
Masih ingat Magenta? Wanita yang pernah dipakai Mama Jelita untuk menggoda Sean dan yang menjadi selingkuhan Eros Kalandra, mantan Callista.
Nah, sekarang dia muncul lagi bersama seorang pria asing. Pria yang beberapa hari baru datang di negara ini dan menyewa jasanya selama sebulan penuh. Sangat beruntung, bukan? Karena berkat Mami Vee, dia menjadi wanita yang paling bersinar.
Wanita itu mencari keberadaan pria asing yang menyewanya.
"Huft, kemana lagi si Om?" tanya Magenta.
Beberapa menit yang lalu saat makan bersama pria itu dan dia pamit untuk pergi ke toilet. Ketika kembali, dia tidak mendapati pria asing itu berada di tempatnya.
Setelah lelah mengelilingi Mal karena teleponnya sejak tadi tidak diangkat, Magenta memutuskan untuk menunggu ditempatnya makan.
"Darimana saja, kamu?" ucap pria asing itu mengagetkan Magenta.
"Eh, Om... Aku tadi mencari Om. Kukira Om akan meninggalkanku," ucap Magenta manja.
"Aku bukan pria seperti itu," ucapnya. Pria asing itu langsung duduk di hadapannya.
"Om darimana?" tanya Magenta yang melihat raut wajah terlihat sangat cerah. Entah karena sedang bersamanya atau memang pembawaan pria itu.
"Barusan keliling sebentar. Bosan menunggumu terlalu lama di toilet," ucapnya.
Pria asing itu memang sengaja ingin melihat keadaan Mal yang baru saja dikunjunginya. Tak sengaja dia melihat seorang wanita yang sangat menarik perhatiannya ketika memilih susu kehamilan dan dia langsung menghampirinya.
Wanita asing yang dijumpainya itu terlihat sangat menarik dan seperti masih berusia kisaran lebih dari dua puluh tahun. Itu yang menarik baginya. Lebih menarik lagi, karena wanita itu sangat ketus membalas semua ucapannya. Dia merasa jika wanita itu tidak senang dengan keberadaannya.
Setelah berhasil membuat wanita itu tambah kesal dengan memasukkan susu ibu hamil itu, dia menuju ke kasir untuk menitipkan sejumlah uang untuk membayarkan belanjaan wanita itu. Dia perkirakan uang yang dititipkannya lebih dari cukup melihat isi troli wanita itu tidak terlalu banyak. Hanya kebutuhan rumah tangga biasa.
Sesuai perkiraannya, wanita itu akan menolak pemberiannya. Untung saja dia berhasil mengancam kasir itu agar mau membujuknya.
Wanita yang luar biasa. Rasanya setelah melihat wanita itu, aku tidak berminat lagi dengan Magenta. Sebaiknya aku minta dia kembali ke Mami Vee. Mengenai uang yang sudah kubayarkan, biarkan saja. Uangku masih banyak. Tunggu, tidak seperti itu. Aku masih butuh Magenta untuk mengenal semua tempat yang ada di sini. Biarkan saja dia.... Perlahan aku juga akan mencari informasi siapa sebenarnya wanita itu?
"Maaf, Om. Biasa terkadang wanita jauh lebih ribet," jawab Magenta.
__ADS_1
"Tidak semua wanita!" kilahnya.
Magenta sangat kesal mendapat pelanggan seperti pria asing dihadapannya. Dari segi keuangan memang sangat royal sekali, tetapi dari segi sikap seolah terlihat sangat ketus dan tidak menghargainya.
"Baiklah. Bagaimana rencana malam ini?" tanya Magenta. Dia berharap segera menyelesaikan malam perdananya dengan pria asing itu.
"Malam ini pulanglah! Temani aku sampai kembali ke hotel," ucap pria asing itu membuat Magenta membulatkan mata.
Biasanya akan banyak pria yang mengantre untuk tidur bersamanya, tetapi tidak dengan pria asing ini. Sejak awal pertemuannya terlihat sangat berminat memandanginya, setelah diluar sikapnya berubah.
Eh, si Om kenapa menolakku? Apa aku tidak menarik lagi? Rasanya aku harus komplain pada Mami Vee. Pria ini hanya memakai tujuh puluh persen jasaku, sisanya dia menolak!
"Kenapa, Om? Apa aku terlihat kurang menarik atau apa? Biar kuperbaiki," ucap Magenta.
Kau sangat menarik bagi orang lain, tidak bagiku!
"Tidak apa-apa, lagipula aku sudah membayar full untuk sebulan kedepan, kan? Anggap saja kau sedang beruntung karena aku tidak jadi menyentuhmu," ucapan pria asing itu melambungkan namanya dan menjatuhkannya secara bersamaan.
