My Little Woman

My Little Woman
Kehancuran Daren Alfonso dan Maya


__ADS_3

Keesokan harinya George meminta seseorang untuk mencari kebusukan Daren dan juga Maya.


George tak akan membiarkan siapapun menyakiti putri kesayangannya, jika ada yang berani maka dirinyalah yang akan maju membela putrinya dan membalas rasa sakit hatinya berkali-kali lipat.


Setelah mendapatkan info yang sangat akurat, George langsung mengirim semua info itu ke wartawan yang memang bekerja mencari berita.


Tak lama kemudian, berita Daren dan Maya di muat di majalah bahkan sangat laris manis, tak hanya itu, mereka juga masuk di sosial media, di youtube pun menjadi trending nomer satu. Bahkan cukup klik Daren maka beritanya akan bermunculan dimana mana. Termasuk gosip di tv, bahkan ikut meramaikan berita itu.


Beberapa polisi juga menangkap Daren karena kasus menyuap para petinggi untuk meluruskan usahanya. Tak hanya itu saja, Daren juga ternyata pernah melakukan cara curang untuk memenangkan sebuah tender, bahkan Devan juga melakukan hubungan badan dengan sekretaris nya sendiri pun juga di muat.


Tak heran dalam waktu sekejab perusahaan yang di kelola Daren mengalami penurunan yang sangat dradtis dan terancam bangkrut. Bahkan kedua orang tua Daren sangat kecewa dengan putranya itu, putra yang selalu mereka bangga banggakan.


Daren tercanm di penjara selama 5 tahun dengan denda yang cukup besar.


Sedangkan Maya juga menjadi trending nomer dua setelah Daren, Maya terkenal dengan sebutan pelakor, dan juga suka menggaet pria kaya demi uang.


Bahkan Maya di pecat dari perusahaan karena berusaha merayu atasannya dan kini Maya lagi lagi berbuat ulah dengan merayu atasannya untuk yang kedua kalinya.


Bahkan ternyata selama ini diam diam, Maya juga menjual dirinya dengan harga 80 juta per malam.


Maya pun juga di tangkap polisi, atas kasusnya itu.


Banyak orang yang mencaci mereka berdua dan Maya maupun Daren hanya memilih diam, mereka hanya bisa menyesali semuanya.


Penyesalan emang selalu ada di belakang, kalau ada di depan gak mungkin mereka berani melakukannya.


Orang tua Maya pun juga merasa kecewa bahkan mereka tak mau lagi menganggap Maya sebagai putrinya sangking malunya atas apa yang sudah di lakukan oleh Maya selama ini.


Dita yang melihat berita itu pun tak menyangka, kalau akan ada berita besar besaran seperti ini. Lalu ia ingat dengan papinya, ia pun menghampiri papinya yang ada di ruang kerja.


"Papi," panggil Dita sambil membuka pintu ruang kerja George.


"Iya sayang," jawab George


"Papi, apakah papi yang melakukannya?" tanya Dita to the poin.


"Melakukan apa sayang?" tanya George pura-pura gak tau.

__ADS_1


"Masalah Daren dan Maya. Aku tau hanya papi yang bisa melakukan semua itu," ujar Dita.


"Ya memang papi yang melakukannya," jawab George jujur.


"Tapi kenapa?" tanya Dita.


"Kenapa kamu masih nanya alasannya nak? Tentu kamu yang paling tau kenapa papi sampai melakukannya. Itu karena mereka sudah membuat hati kamu terluka. Mereka sudah tega nyakitin putri kesayangan papi. Papi gak mungkin diam saja membiarkan mereka tertawa bahagia di atas derita kamu. Hati papi sakit, melihat kamu menangis. Papi bahkan belum pernah membuat kamu menangis tapi mereka yang gak ikut membesarkan kamu, tega membuat hati kamu terluka.


Papi gak bisa diam aja, dan papi akan membahas siapapun yang menyakiti keluarga kita terutama kamu dan adek kamu, karena kalian adalah permata hati papi dan mami," ucap George menjelaskan.


" Tapi pi, apa yang papi lakukan itu keterlaluan. Papi membeberkan semua keburukan mereka sehingga seluruh dunia tau kebusukan mereka. Dan kini perusahaan Daren terancam bangkrut karena masalah ini. Aku gak tega papi, jika perusahaan Daren bangkrut maka akan ada banyak orang yang kehilangan pekerjaan. Apa papi tega karena sakit hati aku akan banyak orang yang menderita karena di PHK secara mendadak dan secara besar besaran.


Ada banyak orang yang menggantungkan hidupnya di perusahaan Daren pi. Dan aku adalah orang yang akan merasa bersalah jika itu sampai terjadi. Lagian aku sudah memaafkan mereka, mungkin aku sama Daren tidaklah berjodoh," ujar Dita menjelaskan.


George yang mendengarkan penjelasan Dita pun sedikit merasa bersalah, ia sudah gegabah mengambil tindakan tanpa memikirkan apa yang akan terjadi.


"Papi akan bantu agar perusahaan Daren gak terancam bangkrut. Kamu jangan khawatir. Masalah itu biar papi yang tangani, tapi untuk masalah yang lain. Maaf papi gak bisa bantu, dan papi gak gak menyesal sudah membuat Daren dan Maya masuk penjaga karena mereka pantas mendapatkan itu.


Lagian juga Daren harus mempertanggung jawabkan atas kesalahan yang selama ini ia sembunyikan. Ia menghalalkan segala cara hanya untuk membuat usahanya berjalan lancar bahkan melakukan hal curang hingga ia bisa memenangkan sebuah tender. Ia juga suka menyuap sana sini, hanya demi kepentingan dirinya sendiri. Dan papi gak suka akan hal itu.


