
Keesokan harinya, Magho yang melihat Hp putranya bergetar pun langsung mengambilnya dan ternyata ada satu pesan dari nomer yang tak di kenal, Magho membuka vidio tersebut dan ia pun meneteskan air mata.
"Rahma sayang, kamu sembuh nak," gumam Magho menangis haru, lalu tiba tiba ia ingat dengan Gofur, ia pun membawa Hp itu.
"Nak, bangunlah, istrimu sudah sembuh sayang, Rahma sudah sembuh," ujar Magho. Mendengar nama istrinya, Gofur pun membuka matanya dan ia melihat Hp yang di sodorkan kepadanya. Dengan keadaan yang masih lemah, ia mengambil Hp itu dan melihat vidio yang kini tengah berputar.
"Ma, ini benaran istriku mah, dia selamat ma, dia selamat ma, dia sudah sadar ma," ucap Gofur girang, ia yang tadinya merasa lemah langsung berusaha bangun, ia terus memutar vidio tersebut.
Dan tak lama kemudian ada pesan, "Semoga cepat sembuh, istrimu sudah sadar dari komanya dan kini dia sedang berusaha keras untuk bisa jalan kembali, karena kecelakaan itu membuat kedua kakinya lumpuh. Dia juga hilang ingatan, jika dia sudah sembuh total, aku akan membawanya ke hadapan kamu. Untuk saat ini, biarkan dia bersamaku, karena dia masih dalam pengawasan dokter sini. Cepatlah sehat, agar bisa segera bertemu dengan istrimu, salam dariku, DD,"
__ADS_1
Itulah pesan yang di baca oleh Gofur, "Ma, istriku sudah sadar ma, dia selamat ma, aku bahagia ma, aku bahagia," ujar Gofur mentitikkan air mata kebahagia, hidupnya yang tadinya redup, kini mulai kembali bersinar.
Tiba tiba Pagho datang di tengah tengah mereka, "Ada apa ini?" tanya Pagho sambil menghampiri mereka.
"Pa, Rahma sudah sadar pa, lihatlah pa," ucap Gofur memperlihatkan vidio di mana Rahma tengah berusaha keras untuk berjalan, walaupun sudah jatuh berulang ulang, namun ia terus berusaha bangkit kembali dan berjalan lagi.
"Pah, andai aku ada di dekatnya, aku ingin menjadi kekuatannya, memberikan dia semangat agar bisa berjalan kembali. Pa, aku sayang dia pa, ternyata tubuhnya juga kurus ya pa sama kayak aku, dulu pipinya sangat chubby, tapi kini pipi yang chubby itu menjadi tirus," ujar Gofur sambil mengusap layar Hpnya.
"Mungkin karena selama dua tahun ini dia tak sadarkan diri, tapi papa yakin, dia pasti akan berisi lagi seperti dulu, kamu juga harus cepat sembuh, papa yakin, jika dia ingat kepada kamu, pasti orang pertama kali yang ia cari adalah kamu, jangan biarkan dia kecewa melihat kamu kurus seperti ini," ujar Pagho.
__ADS_1
"Iya, pa aku harus sembuh, aku harus sehat kembali, aku harus banyak makan dan minum susu, agar aku bisa seperti dulu lagi, pasti Rahma akan berpaling dariku jika melihat keadaanku yang sekarang, aku juga harus kuat agar aku bisa menjaga dan melindunginya dari orang jahat," ucap Gofur, mendengar ucapan putranya itu membuat Magho dan Pagho akhirnya tersenyum bahagia. Magho mengusap rambut Gofur dengan lembut.
Sedangkan di tempat yang berbeda, Della pun juga merasa sangat bahagia melihat sahabatnya yang sudah sadar dari koma, dan kini dia lagi berusaha belajar jalan, "Ra, semangat Ra, aku akan selalu mendoakan kamu dari sini, aku harap, saat kamu sembuh nanti, kita bisa bertemu lagi dan bisa bersama lagi seperti dulu," ujar Della menagnsi haru. Refaldo pun juga tersenyum melihat temannya kini sudah sembuh dan sedang belajar jalan.
"Nanti jika Rahma sudah pulang, kita harus memberikan sambutan yang mewah," ujar Refaldo.
"Iya, aku setuju," ucap Della menyetujui ucapan Refaldo. Ia akan memberikan sambutan meriah untuk sahabatnya yang sudah berjuang keras untuk bisa bertahan hidup.
__ADS_1