Life Is Love

Life Is Love
Putusnya Pertunangan Fian Dan Resta


__ADS_3

*******


terdengar tepuk tangan dari seseorang saat mereka fokus menatap orang yang bertepuk tangan ternyata itu adalah Fian.


terlihat Fian menyeringai dan menatap penuh kecewa pada Resta, tangan Fian yang berdarah tak Fian hiraukan.


" Fian " ucap lirih Rasty, pasti Rasty tau sakit nya hati Fian anak nya seperti apa, Rasty tak pernah menyangka jika Resta bisa melakukan hal ini.


" hebat, hebat kalian saling menguatkan satu sama lain " tatapan Fian tajam dan dingin, untuk pertama kalinya tatapan itu di layangkan pada Resta, Resta hanya menatap sedih.


" Fian, tangan mu terluka sebaiknya obati dulu lukamu " ucap Ega, Fian beralih menatap Ega dan tatapan yang tajam tadi begitu melembut pada Ega, Ega begitu bahagia.


Resta merasakan rasa sakit di dadanya, kenapa Fian nya sekarang membencinya, tidak, tidak ini yang Resta ingin kan, tekad Resta sudah bulat ingin melanjutkan drama ini.


" tidak Ega aku ingin menyelesaikan masalah ini disini dan sekarang juga " ucap Fian penuh penekanan, kini Fian menatap Resta dan Fathan tajam.


" jadi benar dugaan ku, selama ini kalian menjalin hubungan di belakang ku " semua kaget menatap Fian.


" pantas saja Resta sering bertemu Fathan, ternyata mudah sekali kamu berpaling " bahkan perkataan Fian penuh ejekan.


" aku tidak mengenal Resta yang dulu, karena Resta sekarang sudah berubah, berbohong, licik dan penghianat " Fathan mengepal kan tangan nya bahkan Neta juga ingin sekali memukuli Fian.


" apa karena sekarang sudah kuliah dan dewasa, makanya kamu bebas melakukan apapun bahkan berani berbohong, munafik " Fathan akan maju tapi Resta menghentikan nya dan menggeleng.


" wah! wah bahkan di depan kita pun mereka begitu romantis dan untuk anda tuan Fathan jadi ini tujuan mu bekerja di Rumah sakit RRD hanya untuk mendekati Resta, dan anda juga melakukan kerja sama dengan perusahaan ku tapi menusuk ku dari belakang wow ini hebat "


" dan bodoh nya aku tidak mengetahui hal itu " kini Fian yang dulu banyak diam hari ini dia bayak sekali berbicara.


" dan kalian diam diam menjalin hubungan hebat ini hebat, apa benar sekarang kau mencintai Fathan, Resta Risella Dinata " bahkan kata kata Fian penuh penekanan.


" jika itu benar apa yang mau kamu lakukan " tanya Resta menantang.


" Resta " bentak Rangga, semua orang terperanjat kaget saat Rangga meninggikan suaranya.


" suda cukup, papih tidak ingin mendengar apapun lagi " ucap Rangga.


" tunggu pih, papih harus tau semua kebenaran nya " timpal Fian.


" selama ini Resta bahkan diam diam sering datang mengunjungi rumah sakit keluarga Harris bahkan dia sering berbohong padaku juga kalau dia ada tugas dari kampus, apa yang aku katakan itu benar Resta " Resta menatap tajam Fian.


" yah yang kau katakan benar " semua kaget saat Resta menjawab nya, bahkan mereka juga kaget Resta yang sering memanggil Fian sebutan kk tapi hanya dengan sebutan kamu atau kau, Helen dan Rasty kembali menangis.

__ADS_1


" cih... bahkan kau sendiri berbeda katakan dimana Restaku yang dulu katakan dan kembalikan padaku Restaku yang dulu " teriak Fathan frustasi. Akmal berusaha menghentikan Fian.


" cukup sudah cukup, anda Tuan Fian sudah cukup mengatakan yang tidak tidak tentang Resta " Fathan kini berbicara


" wow kalian lihatlah sang kekasih telah membela "


bugh


Fian memukul Fathan disitu teriakan terjadi dan Resta memeluk tubuh Fathan, disitu mereka kembali kaget, kenapa bukan Fian yang Resta peluk tapi malah Fathan.


" cih kalian menjijikkan bahkan di hadapan semua orang kalian tidak malu lagi menunjukan kemesraan kalian, dan sebegitu besar nya cinta kalian ini luar biasa " tunjuk Fian pada Resta dan tatapan yang menusuk jantung Resta.


" hentikan kataku, jangan lakukan hal ini lagi " tatapan Resta tajam sangat tajam. Fian menyeringai.


" apa kamu mencintai nya " Resta diam " katakan dan jawab pertanyaan ku " Resta kaget dengan bentakan Fian. Resta menatap Fian lekat.


" iya aku mencintai ka Al apa kau puas Fian Mustafa Kamal " kali ini Resta yang meninggikan suaranya untuk pertama kali Resta membentak Fian.


" cih " Fian berdecih Fian meneteskan air matanya, sebenarnya Resta tak sanggup ingin sekali memeluk tubuh Fian tapi Resta sudah terlanjur melakukan ide gila nya.


" sekarang aku sudah tau " Fian mencopot cincin tunangan nya yang ada di tangan nya dan mengambil cincin Resta yang ada di kalung Resta dengan paksa, semua orang kaget apa yang akan Fian lakukan, itu pertanyaan yang ada di benak mereka.


