My Little Woman

My Little Woman
Mencari Rahma


__ADS_3

Kini Refaldo yang sudah tau status Rahma pun merasa sangat patah hati, namun ia berusaha untuk tegar. Dan ia juga membantu mencari keberadaan Rahma, awalnya ia mencari sendiri namun kini ia mencari keberadaan Rahma bersama Della. Agar bisa secepatnya ketemu.


Sedangkan Gofur, ia juga belum putus asa mencari keberadaan istrinya tiu. Tak terasa satu bulan sudah Rahma menghilang, bahkan Gofur sampai tak memperdulikan dirinya, dan juga tak perduli dengan perusahaannya serta resto yang ia dirikan. Yang ia perdulikan hanya Rahma, Rahma dan Rahma.


Bahkan kini tubuhnya sangatlah kurus, karena ia jarang makan, dan jarang tidur. Rasa penyesalannya begitu besar hingga ia tak bisa memaafkan dirinya sendiri.


Pagho dan Magho yang melihatnya pun sampai tak tega tapi apalah daya, mereka tak bisa berbuat apa apa. Anaknya begitu bersikeras mencari keberadaan menantunya itu.


"Rahma sayang, kamu di mana? Maafkan aku, jangan hukum aku seperti ini, aku mohon pulanglah," ujar Gofur yang kini ada di mobil, tengah melihat foto Rahma yang ada galery Hp nya.


"Apakah kamu baik baik aja, atau kah kamu di sana membutuhkan bantuanku, apakah kamu di culik lagi?" tanya Gofur namun tak ada yang menjawab pertanyaannya.


"Sayang, aku kangen kamu. Sudah satu bulan kamu menghilang, dan aku gak tau apakah kamu bisa bertahan di luaran sana apa gak, kenapa kamu hilang seakan di telan bumi. Kamu ada dimana, beri aku petunjuk agar aku bisa menemukanmu," ucap Gofur meneteskan air mata.


Karena merasa tubuhnya gak enak, ia pun memilih untuk istirahat di rumah mama dan papanya.


Ia berusaha mengendarai mobilnya dengan hati hati karena kepalanya yang sedikit terasa pusing.


Sesampai di rumah mamanya, ia segera memarkirkan mobilnya, lalu masuk ke dalam. Magho yang melihat putranya berwajah pucat pun langsung menghampirinya.

__ADS_1


"Ya Allah nak, kenapa wajahmu pucet gitu," ucap Magho sambil memapah putranya menuju kamarnya.


Gofur pun berbaring di tempat tidur dan memejamkan matanya.


Magho segera mengambil air dan handuk kecil untuk mengompres putranya yang demam, tadi saat ia memapah Gofur, tak sengaja kulitnya bersentuhan dan Magho kaget karena tubuh Gofur panas.


Sambil mengompres Gofur, Magho pun menelfon suaminya dan menyuruhnya untuk pulang.


"Kenapa kamu bisa seperti ini, seperti gak keurus, mama tau kamu sangat menghawatirkan menantu mama tapi bukan berarti kamu mengabaikan kesehatan kamu, mama gak mau kamu kenapa napa nak," ucap Magho sambil membelai rambut putranya.


Magho juga meminta bibi membuatkan bubur untuk Gofur, ia tau, pasti putranya itu belum makan dari kemarin. Sejak Rahma hilang, bahkan Gofur makan sehari sekali kadang dua hari sekali karena fikirannya yang sedang kacau.


\=======


Tak lama kemudian Pagho pun datang, ia sangat cemas saat sang istri mengatakan bahwa putranya lagi sakit.


"Ma, gimana keadaan Gofur?" tanya Pagho.


"Dia demam, pa. Tadi mama juga sudah nyuapin dia bubur buatan bibi. Kasihan pa, dia pasti merasa bersalah karena menyebabkan Rahma pergi. Pah, apakah kamu sudah mendapatkan kabar keberadaan Rahma?" tanya Magho.

__ADS_1


"Sudah ma, lebih baik kita bicarakan di luar aja," ucap Pagho takut jika apa yang ia ucapkan terdengar oleh putranya itu.


"Di sini aja pa, Gofur sudah tidur, gak mungkin dia denger," jawab magho.


"Ma, tadi orang suruhan papa bilang, saat Gofur ninggaliin Rahma di hotel, tak lama kemudian, Rahma keluar juga dengan tampilan acak acakan bahkan dia menangis sepanjang jalan. Lalu dia naik angkot ke arah kota A, namun setelah turun dari angkot dan saat menyebrang jalan, dia tertabrak mobil karena mungkin dia fokus ke jalan dan fikirannya kemana mana sehingga ia dengan santainya menyebrang jalan saat lampu sudah hijau.,"


"Terus gimana keadaan Rahma sekarang pa?" tanya Magho.


"Sesesorang membawanya ke rumah sakit, namun dokter mengatakan bahwa lukanya sangat parah, dia koma, dan kemungkinan sembuh hanya 10%. Karena kecelakaan itu membuat tubuh Rahma terpental jauh. Dia sempat di rawat di rumah sakti itu selama beberapa hari, namun saat tubuhnya kejang kejang, dokter yang menanganinya pun angkat tangan. Karena Rahma bisa bernafas pun itu karena bantuan alat yang menempel di tubuhnya. Dan tiba tiba seseorang membawanya pergi entah kemana. Dan tak ada yang tau karena orang itu menggunakan penutup wajah, sampai sekarang orang orang yang papa suruh masih terus mencari keberadaan Rahma. Tapi kemungkinan besar, Rahma sudah tiada," jawab Pagho menangis, Magho pun juga menangis karena gak menyangka hidup menantunya itu stragis itu.


Gofur yang pura pura tidur, mendengar semua yang di katakan oleh papanya.


"Sayang, aku yakin kamu masih hidup. Maafin aku, aku benar benar minta maaf," gumam Gofur dalam hati.


Pagho dan Magho pun keluar karna ia gakĀ  mau Gofur mendengar isakan tangis mereka.


Setelah Pagho dan Magho pergi, barulah Gofur membukakan mata.


"Ya Tuhan, dimana pun istriku berada, tolong selamatkan dia," ucap gofur.

__ADS_1


"Maafin aku, andai aku tak membentakku dan menghinamu lalu meninggalkan mu gitu aja di kamar hotel, pasti kejadiannya tak seperti ini. Aku mohon bertahanlah demi aku, aku akan mencari keberadanmu, aku janji," ucap Gofur, hatinya sangat sakit, saat ia tau bahwa istrinya kecelakaan dan koma bahkan untuk bisa bertahan hidup hanya 10% saja.


__ADS_2