
Sesampai di depan resto, Rahma dan Della langsung ganti bajunya dengan baju seragam khusus karyawan resto. Sedangkan Refaldo bertemu dengan Lina, asisten Pak Go selama di resto. Jika Pak Go gak masuk, maka semua urusan resto akan di kerjakan oleh Lina.
"Maaf bisa bertemu dengan pemilik resto ini?" tanya Refaldo sopan.
"Maaf, ada keperluan apa ya?" tanya Lina sopan.
"Saya ingin melamar kerja di sini jika masih ada lowongan." Ujar Refaldo tersenyum manis.
"Oh kebetulan resto ini memang butu pelayan laki laki. Apakah kamu membawa surat lamaran kerja?" tanya Lina.
"Bawa, tapi saya masih SMA. Saya kakak kelas Rahma dan Della." Jawab Refaldo. Karena memang dia sudah kelas 12 dan beberapa bulan lagi, ia akan segera lulus dari SMA dan kulyah ke luar negeri.
"Gak papa. Kami hanya butuh seorang pelayan. Yang penting kamu bisa belajar di siplin, jujur, dan penuh semangat dalam hal bekerja." Ujar Lina.
"Baiklah, ini surat lamaran kerja saya. Lalul saya bisa bekerja mulai kapan?" tanya Refaldo tanpa basa basi setelah menyerahkan surat lamaran kerja yang ia buat setelah pulang dari sekolah. Ia rela tidak tidur siang hanya untuk membuat surat lamaran kerja.
"Mulai sekarang aja. Kamu bisa ke belakang untuk ganti pakaian. Di sana nanti kamu akan bertemu dengan Pak To. Bilang aja, kamu mau ambi seragam di suruh oleh mbak Lina."
__ADS_1
"Baikhlah, kalau gitu saya permisi dulu." Ujar Refaldo, ia segera pergi ke belakang untuk mengambil baju ke seseorang yang bernama Pak To. Setelah mendapatkannya, ia segera mengganti pakaiannya di ruang ganti dan setelah itu, ia mulai bekerja seperti Rahma dan juga Della.
Rahma hanya tersenyum melihat Refaldo yang begitu semangat dan sangat profesional dalam hal bekerja bahkan ketika ada beberapa wanita yang merayu dan meminta nomer Hp nya, Refaldo menolaknya dengan halus. Rahma segera mengalihkan pandangannya ketika Refaldo juga menatap ke arah dirinya. Entah kenapa Rahma merasa malu pada dirinya sendiri karena ketahuan menatap ke arah Refaldo dari tadi.
Setelah 2 jam mereka bekerja, akhirnya jam pun menunjukkan pukul 6 sore. Rahma dan Refaldo segera mengambil wudhu untuk sholat maghrbi, sedangkan Della menunggu di luar karena ia masih halangan. Selesai sholat, mereka kembali bekerja sampai jam 10 malam. Hari ini Pak Go gak pergi ke resto jadi ia gak tau jika ada pelayan baru yang kerja di restoannya.
Setelah jam 10 malam, resto pun mulai tutup. Rahma dan Della segera membersihkan meja dan kursi sedangkan Refaldo dan karyawan lainnya membersihkan lantai resto serta jendela agar besok yang sift pagi tidak perlu membersihkan resto lagi karena resto sudah di bersihkan oleh sift sore.
"Capek banget ya." Ujar Refaldo yang merasa tubuhnya sangat lelah dan pegal pegal.
"Iya. Oh ya malam ini kita makan di mana?" tanya Refaldo yang merasa dirinya sangat lapar.
"Gimana kalau kita beli roti aja?" tanya Rahma karena uangnya yang mepet.
"Iya, aku setuju." Jawab Della.
__ADS_1
"Emang bisa kenyang dengan makan roti. Kita sudah kerja dari jam 4 sore sampai jam 10 malam, masa iya kita sekarang makan roti doang?" tanya Refaldo.
"Jika kamu mau makan nasi, sana beli. Aku dan Della makan roti aja." Jawab Rahma.
"Baiklah, kalian tunggu di sini sebntar ya." Ujar Refaldo. Lalu ia pun pergi ke warung dan memesan 3 bungkus nasi pecel dan kerupuk serta 3 botol air mineral. Setelah selesai, ia segera membayarnya dan pergi menghampiri Rahma dan Della.
"Nie buat kalian." Ujar Refaldo sambil memberikan sebungkus nasi, kerupuk dan sebotol air mineral untuk Rahma begitupun dngan Della. Refaldo tak pernah pilih kasih. Jika ia makan nasi pecel, maka Rahma dan Della pun harus makan makanan yang sama dengannya. Refaldo tau, jika saat ini Rahma dan Della lagi menghemat uangnya.
"Tapiiiii............"
"Sudahlah, kalian bawa aja ke kosan. Kita makan di kamar masing masing." Ucap Refaldo memotong ucapan Rahma.
"Makasih ya." Ujar Della senang.
"Iya."
Mereka pun pulang ke kosan mereka. Hari ini Della langsung masuk ke kamarnya sendiri, karena besok pagi gak ada tugas dan gak ada ulangan di tambah Della halangan, jadi ia bisa langsung tidur setelah selesai makan. Beda dengan Rahma, selesai makan, ia harus mandi, sholat isya', ngaji sebentar lalu belajar. Walaupun besok gak ada tugas ataupun ulangan, tapi Rahma selalu mengusahan untuk belajar tiap mau tidur. Stelah selesai belajar, barulah ia langsung tidur karena jam sudah menujukkan pukul 12 malam. Sedangkan jam setengah 3 pagi, ia harus bangun untuk sholat tahajjdu.
__ADS_1
Beda lagi dengan Refaldo, yang habis makan langsung tidur karena tubuhnya yang sangat lelah dan ia merasa jika tulangnya sudah seperti mau patah semua karena kecapean sehabis kerja.