Nikah Kontrak Dengan Duda 40+

Nikah Kontrak Dengan Duda 40+
Willow


__ADS_3

Enam tahun yang lalu...


Diana Carrington dan Sean Armstrong masih menjadi sepasang suami istri. Waktu itu, Sean terlihat sangat bahagia. Penantian panjangnya selama kurun waktu empat tahun terbayar sudah. Di usia ke lima tahun pernikahannya, istrinya akan melahirkan.


Sean terlihat sangat antusias dan sangat menyayangi istrinya itu. Bahkan dia menemani proses kelahiran putrinya yang diberi nama Willow Armstrong oleh sang grandma, Jelita.


Hari-hari Sean dan keluarga besarnya sangat bahagia, sampai hampir mendekati satu tahun usia Willow, rumah tangga mereka di usik oleh seseorang. Seseorang telah membongkar perselingkuhan Diana Carrington dengan Dizon Damarion.


Sean terpukul. Dia sangat menyayangi anak semata wayangnya itu. Untuk membuktikan kebenarannya, Sean mengirim seseorang untuk mengawasi kemanapun Diana pergi.


Kenyataan pahit diterima Sean, istrinya benar berselingkuh dengan Dizon. Tak menunggu lama, Sean segera melakukan tes DNA untuk anaknya, Willow. Dia harus bersabar sampai empat belas hari untuk menunggu hasilnya keluar.


Hari yang ditunggu telah tiba, Sean merasa gemetar menerima hasilnya. Dibukanya kertas itu perlahan, dan ternyata....


"Oh God! Kau mengkhianatiku, Diana...," satu kalimat yang lolos dari mulut Sean ketika mendapati hasil DNA Willow dengan dirinya tidak ada kecocokan.


Sesampainya di rumah, Sean marah kepada istrinya. Dia menuduh istrinya telah berselingkuh dan melahirkan anak dari selingkuhannya itu.


Proses pengajuan perceraian dan penghapusan nama Armstrong dibelakang nama Willow telah diajukan. Berbulan-bulan Sean, Mama Jelita, Vigor, dan Zelene mengikuti persidangan perceraian.


Hakim memutuskan tepat di usia Willow satu tahun dia harus kehilangan daddynya karena perceraian dan kehilangan nama keluarganya karena kesalahan sang mama.


Kini, gadis kecil itu akan kembali ke rumah grandma Jelita. Wanita paruh baya itu yang memintanya. Sementara Diana masih sibuk untuk menjaga rahasia terbesarnya agar orang lain tidak pernah tau tentangnya. Bahkan Diana juga sudah memutuskan hubungan dengan Dizon. Pria gila itu sangat terobsesi pada dirinya. Diana hanya terpaksa menjadikannya seorang kekasih kemudian meninggalkannya untuk menikah dengan Sean kala itu.


Sekarang, gadis kecil itu menjelma menjadi gadis yang sangat cantik. Perpaduan antara mommy-nya dan pria yang menjadi selingkuhannya.


"Mom, grandma Jelita merindukanku? Bagaimana daddy Sean? Apa dia tidak merindukanku?" tanya Willow ketika sampai di bandara dan akan menuju ke rumah grandma Jelita.


Diana sebenarnya kesulitan harus merawat Willow seorang diri. Keluarga besarnya sudah menolak kehadiran gadis kecil itu dan pria yang pernah menjadi selingkuhannya itu menolaknya juga dengan alasan bahwa Willow juga bukan anaknya. Tetapi Diana meyakini, tidak ada pria lain selain pria itu yang berhasil menanamkan benih padanya. Diana sangat sangat mencintai pria itu.


"Grandma merindukanmu sayang, kita akan berkunjung ke tempat daddy. Terserah kau mau kapan?" bujuk Diana. Wanita itu sudah tidak tau lagi harus berbuat apa. Selama ini Mama Jelita yang selalu berbaik hati untuk mengirimkan sejumlah uang demi kelangsungan kehidupan Willow di luar negeri. Bahkan grandma Jelita sering menghubunginya melalui sambungan telepon dan video call.


"Aku juga merindukan daddy, Mom. Kenapa daddy tidak pernah menjemputku?" ucap gadis itu ketika sudah berada di dalam taksi.

__ADS_1


Maafkan Mommy, sayang. Daddy Sean memang bukan daddynya Willow. Mommy tidak tau lagi harus bagaimana? Daddymu tidak pernah peduli sama Mommy dan selalu menolak Mommy dan keberadaanmu, sayang. Maafkan Mommy harus membohongimu.


Willow sangat antusias. Penantian panjangnya untuk bertemu daddynya akan segera terwujud. Ketika di dalam taksi, tak henti-hentinya Willow menanyakan kepada Diana bagaimana rupa daddynya itu.


