
*****
" ka, apa ada sesuatu dimuka Resta " tabya Resta karena Fian sedari tadi memperhatikan Resta
" iya ada " ucap Fian, Restapun panik karena malu
" ck " decak Fian " sesuatu yang ada di muka Resta bukan yang lain, tapi karena Resta imut dan juga cantik "
blush
muka Resta memerah karena malu
" ish ka selalu aja gitu " Resta yang malu malu
" hmm kenapa, kk gemes tau, pengen kk bawa pulang terus kk kurungin di kamar " goda Fian saat melihat tingkah Resta yang selalu buat Fian gemas
" dih kk mesum ih " kesal Fian
" apa kk beneran nikah aja yuk " Fian yang selalu menggoda Resta
" kk apaan si, ya udah ah Resta mau pulang " karena selalu di goda Resta mulai kesal
" ck gitu aja ngambek, pengen kk cium itu " Fian semakin gencar menggoda Resta
" tuh kan kk kumat lagi " Resta mulai cemberut
" gak usah mancing gitu, bibirnya kondisi kan, "
" kk nya nyebelin " Resta merajuk
Fian tersenyum, sedangkan Neta dan Akmal ingin rasanya mereka tertawa terbahak-bahak melihat mereka berdua
" Resta sering ke restaurant ini " Fian mengalihkan pembicaraan
" eh ko kk tau " tanya Resta penasaran " iya Resta sama Neta sering kesini kalau sekolahan gak ada kegiatan belajar " jujur Resta
" suka dengan makanan nya " Resta menautkan alisnya
" maksud kk apa ya " Resta penasaran saat Fian akan menjawab tiba-tiba waitress nya datang membawa jus
" silahkan tuan Fian maaf jika pelayanan kami kurang memuaskan " ucap si waitress cewek
Resta memicingkan mata nya, menatap Fian lekat ada rasa aneh dalam hati Resta saat si waitress mengenal Fian, justru itu membuat Fian senang karena Fian tau Resta cemburu, Fian ingin melihat sampe dimana Resta mempertahankan kecemburuan nya.
" terimakasih " Fian tersenyum pada sang waitress cewek, sang waitress di buat salting .
" i-iya tuan silahkan " sang waitress tergagap karena gugup " saya permisi tuan dan nona "
" kenapa melihat kk begitu " tanya Fian
" ko waitress tadi kenal kk, jangan bilang kk... " Resta menutup mulut nya, Fian mencondongkan badannya ke depan Resta menatap Resta dengan intens, sedangkan Resta benar-benar di buat gugup
pletak
" aaw " Resta mengaduh sakit karena kening nya di sentil Fian
" kk kebiasaan tau, sakit ini " kesal Resta sambil memanyunkan bibirnya
" hahahaha " Fian tetawa sedangkan yang lain kaget melihat Fian tertawa karena baru kali ini melihat seorang Fian tertawa.
__ADS_1
Fian menghentikan tawanya seketika dan mereka mulai tegang kembali, sedangkan Resta mulai merasa takut dengan Fian kadang dingin datar, kadang tersenyum dan sekarang tertawa.
" apa ada yang aneh " tanya Fian, Resta menggeleng pelan
baru kali ini Fian benar benar merasakan kebahagiaan saat bersama seorang wanita, ntahlah jika Fian bersama Resta dia akan berubah 180° dari Fian yang dingin dan datar menjadi Fian yang lembut kadang romantis.
saat itu Fian memanggil waitress nya, datang lah waitress cowok menghampiri Fian dan Resta
" dengar dia adalah calon istriku, jadi kalau dia datang lagi kesini dengan teman-teman nya jangan menagih pembayaran kau mengerti " tegas Fian
" iya tuan kami mengerti " ucap sang waitress lalu diapun pamit dan Fian mengangguk
sedangkan Resta di buat menganga karena ucapan Fian " tunggu, tunggu gratis maksud nya kalau aku majan disini gratis " Resta yang masih berfikir
" hei tutup mulut nya, apa mau beneran kk cium " Fian kembali menggoda Resta
" dih nyebelin, nyebelin " Resta mengumpati Fian
" kk dengar itu " ucap Fian saat Resta masih kesal tiba-tiba datang sang manager nya
" hai gan apa kabar loe " tanya nya pada Fian seketika Resta dan Neta kaget, Resta menatap Neta ingin mencari jawaban Neta hanya mengedikan bahunya tanda tak mengerti
" baik gimana kabar loe " tanya Fian kembali " bak juga " jawab nya saat dia menoleh kearah Resta sang manager kaget.
Resta juga merasa aneh kenapa sang manager incaran anak-anak di sekolah Resta dan Neta kenal Fian
" eh Resta... " tiba-tiba dia terdiam dia menatap lagi kearah Fian " ko kalian bisa.. " ucapan nya terhenti kembali.
