My Little Woman

My Little Woman
Dita Datang Ke Kantor Devano


__ADS_3

Hari ini, Devano bekerja berangkat jam setengah 7 seperti biasanya. Darma dan Dania mereka pergi dengan urusan masing masing, Gofur memilih kerja dari kamarnya dengan di temani oleh Rahma di samping dirinya.


Walaupun Gofur berada di Singapure namun ia tak akan lepas dari tanggung jawab, ia tetap bekerja seperti biasanya, hanya bedanya ia tak ada di kantor. Namun pekerjaan tetap saja banyak sepanjang hari. Karena tangan kanannya selalu mengirim pekerjaan itu via email.


Bahkan jika pun ada rapat penting, Gofur tak pernah melewatinya, ia tetap hadir walaupun hanya viq zoom.


Rahma selalu ada di sampingnya mendapingi suaminya yang tengah bekerja.


"Mas mau aku buatin teh?" tanya Rahma.

__ADS_1


"Gak perlu sayang di sini aja temanin aku," jawab Gofur sambil mengelus rambut Rahma yang sangat wangi itu, lebat dan lurus.


Rahma pun menaruh kepalanya di paha sang suami, sedangkan Gofur tetap menatap layar di laptop sesekali ia melihat wajah sang istri.


Walaupun ada rapat zoom, Gofur gak pernah menghidupkan kamera maupun spekernya. Kecuali dia harus angkat bicara, barulah ia menghidupkan audionya dan Rahma akan diam tanpa mengganggunya sama sekali.


Sehingga Gofur bebas memeluk dan menciumi Rahma sesuka hati.


"Iya sayang, aku gak lupa kog, aku pasti ingat," jawab Gofur penuh dengan kelembutan.

__ADS_1


"Iya sudah sekarang mas fokus aja sama pekerjaannya, aku mau baca novel nih," ujar Rahma, Gofur pun mengangukkan kepalanya dan fokus dengan pekerjaannya. Sedangkan Rahma ia asyik dengan dunianya sendiri apalagi kalau bukan karena ia yang baca novel dan mulai menghallu seakan akan dirinyalah yang menjadi pemeran utamanya dalam cerita yang ia baca.


Di tempat yang berbeda, Devano baru aja selesai memimpin rapat tahunan di kantornya, dan setelah ini ia akan berangkat ke perusahaan satunya yang tak jauh dari sini. Mempunya banyak perusahaan memang tak bisa membuat Devano tenang, ia harus ke sana kemari memastikan semuanya berjalan dengan baik.


Begitupun dengan Darma, ia juga tak kalah sibuknya dengan putra satu satunya itu. Sebenarnya bisa saja ia meminta bantuan menantunya itu, tapi ianjuga tau kalau menantunya pun juga sibuk, walaupun ia sering ada di rumah, namun bukan berarti menantunya duduk santai seharian, karena ia tau pasti menantu satu satunya itu juga sibuk dengan pekerjannya yang ada di Indonesia.


Dan nanti setelah mereka menikah di KUA dan selesai mengadakan resepsi, rencananya Darma akan mulai membagi hartanya untuk dirinya, Devano dan Rahma, untuk Rahma sendiri akan di kelola oleh menantunya karen Rahma yang kurang faham masalah bisnis. Mungkin nanti jika ia sudah selesai kuliah, ia bisa membantu sang suami mengurus bisnis yang ia kelola.


Saat Devano sibuk menandatangi beberapa berkas sebelum ia pergi ke perusahaan satunya, tiba tiba sekertarisnya datang dan mengatakan kalau di lantai satu ada wanita bernama Dita yang mencari dirinya.

__ADS_1


Devano pun merasa kebingungan, pasalnya ia gak ada janji dengan Dita. Terlebih ini pertama kalinya, Dita mencari dirinya bahkan sampai ke kantor.


Devano pun meminta sekertarisnya untuk mengantar Dita ke ruang khusus tamu, nanti Devano yang akan datang menemuinya setelah ia selesai menandatangi semua berkasnya dan mungkin sekitar 10 menit baru selesai.


__ADS_2