Dan masalah Maya, dia juga pantas mendapatkan semua ini karena ia menjual dirinya ke orang lain terutama laki laki yang beristri. Sehingga banyak temen pengusaha papi yang bercerai sama istrinya karena ulah Maya. Dan papi baru tau itu, setelah papi menyelidiki siapa Maya.


Dita pun hanya bisa pasrah, ia juga gak tau harus berbuat apa setelah papinya menjelaskan panjang lebar.


"Nak, apa kamu menyukai Devano?" tanya George sambil meminta putrinya duduk di sampingnya.


"Kenapa papi tiba tiba nanya itu?" tanya Dita tak mengerti.


"Sebelumnya papi ingin menjodohkan kamu dengan Devano, putra dari Tuan Darma dan Nyonya Daniah. Papi menjodohkan kamu sebelum papi tau, kalau kamu ternyata sudah menjalin hubungan dengan Daren.


Papi sangat menyukai Devano, karena dia laki laki yang baik, sholeh, pekerja keras, jujur, bertanggung jawab, gak suka neka neko, gak pernah pacaran, dan sangat menyayangi keluarganya. Itulah kenapa papi ingin sekali menjadikan dia menantu papi, papi pasti sangat bahagia sekali jika kamu bisa menikah dengannya.


Karena setau papi, banyak yang ingin melamar Devano bahkan seorang putri dari negara sebelah banyak yang mengincar Devano namun sayangnya semuanya di tolak secara halus.


Dan kamu tau kenapa?" tanya George.


"Kenapa Pi?" tanya Dita penasaran.

__ADS_1


"Karena dia menyukai kamu," jawab George yang membuat Dita melongo.


"Papi yakin?" tanya Dita.


"Ya, waktu itu saat papi ingin menjodohkan kamu, Tuan Darma langsung membicarakan masalah ini dengan Devano. Dan saat itulah Devano menjawab jujur, kalau dia menyukai kamu sejak lama, hanya saja dia kalah cepat. Karena ternyata kamu sudah pacaran sama Daren, saingannya selama ini. Dan Devano memilih mengalah karena ia gak mau jika harus bertengkar dengan saingan bisninya karena memperebutkan kamu," jawab George.


"Apakah waktu itu papi ke apartemenku nanya masalah aku punya pacar apa gak karena masalah ini?" tanya Dita.


"Ya, papi ingin membuktikan sendiri apakah putri papi ini punya pacar apa gak dan ternyata benar kamu sudah punya pacar," jawab George.


"Astaga papi, aku bener bener gak tau kalau twrnyata selama ini Devano menyimpan perasaan sama aku. Tapi kenapa dia menyembunyikan semuanya. Bahkan kemarin saat aku patah hati dan nangis di pinggir jalan, dialah yang bantu aku pi, membawaku ke danau keluarganya, menenangkan aku dan menasehatiku namun aku malah menolak mentah mentah nasihat itu. Namun ia gak marah sedikitpun, ia malah mengajak aku ke resto untuk makan bersama lalu mengajak aku sholat sebelum dia ngajak aku ke bioskop karena waktu itu aku gak mau pulang ke apartemen terlalu cepat. Ia mau mengajak aku ke bioskop padahal dia terlihat gak suka, tapi demi aku, dia mau menginjakkan kakinya ke bioskop. Astaga, jadi dia melakukan itu karena menyukaiku.


Astaga, kenapa papi baru bilang. Apakah setelah ini dia masih menyukaiku setelah tau sifat asliku sebenarnya. Aku malah memaki dia saat dia menasehatiku pi, " ucap Dita takut. Entah kenapa ia merasa senang saat tau Devano menyukai dirinya. Tapi ia juga takut saat ingat, dirinya sudah membuat Devano kecewa dengan sikapnya.


"Papi gak tau kalau masalah itu, papi juga gak bisa menjodohkan kamu dengannya lagi, papi malu. Jika kamu memang menyukai Devano maka kamu harus berusaha dengan sendirinya, karena papi gak bisa ikut camlir lagi, tapi papi pasti akan sellau mendukung dan mendoakan yang terbaik buat kamu," ucap George.


"Baiklah, aku akan usaha sendiri agar Devano mau menyukaiku lagi," ujar Dita. Tak lama kemudian sang mami datang dan menemui Dita dan sang suami.


"Mami cari kemana mana gak ketemu, gak taunya di sini," ujar Maminya Dita.


"Hehe iya mi, lagi ngobrol serius nih sama papi," jawab Dita.


"Ngobrol apaan sih?" tanya Maminya Dita penasaran l.


"Rahasia," jawab Dita. Dita emang lebih suka cerita ke papinya dari pada maminya. Entahlah kenapa bisa seperti itu, tapi ia merasa cerita sama papinya itu lebih nyaman aja. Beda dengan adiknya yang kalau ada apa apa lebih cerita ke mami dari pada papinya.


"Kamu emang kebiasaan suka main rahasia rahasiaan," ujar Maminya Dita cemberut.


"Haha jangan cemberut gitu dong, jadi jelek," canda Dita.


"Ck mana mungkin mami jelek, mami walaupun cemberut tetep aja cantik," ujar Maminya Dita yang PD nya setingginya langit. George hanya tersenyum mendengar sang istri yang emang suka memuji dirinya sendiri.


Lalu mereka pun ngobrol bertiga, bercerita apa saja dan sambil bercanda satu sama lain.


Tak lama kemudian adeknya Dita pun datang dan gabung sama mereka.


Dita bahagia di saat ia patah hati, ada keluarga nya yang selalu ada untuknya, menghibur dirinya sehingga dirinya lupa akan rasa sakit yang bersarang di hatinya.

__ADS_1


Terutama sang papi, yang akan menjadi orang pertama yang selalu membela dirinya.


__ADS_2