
Sesampai di resto, Rahma langsung berhadapan langsung dengan asisten Pak Go.
"Maaf saya telat." Ucap Rahma.
"Kenapa bisa telat? bukankah kamu tau betul bahwa resto ini sangat ketat dalam hal di siplin. Dan kamu baru beberapa hari kerja, sudah melanggar aturan." UJar asisten Pak Go dengan sinis.
"Saya janji, lain kali gak akan saya ulangi lagi." Ucap Rahma.
"Masuklah, ganti pakaianmu dan segera bekerja. Jika lain kali saya melihat kamu telat, maka saat itu juga saya pastikan kamu akan di pecat dari resto ini." Ujar asisten Pak Go lalu pergi gitu aja meninggalkan Rahma yang masih berdiri mematung. Setelah asisten Pak Go gak terlihat lagi, Rahma segera masuk ke dalam ruangan dan ganti pakaian. Setelah itu, ia keluar dan langsung melayani pelanggan. Della hanya tersenyum ketika Rahma melihat ke arah dirinya. Ingin rasanya Della membantu Rahma saat asisten Pak Go berbicara sinis padanya tapi apalah daya, Della tak punya keberanian untuk melakukan hal itu dan ia hanya bisa melihat sahabatnya itu berhadapan dengan orang yang dingin dan ketus.
"Pak Go kemana?" tanya Rahma ketika jam sudah menunjukkan pukul 6 sore.
"Katanya kakeknya kecelakaan, jadi dia buru buru pergi. Dia pergi sebelum kamu datang." Jawab Della.
"Oh...iya sudah. Ayo kita sholat dulu." Ucap Rahma.
"Hari ini aku gak sholat soalnya tanggal merah." Ujar Della tersenyum.
"Oh gitu, iya sudah aku sholat dulul. Kamu tunggu aku di sini ya, jangan kemana mana."
__ADS_1
"Oke bos."
Rahma pun segera mengambil wudhu dan langsung melaksanakan kewajibannya yaitu sholat maghrib 3 rakaat.
Selesai sholat, ia segera menghampiri Della yang masih setia menunggu dirinya.
"Ayo, cepetan. Nanti kita kena di marahin lagi kalau telat." Ujar Rahma. Della pun hanya tersenyum lalu mengangukkan kepala.
Mereka pun kembali ke aktivitas mereka masing masing yaitu melayani setiap pelanggan yang datang untuk sekedar makan dan minum.
Saat ini Rahma sedang membawa makanan dan minuman ke meja nomer 12. Namun betapa kagetnya ia ketika ia tau bahwa yang memesan itu adalah Refaldo, Basuki dan juga Joni. Rahma pun bersikap biasa aja dan menaruhnya di atas meja dan mempersilakan mereka bertiga untuk menikmati makanan dan minuman yang telah mereka pesan. Setelah selesai Rahma segera kembali untuk melayani tamu tamu yang lain.
"Kamu kenapa do, ngelihatin dia kog sampai segitunya. Kamu suka ya sama dia?" tanya Basuki.
"Entahlah, aku juga bingung. Tapi saat aku melihat dia, aku ingin sekali dekat dengannya tapi aku gak bisa, tau sendirikan fans fansku di sekolah. Aku takut mereka akan menyakiti Rahma jika mereka tau aku ada rasa sama dia." Ucap Refaldo sedih.
"Sudahlah,kamu yang sabar. Akan ada waktunya di mana kamu dan bisa bersama dan ngobrol dengan waktu yang sangat lama." Ujar Joni menenangkan.
"Iya semoga aja. Ingin rasasnya aku segera lulus dari sekolah itu karena aku sudah merasa gak betah." Ucap Refaldo.
__ADS_1
"Aku fikir jadi kamu itu enak tapi gak ku sangka, kamu malah tertekan menghadapi para fans fans mu itu." Ujar Basuki.
"Aku punya ide agar kamu bisa lepas dari mereka." Ucap Joni.
"Apa?" tanya Refaldo dengan semangat.
"Kamu harus pura pura bikin berita kalau kedua orang tua kamu sudah bangkrut. Dengan begitu fans fans kamu akan berkurang. Dan mulai besok kamu harus ubah penampilanmu menjadi culun sehingga orang orang pada ilfil melihat dan deket deket dengan kamu lagi. Hanya cara itu yang bisa bikin kamu bebas dari mereka. Selama ini kan mereka melihat kamu karena kamu itu kaya dan tampan. Jika mereka mendengar kedua orang tua kamu sudah jatuh bangkrut dan kamu menjadi orang miskin di tambah dengan penampilan kamu yang culun, pasti mereka tak akan lagi ngefans sama kamu. Dan kamu bisa bebas deket dengan siapapun." Ucap Joni.
"Iya benar apa kata Joni, kamu harus coba ide dia. Siapa tau berhasil." Ujar Basuki.
"Tapi gimana caranya, nyatanya kedua orang tauku baik baik aja dan malah mereka semakin jaya." Ucap Refaldo.
"Iya kamu harus minta tolong ke orang tua kamu dan kamu kasih tau alasan kamu melakukan hal ini. Aku yakin kog, kedua orang tua kamu pasti akan setuju. Dan mulai besok, kamu gak boleh lagi pakek mobil dan kamu harus pindah ke kos kosan kecil biar gak ada yang curiga dan kamu ubah penampilanmpu itu agar tak lagi terlihat keren dan kalau perlu buat mereka infil dan gak mau deket deket dengan kamu lagi." Ujar Joni.
"Baikhlah besok akan aku coba. Semoga berhasil." Ucap Refaldo.
"Iya udah ayo makan, kasihan nih makanan sampai dingin gara gara kita dari tadi ngobrol melulu." Ujar Basuki.
"oke."
__ADS_1
Mereka pun makan dengan sangat nikmat dan setelah selesai makan, mereka segera pergi ke kasir untuk bayar makanan yang telah mereka makan dan setelah itu mereka pergi dari resto. Sebelum pergi, Refaldo masih sempet sempatnya melihat Rahma yang sibuk melayani setiap pelanggan yang datang.