Nikah Kontrak Dengan Duda 40+

Nikah Kontrak Dengan Duda 40+
Belenggu Cinta Hot Daddy


__ADS_3

Hai akak reader di manapun berada. Semoga kalian selalu sehat dan selalu dalam lindungan-Nya. Aamiin


Emak hadir lagi bawa rekomendasi cerita baru. Semoga kalian suka. Jangan lupa mampir dan tinggalkan jejaknya. terima kasih 🙏❤️


BAGAIMANA RASANYA TERJEBAK MENJADI ORANG KETIGA DI DALAM RUMAH TANGGA ORANG LAIN?


Sharron Alexandria, 25 tahun, terjebak dalam belenggu cinta pria beristri hanya karena kesalahan satu malam. Dia adalah Darrell Wesley, 35 tahun. Demi mendapatkan seorang anak, dia rela menjalani hubungan dengan seseorang yang ditemuinya di dalam aplikasi kencan buta.


Seiring perjalanan waktu, Darrell tidak berniat membuat Sharron, wanita simpanannya itu untuk hamil. Dia terlalu mencintainya sehingga membuat Darrell melepaskan tujuan utamanya.


Sementara Callie Mavis, 28 tahun, istrinya itu sudah didesak oleh keluarganya untuk segera mendapatkan anak. Dia berusaha menanyakan perihal rencana suaminya itu untuk mendapatkan rahim pengganti. Nyatanya malah Darrell mengatakan belum mendapatkannya.


Mungkinkah Darrell dan Sharron bisa bersatu? Apakah istri Darrell mau melepaskan begitu saja ketika tahu suaminya mencintai wanita idaman lain? Bagaimana perjuangan Sharron menyembunyikan diri sebagai wanita simpanan? Mampukah mereka menjalani kehidupan yang tidak biasa ini?


...🪴🪴🪴...


Bab 1. Master Sugar Baby


Sharron Alexandria sedang berkutat di depan laptopnya. Dia berusaha mencari kekasih melalui aplikasi kencan buta. Bukan tanpa alasan karena sahabatnya, Noelle Marylou menjadi simpanan Sugar Daddy. Penampilannya selalu glamor dan terlihat tidak kekurangan suatu apapun.


"Sudah kubilang kan, kalau kamu mau mencari Sugar Daddy, aku akan membantumu," ucap Noelle meyakinkan sahabatnya. "Mencari di aplikasi kencan buta tidak menutup kemungkinan akan seberuntung aku."

__ADS_1


"Noelle, rata-rata Sugar Daddy yang kamu kenal itu sudah berumur. Aku mau mencari Sugar Daddy yang usianya tidak jauh dariku. Ya, setidaknya tidak lebih dari 40 tahun," ucap Sharron yang tetap fokus pada laptopnya.


"Tapi, kamu sudah tahu konsekuensinya menjadi Sugar Baby, kan?"


"Seperti yang sudah kamu bilang kalau kita akan diperlakukan seperti istri-istri mereka. Bahkan, bisa lebih dari itu, kan," jelas Sharron.


"Cerdas! Oh ya, satu hal lagi."


"Apa itu?"


"Apa kamu siap melepaskan keperawananmu, Sharron? Selama ini sudah jelas kalau kamu wanita baik-baik. Dan, kamu juga tahu kalau pergaulan kita itu bebas. Jujur saja, kamu masih beruntung daripada aku. Kamu juga tahu sendirilah bagaimana kehidupanku di masa lalu," ucap Noelle tanpa menutupi kisah masa kelamnya.


"Tidak juga. Ada yang hanya meminta untuk ditemani, mendengarkan segala keluh kesahnya, dan makan-makan. Kadang, ada juga Sugar Daddy yang hiper. You know-lah, mereka akan melakukan apa untuk menyakiti pasangannya demi memuaskan dirinya sendiri," jelas Noelle.


Sharron rasanya ngilu mendengar penjelasan Noelle. Dia memang sahabat terbaiknya. Walaupun Noelle lebih dulu menjadi Sugar Baby, tetapi dia tidak pernah memaksa Sharron untuk mengikuti jejaknya selama ini. Justru Noelle sempat cemburu pada Sharron yang selalu bisa menjaga diri dengan baik.


Kehidupan mereka memang tidak jauh dari Club ataupun Diskotik, tetapi Sharron selalu menolak untuk minum minuman beralkohol ataupun menerima minuman dari orang yang tidak dikenalnya. Sebagai sahabat yang baik, Noelle juga menjaganya. Jangan sampai Sharron menjadi sepertinya.


"By the way, sebenarnya apa tujuanmu untuk mencari Sugar Daddy?" Inilah yang paling penting ditanyakan pada Sharron. Wanita baik ini mendadak memutuskan sesuatu di luar dugaan Noelle.


"Aku ingin sepertimu, Noelle."

__ADS_1


"Hah? Maksudmu?" Noelle memindah posisinya yang sejak tadi berada di sofa menjadi duduk di ranjang.


"Kehidupanmu sempurna, Sayang. Lihat saja aku! Aku bahkan masih menumpang di apartemenmu yang mewah ini," ucap Sharron.


Apartemen mewah yang ditempati Noelle adalah pemberian Sugar Daddy pertamanya. Kini, dia sudah menjalin hubungan dengan Sugar Daddy yang lain karena kontraknya dengan yang pertama telah berakhir.


Sementara Sharron Alexandria yang tumbuh dan besar di panti asuhan itu harus berjuang seorang diri menata kehidupannya. Tak ada jejak mengenai orang tuanya sehingga Sharron pun lelah untuk menemukan siapa dia sebenarnya dan di mana keluarganya berada.


"Oh ayolah, Sharron. Kamu ini seperti sama siapa saja? Aku sudah menganggapmu seperti keluargaku sendiri. Kamu bebas kapanpun datang ke tempatku dan menginap di sini. Ini bukan masalah."


"Gotcha, Noelle! Aku mendapatkannya. Pria ini cukup tampan. Namanya Alan Clarence, usianya masih dibawah 40 tahun. Dia memintaku datang ke hotel X besok malam. Kami akan memulai kencan buta," ucap Sharron dengan perasaan gembira. Entah, pria seperti apa yang akan ditemuinya esok hari?


"Kamu yakin dengan pria itu? Bagaimana kalau ternyata dia hiper seperti yang kuceritakan?" Noelle berusaha menakuti Sharron agar membatalkan rencananya. Noelle tidak rela kalau sahabat terbaiknya itu jatuh pada pria yang salah.


Sharron mencatat nomor ponsel pria itu berikut nomor hotel kamar yang akan digunakan untuk bertemu besok malam. Sebenarnya Sharron sudah menawarkan pertemuan di restoran atau cafe, tetapi pria itu menolaknya dengan alasan privasi.


"Kalau tidak bertemu, mana kita tahu, Noelle?" ucap Sharron sembari merapikan laptopnya kemudian diletakkan ke atas meja.


"Oke, baiklah. Aku akan mendukung apapun keputusanmu. Ehm, aku bisa membantumu untuk menyiapkan seluruh keperluanmu untuk hari esok."


__ADS_1


__ADS_2