
Sore pun tiba, mereka berniat pulang sudah terlalu lama juga mereka berdiam diri disana. Mereka beranjak dari bangku itu dan segera menuju kendaraan yang Sandy bawa, tak lama kendaraan itu pun melaju meunju arah pulang.
Sampailah mereka didepan rumah Wulan, dan Wulan segera turun dan melirik ke arah Sandy.
"Mau mampir dulu Mas?" Wulan bertanya sembari menatapnya.
"Ini sudah sore Lan, lain kali saja ya." Sandy berucap, dan langsung menghidupkan motornya kembali.
"Ya sudah, hati hati dijalan." Balas Wulan sambil tersenyum, yang dibalas anggukan oleh Sandy.
Sandy pun kini berlalu pergi meninggalkan rumah Wulan, dan setelah Sandy tidak terlihat lagi Wulan juga masuk kedalam rumahnya.
Dari kejauhan terlihat sebuah mobil terparkir ditepi jalanan sepi, si pemilik nya masih menatap kearah rumah Wulan berada. Kedua tangannya terkepal erat, memendam gejolak amarah didalam tubuhnya.
Ya, dia adalah wanita tadi yang ada di danau itu. Dia sengaja mengikuti kemana arah Wulan dan Sandy pergi, dia sepertinya marah melihat kedekatan Sandy kepada Wulan yang membuat dia penasaran tentang tempat tinggal wanita yang kini sedang ia intai itu.
" Ada hubungan apa kalian? aku tidak akan tinggal diam jika kalian memiliki hubungan!" Dia berucap sambil terus mengepalkan tangannya, hingga buku jarinya memutih.
Setelah dirasa cukup untuk mengetahuinya, wanita itu pergi meninggalkan tempat itu dan menancap gas kendaraan nya dengan sangat kencang.
__ADS_1
☘️☘️
Sementara dilain tempat, Sabrina Reva dan yang lainnya berencana pergi ke rumah Wulan. Untuk menepati janji mereka waktu itu, mengajak Wulan dan yang lainnya jalan jalan kemana mereka mau. mereka sempat berpikir untuk mengajak Sandy juga, karna akhir akhir ini Sandy begitu dekat dengan teman nya itu.
"Kalian sudah siap? ayok kite berangkat sekarang!" Ajak Reva menatap teman teman nya, dia naik ke dalam mobil dan menghidupkannya.
Sabrina, Siti dan yang lainnya segera naik ke mobil dan Reva pun mulai menancapkan gas mobilnya meluncur ke rumahnya Wulan.
Sampai juga mereka dihalaman rumah Wulan, lalu mereka turun dan berjalan menuju ke arah teras rumah dan memberi salam. Tak lama Wulan membuka pintu sambil mengucapkan jawaban salam, agak sedikit terkejut saat melihat teman teman tiba tiba menemuinya.
" Kalian!!" Ucap Wulan sambil memeluk mereka
" Iya, kita. kamu lagi santai kan?" Tanya Reva.
" Kita mau nepatin janji kita waktu itu lah, apa kamu lupa? waktu itu aku sudah berjaanji pada kalian buat ngajak jalan jalan." Jawab Reva cepat.
" Terus kalian mau ngajak pergi sekarang, gitu?" Wulan masih saja bertanya.
"Iya, kamu bisa kan?" Tanya Reva matanya menyipit.
__ADS_1
" Bisa, mau kemana kita memang nya?" Tanya Wulan lagi.
" Kemana saja kamu mau, aku akan ikuti kok. Tapi klau bisa ajak lah Sandy, biar kamu ada teman mesranya." Ucap Reva sambil terkekeh geli.
" Kamu ini ya," Wulan mendelik, tangan nya mencubit tangan Reva mendengar ucapan dia seperti itu.
" Udah lah, memang benar kan dia teman mesra kamu?" Timpah Siti dan Sabrina saling bersahutan, sengaja mereka memancing reaksi Wulan.
Wulan sendiri mendengar teman nya bicara seperti malah menghentak hentakan kakinya, hati dia juga sebenarnya menghangat terpancing ucapan temannya itu. Dia tidak mengelak ada perasaan yang lebih untuk Sandy, tetapi dia masih belum yakin tentang rasa itu.
"Cepat kamu hubungi Sandy dan ajak dia, kita berangkat sekarang!" Perintah Reva memaksa.
"Sebentar, aku hubungi dia dulu." Wulan segera merogoh benda pipih yang ada di sakunya dan segera menghubungi Sandy.
Setelah menghubungi nya, Wulan segera menghampiri temannya dan mengatakan Sandy sedang menuju ketempat mereka berada yaitu rumah Wulan. Tak selang berapa lama Sandy kini datang dan segera turun dari motornya dan dengan cepat menghampiri Wulan dan teman temannya.
"Wuiiihh si ganteng datang, sini cepat kita sudah menunggumu dari tadi." Ucap Ari sambil mengahampiri Sandy.
" Ayok kita berangkat sekarang juga." Ajak Reva sambil berjalan menuju mobilnya dan mengajak teman temannya supaya segera menaiki mobil nya dan segera pergi menuju ke tempat yang diinginkan sahabatnya.
__ADS_1
Mereka pun kini pergi dengan penuh keceriaan dan kehangatan, pergi dan berkumpul bersama teman teman yang mereka sangat inginkan. Bercanda bercengkrama dan saling bercerita tentang rasa mereka selama ini yang jauh dri satu sama lain.
☘️☘️☘️