Life Is Love

Life Is Love
Hari yang Menyenangkan


__ADS_3

***********


sudah 3 hari Resta izin dikampus nya hari ini dia mulai masuk kuliah kembali. dan Fian juga sama kerjaan di kantor nya kian menumpuk.


Fian mengantarkan Resta ke kampus nya, sedangkan Neta dengan Akmal.


" alhamdulillah sampe, Resta masuk dulu ya ka " ucap Resta.


" iya belajar yang rajin " Resta mengangguk tiba-tiba Resta menyodorkan tangan nya, Fian menatap Resta.


Fian lansung merogoh saku jas nya mengambil dompet sedangkan Resta cuma melongo dibuat nya.


Fian mengeluarkan uang merah ada 10 lembar " ini cukup " Fian memberikan nya ketangan Resta.


" hah! " Resta malah menjawab aneh, Fian tersenyum.


" ih kakak, gak peka banget sih Resta bukan minta uang " sungut Resta kini Resta ngambek melipat tangan nya di dadanya.


Fian tergelak karena Resta begitu imut nya " Yaa Allah dek, gak usah ngampus ya kakak kurungun lagi adek di kamar " Resta langsung mencubit pinggang Fian.


" aw! aw adoh, sakit yang " keluh Fian yang pura pura sakit.


" abisnya kakak mah ngeselin ih! "


" iya ma'af! maaf gak usah ngambek agi senyum dong, dosa loh suami mau kerja tapi di cemberutin "


" iya, iya hehehe " Resta senyum paksa malah membuat Fian kembali tertawa, lalu Fian mencubit pipi Resta dengan gemasnya, Resta cuma kesal dan mengusap ngusap pipinya.


Resta kembali menyodorkan tangan nya, Fian malah diam menatap Resta, akhirnya sangking kesal nya Resta langsung mengambil tangan Fian dan memciumnya.


deg


" eh " Fian hanya garuk garuk tengkuk nya karena sama sekali tak peka.


" ya udah Resta masuk dulu kakak hati hati "


" dek uang jajan nya " cegah Fian saat Resta sudah membuka pintu mobil.


sedangkan di luar Neta dan Genta di buat kesal karena menunggu.


" ngapain lagi tuh 2 bocah, lama amat dari tadi gak keluar keluar " Neta mengoceh tak jelas.


" sabar yang, namanya juga pengantin Baru ya gitu, nanti juga ayang tau kalau udah nikah " Neta hanya memanyunkan bibirnya.


" yaa Allah jangan mancing mancing napa tuh bibir " Akmal mencomot bibir Neta yang merah menggoda.


" ka Akmal " teriak Neta kesal Akmal hanya tertawa.


kembali pada 2 orang pengantin baru


Resta cuma mengambil 2 lembar uang merah, Fian memicingkan matanya.


" segini cukup ka, buat pegangan aja, oh iya ka Resta nanti mau mampir ke panti ya msu jenguk anak-anak " izin Resta Fian tersenyum, memang Resta tak mengundang mereka karena Fira dan radit sedang sakit, jadi Bibi Sari dan Mang Andre gak bisa meninggalkan mereka.


" iya istriku sayang " ucap Fian sedangkan Resta sudah malu malu kucing karena panggilan Fian.


" tapi beneran itu cukup " Resta mengangguk.


" tadi di kasih papih juga " Fian menatap Resta.


" dek! nanti kalau papih ngasih jangan di terima ya! " Resta menautkan alisnya bingung.


" begini, sekarangkan Adek udah tanggung jawab kakak, jadi adek itu minta uang nya ke kakak " Resta mengerti dan mengangguk.


" Resta lupa " ucap nya polos, Fian tersenyum.


" polos nya istriku " batin Fian.

__ADS_1


" Resta pamit gak enak Neta nungguin pasti itu anak ngomel ngomel "


" biarin, namanya juga kita pengantin baru dek " saat Resta sudah membuka pintu mobil dan akan turun, Fian memcegah nya.


" apa lagi kak! " tanya Resta.


