
Keesokan harinya, Rahma berangkat sekolah bareng Della. Gofur gak bisa mengantarkannya karena ia harus pergi ke kantor pagi pagi. Ada rapat yang gak bisa ia tinggalkan gitu aja.
"Ra, nanti pulang sekolah, jalan jalan yuk bentar," ajak Della.
"Loh emang kamu gak kerja?" tanya Rahma.
"Kerja tapi kan masuknya sore, masih ada waktulah kalau cuma jalan jalan bentar. Lagian kita jarang keluar berdua," jawab Della.
"Iya udah aku setuju," sahut Rahma menyetujui ajakan sahabatnya itu.
Di sekolah, mereka pun belajar dengan giat. Sedangkan Refaldo, ia gak bisa ganggu Della dan Rahma untuk beberapa hari ke depan karena dia dan kedua sahabatnya gabung bersama Tim yang lain untuk latihan basket. Karena dua Minggu lagi ada tanding dengan sekolah lain.
--
Sepulang sekolah, Della dan Rahma naik taxi online pergi ke Mall untuk sekedar jalan jalan. Lalu pulangnya mereka mampir ke resto.
__ADS_1
Di resto, Della dan Rahma memesan makanan yang sama. Namun saat menunggi pesanan mendadak perut Della mules.
"Ra, aku ke toilet dulu ya. Perutku mules banget nih," ucap Della sambil memegang perutnya.
"Iya udah sana tapi jangan lama lama ya," ujar Rahma yang gak enak jika di tinggal seorang diri.
"Okey, janji gak sampai 15 menit," jawab Della sambil melangkah pergi ketoilet.
"Iya udah," balas Rahma.
"Apa bener, kamu yang bernama Rahma?" tanya seorang laki laki.
"Iya, ada apa ya?" tanya Rahma ramah tanpa menaruh curiga.
"Saya cuma mau bilang kalau Pak Gofur kecelakaan setengah jam yang lalu," jawab laki laki itu dengan wajah yang meyakinkan.
__ADS_1
"Apa?! Lalu dimana suami saya sekarang?" tanya Rahma takut, ia doa takut jika suaminya kenapa napa.
"Ada di rumah sakit S, ayo saya antarkan ke sana," balas laki laki tersebut. Dan Rahma pun mengiyakan, ia membawa tas dan Hp nya lalu mengikuti langkah kaki itu menuju mobilnya. Saat ini fikirannya hanya memikirkan bagaimana keadaan suaminya sekarang. Ia gak ingat dengan Della yang ia tinggal gitu aja, ia gak ingat untuk nelfon suaminya atau sekertarisnya dan menanyakan kebenarannya . Rasa takut dan khawatir sangat dominan menguasai pemikiran Rahma yang kini benr benar kalut.
Namun di tengah perjalanan, laki laki itu malah membekap hidung Rahma dengan kain yang sudah di semprot dengan cairan yang membuat Rahma gak akan bangun selama beberapa jam ke depan.
"Kita ke Hotel X," ucap laki laki tersebut kepada temannya yang kini tengah menyetir.
"Siap, bos," jawabnya enteng.
Dan akhirnya tibalah mereka di rumah sakit S, orang itu memapah Rahma hingga akhirnya mereka tiba di hotel S.
Laki laki itu membuka semua haju Rahma hingga tersisa celana dalam aja. Lalu laki laki itu juga membuka semua kain yang nempel di tubuhnya. Dan laki laki itu meminta temannya yang tadi menyupir, untuk mengambil gambar dan vidio seakan akan ia dan Rahma sedang melakukan hubungan suami istri. Lalu foto dan vidio tersebut di kirimkan ke Hp Gofur.
Rahma yang gak tau apa apa hanya bisa terdiam, karena sampai detik ini pun ia belum juga sadar.
__ADS_1
Sedangkan di tempat yang lain, ada laki laki yang sangat marah setelah menerima foto dan vidio dari nomer yang gak di kenal. Ia gak menyangka wanita yang sangat ia cintai tega melakukan hubungan suami istri dengan laki laki lain.