Menikahi Seorang Miliarder Dunia

Menikahi Seorang Miliarder Dunia
Eps. 73 Kemarahan Viola dan kesedihan Viola.


__ADS_3

"Ny-nyonya muda?" Mata Bobby langsung mendelik dengan ekspresi wajah yang sangat terkejut. Ketika Bobby melihat siapa orang yang menjatuhkan benda tersebut.


Flash back on.


Viola yang masih tersenyum dengan pemikiran nya langsung tersadar ketika pak Sukirman memanggil dirinya.


"Nyonya muda kita sudah sampai," ujar pak Sukirman pada Viola.


"Baik pak terimakasih!" Viola hendak membukakan pintu mobil nya. Namun, pak Sukirman dengan sigap turun dari mobil dan membukakan pintu mobil tersebut untuk nyonya muda nya.


"Sekali lagi terimakasih pak," ujar Viola dengan tersenyum pada pak Sukirman.


"Nyonya muda tidak perlu berterimakasih. Ini sudah tugas saya!" Pak Sukirman hanya menundukkan kepalanya saja.


"Baiklah pak, bapak boleh pergi dan menunggu saya di tempat parkir saja! Jika saya sudah selesai saya akan menyuruh suami saya untuk menelfon bapak." Viola berbicara sangat sopan pada pak Sukirman.


Mau bagaimana pun pak Sukirman adalah orang yang lebih tua dari nya. Jadi Viola tetap harus menghormati nya karna perbandingan usia yang cukup jauh.


"Baik Nyonya muda." Pak Sukirman hanya mengangguk kan kepalanya saja.


Viola membalas anggukan pak Sukirman dengan senyuman. Dengan langkah yang bahagia nya Viola memasuki perusahaan Darren.


"Ada apa disana? Mengapa ramai sekali?" Pikir Viola ketika melihat sudah ada kerumunan banyak orang di perusahaan suaminya itu.


Sebaiknya aku lihat saja! Mana tau ada sesuatu yang sedang terjadi. Begitulah yang ada di pikiran Viola saat ini, dengan langkah pelan nya Viola berjalan mendekat kearah kerumunan dan mendengar semua perbincangan yang terjadi antara sekretaris dari suami nya dan wanita yang ia sendiri tidak jelas melihat wajah nya.


Air mata Viola terus saja mengalir ketika mendengar ucapan gadis yang menyatakan bahwa dia adalah istri dari Darren. Namun, ketika pernyataan yang selanjutnya membuat Viola terkejut dan merasa sesak di dada nya. Sehingga menjatuhkan bekal makanan untuk Darren yang telah ia siap kan itu. sehingga seluruh orang yang berada di sana menatap kearah Viola.


Flash back off.


"Gadis ini? Wajah nya tidak asing." Laura menatap kearah Viola dengan intens.


Sedangkan Bobby sudah menatap wajah istri dari sahabat nya itu sudah mengeluarkan butiran air yang mengalir cukup deras.


"Maaf nona, anda siapa ya?" Tanya resepsionis wanita tersebut pada Viola.


Viola tidak menjawab sedikit pun perkataan mereka. Mata Viola terus saja tertuju pada wanita yang mengaku sedang mengandung anak dari suaminya.


"Saya ingat sekarang! Nona gadis yang 3 bulan lebih yang lalu datang kemari untuk menjumpai Presdir kami bukan?" Resepsionis mengingat kembali wajah Viola.


"Anda sangat sopan sekali ketika anda datang saat itu!" Resepsionis kembali berbicara pada Viola. Sementara Viola hanya diam saja.


Dia sudah tidak bisa berbicara sedikit pun. Saat ini hatinya merasa sangat sakit sekali!


"Nyonya muda," Bobby berjalan mendekat kearah Viola. Namun Viola menghentikan langkah Bobby dengan gerakan tangan nya saja.


Semua orang yang berada di sana sangat terkejut. Hanya perkataan seorang gadis yang ada di hadapan mereka mampu membuat sekertaris Bobby yang terkenal keras dan juga kejam itu menuruti perkataan nya.

__ADS_1


"Apa benar anda sedang mengandung anak dari Darren?" Tanya Viola dengan suara yang bergetar.


"Nyonya muda! Jangan dengarkan perempuan busuk ini." Bobby berusaha menenangkan Viola.