" kemari " Resta nurut saja dan masuk mobil lagi, dengan cepat Fian mencuri ciuman nya tepat di bibir Resta.


blush


muka Resta memerah karena malu " ih kakak, mesum di kampus ini " Fian tertawa lagi.


" vitamin buat kakak dek, biar kakak semangat kerjanya " Resta hanya diam.


" ya udah deh terserah kakak aja, Resta pamit assalamualaikum " akhir nya Resta turun dari mobil Fian.


" wa'alaikumsalam, yang rajin belajar nya, oh iya nanti di rumah kakak minta vitamin nya lagi ya " goda Fian Resta langsung memberengut kesal dan mulai ngambek bahkan saat jalan menghentak hentakkan kakinya.


" lah kenapa tuh bocah " ucap Akmal.


" alah paling paling di modusin ma paksu nya " timpal Neta yang ingin tertawa menatap Resta.


" Neta " panggil Reyhan dan Faiz.


" eh Reyhan, Faiz udah nyampe " tanya Neta.


" sedari tadi, aky nungguin kamu tapi malah ngejogrog disini bukan nya masuk " seloroh Reyhan.


" eh ka Akmal " sapa Faiz.


" pagi " ucap Akmal dengan tersenyum.


" pagi juga " jawab Faiz dan Reyhan.


" Neta lagi nungguin si pengantin baru noh " akhirnya Reyhan dan Faiz menatap orang yang di tunjuk Neta.


" eh kenapa tuh anak ko pagi pagi manyun gitu " tanya Faiz. Neta mengedikan bahunya sedangkan Akmal hanya geleng geleng siapa lagi pelakunya kalau bukan si Tuan Fian.


" wa'alaikumsalam " jawab semua yang di sana.


" manten baru ko mukanya butek gitu " goda Reyhan, Neta tertawa.


" ih Neng kamu mah gitu ih, aeas aja nanti kalau kamu udah nikah " ketus Resta Neta akhirnya manggut manggut, Resta langsung nyelonong masuk.


" dih, kesambet kali tuh bocah kumat lagi ngambek nya " ucap Faiz.


" ya udah yang kakak pamit ya " Neta ngangguk.


" assalamualaikum " ucap salam Akmal.


" wa'alaikumsalam " jawab Faiz, Neta dan Reyhan.


" yuk ah masuk tuh anak pasti manyun terus " sesampainya dalam kelas ternyata teman teman Resta memberi kejutan untuk Resta yang bertuliskan happy wedding.


Resta yang tadinya kesal, ngambek jadi terharu matanya sudah berkaca kaca menatap teman teman nya.


" eh Neng kenapa ko nangis " tanya Neta yang tak sadar saat Neta menatap ruangan kelas nya, Neta di buat melongo.


" makasih buat teman teman " ucap Resta terharu. teman teman Resta yang ciwik ciwik langsung memeluk Resta, Neta juga ikut terharu ternyata teman 1 kelas nya sangat peduli pada sahabat nya.


dan yang laki laki hanya menyalami Resta karena takut kalau meluk Resta kena semprotan dari sang suami.


akhirnya selesai juga acara haru harunya, datanglah dosen, dosen juga di buat kaget dengan ruangan nya yang di hias indah, sang dosen hanya tersenyum.


" assalamualaikum selamat pagi anak-anak didik bapak " ucap salam sang dosen. mereka menyambutnya dengan senyuman.


" wa'alaikumsalam " jawab para mahasiswa dan mahasiswi. pelajaranpun di mulai setelah dang dosen ikut mengucapkan selamat pada Resta.

__ADS_1


**********


sedangkan di kantor sama hal nya Fian juga di sambut oleh para karyawan nya, itu adalah ide Ulfa, Ririn dan juga Galih.


" selamat menempuh hidup baru pak Fian " ucap semua karyawan saat Fian masuk lobi.


