
Sesampainya dibutik, Alan dan Ayumi melihat sosok yang tidak asing.
Ntah itu siapa?
"Levin?" Cetus Ayumi.
"Syahfiya?" Cetus Alan.
Ayumi dan Alan melihat Levin dan Syahfiya yang datang berdua ke butik yang sama, Ntah untuk apa mereka datang ke butik khusus pengantin?
Ayumi melihat kearah Alan dengan tatapan bingung.
"Kenapa Alan melihat wanita seperti gimana gitu." Batin Ayumi yang melihat tatapan Alan agak berbeda pada Syahfiya.
"Apa kamu mengenal wanita itu?" Tanya Ayumi dengan tatapan meminta penjelasan.
"Emmhh.... Aku." Kata-kata Alan terpotong.
"Apa aku harus jujur pada Ayumi?" Batin Alan.
"Apa ini yang dimaksud mantan bisa datang dihari menjelang pernikahan?" Pikir Alan dalam hatinya.
"Ayumi...." Sapa Levin tiba-tiba yang menghampiri Ayumi.
"Kamu mengenalnya?" Tanya Syahfiya pada Levin, Sambil melihat Alan yang berdiri tepat disamping Ayumi.
"Itu Ayumi dan laki-laki itu kekasihnya." Levin menjelaskan pada Syahfiya.
Syahfiya terus menatap wajah tampan Alan.
"Kenapa aku harus melihatnya lagi." Batin Syahfiya yang belum bisa melupakan Alan sepenuhnya.
Levin dan Syahfiya berjalan menuju Ayumi dan Alan sedang berdiri.
"Ayumi apa kabar?" Sapa Levin menanyakan kabar Ayumi saat ini.
"Aku baik, Oh iya dia siapa?" Jawab Ayumi dan bertanya pada Levin wanita yang disampingnya itu siapa?
"Kenalkan dia kekasihku, Dan minggu depan kita akan menikah." Levin memperkenalkan Syahfiya pada Ayumi, Betapa terkejutnya Ayumi Levin yang terkenal begitu playboy dia ternyata sudah punya calon istri.
"Haah kamu akan menikah? Kamu tidak sedang becanda denganku kan?" Tanya Ayumi memastikan.
"Tentu saja aku tidak sedang bercanda Yum, Aku juga ingin punya keluarga kecil dan meninggalkan masalalu yang buruk itu, Dan aku ingin membuka lembaran baru dengan Syahfiya." Jelas Levin dengan penuh ketulusan, Membuat Ayumi begitu kagum.
"Akhirnya Levin sadar kalau dirinya selama ini salah." Batin Ayumi.
Syahfiya terus menatap Alan membuat Alan merasa risih.
"Alan aku tidak menyangka, Ketemu kamu dibutik yang sama." Batin Syahfiya.
Melihat Alan ada dihadapannya, Syahfiya berharap kalau waktu bisa diputar kembali pasti Syahfiya akan menikah dengan Alan laki-laki yang selama ini dicintainya.
Mereka duduk disofa yang sama untuk para pelanggan, Tiba-tiba pegawai butik datang menghampiri mereka.
__ADS_1
"Nona Ayumi, Gaunnya sudah siap ayo dicoba dulu!" Pinta sang pelayan butik dengan sopan.
Alan sudah memang sudah memesan gaun pengantin untuk Ayumi dari beberapa bulan yang lalu, Dan hari ini butik mengabari kalau gaun pengantin pesanannya sudah jadi, Jadi Alan langsung mengajak Ayumi mencobanya gaun pengantin yang sudah dipesannya.
"Iya, Sayang aku coba gaun pengantinnya dulu ya." Jawab Ayumi dan berpamitan dengan Alan.
"Iya sayang." Jawab Alan dengan lembut.
Ayumi pergi menuju keruang ganti bersama pelayan butik, Alan hanya duduk menunggu Ayumi disofa tempat pelanggan.
"Fiya, aku ke kamar mandi dulu ya." Pamit Levin dan pergi berlalu ke kamar mandi.
"Iya Vin." Jawab Syahfiya.
Syahfiya duduk berdua dengan Alan, Syahfiya menatap kearah Alan dengan tatapan lembut.
"Apa gadis itu calon istrimu?" Tanya Syahfiya tiba-tiba, Membuat Alan tersenyum simpul.
"Iya dia calon istriku." Jawab Alan apa adanya.
"Apa karena dia kamu tidak mau balikan lagi denganku? Alan sampai sekarang aku belum bisa melupakanmu." Tanya Syahfiya yang jujur akan perasaannya.
"Fiya, Kita jalanin hidup kita masing-masing dan satu lagi mari kita melupakan satu sama lain agar kita juga tidak terpuruk dalam masa lalu kita!" Pinta Alan dengan tatapan serius.
Mendengar pintaan Alan mata Syahfiya langsung berkaca-kaca, Rasanya ingin menangis dan memeluk Alan.
"Aku benci mama dan papa, Gara-gara mereka aku harus berpisah dengan laki-laki yang aku cintai selama ini." Batin Syahfiya terus meronta-ronta.
"Aku bertemu Levin di club' malam." Jawab Syahfiya dengan tatapan datar.
Malam itu Syahfiya sedang galau gara-gara terus mengingat Alan, Akhirnya Syahfiya pergi ke club malam untuk bersenang-senang dan agar bisa melupakan Alan. Tapi malam itu Syahfiya mabuk berat dan tidak sengaja bertemu dengan Levin, Levin membantu Syahfiya tapi bukannya diantar pulang Levin malah membawa Syahfiya ke hotel dan meniduri Syahfiya malam itu, Karena Levin juga malam itu agak mabuk jadi ntah apa yang terjadi, Pas pagi-pagi mereka berdua sudah tanpa busana sama sekali.
