My Little Woman

My Little Woman
Cara Gofur Mempermalukan Gishella


__ADS_3

Keesokan harinya, tepat jam 8 pagi, Gofur meminta kepada kepala sekolah, semua guru dan semua murid untuk hadir di tengah lapangan. Tak lupa, diam diam Gofur menghadirkan kedua orang tua Gishella untuk hadir di sekolah tanpa sepengetahuan Ghisella.


Gishella yang gak tau apa apa pun ikut hadir dan berdiri di lapangan seperti yang lainnya.


Tak lama Gofur yang memang sudah meminta beberapa orang menyiapkan panggung langsung naik ke atas dan mulai buka suara.


"Asalamuaalikum semuanya, maaf jika saya terpaksa meminta kalian untuk berkumpul di lapangan ini. Saya hanya butuh waktu kalian, kurang lebih satu jam saja. Aku harap kalian pun tak keberatan dengan apa yang akan saya lakukan nantinya. Baiklah kita mulai aja ya caranya, untuk wanita yang bernama Ghisella di harapkan maju ke depan karena saya punya kejutan untukmu," ucap Gofur tersenyum manis membuat Gisella yang ada di sana jadi senyam senyum sendiri.


"Astaga, apakah Pak Gofur mau nembak aku? Gila, gak nyangka aku kalau Pak Gofur sampai mau  mengungkapkan perasaannya di depan semua orang seperti ini," gumam Gisella dalam hati.


"Sel, cepet sana naik ke atas, sudah di tunggu tuh," ucap temennya membuat Gisella pun bergegas naik ke panggung.


Setelah Gishella berada di atas panggu, Gofur pun mulai membuka suara.


"Kalian tau kenapa saya memanggilnya ke sini?" tanya Gofur yang membuat semua orang mengatakan kata tidak pak.


"Ah, lebih baik kita panggilkan juga kedua orang tua Gishella yang juga hadir di sekolah ini, untuk bapak dan ibu silahkan naik ke atas panggung," ucap Gofur membuat semua orang termasuk Gishella kaget karena gak menyangka bahwa kedua orang tua Gishella juga hadir di sekolah ini.


"Ya Tuhan ... apakah dia akan melamarku di depan kedua orang tuaku? Aku gak nyangka kalau ternyata selama ini Pak Gofur diam diam, menyukaiku juga," ujar Gishella bahagia banget.


Tak lama kemudian, kedua orang tua Gishella pun naik ke atas panggung walaupun mereka belum tau, ada apa sebenarnya.


Sedangkan para murid mulai ada yang merekam dan mulai ada yang live di ig, fb dan sosial media lainnya karena mereka mengira Pak Gofur akan melamar muridnya sendiri.


"Nah karena kedua orang tua Ghisella sudah hadir di sini, baiklah kita mulai. Dan aku harap, jangan ada yang pergi dari tempat ini, karena saya tidak segan segan memberikan hadiah kepada siapapun yang kabur dari tempat ini," ucap Gofur yang dengan wajah datar, tak ada lagi senyuman membuat bulu kuduk mereka pada berdiri semu.


"Gishella, murid telatan di sekolah ini, apakah betul Gishella?" sindir Pak Gofur.


"Benar pak." jawab Gishella yang merasa senang karean dapat pujian dari laki laki yang ia suka.


"Sangking teladannya sampai hatimu mati dan rela melakukan apapun demi mencapai keinginanmu, benarkah begitu?" tanya Pak gofur lagi membuat Gishella langsung marah.


"Apa maksud bapak  ngomong kayak gini?" tanya Gishella tak terima.

__ADS_1


"Beberapa hari yang lalu, kamu menampar salah satu murid di sini hingga bibirnya berdarah, tak hanya itu saja, bahkan dengan teganya kamu mendorong anak itu sampai kepalanya terbentur tembok dan berdarah hingga ia pingsan, apakah perkataanku benar Gishella?" tanya Ghisella yang membuat semua orang kaget namun tak semuanya karena memang ada di antara mereka yang melihat secara langsugn bagaimana Ghisella menampar dan mendorong Rahma sampai pingsan.


"Itu Fitnah, itu gak bener," jawab Gishella mengelak.


