My Little Woman

My Little Woman
Gofur Sakit


__ADS_3

Keesokan harinya, keadaan Gofur semakin memprihatinkan, tubuhnya semakin panas bahkan dia sampai kejang kejang, tubuhnya yang kurus membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa kasihan. Apalagi Gofur tak mau minum atau pun makan, jika pun di paksa, malah Gofur muntah.


Mau gak mau, Magho dan Pagho membawanya ke rumah sakit, walau awalnya Gofur menolak namun setelah di bujuk, akhirnya Gofur pun hanya bisa pasrah saat Pagho menggendongnya dan membawanya ke mobil lalu setelah itu mereka pun pergi ke rumah sakit dengan di antar sopir.Sepanjang jalan menuju rumah sakit, Mahgo terus saja menangis karena gak tega melihat keadaan putranya itu.


Sesampai di rumah sakit, Gofur langsung di periksa, dan dokter langsung memasangkan infus ke tangan kirinya. Yah, dokter menjelaskan bahwa Gofur bisa seperti ini karena pola makan yang tidak teratur, kekurangan cairan, kurang tidur dan stres yang berkepanjangan membuat kekebalan tubuh Gofur semakin menurut hingga gampang jatuh sakit.


Setelah dokter pergi, Magho dan Pagho pun duduk di samping brankat di mana kini putranya sedang terbaring lemah.

__ADS_1


"Ra, kamu dimana Ra, pulang Ra, aku kangen kamu Ra," ucap Gofur dengan keadaan tertutup, namun tetesan air mata terus keluar, Magho pun menghapus air mata itu dengan jari telunjuknya. Ia ikut menangis melihat putranya yang benar benar merasa tertekan, ia pasti merasa bersalah atas apa yang menimpa Rahma.


"Ra, maafin aku Ra, maafin aku hiks hiks," Gofur terus menangis dengan isakan kecil sedangkan mata terus saja terpejam. Sungguh itu membuat hati kedua orang tunya seperti di remas remas.


"Pa, papa harus bisa mencari keberadaan Rahma Pa, aku gak mau putra kita semakin parah sakitnya Pa, aku takut kehilangan Gofur. Aku mohon pa," pinta Magho sambil menangis, ia terus menyeka air mata sang putra yang terus mengalir.


Ia terus keluar untuk mencari keberadaan Rahma, walau putranya seperti ini karena Rahma, namun sedikitpun ia tak menyalahkan Rahma, karena memang ini salahnya Gofur yang tidak bisa mengontrol emosinya dan gampang di provokasi hingga Rahma pergi meninggalkan dirinya. Bahkan Pagho jika ada di posisi Rahma pun akan melakukan hal yang sama.

__ADS_1


Namun saat ini yang ia fikirkan di mana keberadaan Rahma, apakah ia masih hidup setelah di vonis dokter bahwa hidupnya hanya 10% untuk bisa sembuh. Mengingat luka yang di derita oleh Rahma.


Dan siapa yang membawa Rahma pergi, lalu bagaimana keadaannya sekarang? Masih hidup atau sudah meninggal, jika masih hidup, lalu dimana Rahma di rawat, dan jika sudah meninggal, dimana Rahma kuburannya?


Pagho benar benar pusing, baginya ini lah masalah yang paling berat yang harus ia lalui seumur hidupnya. Sedangkan keadaan putranya makin hari makin memburuk, entah apa yang terjadi jika dirinya gagal membawa Rahma, ia takut jika Gofur akan meninggalkan dirinya untuk selamanya.


"Ya Tuhan ... beri aku petunjuk dimana menantuku berada Ya Rob," doa Pagho lalu ia pun masuk ke dalam mobil sambil menghubungi orang orng untuk mencari keberadaan Rahma di semua kota yang ada di Indonesia kalau perlu ke luar negeri sekalipun, siapa tau orang itu membawa Rahma keluar negeri untuk berobat karena di luar negeri alatnya lebih canggih dari pada di negaranya.

__ADS_1


__ADS_2