Fian menatap mereka datar dan dingin seketika para karyawan meneguk slivanya takut. datanglah Akmal sedangkan Akmal hanya tersenyum.


akhirnya Fian ikut tersenyum dan mereka yang hadir disana hanya diam melongo melihat sang CEO Fian tersenyum percaya tidak percaya.


tadinya para karyawan getar getir takut kesalahan karena membuat kejutan ini tapi setelah melihat Fian tersenyum mereka menghela nafasnya.


sedangkam Ririn dan Galih santai saja, karena sudah biasa menghadapi si boss dingin nya.


" terimakasih buat kalian karena ikut berpartisipasi, maaf saya tak engundang kalian " ucao Fian, karena hari ini Fian sedang bahagia ditambah lagi kejutan di kantor nya, yang artinya banyak yang mendoakan nya.


" oya Galih, Ririn, Ulfa nanti sian adakan acara makan makan, saya yang traktir " ucap Fian yang langsung pergi meninggalkan para karyawan dibuat melongo dan menganga.


" untung si boss lagi bahagia jadi kalian selamat " ucap Akmal yang ikut masuk ke lift bersama Fian.


Fian setelah masuk akhirnya tersenyum kembali " duh manten Baru bawaan nya happy mulu ya " sindir Akmal, Fian menatap Akmal.


" loe gak tau gimana rasanya " ucap Fian bangga.


" dih bangga banget, loe aja belum gol kan. pasti " saat pintu lift terbuka Akmal langsung lari karena dapat tatapan mematikan dari Fian.


" eh monyet ngeselin emang " kesal Fian Akmal hanya tertawa terbahak-bahak.


saat Fian masuk ke ruangan nya Fian menghembuskan mafasnya kasar " yaa Allah ini kerjaan udah nungguin " gumam. Fian yang melihat tumpukan kertas.


untung saja ada Ririn dan Galih setidaknys mereka bisa membantu meringankan kerjaan Fian, sedangkan Ririn dan Galih mendengus kesal.


" dasar boss edan " ucap Galih Akmal hanya tertawa.


" udah di nikmati aja " timpal Akmal.


" wih sok kate kate nih pak Akmal " kesal Galih.


" udah sih yang ngerutu mulu dari tadi, kerjain napa dari pada ngomel gak jelas " tegur Ririn, Akmal hanya tertawa puas melihat muka Galih di tekuk.


" selamat sibuk sibuk " Akmal pergi meninggalkan mereka sedangkan Galih terus saja ngoceh.


Resta yang sedang duduk santai karena sudah selesai makul nya kini merilekskan tubuh dan otak nya.


Resta melihat kearah Neta sambil tersenyum Neta memotret Resta dan mengirimkan nya pada Fian.


saat Fian sibuk hp nya bunyi tanda notifikasi.


ting


Fian langsung menoleh ada notif dari Neta, notif whatsapp, Fian segera langsung membuka hp nya dan seketika senyuman terbit di bibirnya sambil menatap hp nya.


" cantik banget sih, gak sabar pengen pulang " monolog Fian yang kini madih senyum senyum menatap hp nya.



senyuman Resta menular pada Fian, dan kini Fian sadar kalau sudah memasuki makan siang, dia yang bahagia keluar dan disana Ulfa masih berkutat.


" Ulfa " panggil Fian, Ulfa yang tadi Fokus terkesiap kaget saat mendengar suara Fian.


" astagfirullah eh iya pak! " ucap Ulfa yang masih kaget.


" apa makan siang udah diatur yang seperti saya ucapkan tadi pagi " tanya Fian saat Ulfa akan berucap munculah Galih dan Ririn.


" semua sudah siap pak " timpal Galih Fian tersenyum.


" bagus, jangan sampai kekurangan apapun, oya bonus kalian bertiga saya kirim " seketika ada binar di mata Ulfa, Galih dan Ririn.

__ADS_1


" tadi ngomel ngomel denger bonus aja itu mata langsung ijo " timpal Akmal sedangkan yang lain masa bodo yang penting bonus.


akhirnya mereka pun ikut makan makan dengar para karyawan juga, Fian karena menghargai semuanya diapun ikut makan juga, itu membuat para karyawan senang dan semangat untuk bekerja kembali.


__ADS_2