"Baikla, Pak Budi bisakah bapak memutar vidio yang sudah saya siapkan barusan," ucap Pak Gofur dan Pak Budi pun melakukannya, ia memutar vidio itu  menggunakan proyektor sehingga apa yang di lakukan Gishella terpampang jelas di papan berwarna putih sehingga semua orang bisa melihatnya termasuk kedua orang tua Gishella.


"Ghisella, kenapa kamu melakukannya nak?" tanya Ibunya Gishella menangis, tak menyangka bahwa anaknya akan sejahat itu.


"Itu karena dia wanita murahan dan berani merayu Pak Go," jawabnya hingga terdengar oleh semua orang. Gofur yang tak terima pun langsung menamparnya dengan keras. Membuat Gishella ketakutan.


"JAGA UCAPANMU, bukankah selama ini kamu yang sering merayu saya di ruangan saya, bahkan saya sudah menyebarkan rekaman saat kamu merayu saya dengan sangat menjijikkan kepada semua orang agar mereka tau, siapa kamu sebenarnya," ucap Gofur yang membuat semua orang kaget, ternyata Gofur sendirilah yang menyebarkan rekaman tersebut.


Kedua orang tua Gishella pun hanya menangis, tak menyangka bahwa putrinya itu mempunyai kelakuan buruk di sekolahnya.


"Dan satu lagi yang harus kalian tau, termasuk kamu Gishella, orang yang kamu fitnah itu adalah istri saya,"


Jedarrrrrrrrrr


Semua orang kaget mendengarnya termasuk Gishella. Sedangkan Della yang ada di sana hanya diam karena ia sudah tau bahwa sahabatnya itus udah menikah dengan Pak Gofur.


Lagian aku tak mungkin mengajaknya pacaran karena dia wanita baik baik dan tak mengenal istiralah pacaran. KALIAN DENGAR DIA WANITA BAIK BAIK, NAMUN KEMARIN DIA PERGI, PERGI  MENINGGALKAN SAYA KARENA SAYA MENUDUHNYA SEBAGAI WANITA PELACUR DAN ITU KARENA DIA," teriak Gofur marah sambil menunjuk ke arah Gishella.


"Apa maksud bapak?" tanya Gishella tak terima.


"KAMU MENYURUH ORANG UNTUK MENCULIK ISTRI SAYA DAN MEMBWANYA KE HOTEL, LALU KAMU BAYAR ORANG ITU UNTUK MEMBUKA BUSANA YANG IA KENAKAN LALU MEREKA MEMFOTONYA DAN MEMVIDIONYA SEAKAN AKAN MEREKA MELAKUKAN HUBUNGAN INTIM, PADAHAL ISTRIKU DI JEBAK, DAN KAMU LAH YANG MELAKUKANNYA.


Kenapa Gishella, kenapa kamu melakukannya? Apa salahku dan istriku sampai kamu hancurkan hubungan kami, bahkan aku sampai menuduh dia pelacur padahal selam ini dia menjaga dirinya dengan sebaik mungkin, namun kamu berhasil memprovokasi aku.


Dan kini Gishella menggilang dan entah ada di mana, apakah sekarang kamu puas Gishella?" tanya Gofur dengan suara lemahnya bahkan semua orang yang mendengarnya pun tak menyangka bahwa Gisehlla tega melakukan semua itu, mereka juga menitikkan air mata melihat kerapuhan seorang Gofur yang selama ini, terkenal dingin dan tegas.


"Aku tak melakukannya, aku tak melakukannya, itu fitnah," teriak Gishella.


"Lagi dan lagi, kamu mengatakan itu fitnah baiklah, Pak Robi, keluarkan dia," ucap Gofur dan tak lama kemudian, dua orang keluar dengan membawa Laki laki yang di ikat tangan dan kakinya.

__ADS_1


"Kamu kenal dia Gishella?" tanya Gofur, sedangkan Gishella kaget dan menyangka bahwa dirinya akan bertemu kembali dengan Gishella.


"Kamu tak mengenalnya," ujar Gishella tak mengakuinya.


