My Little Woman

My Little Woman
Gofur Bahagia


__ADS_3

Gofur yang masih di rawat di rumah sakit, sudah mulai terlihat bugar lagi, apalagi saat ia tau bahwa istrinya sudah sehat dan sudah sadar dari komannya membuat dirinya, ingin segera sembuh dan tak lagi sakit sakitan. Dan rencananya ia akan pulang nanti sore.


"Ma, papa mana?" tanya Gofur yang baru saja bangun tidur. Ia di bantu sang mama, pergi ke kamar mandi untuk cuci muka dan sikat giri, lalu ia sarapan bubur yang di sediakan oleh pihak rumah sakit.


"Kerja nak, kenapa?" tanya magho yang menemani putranya di rumah sakit.


"Gak papa ma, cuma nanya aja," jawab Gofur.


"Ma, kapan ya aku bisa bertemu Rahma lagi?" tanya Gofur.


"Mama gak tau, tapi mama yakin, cepat atau lambat kalian pasti ketemu," ucap Magho.


Saat mereka bercakap cakap, Hp Gofur pun bergetar. Gofur segera meraih Hp nya dan lagi lagi ia melihat ada nomer terbaru, ia pun segera membuka pesannya. Ternyata ada satu vidio yang durasinya cukup panjang.


Gofur pun bersama Magho memutar vidio itu.


Gofur sesekali menitikkan air mata dan kadang ia tersenyum melihat vidio tersebut. Kini Rahma membuatkan vidio khusus untuk dirinya.


Wajahnya yang sedikit pucat namun tak mengurangi kecantikannya. Ia juga melihat Rahma duduk di kursi roda di dekat bunga, sehingga pemandannganya cukup bagus untuk di lihat.

__ADS_1


Gofur tersenyum saat Rahma bertanya siapa namanya kepada orang yang mungkin sedang memvidiokan dirinya.


Sesekali Rahma tersenyum dan memanggil dirinya dengan sebutan suamiku, sungguh, hati Gofur berdebar debar saat sang istri mengucapkan kata suamiku.


"Ma, kenapa dia malu sama aku karena kakinya yang gak bisa jalan, padahal aku gak masalah ma, bagaimanapun keadaannya, aku siap nerima dia apa adanya, aku gak perduli apa yang terjadi dengannya, aku selalu nerima dia dengan tangan terbuka ma," ucap Gofur di sela sela melihat vidio itu.


Namun Magho tak menjawabnya dan dia fokus mendengarkan Rahma bicara.


"Ma, dia muji aku tampan ma, Dia terpanah ma melihat ketampananku, dia juga gak sabar ma pengen ketemu aku, aku juga gak sabar pengen ketemu dia ma. Aku harus makan banyak kan ma, biar aku bisa tampan kayak dulu lagi, dia pasti akan ninggalin aku kalau liat keadaanku yang sekarang, aku harus menjaga tubuhku agar kekar seperti dulu, biar Rahma makin suka sama aku, iya kan ma?" tanya Gofur sambil tersenyum.


"Ma dia bilang kesakitan ma, pasti dia sakit banget ma saat jarum itu menusuk tubuhnya yang mungil itu, aku gak tega ma, apalagi aku ngebayangin dia menangis setiap kali jarum itu menusuk tubuhnya, ingin rasanya aku memeluknya ma, tapi aku gak tau dia ada dimana," ucap Gofur sedih.


Dia bilang aku harus kerja semangat ma, aku janji, aku akan kerja lebih keras lagi agar aku bisa mengganti semua pengobatan dia selama di sana.


Walaupun istriku bilang orang itu ikhlas, tetap saja aku sebagai suaminya, akan mengganti semua pengobatan itu semahal apapun itu. Aku akan bertanggung jawab.


