My Little Woman

My Little Woman
Refaldo Berhenti Kerja di Kafe


__ADS_3

Jam pulang sekolah, Pak Go memilih untuk mengantar sang istri pulang ke rumah karena Rahma mengeluh kepalanya sakit terus sedangkan Della, ia akan langsung pergi ke kafe untuk bekerja.


Ya, ia bekerja sendirian karena sahabatnya yang sakit karena ulah Gisella.


Sedangkan di sebuah kamar, Gofur merawat Rahma dengan sangat telaten. Ia merasa bersalah karena gak bisa menjaga istrinya dengan baik.


"Sayang kita ke rumah sakit aja yuk, aku takut kamu kenapa napa," ujar Gofur sambil mengompres sudut bibir Rahma.


"Gak usah mas, nanti juga sembuh. Lagian kepalaku hanya sakit sedikit. Nanti istirahat sebentar juga sudah mendingan. Mas jangan terlalu hawtir gitu ah. Kayak aku mau mati aja," ucap Rahma gelli melihat raut wajah suaminya yang begitu khawatir padahal dirinya hanya luka biasa, dan gak terlalu parah.


"Jangan bilang gitu sayang, aku gak mau kamu ninggalin aku. Lihat kamu gini aja rasanya hatiku sakit. Maafin aku ya, aku gak bisa jaga kamu dengan baik, aku merasa menjadi suami yang tak berguna," ucap Gofur membuat Rahma memeluk suaminya itu.

__ADS_1


"Mas jangan minta maaf, Mas gak salah. Mas sudah jaga aku sebaik mungkin. Mungkin ini musibah buat aku. Walaupun mas ada di dekat aku, tapi jika memang takdirku terluka. Ya pasti aku terluka. Jangan terlalu menyalahkan diri sendiri. Lagian Gisella melakukan itu, mungkin karena ia cemburu sama aku. Bukankah mas tau, bahwa cinta itu bisa membutakan mata hati," ujar Rahma menjelskan dengan kepala dingin karena ia gak mau masalah seperti ini di besar besarkan.


"Tapi apa yang dia lakukan itu sudah sangat keterlaluan, dia menampar kamu hingga terluka gini. Bahkan ia juga mendorong kamu sampai kepalaku kamu terluka dan kamu pingsan. Dia itumemang wanita gila,"


"Sudahlah jangan bahas dia lagi. Oh ya mas gak ke kafe?" tanya Rahma mengalihkan pembicaraan.


"Enggak. Lagian aku gak bisa ninggalin kamu dalam keadaan seperti ini," jawab Gofur sambil melepas pelukan Rahma.


"Enggak sayang, ini bukan salah kamu jadi jangan menyalahkan diri kamu sendiri," ujar Gofur


"Baiklah. Tapi aku lapar bisakah mas membuatkan sesuatu buat aku,"

__ADS_1


"Baiklah, apa yang ingin kamu makan?" tanya Gofur.


"Nasi goreng sama telir mata sapi,"


"Okey, aku buatkan. Kamu tunggu di sini dulu ya,"


"Siap." ucap Rahma ia senang karena suaminya sedikit melupakan masalah Gisella yang telah melukai dirinya.


Di saat Gofur sedang membuat nasi goreng untuk sang istri. Di kafe, Della sedikit merasa sedih. Karena hari ini Refaldo memilih untuk berhenti kerja. Karena ternyata ia mengaku menyerah. Ia gak bisa hidup tanpa fasilitas papanya. Ia lelah menjadi pelayan dan itu membuat tubuh Refaldo kecapean dan sakit semua sedangkan hasil yang ia dapatkan tidaklah seberapa. Ia memilih untuk membantu papanya aja mengelola perusahaannya sepulang sekolah.


Dari pada harus kerja di kafe. Ia akan mencari cara lain untuk menakhlukkan hati Rahma.

__ADS_1


Sedangkan Della, ia merasa sedih saat Refaldo mengatakan dirinya berhenti kerja. Entah kenapa Della merasa ada yang kurang pada dirinya karena akhir akhir ini, walaupun menyebalkan namun Refaldo asyik untuk di ajak ngobrol. Jika Refaldo memilih berhenti,ia pasti akan merasa kesepian lagi apalagi saat ini sahabatnya juga gak kerja, membuat semangatnya menjadi menurun dan tak seperti biasanya.


__ADS_2