"Mom, daddy sangat tampan seperti daddynya Cinzia, teman Willow di sekolah, yah?" tanya gadis itu.


Iya, sayang. Daddymu sangat tampan. Mommy bahkan sampai rela tidur dengannya karena sangat tergila-gila dengan daddymu itu. Maafkan aku, Sean....


"Iya, sayang. Daddymu sangat tampan. Lihat saja dirimu! Kau sangat cantik dan manis," ucap Diana membujuk Willow.


Taksi yang membawa mereka, kini telah memasuki rumah utama keluarga Armstrong. Rumah dengan halaman yang sangat luas dan asri ini sangat menarik untuk anak sekecil Willow.


"Wow, rumah grandma Jelita sangat keren...," ucap gadis itu turun dari taksi.


Setelah menurunkan beberapa koper, taksi itu pergi. Kemudian Diana dan Willow masuk ke rumah itu yang telah ditunggu kedatangannya oleh pemilik rumah, grandma Jelita.


"Halo, cucu grandma yang sangat cantik...," sapa Mama Jelita.


Willow seketika langsung menghambur memeluk wanita paruh baya itu. Mama Jelita terlihat sangat bahagia dengan kedatangan gadis kecil itu.


Seketika mata Mama Jelita dan Diana saling berpandangan.


"Willow, sayang... Mommy kan pernah bilang, daddy sedang bekerja. Nanti kalau daddy libur, pasti akan menemui kita," bujuk Diana lagi. Entah sudah berapa ratus atau bahkan ribuan kali wanita itu berbohong pada gadis kecilnya.


Maafkan Mommy, sayang. Mommy sangat menyayangimu melebihi apapun. Biarlah daddymu di luar sana tidak mau mengakui keberadaanmu. Mommy akan tetap menyayangimu. Maafkan aku, Sean.


"Cucu grandma, ayo masuk. Grandma akan tunjukkan kamar Willow yang sangat luas," ajaknya pada gadis kecil itu.


Willow sangat antusias mengikuti grandmanya. Diana menyusulnya dari belakang dengan membawa beberapa koper yang dibantu pelayan rumah.


Kamar dengan ukuran dua puluh lima meter persegi yang khusus disiapkan untuk Willow. Kamar itu memang sengaja dibuat setelah kelahiran gadis kecil itu. Di dalamnya berisi ranjang untuk anak perempuan, meja belajar, beberapa mainan, dan semua perlengkapan untuk anak seusianya. Grandma Jelita yang menyiapkan semua itu.


Andai saja aku tidak tergila-gila dengan pria itu. Mungkin sekarang aku hidup bahagia dengan Sean dan Willow, anakku.

__ADS_1


Diana terharu melihat kamar putrinya yang disiapkan begitu megah oleh mantan mertuanya itu. Bahkan keluarga Carrington dengan tegas menolak keberadaan Willow, cucu tidak jelas siapa daddynya itu.


Willow mencoba duduk di ranjang yang menjadi miliknya saat ini.


"Wuah, ini sangat keren, grandma. Gambarnya juga sangat indah...," ucap Willow. Tokoh rapunzel yang menjadi gambar ranjangnya saat ini. Dia suka dengan rambut panjangnya.


Setelah puas menikmati kamarnya, sekarang Willow menagih janjinya pada Mommynya.


"Mom, kapan kita bertemu daddy? Aku sudah sangat rindu sekali padanya," pinta gadis kecil itu.


Diana memandang mantan mertuanya seraya meminta persetujuan darinya.


"Besok, sayang... Mommy akan membawamu bertemu daddy. Sekarang di rumah grandma dulu, ya? Grandma masih kangen sama kamu," ucap Mama Jelita.


"Iyey... Besok Willow akan bertemu daddy. Willow akan pamer pada Cinzia jika aku juga punya daddy," teriak gadis kecil itu membuat Diana semakin bersedih.


Maafkan Mommy, sayang. Andai saja pria itu mau mengakui kita. Tentu Mommy tidak akan banyak berbohong kepadamu, sayang. Daddymu masih orang yang sama yang selalu Mommy cintai sampai sekarang. Burchard Juvenal Halbur, di mana kau sekarang? Anakmu merindukanmu....


😍😍😍😍TBC😍😍😍😍


Hai hai hai. Maaf untuk kisah kali perlahan-lahan teka-teki akan terbongkar. Jadi, nikmati terus kelanjutan kisahnya...


Jangan lupa like, vote, dan komentarnya....


Sekebon bunga atau secangkir kopi juga boleh...


Btw, sambil nunggu kelanjutannya, Emak mau kasih tau novel yang bikin kalian ngakak sampe bengek... Kuy kepoin karya teman emak


judulnya : Berbagi Cinta \= Belenggu Cinta Yang Sama


Author : Liana kiezia


Terima kasih, luv yu all 😍😍😍😍

__ADS_1



__ADS_2