Nikah Kontrak Dengan Duda 40+

Nikah Kontrak Dengan Duda 40+
Rumor Perselingkuhan


__ADS_3

Setelah cuti beberapa hari dari kantor, hari ini Dizon memulai aktivitasnya kembali. Begitu juga dengan dokter Olivia. Sejenak kita lupakan malam pertamanya yang gagal itu. Ada masalah yang lebih penting membuat Dizon lekas berangkat ke kantor.


Setelah sarapan, Dizon mengantar dokter Olivia ke rumah sakit. Walaupun jaraknya sangat lumayan, tetapi pria kaku itu sangat bertanggung jawab.


Setidaknya dia tidak menelantarkan aku untuk berangkat ke rumah sakit seorang diri. Batin Olivia ketika berada di dalam mobil.


"Nanti sepulang kerja, naiklah taksi ke rumah keluargaku lagi. Jangan pulang ke apartemen tanpa izinku! Kalau kamu tidak ada ongkos taksi, ambilah di dasboard itu. Aku selalu menyediakan uang cash di sana," ucap Dizon yang masih fokus mengemudi.


Olivia membuka dasboard. Di sana ada sebuah amplop coklat yang sepertinya berisi lembaran uang yang dimaksud suaminya.


"Di dalam amplop coklat ini?" Olivia menunjukkannya.


"Iya. Ambilah sesuai kebutuhanmu. Aku tidak akan membatasinya," jawab Dizon enteng.


Hah? Pria kaku ini bisa baik juga ternyata?


"Apa ini semacam nafkah yang kamu berikan?" tanya Olivia.


"Bisa dibilang begitu. Nafkah lahir. Kamu saja belum memberikan nafkah batin padaku," sindirnya.


"Perhitungan sekali! Aku tidak jadi mengambilnya," Olivia mengembalikan amplop itu.


"Jangan seperti ABG yang gampang ngambek. Kamu sudah dewasa, malulah sama umur sedikit," jawaban Dizon agaknya membuat Olivia kena serangan jantung mendadak. Suaminya itu selalu saja bisa mematahkan ucapannya yang terkadang tidak masuk akal.


Kalau begini, kelihatan banget 'kan yang bego siapa? Batin Olivia.


Olivia mengambil amplop itu kembali. Setidaknya cukup untuk ongkos taksi dan makan hari ini.


"Aku ambil lima ratus ribu," ucapnya.


"Bagus. Berhematlah... Aku sengaja mengisinya dengan uang yang banyak agar aku tau, seberapa butuhnya kamu dengan uang itu," ucap Dizon.


Olivia sangat kesal. Dia memang seorang dokter yang tiba-tiba nyalinya dibuat ciut hanya gara-gara ucapan suaminya. Untung saja satu menit lagi mobilnya akan sampai di rumah sakit. Olivia akan segera terbebas dari suaminya.

__ADS_1


Ketika Olivia hendak turun, dicegah oleh suaminya.


"Apa seperti itu cara pamitan yang sopan pada suamimu?" tanya Dizon. Olivia hampir saja keluar tanpa berbicara apapun.


"Memangnya aku harus apa?"


"Berikan kecupan atau ciuman yang romantis," ucap Dizon. Pria itu sengaja membuat istrinya semakin sulit berhadapan dengannya.


Olivia tak berpikir panjang. Dia langsung mencium pipi suaminya sedetik saja karena rasa malunya. Dia bergegas untuk turun.


Dizon menang selangkah dari dokter aneh itu. Dia lekas berangkat ke kantor untuk urusan yang lebih penting.


Damarion Corporation. Tak butuh waktu lama untuk seorang Dizon Damarion sampai ditempat kerjanya dengan cepat. Di sana sudah terjadi rumor yang tidak mengenakkan tentang adiknya itu. Semua karyawan menggosipkan adiknya itu ada affair dengan sekretaris barunya yang terkenal seksi itu. Selama Dizon mengambil cuti, beberapa kali urusan ke luar kota selalu di handel oleh keduanya.


Dizon langsung masuk ke ruangan adiknya. Dia sudah melupakan bagaimana harus mengetuk pintu terlebih dahulu. Di dalam, Felix sangat terkejut dengan kehadiran kakaknya yang secara tiba-tiba. Dia masih sibuk dengan Rhiana menyusun proyek luar kota lagi.


"Rhiana, tolong keluar sebentar!" perintah Dizon.


"Baik, Tuan."


"Apa benar yang mereka ucapkan semua tentangmu?"


Felix terkejut. Dia tidak paham dengan ucapan kakaknya.


"Memangnya tentang apa, Kak?" tanya Felix. Dia benar-benar tidak tau tentang apapun.