Waktu itu Syahfiya hanya menangis, Levin juga merasa bersalah karena perbuatannya akhirnya Levin memutuskan menikahi Syahfiya setelah kejadian malam itu.
"Fiya bahagialah dengannya, Dan lupakan aku setelah Ayumi lulus kuliah aku akan menikah." Alan mendoakan kebahagiaan Syahfiya dan memberitahu tentang pernikahannya dengan Ayumi Larasati.
"Terimakasih." Jawab Syahfiya singkat.
"Aku menikah dengannya bukan cinta, Tapi karena sesuatu yang tidak pernah aku inginkan, Alan dalam hatiku hanya ada kamu." Syahfiya berbicara tegas pada Alan, Alan geleng-geleng kepala.
"Fiya, Dihatiku sudah ada Ayumi dan kamu menikahlah dengan laki-laki kaya seperti yang orang tua mau." Jawab Alan yang langsung pergi dari hadapan Syahfiya.
Alan terkejut ternyata Ayumi sudah berdiri tidak jauh dari tempat duduknya, Dan sebenarnya kenapa Syahfiya mengatakan semua itu karena sengaja agar Ayumi mendengarnya dan marah pada Alan.
"Sayang kamu sudah selesai." Tanya Alan dengan nada gugup.
"Apa kamu sudah selesai mengobrolnya?" Bukannya menjawab Ayumi malah balik bertanya pada Alan dengan tatapan sinis.
Ayumi ternyata memperhatikan Alan dan Syahfiya mengobrol dari tadi, Ayumi juga ternyata mendengar semua pembicaraan mereka berdua.
Alan menarik tangan Ayumi dengan lembut.
"Ayumi jangan salah paham!" Pinta Alan.
__ADS_1
"Katakan dia siapa? Apa yang dimaksud oleh Denis wanita masalalumu?" Tanya Ayumi dengan suara pelan tapi membuat hati Alan tersentak.
Alan mengajak Ayumi untuk duduk dan berusaha menenangkan Ayumi, Setelah Ayumi tenang pelan-pelan Alan menceritakan semuanya pada Ayumi mendengar cerita Alan Ayumi langsung memeluk Alan.
"Kamu tidak akan kembali padanya kan?" Tanya Ayumi dengan suara lirih.
"Tentu saja tidak, Dihatiku hanya ada kamu percayalah dia hanya masalaluku." Alan menyakinkan hati Ayumi, Dan Ayumi percaya pada Alan.
Syahfiya dan Levin sedang sibuk fitting gaun pengantin untuk pernikahan mereka, Sedangkan Alan dan Ayumi sudah selesai.
Tiba-tiba dua sejoli yang tidak asing berjalan menghampiri Alan dan Ayumi yang sedang duduk di sofa pelanggan.
"Wihh Kak Alan, Kalian sedang fitting baju juga?" Tanya Panji tiba-tiba membuat Alan dan Ayumi kaget.
"Kita sudah selesai, Ini sudah mau pulang." Jawab sambil menikmati minuman yang disediakan oleh butik.
"Kalian mau apa kesini? Apa kalian sudah serius untuk menikah?" Tanya Ayumi dengan nada meledek.
"Mau fitting baju pengantin juga kak, Tentu saja sudah kak kitakan sudah besar." Jawab Alya dengan begitu bawelnya.
Levin dan Syahfiya menghampiri mereka dan berpamitan pada mereka.
"Yum kita duluan ya." Pamit Levin pada Ayumi yang sedang duduk.
"Iya hati-hati dijalan!" Jawab Ayumi dengan lembut, Dan ditatap Syahfiya dengan kesal.
Ayumi hanya mengabaikan tatapan mata Syahfiya, Apalagi Ayumi tahu dihati Alan hanya ada dirinya seorang.
"Dasar mantan tidak ada ahklak." Kesal Ayumi melihat tatapan Syahfiya pada dirinya.
Levin dan Syahfiya pergi meninggalkan butik, Sedangkan Alan dan Ayumi akhirnya menunggu Alya dan Panji fitting baju pengantin mereka.
Setelah keduanya selesei fitting baju pengantin, Mereka mengobrol disofa tempat duduk para pelanggan butik.
"Yum, Tadi ketemu mantan?" Ledek Panji dengan jail, Membuat Ayumi tersenyum.
"Belum sempat jadian waktu itu." Jawab Ayumi dengan jujur.
"Bukan aku yang ketemu mantan tapi Alan, Jadinya fitting baju pengantin bareng mantan." Gumam Ayumi.
"Sudahlah jangan membahas laki-laki lain, Aku ini calon suamimu." Pinta Alan dengan tatapan garang.
"Kamu juga jangan mengobrol dengan mantan, Aku ini calon istrimu." Bisik Ayumi ditelinga Alan.
Alya dan Panji mereka menatap Alan dan Ayumi bingung karena mereka jadi main bisik-bisikkan sudah seperti bisik-bisik tetangga.
Hari ini Alan dan Ayumi fitting baju pengantin, Panji dan Alya juga dan hari ini benar-benar berkesan, Karena Alan bertemu dengan mantannya dan akhirnya mereka fitting baju pengantin bersama.
Dan siapa yang sangka kalau Syahfiya itu menjadi jodohnya Levin yang terkenal playboy dan suka bermain wanita.
BERSAMBUNG π
Terimakasih para pembaca setia π
__ADS_1