
Beberapa tahun kemudian, kehidupan Rahma dan Gofur di penuhi dengan kebahagiaan, apalagi setelah Rahma menyelesaikan gelarnya bersama dengan Amira yang merupakan kakak iparnya sendiri.
Kini Rahma dan Gofur sudah di karuniai dua anak, yang pertama laki-laki yang berusia tiga tahun sedangkan yang kedua, perempuan berusia satu tahun. Rahma sepenuhnya menjadi seorang Ibu Rumah Tangga, karena Gofur tak mengizinkan Rahma untuk bekerja, ia hanya fokus untuk mengurusi anak mereka, tentu Rahma di bantu oleh Mamanya karena ia tak menggunakan babbysitter.
Awalnya Gofur akan mencarikan babbysitter buat bantu-bantu Rahma, namun Rahma menolaknya karena ia tak ingin melewatkan perkembangan kedua anaknya.
Sedangkan Amira sendiri, ia baru hamil empat bulan. Ia cukup lama kosong karena memang keduanya sempat menunda kehamilan karena ingin menikmati waktu berdua, alias pacaran setelah menikah.
Mereka hidup dalam satu atap, namun walaupun begitu, mereka hidup bahagia tanpa ada rasa iri ataupun yang lainnya.
Malah kadang Amira juga membantu Rahma menjaga keponakannya itu, Amira sangat gemas dengan Kenzo, anak pertama Rahma dan Gofur, sedangkan anak keduanya di kasih nama Khanza.
Awalnya Rahma dan Gofur ingin pindah rumah, hanya saja karena kedua anaknya itu sangat aktiv, jadi Rahma memilih untuk tinggal bersama Mamanya aja, agar ada yang bantu dirinya merawat dan menjaga kedua anaknya itu. Terutama Kenzo yang anaknya cukup penasaran dan suka jail terhadap adiknya.
Devano juga sangat mencintai kedua keponakannya itu, bahkan tak jarang ia sering membelikan mainan buat mereka, sampai membuat RAhma marah, karena mainan Kenzo dan Khanza sudah banyak, karena Mama dan Papanya juga suka belikan buat mereka. Apalagi kalau Magho dan Pagho datang, mereka juga membelikan banyak mainan dan baju buat Kenzo dan Khanza.
__ADS_1
Sungguh, setelah apa yang Rahma lewati dulu, kini kebahagiaan itu akhirnya benar-benar ia rasakan. Apalagi saat ia tau, jika Della juga sudah menikah dengan Refaldo dan di karuniai anak cewek yang kini sudah berumur dua tahun yang di kasih nama, Icha.
Malah Rahma dan Della berharap kelak Kenzo dan Icha bisa bersama hingga mereka bisa jadi besan. Namun itu hanya rencana mereka, karena semua keputusan itu tetap akan di berikan kepada Kenzo dan Icha, karena mereka lah yang akan menjalani kehidupan mereka nantinya.
Dita sendiri, ia menikah dengan Dodi. Yah, setelah Dita menyelesaikan sekolahnya dan menyelesaikan kontrak pekerjaan di Amrik, ia akhirnya pulang dan bekerja di kantor Papinya. Ia ingin membantu Papinya mengurus perusahaan itu.
Dan karena itulah, Dita sering bertemu dengan Dodi yang merupakan tangan kanan Devano. Karena Devano emang berusaha menghindar dari Dita, karena tak ingin membuat Amira salah faham. Ia selalu menyuruh Dodi untuk menghadiri meeting di luar sana sehingga Dodi dan Dita sering bertemu.
Awalnya Dodi merasa kesal dan jijik jika ingat tingkah laku Dita dulu, saat suka teriak teriak dan selalu membuat dirinya pusiing tujuh keliling. Namun melihat sikap Dita yang sudah dewasa dan professiona, membuat Dito mulai memperhatikan sikap Dita. Apalagi Dita juga sudah meminta maaf kepada Dodi dan juga Devano atas sikapnya dulu.
Hingga enam bulan kemudian, barulah Dodi mengungkapkan perasaannya. Dita pun menerimanya ,karena ia melihat ketulusan Dodi dalam mencintainya, apalagi ia tau, kalau Dodi bukan pemain wanita. Tuan George juga sangat menyetujui dan memberikan restu buat mereka berdua.
Walaupun Dodi hanyalah tangan kanan Devano, tapi Dodi mempunyai kecerdasan yang cukup tinggi, hingga kelak bisa membantu Dita mengurus perusahaan yang ia dirikan itu.
Setelah Dodi dan Dita menikah, mereka pun hidup bahagia. Dodi masih tetap menjadi tangan kangan Devano, dan Dita juga tak mempermasalahkan itu, toh jika ia kesulitan, Dodi juga mau membantu dirinya.
__ADS_1
Dan kini Dita juga tengah hamil satu bulan, karena memang Dita tak menunda kehamilannya mengingat umurnya tak lagi muda. Dan Dodi pun juga tak sabar untuk mempunyai anak, sehingga mereka tak menunda kehamilan Dita.
Dan saat tau jika Dita hamil, Tuan George merasa bahagia.
Dan kini Amira, dan Rahma pun juga sudah mulai dekat dengan Dita karena mereka sadar, mereka tak ingin mencari musuh, apalagi Dita juga sudah menyadari kesalahannya dan mau meminta maaf. Ia juga sudah menikah dan hamil, jadi tak mungkin Dita masih mengharapkan Devano yang kini sudah hidup bahagia dengan Amira.
Dodi, Gofur dan juga Devano merasa bahagia melihat para istri mereka yang akkur dan saling memberi support satu sama lain. Rahma juga suka memberikan ilmunya kepada Dita dan juga AMira yang tengah hamil.
Walaupun Rahma yang paling muda, tapi dia sudah punya dua anak, yang artinya pengalaman dia dalam hal kehamilan, sudah punya ilmunya karena pernah mengalaminya selama dua kali. Jadi Rahma tak akan sungkan memberikan nasihat buat mereka berdua dan menceritakan pengalamannya sehingga Amira dan juga Dita, tak takut akan proses kelahiran sang buah hatiĀ nantinya.
\===
Maaf ya jika ceritanya aku pangkas seperti ini, biar cepat tamat, agar kalian tak menunggu terlalu lama untuk menanti cerita selanjutnya. Dan aku minta maaf karena cukup lama hiatus. Hingga mungkin kalian lupa cerita sebelumnya.
Salam dariku, Evi Tamala
__ADS_1