Sebagai seorang wanita mal*m bagi Magenta, dua hal sangatlah penting. Pertama, pelanggan membayar dengan uang lebih. Kedua, pelanggan puas dengan pelayanannya.
"Terserah Om saja. Asal Om tidak membatalkan kerja sama sepihak dengan Mami Vee. Bisa saja wanita itu membuatku rugi karena tidak becus melayani tamu sebaik Om," ucap Magenta.
"Kau jangan khawatir. Aku tidak akan melakukannya. Sewaktu-waktu aku memerlukanmu, datanglah," ucap pria asing itu.
Magenta masih berharap lebih pada pria yang sangat tampan dan kaya raya itu. Terlihat sangat berkharisma dan sangat royal. Semua kebutuhan dirinya sudah dipenuhi untuk sebulan ke depan. Uang jajan, uang make up, pergi ke salon dan lain sebagainya sudah diberikannya di muka.
"Langsung mau balik ke hotel atau masih ingin jalan-jalan di Mal ini?" tanya Magenta.
"Langsung ke hotel Starlight saja. Aku ingin istirahat," ucapnya.
Ingatan pria asing itu kembali ke beberapa tahun yang lalu ketika seorang wanita asing tiba-tiba tidur dengannya dan meminta pertanggungjawaban dirinya. Wanita itu telah mengandung. Sebelum wanita itu melahirkan, dia sudah pergi sejauh mungkin dari wanita itu.
Aku tidak pernah mencintainya. Dia yang memaksaku untuk melakukannya. Semoga aku tidak bertemu lagi dengan wanita itu.
__ADS_1
Burchard Juvenal Halbur adalah nama pria asing itu. Pria yang saat ini berusia empat puluh dua tahun baru saja kembali. Setelah beberapa tahun meninggalkan masa lalunya. Dia tidak ingin bertanggung jawab pada istri pria lain. Diana Carington nama wanita itu.
Jika memang dari wanita itu lahir keturunanku, aku akan bertanggung jawab atas anak itu tetapi tidak dengan ibunya. Keluarga Armstrong pasti akan mencariku dan membuat semua usahaku kacau jika mereka tau akulah yang tidur dengan wanita itu. Selama hampir enam tahun aku mengasingkan diri, aku berharap mereka melupakan kejadian masa lalu itu.
Sepanjang perjalanan menuju hotel Starlight, Juvenal terlihat sangat diam. Dia memikirkan masa lalunya. Dia pikir kembali ke negara ini akan membuatnya melupakan masa lalunya, nyatanya itu tidak berhasil.
"Om, kenapa diam?" tanya Magenta yang sejak tadi dibuat pria itu.
"Aku sedang memikirkan seseorang, Maggy. Tolong diamlah!"
Magenta baru kali ini mendapatkan pelanggan yang sangat ketus dan menyebalkan. Awalnya pria itu terlihat sangat menarik di matanya, tapi nyatanya lebih baik mendapatkan pelanggan dari kalangan biasa.
Mobil yang ditumpangi telah sampai di hotel Starlight, Magenta dan Juvenal masuk ke kamar presiden suit yang sudah dipesan atas nama Juvenal.
Sesampainya di dalam, Juvenal ingin segera berendam di dalam bath up. Ketika hendak masuk, Magenta ingin ikut tetapi Juvenal membentaknya.
"Jangan masuk ke dalam!"
Juvenal membiarkan wanita sewaannya itu menunggu dengan kesal. Dia ingin bersantai di dalam bath up dan menikmati hari-harinya. Memikirkan masa lalu membuat otaknya mendidih.
Wanita itu? Wanita yang sangat luar biasa. Dia bahkan menolak orang asing sepertiku. Sungguh menarik!
Magenta sangat kesal pada pria itu. Dia tidak mau menunggunya berlama-lama di kamar hotel tanpa melakukan apapun. Magenta meninggalkan pria itu.
"Nanti kalau butuh bakalan telpon," ucapnya.
🍓🍓🍓🍓TBC🍓🍓🍓🍓
Emak gak kuat harus berputar-putar ceritanya. Biar lekas ketemu... Hehehe...
Semoga part kali ini suka... semua misteri perlahan akan tersambung. Biar tidak bertele-tele 😁😁😁
Jangan lupa like, vote, komentarnya....
__ADS_1
🥀🥀🥀🥀 dan ☕☕☕☕ boleh dihadiahkan... jangan lupa dikasih ⭐ juga...
Terima kasih... Jaga kesehatan selalu... Luv Yu All... 😍😍😍😍