Resta hanya senyum malu karena Resta mengenal sang manager tersebut, bahkan Neta menyembunyikan muka nya di daftar menu, sang manager mencari cari keberadaan Neta dan saat melihat Akmal, dia kenal yang berada di depan Akmal dia pun tersenyum.
Yoga ya nama sang manager tersebut Yoga, Yoga mengenal Resta dan Neta karena mereka sering datang dan memghabiskan waktu bersama di Restaurant ini, Yoga kadang ikut menemani mereka ngobrol santai
Yoga manager sekaligus pengelola Restaurant tersebut karena dipercaya oleh keluarga Fian, makanya Yoga selalu punya hutang budi pada kekuarga Kamal.
" oya kenalin calon istri gue " ucap Fian
jedar
bagaikan petir disiang hari saat Fian mengenalkan Resta sebagai calon istrinya, terlihat ada kesedihan dalam diri Yoga, Fian tau itu karena Yoga pernah mengatakan kalau dia menyukai gadis yang masih pelajar SMA .
" oh iya selamat ya " ucap Yoga getir " ko Resta gak pernah cerita kalau dia kenal loe " ucap Yoga
" Resta baru ketemu sama gue kemaren kemaren, nanti gue ceritain " jawab Fian, Resta tersenyum malu.
" eh nanti kalau Resta sama teman teman nya kemari ingat gratis aja " ucap Fian, Resta masih bengong tak percaya
" tenang, semua beres dia juga langganan disini, gak taunya eh dia juga bakalan jadi pemilik Restaurant ini juga " ucap Yoga yang menetralkan hatinya
" ya udah gue mau samperin Akmal dulu " Yoga pamit mau ngobrol dengan Akmal dan Fian hanya mengangguk
" jadi Restaurant ini milik kk " ucap Resta yang masih tak percaya
" iya " jawab Fian
" tau gitu dulu kalau Resta makan disini bisa gratis gak usah bayar " gumam Resta yang masih di dengar Fian
" emang Resta udah tau kk " ucap Fian
" hehehehe " Resta cengengesan " belum " ucap Resta pelan, mereka melanjutkan makan nya kembali
__ADS_1
" udah makan nya " tanya Fian Resta mengaggukan kepalanya
" kita pulang udah sore "
" iya " ucap Resta Resta bersiap siap untuk pulang dan akan segera beranjak
Yoga nyamperin Fian kembali
" udah mau pulang gan " tanya Yoga
" iya udah sore ini " ucap Fian
" pak Fian ganteng banget lihat aslinya " ucap yang lain, padahal Resta mendengar nya.
" ish beruntung banget yang bisa kenal dan dekat dengan pak Fian " timpal yang lain
" secara siapa yang tak kenal Fian Mustafa Kamal " ucap yang lain membanggakan Fian.
Fian melihat Resta yang mulai terlihat kesal , Fian ingin kembali menjahili Resta
" kenapa manyun gitu, mau kk cium "
" apaan sih ka malu ih " kesal Resta yang menundukan wajah nya
" kenapa " goda Fian " apa kesal banyak yang mengagumi kk "
" dih kk kepedean tau "
" gak kepedean tapi kenyataan " jawab Fian bangga
" au ah " Resta semakin kesal, Neta dan Akmal hanya cekikikan melihat mereka, Yoga hanya tersenyum getir melihat mereka.
" jadi pulang gak " Resta yang mulai kesal sedikit meninggikan suaranya
" ish gemes tau mau kk cium atau langsung kk lamat terus kk nikahin " goda Fian kembali
" kaka... ish nyebelin bisa gak ngomong nya di filter " kesal Resta
" abisnya Resta kalau ngambek gini tambah imut juga cantik, gimana yuk langsung ke KUA " ledek Fian
" ogah " ketus Resta
" terus mau kk cium aja kalau gitu " Resta melototkan matanya karena ucapan Fian, Resta semakin malu kesal dan jengah.
" udah ah Resta mau pulang " Resta mulai beranjak keluar Restaurant
" tunggu makanan nya belum di bayar " ucap Fian
Resta berhenti dan kembalikan badannya dia membuka dompetnya dan menuju kasir
" berapa ka semua nya " tanya Resta
" eh gratis buat dek Resta " ucap sang kasir cowok
" hah " Resta bengong dia baru ingat kalau Fian cuma ngerjain Resta.
Resta memasukan uang nya kembali terus berjalan kearah Fian " puas " ketus Resta, dan Resta berjalsn keluar
" Resta tunggu " ucap Neta yang berlari kearah Resta, Resta menghentak hentakkan kakinya karena kesal, bete, keki ,malu ngumpul jadi satu,
__ADS_1