"Apa kamu ada affair dengan Rhiana?" tuduh kakaknya.


Felix malah menertawakan kakaknya. Mana mungkin dia ada affair dengan sekretarisnya, sementara dirinya sudah cemburu pada istrinya. Di dalam hatinya hanya nama seorang Kayana yang sudah tumbuh dengan indah.


"Itu tidak benar, Kak. Aku memang ke luar kota selama beberapa hari, tetapi aku memang tidak ada hubungannya dengan sekretaris itu," jawab Felix jujur.


Sepertinya Dizon harus turun tangan. Secepatnya dia harus memecat sekretaris itu agar tidak terjadi keributan lagi yang semakin rumit.

__ADS_1


"Kakak akan memecat sekretaris itu," ucap Dizon. Pria itu beranjak dari ruangan adiknya untuk pergi ke HRD.


"Tunggu, Kak. Kita tidak bisa memecat Rhiana secara sepihak. Dia tidak bersalah apa-apa dalam hal ini. Sepertinya ada orang lain yang sengaja menjebakku," ucap Felix.


"Kenapa kamu bisa berfikir seperti itu?" Dizon melotot pada adiknya.


"Beberapa kali, Papa memintaku untuk mengurusi proyek dengan sekretaris itu. Papa juga bilang, siapapun tidak berhak untuk memecat Rhiana," jawab Felix. "Dia sekretaris baru yang sangat berpotensi di perusahaan ini."


Dizon kali ini harus memutar otak untuk membuat adiknya sadar. Jika terus-menerus berada di area gosip, Dizon khawatir akan menghancurkan rumah tangganya yang baru di bangun itu.


Dizon bukan seperti orang lain pikirkan maupun bicarakan. Kenyataan yang sebenarnya, Dizon pernah selingkuh dengan Diana. Pria itu memang seperti dua orang yang berbeda, tetapi dia bukan pria yang selalu tidur dengan wanita. Dia hanya menjalani hubungan sebatas dendam kepada Sean yang mengira kekasihnya itu tiba-tiba direbut darinya.


Kenyataannya malah Diana tidur dengan pria lain yang Dizon juga tidak tau siapa orangnya. Bahkan Diana sudah berkata jujur pada pria itu jika dirinya mengandung dari pria lain. Kesempatan itu yang dimanfaatkan Dizon untuk ribut dengan Sean.


"Pergilah ke luar negeri bersama istrimu. Urus bisnis kakak yang ada di sana. Aku yakin, semua masalahmu akan selesai. Kalian akan hidup bahagia di sana," ucap Dizon.


"Apa maksud kakak? Aku tidak mengerti," Felix beranjak dari tempat duduknya untuk mendekati kakaknya.


"Ada seseorang yang mendorongmu dan menciptakan sebuah masalah untukmu. Aku belum yakin siapa orang itu. Bisa juga papa atau orang lain. Pikirkan sekali lagi rencana yang kakakmu berikan. Walaupun aku terlihat bejat di matamu, tetapi aku bukan pria seperti itu!"


Felix mulai paham apa yang kakaknya bicarakan. Tetapi pindah ke luar negeri secara tiba-tiba, itu tidak akan mungkin untuk dalam waktu dekat. Kayana akan bertanya tentang masalah apa yang menimpanya. Itu sangat sulit sekali.


"Aku akan mempertimbangkannya, Kak. Tetapi apa mungkin Papa akan melakukan ini padaku? Ya, walaupun aku tau papa tidak pernah menyukai istriku," ucap Felix terlihat sangat sedih.


Felix bahagia bertemu dengan jodohnya, tetapi dia juga sedih harus mendengar rumor yang tidak sedap tentangnya. Ini akan membuat buruk kehidupannya.


Dizon sedang berfikir untuk mencari orang yang telah membuat nama adiknya rusak dalam waktu seketika. Dia tidak akan memberinya ampun sedikitpun.


Apakah Papa mungkin melakukan itu? Aku rasa tidak. Pria itu tidak akan bisa membuat anak kesayangannya hidup dalam kesengsaraan. Ataukah Felix pernah ada musuh dalam dunia bisnisnya? Aku rasa itu juga tidak mungkin.


Dizon masih memikirkan kemungkinan besar rumor affair tentang adiknya sengaja diciptakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.


🧐🧐🧐🧐🧐TBC🧐🧐🧐🧐🧐

__ADS_1


Siapakah gerangan?


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya.... 🥀🥀🥀🥀☕☕☕☕⭐⭐⭐⭐⭐ jangan lupa untuk ditinggalkan, agar emak author semakin bersemangat....


__ADS_2