"Diam lah tuan Bobby!" Bentak Viola yang semakin membuat semua orang terkejut.


Laura sangat terkejut mendengar suara dari wanita yang ada di hadapannya yang sangat lantang dan berani membentak Bobby dan menyebut nama Darren di depan semua orang. Bobby yang mendengar bentak kan dari Viola sangat mengerti dan langsung terdiam.


"Jawab lah!" Viola menatap tajam kearah Laura.


"Ya! Aku sedang mengandung anak dari pemilik perusahaan ini." Balas Laura yang gak kalah kuat nya dari suara Viola.


🧒"Siapa gadis ini?"


🧑"Berani sekali membentak tuan Bobby?"


Keadaan semakin kacau balau. Bobby benar-benar tidak bisa mengendalikan nya lagi. Jika saja Viola tidak datang mungkin dia bisa menghentikan nya. Namun, sekarang sangat berbeda! Hanya Darren saja yang bisa meredakan suasana yang memanas ini.


Plak!!


Sebuah tamparan mendarat di wajah Laura membuat semua orang membelalakkan matanya menatap kearah Viola. tidak hanya semua orang yang ada di sana saja yang terkejut! Bobby juga tidak kalah terkejut nya ketika melihat keberanian dari istri sahabatnya itu.


"Berani sekali kau menampar ku?" Laura tidak percaya sama sekali dengan tindakan dari wanita yang ada di hadapannya.


"Hey! Siapa dirimu? Berani sekali kau menyentuh Nyonya muda kami!" Semua karyawan sudah meneriaki Viola dan ingin menghampiri Viola. Namun, Bobby dengan sigap nya melindungi Viola.


"Jika ada dari kalian yang menyentuh sehelai saja rambut Nyonya muda, maka kalian akan pulang dengan tubuh yang sudah di potong-potong!" raung Bobby pada mereka semua. Membuat mereka memundurkan langkahnya.


"Nyonya muda? Apa maksud anda?" Laura menatap kearah gadis yang ada di hadapannya itu.


"Nona Laura, anda tidak mengingat dengan jelas siapa wanita ini? Tidakkah anda ingat ketika anda ke perusahaan ini marah-marah tidak jelas. hanya karna, tuan muda akan menikah? Perhatikan lah baik-baik wajah wanita ini Laura Kiehl!" Bobby menekankan setiap kalimat nya pada Bobby.


"Ma-maksud mu dia adalah istri dari--"


"Ya anda benar sekali!" Bobby tersenyum sinis pada Laura.


Viola masih meneteskan air matanya. Ia masih mengingat dengan jelas ucapan yang di keluarkan oleh mulut wanita itu.


🧒 : Sebenarnya istri dari tuan muda siapa sih?


🧑 : Yang jelas nona Laura lah! Kalian kan tau nona Laura itu seorang model terkenal. Sudah pasti dia istri tuan muda. Karna, mereka sangat cocok.


🧒: Iya juga ya!


Karyawan yang ada di sana kembali mendukung Laura. Laura sangat senang mendapatkan dukungan yang sangat banyak di perusahaan Darren. Ia juga ingin sekali tertawa mengapa karyawan Darren mau saja di bodohi oleh nya.


"Hahahaha ... Tuan Bobby! Jelas-jelas aku lah istri dari tuan muda mu itu. Bagaimana bisa kau menunjuk orang lain sebagai istri dari Presdir mu itu. Benarkan semuanya?" Laura menatap keseluruhan karyawan yang ada di sana.

__ADS_1


"Iya benar nyonya muda!" Jawab mereka dengan serentak membuat Laura semakin tersenyum.


Sementara Viola hanya bisa menahan rasa sakit nya. Sekaligus rasa amarahnya itu pada wanita yang ada di hadapan nya. Ia tidak akan pernah percaya bahwa gadis tersebut adalah istri dari Darren. Karna Viola yakin hanya Viola lah gadis yang Darren nikahi. Namun, Viola merasa ragu ketika gadis tersebut bilang bahwa dirinya sedang mengandung anak dari suaminya.


