
Sangat mudah buat Gofur untuk mencari laki laki yang membawa Rahma ke hotel lalu membuat seolah olah Rahma dan dia melakukan hubungan suami istri.
Setelah mendapatkan informasi di mana laki laki itu berada, Gofur pun menyuruh beberapa preman untuk membawa orang itu ke rumah kosong milik Gofur yang tak terpakai.
Sedangkan Gofur memilih menunggu di rumah itu sambil melihat foto rahma. Tak lama kemudian, para preman pun datang bersama laki laki bajingan itu. Preman itu mengikat laki laki dan tangan itu dengan tali sehingga orang itu gak bisa gerak apalagi kabur.
"Kamu tau siapa aku?" tanya Gofur sambil menampar pria itu berulang ulang.
Laki laki itupun hanya menggelengkan kepala.
"Baiklah, aku ubah pertanyaanku. Apakah kamu Yang membawa istriku ke hotel dan membuka bajunya dan melakukan seolah olah kalian melakukan hubungan, lalu kamu kirim foto dan vidio itu ke aku?" tanya Gofur dan kali ini, dia hanya bisa diam tanpa membantah apapun. Bahkan ia sampai berkeringetan.
__ADS_1
"Ta ... tapi yang aku jebak itu anak sekolahan, bukan istri orang," jawabnya terbata bata.
"Dan anak sekolahan yang kamu jebak itu istriku," bentak Gofur yang membuat laki-laki itu semakin gemeteran.
"Siapa yang menyuruhmu?" tanya Gofur namun laki laki itu seakan enggan untuk menjawabnya.
"Aku tau kini istrimu lagi di rumah sakit, dan kamu membutuhkan uang besar untuk oprasi istrimu, bukan? Karena dia sakit jantung bawaan. Kamu bisa bayangkan jika foto dan vidio yang kamu kirim ke aku, aku kirim ke dia. Bagaimana jika dia tau, jika suami yang sangat di cintainya, tega melakukan hal bejat seperti ini. Bahkan gara gara kamu, kini istriku pergi entah kemana. Kamu hancurkan rumah tangga ku, apa aku salah jika aku juga ingin menghancurkan rumah tanggamu dan memberitamu seluruh dunia ini siapa dirimu? Hem? Aku yakin orang tuamu, mertuamu, saudaramu dan keluarga besarmu akan membencimu bahkan para tetangga dan seluruh dunia juga akan menghujatmu, apa itu yang kamu inginkan. Sangat mudah bagiku untuk menghancurkanmu hanya dalam hitungan detik," ucap Gofur membuat laki kaki itu pun bersujud dengan susah payah di kaki Gofur. Ia menangis memohon ampunan.
"Kamu tau siapa namanya?" tanya Gofur.
"Saya gak tau, tapi saya punya fotonya, bahkan saat dia chat saya pun, chatnya masih ada dan belum terhapus. Bahkan saat ia menemui saya dan memberikan saya uang, diam diam saya juga merekam nya tanpa sepengetahuan dia, Tuan bisa mengambil Hp saya yang ada di saku," ucap Laki laki yang tak berani berbohong. Ia takut bahwa Gofur akan melakukan sesuatu yang membuat dirinya akan di hujat oleh seluruh dunia dan di benci oleh keluarga besarnya terutama sang istri yang kini tengah berbaring di rumah sakit.
__ADS_1
Gofur pun mengambil Hp di saku celana laki laki itu, dan melihat foto wanita yang ada di Hp laki laki itu dan ternyata yang menyuruhnya adalah Gisella.
"Dasar wanita licik, baiklah aku pastikan kamu akan menyesal sudah melakukan semua ini. Besok pagi kamu harus ikut aku ke sekolah, dan kamu harus jadi saksi di sana. Jika kamu menolak, kamu akan tanggung sendiri akibatnya,"
"Ba ... baik, Tuan," ucap Laki laki itu dengan wajah pucat sangking takutnya.
"Kalian jaga laki laki ini jangan sampai kabur, besok bawa laki laki ini jam 8 pagi ke sekolah XX. Kalian faham?" bentak Gofur.
"Faham, Tuan," jawab mereka kompak.
"Bagus, aku akan pergi dulu. Sampai ketemu besok pagi," ujar Gofur lalu pergi mencari keberadaan Rahma. Ia gak bisa tenang sebelum ia melihat istrinya baik baik saja.
__ADS_1