My Little Woman

My Little Woman
Hukuman untuk Sisil


__ADS_3


Pak Go pergi ke ruang CCTV, dan melihat kejadian di mana ada seorang wanita yang dengan sengaja melemparkan kulit pisang di depan Rahma hingga Rahma hampir terjatuh dan wanita itu langsung pergi setelah berhasil melemparkan kulit pisang itu.


Entah kenapa melihat itu membuat Pak Go merasa kesal dan marah. Ia pun segera memanggil wanita itu untuk segera menghadap dengan menggunakan mik yang ada di dekatnya. Yah dengan ia berbicara lewat mik, maka suaranya akan terdengar di seluruh kelas.


Cukup lama Pak Go menunggu hingga wanita itupun datang seorang diri.


"Assalamu'alaikum. Bapak memanggil saya?" tanya wanita itu dengan senyuman manis dan sikap yang penuh etika dan sopan santun tapi semua itu hanyalah kedok agar tak ada yang tau bagaimana watak aslinya itu.

__ADS_1


"Iya. Duduklah." Jawab Pak Go dingin.


"Ada apa ya pak?" Tanya wanita itu yang bernama Sisil. Namanya terpajang di name tag yang terpasang di bajunya sebelah kanan.


"Lihatlah rekaman ini dan jelaskan." ucap Pak Go sambil memutar rekaman CCTV. Melihat itu membuat wajah Sisil langsung berwajah pucat seketika.


"Maaf, pak saya tidak sengaja membuangnya." Ujar Sisil setelah rekaman CCTV itu di matikan.


"Iya. Saya tidak mungkin berbohong, saya benar benar tidak sengaja membuangnya hingga membuat Rahma hampir terjatuh." Jawab Sisil berusaha untuk tetep santai dan tidak takut. Walau sebenarnya ia sudah panas dingin berhadapan dengan Pak Go.

__ADS_1


"Tapi saya bukan anak kecil yang bisa percaya dengan ucapanmu. Saya tau kamu pasti cemburu melihat Rahma dan Della keluar dari mobil Refaldo. Kamu yang ngefans banget sama dia tapi tidak pernah sekalipun di liriknya dan ketika kamu melihat Rahma serta Della keluar dari mobil membuatmu merasa sakit hati dan ingin membalas dendam. Betulkan begitu? Bagaimana mungkin Refaldo mau melirik wanita yang hatinya busuk seperti dirimu bahkan saya sendiri ogah untuk dekat dekat denganmu kalau bukan karena ada keperluan. Jika kamu ingin di hargai dan di hormati oleh orang lain, hargailah mereka. Jangan bersikap seenaknya. Lagian ada hak apa kamu melarang Refaldo dekat dengan wanita lain? Apakah kamu adalah pacarnya? Bukan kan? Kamu hanyalah salah satu seseorang yang ngefans sama dia tapi bukan berarti kau dengan seenaknya mengatur kehidupan dia, orang tua yang melahirkan dia aja tidak pernah melarang dia bergaul dengan siapapun. Dan kamu yang hanya seorang fans, malah mau ngatur ngatur hidupnya. Emang kau siapa dia dan punya hak apa? Jangan di kira saya tidak tau siapa kamu. Kamu adalah seseorang yang akan melakukan apapun demi mewujudkan keinginanmu walau itu harus menyakiti banyak orang. Bahkan kau juga seringkali menghina dan membully siapapun yang dekat dengan Refaldo hingga membuat mereka memutuskan untuk pindah sekolah. Sungguh kau terlihat seperti orang yang pendiam tapi hatimu sangatlah licik.  Saya selama ini diam bukan berarti saya membenarkan tapi saya ingin lihat sejauh apa kamu melakukan hal kelicikan ini. Bahkan semua guru sudah tau siapa dirimu sebenarnya. Apakah kamu gak malu mendengar semua guru yang ada di sekolah ini sudah tau betul bagaimana sifatmua yang sesungguhnya?" tanya Pak Go. Sedangkan Sisil hanya diam, ia tak menyangka bahwa kelakuannya selama ini sudah di ketahui oleh semua guru.


"Ini surat untuk kedua orang tuamu. Dan saya harap besok mereka harus datang ke sini agar saya bisa memberi tahu bagaiman sifat asli dari anak kesayangan mereka yang selama ini selalu mereka bangga banggakan." Ucap Pak Go sedangkan Sisil sudah gemeteran mendengar ucapan Pak Go. Ia tak ingin mama dan papanya tau kelakuan dia selama di sekolah. Sisil sangat menyayangi kedua orang tuanya dan ia tak ingin membuat mereka sedih.


"Tapi pak, saya mohon jangan beri tau  mereka. Saya akui saya salah dan saya janji saya tak akan mengulanginya lagi. Saya mohon." Pinta Sisil dengan wajah memelas.


"Maaf, saya tak bisa memberikan kamu kesempatan karena selama ini kamu sudah banyak sekali melakukan sebuah kejatahan. Lebih baik kamu segera pergi dari hadapan saya sebelum saya membuat kamu keluar dari sekolah ini sekarang juga." Ujar Pak Go yang berusaha untuk menahan emosi. Entah kenapa ia sudah bosan melihat sifat muridnya yang hampir tiap hari selalu bikin ulah. Sudah banyak murid murid yang pindah sekolah hanya karena kelakuannya yang suka bully dan mengerjai mereka. Dan sekarang Pak Go gak bisa diam aja melhat dia bebas berkeliaran dan membuat suasana sekolah menjadi hancur berantakan. Pak Go juga tau bahwa dia lah yang menyebar vidio Rahma dan Della pas turun dari mobil hingga membuat semua siswi menatap sinis ke arah mereka. Pak Go bisa tau itu semua setelah seseorang memberikan pesan dan menceritakan secara detail.


__ADS_1



__ADS_2