
************
2 minggu akhirnya yang di tunggu tunggu datang juga pernikahan Mila Muspida dan seorang CEO putra dari Rangga Dinata dan Helen Dinata yaitu Alan Pria Dinata.
berita berita heboh saat akan menyaksikannya pernikahan seorang Dokter, mantan model dan juga seorang CEO yang tampan nya sangat paripurna.
" hih itu orang kalau bikin berita suka bener " celetuk Genta, Alan tertawa.
" ngakuin pan loe, kalau gue ini emang ganteng nya pari purna "
" yaa Allah nyesel gue tadi muji muji " Alan ngakak terbahak bahak, selalu berhasil membuat Genta kesal.
" udah loe gak mau turun noh wartawan udah pada nungguin "
" iye,iye anak marmut bawel amat sih loe " Alan mencubit pipi Genta karena gemas, Genta langsung menatap marah Alan terkekeh. kini Alan keluar dari mobil semua mata tertuju padanya, dan kamera berhasil mengambil gambar Alan yang akan menaiki tangga.
sebelum Alan memasuki hotel Alan tersenyum, pernikahan Alan dan Mila di adakan di hotel berbintang, yang pastinya sudah banyak tamu yang hadir.
kini giliran Genta turun dari mobil dan menyusul Alan, Genta juga di ambil photonya oleh para wartawan si calon papah.
Genta juga tak lupa melambaikan tangan nya pada para wartawan, kini Alan dan Genta masuk bersamaan di dalam sudah banyak orang hadir, Alan sangt gugup dan Genta selalu menjahilinya.
" gimana rasanya bro, gugup kan loe "
" loe ya bukan nya bantuin malahan ngeledekin mulu "
" loe aja dulu ke gitu ke gue, sekarang giluran loe ingat bro santai " Alan begitu kesal menatep Genta seolah-olah ingin menelan nya.
" ih gue kabur aj, gue mau nyamperin istri " Genta langsung lari meninggalkan Alan. Alan kembali gugup.
" ka udah nyampe " tanya Helen sambil memeluk Alan.
" iyah mih barusan aja " ucap Alan.
" yaa Allah anak mamih udah keringatan gini " Helen mengambil sapu tanhan di tasnya dan mengelap keringat Alan banyak yang melihat mereka begitu terharu.
Helen memang dikenal penyayang, lembut dan juga baik, apa lagi pada anak-anak nya meskipun mereka sudah dewasa tetapi Helen kadang memperlakukan mereka masih seperti anak kecil nya.
" mih " panggil Rangga langsung memeluk pinggang ramping Helen.
" apa! " jawab Rangga.
" papih nyariin ternyata lagi disini sama bayi macan " Alan mencebik kesal pada sang papih.
" ngatain kakak anak macan, papih aja kau mamih ngambek udah kaya singa ompong " Helen tertawa orang-orang juga ikut tertawa, ayah dan anak sama saja.
" like Father like Son " ucap Helen.
" awas aja kalau nanti pas ijab kamu ya kak gak bisa, papih jeburin kamu ke kolam lele biar di patil " ancam Rangga.
" ish papih bukan nya bantu do'a " Alan manyun. Rangga dan Helen tertawa.
" heleh kalian ini kaya gak pernah di moment ke gini aja, loe juga Rangga salah nyebutin ayah nya Helen " ucap Erwin ikut nimbrung.
" huum aku ingat tuh bahkan pernah kebalik nyebutin nama, aturan saya terima nikah dan kawinnya Helen Kusuma binti abdul Kusuma, eh itu malah di balik " semua tertawa tidak dengan Rangga.
" tau gak kamu Alan, papih mu nyebut nama almarhum kakek mu salah bukan nya abdul dia bilang adul " kembali mereka tergelak.
" ternyata seorang Rangga gugup juga saat ijab " ledek Alan, Rangga hanya mendengus.
