My Little Woman

My Little Woman
Sholat dhuhur berjamaah


__ADS_3

Saat Adzan dhuhur tiba, Refaldo menepati janjinya untuk sholat berjamaah di musholla. Ada sedikit senang di hati Rahma karena kini Refaldo sudah mulai berubah menjadi lebih baik. Tapi ada satu orang yang merasa hatinya terbakar api cemburu melihat orang yang ia suka deket dengan cowok lain. Dia adalah Pak Go.


Entah kenapa, semakin hari rasa suka dan rasa kagum itu semakin besar hingga kadang membuat Pak Go gak bisa mengendalikan perasaannya sendiri. Ingin rasanya ia lari dan memeluk wanita pujaan hatinya itu tapi apalah daya, dia seorang guru dan gak mungkin bisa menikah dengan muridnya sendiri apalagi ia sudah di jodohkan jadi ia gak mau memperlihatkan rasa sukanya itu di depan Rahma. Biarlah ia melihat Rahma dari jarak jauh dan melindunginnya dengan diam diam.


Setelah puas menatap ke arah Rahma, Pak Go langsung pergi gitu aja.


"Dell, dari tadi pagi kamu lihat Sisil gak?" tanya Rahma.


"Enggak tuh, emang kenapa?" tanya Della.


"Bukannya ia di kasih surat panggilan untuk orang tua. Kenapa kedua orang tuanya gak hadir bahkan ia juga tidak masuk sekolah hari ini." Jawab Rahma.


"Entahlah. Aku juga tidak tau. Lagian itu juga bukan urusan kita kan." Ucap Della.


"Iya juga sih tapi aku penasaran aja dia ada di mana sekarang. Aku takut dia kenapa napa." Ujar Rahma.


"Kita doakan aja semoga Allah selalu melindungi dia di manapun ia berada." Ucap Della.


"Kalian bahas apa sih?" tanya Refaldo yang tiba tiba sudah ada di deket mereka.

__ADS_1


"Gak ada cuma tanya kenapa Sisil hari ini gak masuk sekolah." Jawab Rahma lembut.


"Oh tak fikir bahas apaan." Ujar Refaldo tersenyum.


"Cowok miskin emang cocoknya sama cewek miskin." Ujar salah satu perempuan yang melintas di hadapan mereka.


"Sudah, tak perlu di tanggapi lagi. Biarlah mereka berkata apa, nanti kalau capek juga berhenti sendiri." Ucap Rahma menenangkan.


"Iya deh, aku ngalah." Ujar Refaldo.


"Oh ya kira kira di resto tempat kalian kerja, masih buka lowongan gak sih?" tanya Refaldo.


"Aku mau lamar kerja di sana." Jawab Refaldo sambil tersenyum.


"Ciyuz mau lamar kerja. Yang bener aja. Emang kamu bisa kerja?" tanya Rahma tak percaya, seorang Refaldo mau capek capek kerja padahal dia anak orang kaya dan bisa beli apa yang ia mau.


"Iya aku seriuz. Aku pengen tau gimana sulitnya cari uang." Jawab Refaldo.


"Baiklah, coba nanti kamu  lamar kerja di sana. Kayaknya masih ada satu lowongan kerja sebagai pelayan laki laki dan masih kosong sampai sekarang." Ujar Rahma.

__ADS_1


"Baiklah, nanti aku akan ikut kalian ke sana sekalian untuk lamar kerja." Ujar Refaldo


"Serah deh." Ucap Rahma.


"Nanti pulang sekolah, kalian mau kemana?" tanya Refaldo.


"Pulang sekolah, paling mampir ke warung dulu bentar belli makanan setelah itu pulang. Istirahat bentar lalu mandi, sholat ashar dan siap siap untuk berangkat kerja." Jawab Rahma.


"Nanti kalau pulang sekolah tungguin aku ya. Aku mau makan bareng kalian." Ujar Refaldo lalu pergi gitu aja karena ia di panggil oleh Basuki dan juga Joni.


"Dia aneh ya seharian ini." Ujar Della setelah Refaldo pergi.


"Iya, mungkin dia salah minum obat kali." Ucap Rahma tertawa.


"Kayaknya dia suka sama kamu deh ra." Ujar Della.


"Ngaco. Mana mungkin dia suka sama aku. Sudahlah gak perlu di bahas. Ayo cepetan masuk kelas, bentar lagi guru datang." Ujar Rahma.


Mereka pun kembali masuk kelas untuk melanjutkan pelajaran terakhir.

__ADS_1


__ADS_2