"Bukankah kamu yang menyuruh saya untuk menculik gadis itu dan membawanya ke hotel, kamu juga yang menyuruh saya untuk membuka bajunya seolah olah kami melakukan hubungan badan dan mengirim foto dan vidio ke nomer yang sudah kamu kasih ke saya," ujar laki laki itu sedangkan Gishella menggelengkan kepalanya berkali kali.


"Enggak, aku bahkan gak kenal siapa kamu," teriak Ghisella yang berusaha untuk tenang.


"Baiklah, Pak Budi, tampilkan lagi chat antara Ghisella dan orang ini," perintaih Gofur. Dan termpampanglah chat itu dan semua orang bisa membacanya dengan jelas.


"Tampilkan juga rekamannya sekalian," ujar Gofur dan Pak Budi pun melakukannya.


Kini semua orang bisa mendengar apa yang di bicarakan oleh Gishella dan laki laki yang ia suruh untuk menjebak Rahma.


"Apakah kamu masih bisa mengelak Gishella?" tanya Gofur lagi.


"Maaf, aku melakukan semua itu karena aku cinta sama Pak Gofur," ujar Gishella merasa takut, karena semuanay sudah terbongkar.


"CINTA KAMU BILANG, HAH, GARA GARA CINTA ITU KAMU TEGA MENYAKITI ISTRI SAYA SELAMA INI, BAHKAN KAMU TEGA MELAKUKAN HAL MENJIJIKKAN SEPERTI INI. SEKARANG, ISTRIKU MENGHILANG GISHELLA, ENTAH DIA ADA DIMANA. DIA MENGHILANG SETELAH AKU MEMBENTAKNYA, DAN MENCACI MAKI DIA ATAS KESALAHAN YANG TIDAK DIA LAKUKAN.


AKU SAMPAI MENGATAKAN KALAU DIA GAK PANTAS JADI ISTRIKU, BAHKAN AKU MENGATAKAN KALAU DIA ITU COCOKNYA DI TEMPAT PELACURAN, BAHKAN AKU MENGATAKAN BAHWA AKU MENYESAL MENIKAHINYA.


DAN ITU SEMUA KARENA KAMU GHISELLA. ANDAI KAMU TAK MENJEBAKNYA, AKU TAK MUNGKIN MEMBENTAKNYA DAN MENGATAKAN HAL HAL YANG TAK SEHARUSNYA AKU LAKUKAN.


Kenapa Ghislla, kenapa kamu tega sama aku dan Rahma, selama ini aku memperlakukan Rahma dengan sangat baik dan penuh kelembutan, tapi karena foto dan vidio yang kamu kirim, aku sampai tega menghinanya.


SEKARANG, APAKAH KAMU SUDAH PUAS HEM? SUDAH PUAS MENGHANCURKAN RUMAH TANGGAKU, dan membiarkan dia pergi entah kemana, sedangkan dia gak punya siapa siapa lagi karena kedua orang tuanya baru saja meninggal, dan kamu memberikan luka di atas luka dia Ghisella," teriak Gofur dengan linangan air mata, ia bahkan sudah tak  perduli dengan apa yang ada dalam fikiran semua orang, ia hanya ingin mengungkapkan perasaannya yang saat ini begitu sesak.


Semua orang ikut menangis karena gak tega melihat Pak Gofur yang menitikkan air mata, ia bahkan menjatuhkan dirinya ke bawah, karena ia sendiri tak mampu menopang tubuhnya.


"Kenapa kamu kejam sama aku, kenapa Ghisella?" tanya Pak Gofur dengan suara lemahnya.


"Pak, Bu. Anak Anda telah menghancurkan rumah tangga saya, saya meminta kalian ke sini, agar kalian tau, sifat buruk Gishella selama ini, anak yang selalu kalian bangga banggakan. Ingin rasanya aku membawa masalah ini ke jalur hukum, namun aku tidak akan melakukannya, karena saya yakin, kalian bisa memberikan hukuman  yang pantas untuk Ghiella," ujar Gofur lemah lalu ia bangkit kembali dan turun dari panggung. Lalu ia pun pergi meninggakkan mereka semua, menuju parkiran dan pergi ke rumah orang tuanya.

__ADS_1


Cinta sudah membuat Gofur benar benar lemah.


__ADS_2