Viola bukan nya tidak percaya sama Darren. Tapi, karna suaminya itu tidak pernah menyentuh nya. Bisa saja Darren mencari wanita lain untuk menjadi gadis yang bisa ia nikmati. Terlebih lagi ketika Viola melihat baik-baik siapa gadis itu, Viola tersadar bahwa gadis tersebut bukan lah wanita sembarangan. Melainkan dia adalah seorang model yang sangat terkenal.


Plak ...


Tamparan kedua kali ini sangat panas dan sakit yang di berikan oleh Viola pada Laura.


"Kau! Berani sekali kau menampar ku!" Laura menatap tajam kearah Viola.


"Itu balasan untuk perempuan murahan seperti mu!" Viola membalas tatapan tajam Laura pada nya.


"Apa kau bilang?" Laura memajukan langkah nya dan ingin menampar balik Viola. Namun Bobby sudah menghalangi nya.


"Kau itu murahan! Bahkan perempuan murahan di luar sana tidak serendah dirimu mu!" Viola kembali mengucapkan kalimat-kalimat mematikan nya itu.


"Berani nya kau!" Laura mendorong tubuh Bobby yang menghalangi nya. Namun, pertahanan Bobby sangat lah kuat membuat nya tidak bisa menyentuh Viola.


"Menyingkir lah!" Laura menatap tajam kearah Bobby. Tapi Bobby tetap dengan pendirian nya yaitu melindungi Viola.


10 bodyguard yang sudah menjaga Viola tiba di perusahaan drn.khan dan berdiri di belakang Viola membuat semua orang disana menelan saliva nya dengan sangat susah dan mengerti akan apa yang terjadi.


🧒 : Habislah kita! Nyonya muda yang sebenarnya adalah gadis yang di lindungi oleh sekretaris Bobby.


🧑 : Benar! Para bodyguard itu adalah bodyguard yang terlatih dan tidak sembarang orang yang akan di jaga oleh bodyguard itu. Sedangkan tuan muda hanya menyuruh bodyguard terlatih tersebut untuk menjaga nyonya tertua dan Nyonya besar. Jika ada orang lain yang di jaga oleh bodyguard tersebut maka itu pasti lah nyonya muda.


Para karyawan tersebut akhirnya mengerti dan memundurkan langkah mereka yang dekat dengan Laura. Membuat Laura merasa semakin kesal dan marah. Setelah mendapatkan 2 kali tamparan, ia juga mendapatkan sebuah pengkhianatan dari orang yang mendukung nya tadi.


"Hahahahaha," Laura tertawa sekeras mungkin di hadapan Viola.


"Baiklah, Aku kalah! Tapi, satu hal yang perlu kau tau. Apakah kau yakin suami mu itu tidak pernah tidur bersama ku? Dan sebelum dia menikah dengan mu dia adalah lelaki yang pernah menyentuh tubuh ku! Sehingga buah cinta kami pun tumbuh." Laura mengelus perut nya yang datar membuat Viola seperti di cambuk di seluruh badan nya. Karna rasa sakit yang ia rasakan.


"Menjijikkan!" Viola menolak tubuh Bobby dan hendak menampar kembali wajah Laura.


"Kau pikir bisa menamparku untuk ketiga kalinya?" Laura menahan tangan Viola dan mendorong Viola kearah meja resepsionis membuat Viola terbentur dengan sangat kuat di meja tersebut. Luka yang hampir sembuh di kepala Viola kembali terluka dan mengeluarkan darah.


"Berani nya kau menyentuh nyonya muda kami!" Para bodyguard hendak mendekati Laura. Membuat Laura ketakutan dan memundurkan langkahnya.


Tidak hanya para bodyguard saja yang merasa marah menatap kearah Laura. Bobby juga menatap Laura dengan tatapan membunuh nya. Apalagi melihat nyonya muda mereka kembali terluka. Hanya karna ulah dari gadis yang mendorong Viola kearah meja membuat mereka tidak bisa melindungi nyonya muda nya. dan Karna Laura juga mereka akan terkena amukan untuk kedua kali nya dari tuan muda mereka.


Para bodyguard menatap Laura seperti ingin membunuh Laura saat itu ini juga. Mereka tidak memandang laki ataupun perempuan yang mereka hadapi. Jika itu sudah menyangkut tentang keselamatan nyonya muda nya maka, mereka tidak akan segan-segan untuk menghabisi orang tersebut.


^^^Bersambung...^^^


...****************...

__ADS_1


__ADS_2