" Fian Mustafa Kamal " panggil Erwin yang meninggi, Fian hanya menatap Erwin sedih, Erwin tau itu, tapi ini bukanlah tindakan yang benar memutuskan pertunangan secara sepihak, Mirna dan Helmi kaget saat mengtahui kebenaran nya dan kini mereka merasa bersalah.


mereka datang kemari untuk temu kangen dengan sahabat nya yang telah lama tidak bertemu, tapi ternyata pertemuan mereka akhirnya menjadi konflik besar karena kesakahan nya.


hari raya yang awal nya membahagia kan kini penuh dengan kesedihan, hari raya yang seharusnya saling memaafkan saling menjalin silaturahmi erat tapi menjadi sebuah permusuhan.


" ini kan yang kamu mau Resta " Fian menujukan cincin nya, dan akhir nya Fian melemparkan cincin nya ke kolam. Resta dan yang lain nya kaget dan tak percaya.


" hubungan ku dengan mu sudah berakhir, aku membencimu Resta Risella Dinata " Fian langsung pergi meninggalkan kediaman Dinata dengan rasa kecewa, sedih dan lain lain, Ega langsung lari mengejar Fian, Erwin dan Rasty sedih dengan keputusan Fian.


bahkan kini ada seorang gadis yang mengejar Fian, Rasty dan Erwin tau kalau gadis tersebut memiliki ketertarikan terhadap Fian.


" sekarang kamu sudah puas Resta, ini yang kamu inginkan kan " Helen pergi disusul Rangga, Alan kecewa juga pada Resta kini semua orang meninggalkan Resta hanya Fathan dan Neta yang tetap di samping Resta.


Mirna dan Helmi sedih menatap Resta karena kesalahan nya kehangatan dan keceriaan keluarga hancur.


" apa yang bunda lakukan ayah " ucap Mirna menangis.


" tenang bund, ayah juga tidak tau ternyata ajan Rasty dan Helen sudah mereka jodohkan " ucap Helmi.

__ADS_1


Rasty masih di sana dan saat ini menatap Resta dan menghampiri Resta " mamah awalnya berharap Resta menantu jadi mamah " Resta menangis tak kuat melihat kekecewaan Rasty.


" tapi kenyataan nya, Resta sudah membuat mamah, papah kecewa terutama Fian, untuk pertama kalinya Fian jatuh Cinta pada seseorang dan untuk pertama kalinya juga Fian di kecewakan dan kenyataan ini yang membuat Fian sangat terpuruk "


" mamah melihat begitu besar harapan tinggi Fian tapi Resta menjatuhkan harapan itu sampai sejatuh jatuh nya, untuk pertama kali mamah melihat kemarahan Fian, kekecewaan Fian kebencian Fian rasa sakit hati Fian " Rasty menangis sesegukan di depan Resta.


" hiks... hiks.. maafin Resta mah " Rasty langsung pergi meninggalkan Resta, akhinya Resta terkulai lemas dan diduk di tanah sambil menangis histeris.


" Neng kamu harus kuat " Neta memeluk Resta Fathan menatap sedih Resta, tidak ada yang bisa dia lakukan untuk menyelamatkan hubungan Fian dan Resta.


" sia*,sia* dasar bodoh " maki Fathan memukul tanah dengan kuat Sam menghentikan Fathan.


" tuan anda menyakiti tangan anda sendiri " Sam berusaha menghentikan Fathan.


" aku sangat bodoh Sam, aku tidak bisa melakukan apa-apa untuk Resta aku pengecut, luka ini tidak seberapa di bandingkan luka hati Resta yang kini di tinggalkan dan di benci semua orang " Fathan menangis Sam melihat keterpurukan pada tuan nya.


Mirna dan Helmi untuk pertama kalinya melihat Fathan begitu terpuruk bahkan terlihat kesedihan apa sebegitu cintanya pada Resta sehingga dia jufa merasakan kehancuran,kesedihan yang Resta rasakan juga.


Resta berhenti menangis dan tiba-tiba berdiri dia menju kolam yang untung nya tidak dalam hanya sampai lutut saja, Resta masuk.


" Neng apa yang kamu lakukan " ucap Neta Fathan kaget.


" cincin nya, aku mau cari cincin nya, cincin nya gak boleh hilang " Neta akhir nya ikut membantu Resta untuk mencari cincin.


Lumayan lama mereka mencari Neta menemukan kalun Resta dan Resta langsung mengambilnya dan menggengam nya.


" cincinku ketemu, sekarang tinggal cincin milik ka Fian " kini Resta kembali Fokus mencari, Neta juga sama Fathan dan Sam juga ikut turun ke kolam dan membantu Resta mencarinya.


Fathan melihat wajah Resta ada keputus asaan disana saat belum menemukan cincin nya, kini Fathan kembali fokus dan Fathan menemukan cincin nya.


" aku menemukan nya " ucap Fathan, Resta menatap Fathan dan melihat tangan Fathan yang memegang cincin, Resta langsung lari menghampiri Fathan ada rasa lelah terlihat dari wajah Resta.


" akhirnya ketemu, terimaksih ka Al karena menemukan nya " Resta tersenyum tapi senyum kesedihan Fathan menhambil kepala Resta dan menaruhnya di dadanya.


" menangislah kk tau kau ingin menangis kan " ucap Fathan lembut, Neta menyeka air matanya Sam ikut menangis.


" hiks... hiks " hanya isakan terdengar dari Resta " sakit ini sangat sakit ka,hiks.. hiks.. jika bisa Resta ikhlas untuk pergi meninggalkan dunia ini hari ini juga hiks "


" Resta " bentak Neta, Neta tidak suka Resta menyerah itu sangat menyakitkan.


" aku mohon jangan katakan itu " Neta memeluk Resta dari belakang mereka kini menangis bersama. dan Fathan, Sam, Mirna dan Helmi menangis melihat mereka kini Mirna dam Helmi bertekad untuk mengembalikan hubungan ini seperti semula apapun akan mereka lakukan.

__ADS_1


__ADS_2