
Di sekolah sikap Rahma dan Pak Go biasa aja, sikap mereka sama seperti sebelum sebelumnya namun ketika pulang skeolah, Pak Go sering chat Rahma dan Rahma pun dengan senang hati akan membalasnya. Della yang selalu ada di samping Rahma pun tak menaruh curiga sama sekali karena Rahma bisa dan mampu membaca situasi. Jika Della ada di dekatnya, ia akan memilih bermain game saja tapi jika Della agak menjauh darinya, maka ia manfaatkan waktu itu untuk membalas pesan Pak Go. Dan untunglah Della bukan tipe orang yang suka meminjam hp orang sembarangan walaupun itu adalah sabahat nya sendiri. Jikapu terpaksa, Della pasti akan minta izin dulu kepada pemiliknya dan itu membuat Rahma sedikit lega karena Della bukan orang yang terlalu kepo dengan urusan orang lain yang bersifat privasi.
Hari Sabtu pun tiba, Rahma pamit kepada Della untuk pulang kampung tapi ia janji Minggu malam ia akan balek lagi karena hari Seninnya ia harus sekolah lagi.
Setelah pulang sekolah, ia segera pergi ke stasiun kereta karena Rahma sudah membeli tiket kereta sejak dua hari yang lalu. Ia berangkat jam 3 sore dan nyampek jember sekitar jam setengah 9 pagi. Selama dalam perjalanan Rahma memilih untuk tidur, kadang mengaji, kadang juga main game dan chatan bersama Della. Ia tak berani untuk mengajak ngobrol penumpang yang ada di sampingnya. Tiba tiba ada pesan masuk dari Pak Go
Dari: Pak Go
Assalamu'alaikum.
Dari Rahma
Waalaikumsalam
Dari: Pak Go
Ada di mana?
Dari: Rahma
Ada di kereta nih
Dari: Pak Go
Pulang sekarang?
Dari: Rahma
Iya, ,mas sendiri belum ke Jember?
Dari: Pak Go
Belum, insyaAllah besok pagi naik pesawat aja biar cepet.
__ADS_1
Dari: Rahma
Oh
Dari: Pak Go
Kamu kenapa milih naik kereta dari pada pesawat? Bukannya naik pesawat enak lebih cepet, gak mahal juga.
Dari: Rahma
Takut naik pesawat. Takut ketinggian
Dari: Pak Go
Oh. Hati hati ya di kereta
Dari: Rahma
Iya. Mas jadi kan ke Jember
Dari: Pak Go
Dari: Rahma
Syukurlah, aku juga sudah menelvon umy dan aby tentang kedatangan mas besok
Dari: Pak Go
Sip dah kalau gitu.
Dari: Rahma
Mas sudah makan?
Dari: Pak Go
__ADS_1
Belum, nanti aja. Kamu sendiri udah makan?
Dari: Rahma
Sudah tadi pas pulang sekolah bareng Della. Nanti kalau lapar, aku bisa makan roti. Kebetulan tadi aku beli roti dulu sebelum naik kereta.
Dari: Pak Go
Oh gitu. Iya udah nanti kalau udah sampek chat aku ya
Dari: Rahma
Iya.
Dari: Pak Go
Udahin dulu ya, aku masih ada urusan.
Dari: Rahma
Iya. Assalamu'alaikum.
Dari: Pak Go
Waalaikumsalam.
Setelah chatan dengan Pak Go, Rahma senyam senyum sendiri. Ia gak sabar ingin segera sampai di rumah. Besok, hanya tinggal hitungan jam ia akan bertemu dengan Pak Go dan dalam hitungan jam pula statusnya akan berubah. Rahma sudah tak sabar untuk bertemu hari esok. Ia berdoa semoga Allah memberikan kelancaran agar ia tak bersedih hati.
Setelah bermain Hp, Rahma pun memutuskan untuk tidur karena ia mulai mengantuk berat. Sebelum tidur, ia berdoa semoga Allah melindungi dirinya dari orang jahat dan semoga ia bisa selamat sampai tujuan. Dan tak lama setelah ia selesai berdoa, ia pun benar benar sudah terlelap. Ia tak memperdulikan ibu ibu yang duduk di sampingnya dan juga dua orang pemuda yang duduk di depannya yang dari tadi memperhatikan dirinya.
Rahma yang sangat cuek hanya bisa sibuk sama dirinya sendiri tanpa memperdulikan di kelilingnya. Sekarang ia memilih tidur dari pada ngobrol dengan orang yang ada di samping dan di depannya.
__ADS_1