
Setelah Devano pergi, Rahma pun membuka kado tersebut dan isinya tentang foto Gofur dan Rahma, serta ada catatan di sana, "Ini foto kita berdua sayang, saat sebelum kamu pergi, semoga kamu suka dengan foto ini, aku sengaja memberikan foto ini, siapa tau kamu bisa ingat sama aku,"
Surat satunya, berisi "Aku kangen kamu, aku berharap kita bisa bertemu lagi,"
Rahma menitikkan air mata, lalu ia melihat foto dirinya dan sang suami, ia berusaha keras untuk mengingatnya, namun tiba tiba kepalanya terasa sangat sakit, dan hidungnya mengeluarkan darah, "AAAAAAaaaaaaaaaaa," teriak Rahma sebelum akhirnay ia jatuh pingsan.
__ADS_1
Devano yang mendengar suara teriakan Rahma pun langsung lari terbirit birit, dan ia kaget melihat Rahma pingsan dengan tangan kanannya yang masih memegang foto, "Inilah yang aku takutkan Ra, jika aku membiarkan kamu sering komunikasih dengan suamimu, aku takut hal seperti ini terjadi lagi," gumam Devano sambil mengangkat tubuh Rahma dan membawanya ke rumah sakit, untunglah rumah sakit nya gak terlalu jauh, sesampai di rumah sakit, Rahmapun langsung di tangani oleh dokter.
Devano yang kesal langsung menonjok dinding dengan keras, hingga tangannya memerah, ia tak perduli dengan rasa sakit yang ada di tangannya itu, ia kesal karena merasa gagal menjaga Rara.
"Aku harus menghentikan komunikasi kalian, aku gak akan membiarkan kalian berkomunikasi lagi sampai kamu benar benar sembuh Ra, jika memang dia mencintai kamu, dia pasti akan menunggu kamu," gumam Devano. Ia pun pulang kembali dan mengambil Hp yang di pakai tadi oleh Rahma, ia mengirim pesan, sebelum kartu itu akhirnya ia potong menjadi beberapa bagian.
__ADS_1
Ya tuhan, jaga istriku, baru aja aku bahagia bisa vc dengannya, tapi kini aku membuat dia terbaring di rumah sakit lagi. Ya Tuhan, maafkan aku, aku mohon jaga dan lindungi istriku," gumam Gofur meneteskan air mata.
Magho yang pulang dari tempat arisan, langsung pergi ke kamar Gofur, dan betapa kagetnya saat ia melihat putranya yang lagi menangis, "Ada apa lagi ini?" gumam Magho, ia segera menghampiri putranya itu.
"Kenapa sayang, kenapa kamu menangis lagi?" tanya Magho khawatir. Dan Gofur pun menceritakan apa yang terjadi, Magho yang mengerti pun hanya bisa memeluknya dan memberikan putranya itu ketenangan.
__ADS_1
"Mama yakin, istirmu itu kuat dan dia pasti baik baik saja, sudah jangan sedih, kalau dia tau, kamu menangis seperti ini, dia pasti makin sedih, lagian ini bukan salah kamu," ucap magho menenangkan Gofur namun Gofur pun tetap saja menangis, entah kenapa sejak istrinya hilang sampai sekarang, Gofur gampang menagis, ia ingin dekat dengan istrinya dan memastikan dia baik baik saja. Tapi masalahnya ia tak tau, istrinya itu ada di mana.