Ma, dia mau ngenalin aku sama kakaknya ma, kakak yang sudah menganggap istriku sebagaik adiknya sendiri. Aku yakin dia pasti orang baik ma, karena dia mau membantu istriku, menjaga dan melindunginya bahkan ia mau membayar semua pengobatannya, kira kira kakak yang di maksud Rahma, siapa ya ma? Aku penasaran, aku pasti akan mengucapkan terima kasih padanya setelah aku bertemu dengannya, dan aku gak akan pernah melupakan kebaikan dia selama ini ma.


Ma, ternyata di tinggal di apartemen ma, tapi apartemen mana ya ma, di dunia ini banyak banget apartemen, dan apaartemen mana yang dia maksud.

__ADS_1


Hehe dia lucu ya ma saat nanya apakah dia boleh menyebut kata apartemen, pasti orang itu tidak memperboleh istriku mengucap kata kata yang akan membuat aku tau tentang keberadaannya. hemmm


Ma, nanti sore dia mau latihan jalan lagi ma, andai aku ada di sampingnya, aku pasti akan memeluknya sambil memberikan dia semangat. Dia pasti kesakitan ya ma setiap belajar jalan, andai dulu aku gak membentak dia dan membuat dia pergi hingga kecelakaan, gak mungkin dia harus mengalami hal menyakitkan seperti ini.


Ma, ternyata dia belum sembuh total ma, dia harus minum obat pahit, dia pasti merasa tersiksa, sakit seperti apa yang dia rasakan ma, sehingga dia harus minum obat secara rutin. Kenapa kepalanya bisa sakit, jika dia telat minum obat, separah itu kah sakitnya. Ya Tuhan, andai saja aku bisa memeluknya saat ini.


Aku yakin ma, orang yang menolong istriku, adalah orang baik. Karena dia memberitahu Rahma tentang aku, bahkan dia mengatakan aku, mama dan papa orang baik. Setelah apa yang aku lakukan padanya.


Ma, dia nyuruh aku agar gak selingkuh hehe. Bagaimana mungkin aku bisa selingkuh jika cinta dan hatiku sudah sepenuhnya milik dia, Dia akan berusaha keras untuk bisa jalan dan ingat aku lagi ma. Ah dia memang gemesin, iya kan ma,


Hehe dia capek katanya ma ngomong terus dari tadi, pasti dia haus banget, setelah ngomong panjang lebar." ucap Gofur dan setelah itu vidio pun selesai.


Wajah Gofur langsung ceria dan tak lagi murung seperti biasa, "Ma, aku bahagia ma, melihat Rahma baik baik saja ma," ucap Gofur, lalu ia membaca pesan di bawah vidio tersebut.


"Ma, orang itu ngancam agar aku gak mencari tau tentang dia, jika aku melakukannya, dia akan membawa Rahma pergi jauh. Aku gak akan mencarinya ma, apalagi melacaknya, aku percaya dia bisa menjaga istriku dengan sangat baik sampai tiba waktunya aku bertemu istriku kembali. Bilang sama papa ma, jangan mencari keberadaan Rahma lagi, aku yakin setelah Rahma bisa jalan lagi dan ingat aku lagi, dia pasti akan datang menemui aku," ujar Gofur dengan kebahagiaan yang terpancar di wajahnya.


"Mama juga senang nak, Rahma sudah sembuh, mama berdoa agar kalian segera di pertemukan dan hidup bahagia selamanya. Nah, mulai sekarang, kamu gak boleh sakit lagi ya, ingat kata istrimu barusan, kamu harus jaga pola makan, istirahat yang cukup," ucap Magho mengingatkan.


"Hehe iya ma, aku pasti akan jaga diri aku baik baik buat istrikku. Ah aku juga harus bekerja lebihh keras lagi, pasti pengobatan Rahma tak sedikit, aku akan fokus bekerja kembali setelah aku keluar dari rumah sakit ini," ucap Gofur semangat. Magho yang melihatnya pun tersenyum bahagia. Ia sangat bersyukur karena Rahma bisa selamat dari maut dan kini berkat Rahma, Gofur tak terpuruk lagi.

__ADS_1


__ADS_2