Genta yang tadi ikut nimbrung kini fokus mencari sang istri, dan akhirnya Genta berhasil menemukan sang istri, Apni tersenyum manis pada Genta, dan Genta juga tetsenyum saat melihat sang istri begitu cantik.
" dari mana sih yang " tanya Genta langsung memeluk pinggang Apni, karena Genta cemburu banyak Mata yang memandangi istri nya.
" tadi abis dari kamar Mila, terus langsung kesini " ucap Apni manja.
__ADS_1
" mereka udah siap " tanya Genta.
" hampir " jawab Apni, Genta mencium kening Apni itu tak luput dari jepretan para wartawan.
Neta dan Akmal juga sudah terlihat cantik dan tampan kini mereka couplean, bahkan mereka juga kena jepretan kamera wartawan, saat Neta dan Akmal tersenyum.
" wah serasi ya mereka pasangan muda mudi "
" huum ih jadi ngiri deh " banyak para tamu yang berceloteh saat melihat Akmal dan Neta begitu serasi dan kompak.
kini yang di tunggu juga hadir sang pengantin baru Resta Risella Dinata dan Fian Mustafa Kamal mereka juga hadir dengan begitu cantik dan tampan.
" nona Resta lihat kemari kami meminta photo anda " ucap wartawan.
" kak boleh " tanya Resta izin pada Fian. Fian mengangguk.
" eh tunggu kakak punya hadiah buat adek " datang Galih dan Ririn membawa sesuatu ditangan nya.
" ini pak maaf tadi kami sedikit terlambat " ucap Galih.
" iya kami mampir dulu mencari hadiah yang bapak minta " timpal Ririn.
" iya maaf, oya makasih nanti saya kalian kasih bonus " kembali mereka girang Resta hanya senyum senyum melihat kelakuan 2 pasangan itu, dengar bonus aja ampun deh.
" dek ini " Fian menyerahkan hadiah nya.
" yaa Allah kak, ih ini imut banget beneran buat Resta " Fian mengangguk, Resta langsung mengambil nya dan memeluk hadiah pemberian Fian.
" Resta kesana dulu bentar " saat Resta akan pergi, Resta membalikan badan nya dan.
cup
" terimaksih suamiku " blush muka Fian memerah karena mendengar ucapan Resta, dan tak lupa Resta juga mencium pipinya, Fian langsung memegang pipinya sambil senyum senyum.
" awas ya dek, kakak kasih hukuman kamu " ucap Fian.
" yaa Allah ini jantung " ucap Fian.
" bucin bucin " celetuk Akmal.
" loe juga sama " ucap Fian kesal, Neta yang melihat mereka seperti tom and jerry cuma tertawa kecil. kini mereka menatap Resta yang di sedang di photo sambil memegang hadiah pemberian Fian.
ya boneka kelinci hadiah dari Fian, karena Resta menyukai benda apapun yang berbentuk kelinci atau gambar kelinci.
" cantik " gumam Fian. Fian menatap Resta tak berkedip, saat itu ada yeng menepuk bahunya, Fian terjingkat karena kaget.
" gak usah dipandangin terus " ucap seseorang yang tadi menepuk bahu Fian, Fian tersenyum.
" kenapa udah halal ini, cemburu ya " ejek Fian, si lelaki tersebut manyun.
" iya cemburu puas " ucap nya Fian tertawa.
" eh pak Fian pak Fathan lihat kemari " panggil wartawan reflex mereka menoleh dan
cekrek
akhirnya photo mereka diambil, iya si lelaki yang menepuk bahu Fian adalah Fathan.
sedangkan pandangan Fian masih fokus ke Resta, Fathan menoleh ke kamera.
" gimana kerjaan lancar " tanya Fian.
" alhamdulillah lancar " jawab Fathan.
" Resta makin cantik dan makin bersinar " Fian mengangguk setuju. Resta melihat Fian dan Fathan kini Resta menghampiri mereka.
__ADS_1
" ka Al " Resta memeluk Fathan, Fian tersenyum sedangkan Fathan memiringkan kepalanya di buat aneh oleh Fian.
