga suami Helen pah? " tanya Rasty memastikan kembali


" iya lama tidak bertemu dengan mereka, Rangga dan Helen tinggal di London " ucap Erwin


" astagah, mereka tidak mengabari kita, terus itu anak-anak mereka sekarang tinggal dimana " tanya Rasty memastikan


" kata Rangga sih di sini Indonesia, mereka juga sudah tumbuh besar " ucap Erwin kembali


" astagah? mamah udah mikir kesitu " kaget Erwin saat mendengar pernyataan Helen


" soalnya mamah ingin besanan sama Rangga dan Helen pah, terus kabar Alan dan anak perempuan Helen ah siapa ya namanya mamah lupa pah " ucap Rasty yang mengingat ngingat nama anak sahabat nya


" tadi Rangga kasih tau papah kalau tidak salah mama anak gadis nya hmm " Erwin diam sejenak untuk mengingat nama sang gadis tersebut " ah iya " ucap Rrwin yang mengagetkan Rasty


Rasty berjingkat kaget hampir saja terjatuh dari kursinya


" ish papah, aneh mamah jadi kaget kan " kesal Rasty dan memukul bahu Erwin


" maaf mah maaf? " ucap Erwin yang tersenyum kikuk,


" lanjut? siapa nama anak gadis Rangga mamah juga lupa " tanya Rasty kembali


" itu namanya Resta iya Resta Risella Dinata " ucap erwin dengan tegas


" Resta nama yang cantik, pah mamah punya ide " ucap Rasty yang mengusulkan ide


" ide apa tuh mah " Erwin yang penasaran

__ADS_1


" gimana kalau kita lanjutkan perjodohan antata Fian dan Resta " ucap Rasty pada sang suami


" betul juga tuh mah, sekarang Resta umur berapa tahun, jangan asal jodoh jodohin aja siapa tau tuh anak gadis orang masih bocah " ucap Erwin


" tunggu pah mamah ingat ingat dulu " Rasty yang masih mengingat


" sekarang umur Fian 19 tahun berarti Resta anak nya Helen sudah 17 tahun dong pah " tanya Rasty yang memastikan


" iya berarti udah bisa dung ya mah, ah gak sabar papah punya mantu " ucsp Erwin yang bahagia


" ck memang papah saja, mamah juga iya " lanjut Rasty


" ya udah nanti kita atur aja deh pertemuan dengan Rangga dan Helen, kebetulan papah juga punya nomer Hp Rangga " ucap Erwin


" bagus pah lebih cepat lebih baik, mamah takut anak gadis Helen keburu diambil orang " antusias Rasty


" tapi kita jangan berutahu Fian dulu, sebelum ketemu dengan Rangga dan Helen " ucap Erwin yang memastikan


" tenang pah serahkan itu sama mamah " ucap Rasty sambil mengedip kan matanya ke Erwin


" ck tuh anak ko belum pulang ya udah malam juga " baru mamah Rasty bicara terdengar suara mobil memasuki halaman Rumah


" nah itu dia datang mah, panjang umur tuh anak " ucap Erwin


yang ditunggu akhirnya muncul


" assalamualaikum mah, pah maaf Fian telat, tadi kerjaan masih banyak " seraya mencium tangan papah Erwin dan mencium tangan mamah Rasty tak lupa juga mencium kedua pipi Rasty


" ck... mamah lagi papah gak ini " ucap Erwin yang kesal


" gak ah papah kan laki " ucap Fian


" pah, mah Fian mandi dulu sebentar nanti kita makan bareng " ucap Fian yang langsung lari menaki anak tangga


" anak itu kebiasaan kita udah lama nunggu, sampe tuh nasi basi sampe papah jamuran eh seenak nya aja nyuruh nunggu lagi " kesal Erwin yang melipat tangan nya didada


" ih papah ngmbek mulu kaya anak kecil deh " goda Rasty tak lama terdengar suara kaki menurini anak tangga sedikit berlari


" jangan lari Fian, nanti jatuh " ucap mamah Rasty


" hehehe maaf mah, Fian udah lapar ini " ucap nya yang menggaruk kepala


" jangan kan kamu papah juga udah lapar dari tadi nungguin kamu " kesal papah Erwin yang melihat kearah Fian


" udah udah, ayo makan tadi katanya lapar eh malah ribut mulu papah dan anak sama saja " ucap Rasty yang selalu geleng geleng kepala jika anak dan papah nya selalu berengkar padahal cuma hal kecil


sedangkan asisten Jo dan Bibi mei cuma tersenyum melihat Nonya dan Tuan mereka dan pastinya dengan Tuan muda nya juga.. dirumah itu selalu tampak keharmonisan ya terkadang dengan tingkah si Tuan nya dan yang selalu jadi wasit pasti mamah Rasty..

__ADS_1


****


salam Cinta dan sayang ❤️❤️😊😊


__ADS_2