
Laki laki yang menolong gadis lemah itu tak lain adalah Devano Danendra, dari negara S yang menetap di Indonesia selama 3 tahun, umur 27 tahun, pemilik Hotel X, tempat dimana Rahma di jebak oleh seseorang.
Devano melihat sendiri bagaimana Rahma di jebak, lalu seorang laki laki datang dan memakin Rahma, dan setelah Devano mencari tau, ternyata laki laki yang memakinya dengan kata kata sadis itu adalah suaminya sendiri, suami yang tak bisa mempercayai istrinya bahkan dengan teganya mengeluarkan kata kata pedas.
Namun ia sebagai orang luar hanya bisa diam aja, karena gak mau ikut campur, hingga akhirnya saat Rahma keluar dari hotel, ia punĀ mengikutinya secara diam diam, hatinya tak tega melihat wanita yang menangis dalam keadaan tak berdaya. Sudah di culik, di jebak, di maki pula oleh suaminya, orang yang sangat ia cintai, orang yang seharusnya memberikan dukungan untuk sang istri, bukan malah membentaknya dan mengatakan istrinya dengan kata kata yang tak pantas untuk di dengar.
Devano terus mengikutinya hingga akhirnya tiba di kota A. Dan saat ia melihat Rahma turun dari angkot, ia melihat dengan jelas bagaimana Rahma di tabrak hingga terpental jauh, lebih parahnya yang menabrak malah kabur tanpa mau bertanggung jawab atas apa yang telah dia lakukakn.
Devano pun langsung lari dan mengangkat Rahma dan membawanya ke rumah sakit terdekat, namun betapa kagetnya saat dokter mengatakan bahwa Rahma sangat kritis bahkan kesembuhannya hanya 10% saja.
Devano benar benar bingung, gak tau harus berbuat apa. Di satu sisi, ia bukan siapa siapa, namun di sisi lain sebagai sesama manusia, ia harus saling membantu di saat melihat yang lain membutuhkan pertolongannya.
__ADS_1
Untunglah, dia memakai kaca mata hitam dan juga topi sehingga wajahnya sulit untuk di lihat oleh orang lain. Sedangkan Devano mau gak mau, ia terus berada di sisi Rahma, karena ia juga bingung mau nelphon siapa.
Beberapa hari ia terus menjaga Rahma, tentu hatinya sakit melihat keadaan Rahma yang terbaring lemah tak berdaya, apalagi ia bisa hidup sampai sekarang karena alat alat yang menempel di tubuhnya.
Hingga akhirnya ia melihat tubuh Rahma kejang kejang dan mau gak mau ia harus membawa Rahma dari sini dan membawanya ke negara S. Karna di sana rumah sakitnya jauh lebih bagus dari pada di sini.
Ia melakukan serapi mungkin agar tidak ada yang curiga, dan setelah itu, ia menyetir sendiri menuju bandara, dan langsung pergi menuju jet pribadi menuju S. Selama dalam perjalanan, Devano juga sudah menyiapkan dokter kepercayaannya untuk terus mendampingi Rahma, takut jika Rahma kenapa napa di jalan.
Devano juga sudah mencari semua identitaas Rahma, dan ternyata dia masih sekolah dan dia nikah sirri dengan gurunya sendiri, kedua orang tuanya juga sudah meninggal, dan dia punya sahabat namanya Della.
Itulah yang Devano tau.
__ADS_1
Sesampai di negara S, Devano menempatkan Rahma ke ruangan VVIP, dan dia juga di jaga ketat, semua informasi tentang keberadaan Rahma juga di tutup sehingga sulit buat orang lain bisa tau di mana Rahma berada.
Sebenarnya ia gak mau melakukannya tapi ia hanya ingin memberikan pelajaran untuk suaminya Rahma agar ke depannya, tak mengulangi kesalahan yang sama.
Devano juga membayar semuanya, yah untuk masalah uang, dia tak perduli, betapa banyak yang yang ia habisksan, yang penting Rahma bisa sembuh, namun hampir dua tahun dia dalam keadaan koma dan sekarang ia sudah sadar, namun sayangnya ia lupa ingatan, mungkin karena kepalanya terbentur ke aspal waktu itu sehingga terlupa parah, kakinya juga tak bisa di gerakakan dan harus butuh latihan dan pengobatan selama beberapa bulan ke depan agar bisa jalan kembali.
Dan setiap hari Devano selalu ada untuknya, karna ia sudah menganggap Rahma seperti adiknya sendiri, entah lah, melihat Rahma, ia seperti melihat adiknya yang hilang saat umur 6 tahun.
Saa itu kedua orang tuanya dan adiknya, sedang liburan ke Indonesia, sedangkan dirinya gak ikut karena harus sekolah, yah umur dia dan adiknya terpaut jauh hampir 10 tahun.
Dan baru beberapa hari mereka di Indonesia, Devano mendengar kabar bahwa adiknya itu di culik, Devano sempat terpukul bagaimanapun, dia sangat menyayangi adiknya itu, adik satu satunya, saudara kandung satu satunya. Mama dan papanya pun juga terpukul, mereka berusaha mencari keberadaannya, namun juga tak di temukan hingga lima tahun kemudian, mereka pun mengikhlaskan adiknya dan menganggap adiknya telah tiada.
__ADS_1