" kamu gak cemburu " Fian mengedikan bahunya, sedangkan Resta malah tertawa.
***********
kembali ke acara kini ijab kabul akan segera di lasanakan, waktunya Mila di panggil dan kini Mila muncul di gandeng Rangga Alan tersenyum.
banyak photo yang mengambil gambar Mila saat memasuki acara untuk ijab kabul. Alan menatap Mila takjub .
Mila kini sudah mendekati Alan berjalan pelan.
kini Mila berada di samping Alan mereka tersenyum, akhirnya ijab kabul siap di ucapkan.
ternyata di sana ada bibi dan sepupu Mila, Mila terharu Bibinya dan sepupu nya yang dulu membenci Mila dan mengusir Mila kini meminta maaf. dan kini yang menjadi wali sepupu Mila dia duduk di hadapan Alan, Alan mulai menjabat tangan nya.
" saudara Alan Pria Dinata saya di tunjuk sebagai wali nikah Mila Muspida dan akan menikah dan mengawinkan engkau dengan sepupu ku Mila Muspida Bintu Irawan dengan Mas kawin 1 Rumah sakit dan uang sebesar 50 jt rupiah di bayar tunai "
" saya terima nikah dan kawin nya Mila Muspida Binti Irawan dengan Maskawin tersebut tunai "
" Sah " tanya penghulu.
" SAH " ucap semua orang yang hadir disana, alhamdulillah Mila kini bisa tersenyum menatap Alacincin nua
Alan juga tersenyum kini Milanya sudah menjadi istrinya.
" kak cincin nya " tegur Resta sang adik.
" yaa Allah kakak lupa dek " semua tergelak. kini Alan memakai kan cincin nikah di jari Mila.
tepuk tangan menggema di dalam gedjng tersebut.
" kini ciumlah kening istrimu " ucap Rangga, Alan mendekatkan bibirnya dan mencium kening Mila dengan penuh kasih sayang.
" terimakasih " Alan kini menitikan air matanya karena bahagia, Mila menghapus air matanya.
" aku juga makasih Alan Pria Dinata suamiku tercinta " Alan tertawa madih sambil menangis haru.
kini Alan memeluk ke dua oeang tuanya, sama hal nya Mila juga tangis haru mengiringi kebahagiaan mereka. ucapan selamat kini menyertai mereka.
" selamat bro akhirnya sold out juga " ucap Genta memeluk Alan. Alan tertawa Apni juga memeluk Mila.
" alhamdulillah sah juga " ucap Apni Mila tertawa.
" kak " panggil Resta yang sudah berkaca-kaca dan Alan langsung merentang kan ke dua tangan nya, Resta langsung berhamburan memeluk Alan.
" selamat kakak sekarang udah jadi suami ka Mila " ucap Resta yang kini menangis di pelukan Alan, Alan ikut menangis.
" adek kecil kakak ko nangis hm " ucap Alan mencoba menenangkan Resta. Alan begitu menyayangi sang adik tercinta.
" ka Mila " Resta mengulurkan tangan nya dan Mila menyambutnya akhir nya mereka bertiga berpelukan.
" jaga ka Alan ya kak " ucap Resta yang di pelukan Mila dan Alan.
" kakak janji dek akan menjaga kak Alan. " Resta mrngangguk.
" dek " panggil papih dan mamih nya, kini Resta beralih memeluk papih mamih nya.
" maafin Resta kalau Resta pernah berbuat salah sama papih juga mamih " Rangga mengelus rambut Resta. Helen memeluk erat Resta dan Rangga.
" adek gak salah, mamih yang salah pernah menampar adek, mendiamkan adek bahkan pernah kecewa pada adek " ucap Helen yang kini ikut menangis.
Alan dan Mila ikut memeluk mereka " yaa Allah lindungilah keluarga kami dan selallu limpah kan kebahagiaan " ucap Rasty haru Erwin memeluk Rasty.
__ADS_1
" aamiin " ucap Erwin, Fathan dan Fian tersenyum.