Perjodohan Karena Hutang

Perjodohan Karena Hutang
50. Antara plin-plan & munafik


__ADS_3

Keesokan harinya, Risa berteriak sangat kencang membuat Denis kaget dan terbangun.


"Ahhhhh....!!!" teriak Risa.


Denis terbangun dengan keadaan memeluk Risa.


"Apa yang kamu lakukan!!" tanya Risa kesal.


"Aku hanya memeluk istriku!! apa aku salah?" tanya Denis, yang masih belum melepaskan pelukannya dari tubuh Risa.


"Lepaskan, aku tidak mau dipeluk oleh dirimu!!" kesal Risa.


Dasar laki-laki plin-plan tidak cukup dengan Maya saja!! sekerang dia mau denganku juga.


"Aku tidak mau!! lagian kamu itu istri macam apa yang menolak suamimu sendiri!!" ucap Denis, yang merasa dirinya benar.


Risa biar bagaimanapun aku ini suamimu!! aku berhak melakukan apa saja pada dirimu termasuk meniduri kapan saja itu hakku.


"Lagian kamu juga suami macam apa? sudah menikah tapi masih punya kekasih diluar sana!!" sindir Risa, dengan nada sinis.


Denis hanya terdiam berpikir sejenak.


"Tidak usah membahas Maya, dikala kita sedang bersama!!" pinta Denis dengan kesal.


"Dasar laki-laki munafik, laki-laki plin-plan!!" kesal Risa, dengan berbagai sumpah serapahnya buat Denis.


Denis menatap Risa tajam.


"Diamlah kau gadis bodoh!! percuma kamu melawanku, tetap saja tidak akan merubah kemungkinan kalau kamu adalah istri dari Denis kusuma!!!" ucap Denis dengan penuh kemenangan.


Risa hanya menghela nafasnya.


Sabar punya suami yang plin-plan seperti ini!!


"Terserah kamu saja!! ayo kita bangun aku lapar sekali!!" ajak Risa dengan nada merengek agar Denis melepaskan pelukannya

__ADS_1


"Aku tidak mau makan!! aku mau tetap memelukmu saja!!" jawab Denis.


Ntah mengapa hari ini aku begitu ingin memelukmu Clarissa.


"Aku bisa sesak nafas jika kamu terus memelukku seperti ini!!" kesal Risa.


"Maka aku akan memberikan nafas buatan untukmu nanti, kamu tidak usah khawatir!!" jawab Denis dengan begitu entengnya.


"Dasar menyebalkan, bicara sama kamu itu tidak akan ada habisnya!! ada saja jawaban yang bikin aku naik darah!!" kesal Risa dalam hati.


"Aku tidak butuh nafas buatan darimu!!" jawab Risa kesal.


"Haha bukankah kamu sudah sering menikmatinya, bahkan kamu juga menerimanya dengan senang hati!!" ledek Denis, yang membuat Risa begitu kesal.


"Diam kamu!! kamu yang selalu memaksaku" jawab Risa tidak mau kalah.


Denis tiba-tiba melepaskan pelukannya dari tubuh Risa, kali ini Risa begitu kaget!!


"Kenapa?" tanya Risa.


"Bukankah kamu lapar, ayo mandi terus kita pergi sarapan!! sebelum cacing di dalam perut kamu melakukan demo!!" ajak Denis.


"Baiklah, aku mandi dulu ya!!" pamit Risa.


Akhirnya aku bisa makan dan terbebas dari drama pagi hari yang Denis sialan itu ciptakan!!!


Risa langsung pergi menuju kamar mandi, seperti biasanya sekarang setiap kali pergi ke kamar mandi pasti Risa membawa baju buat ganti sekalian.


Sedangkan Denis masih membaringkan tubuhnya ditempat tidur.


Risa-risa kenapa semakin kesini kamu semakin terlihat begitu cantik dan sangat menggemaskan!! guman Denis yang mulai mengagumi Risa diam-diam.


Denis tersenyum-senyum sendiri seperti orang sudah tidak waras.


Risa sudah selesai mandi dan sekarang sudah memakai dress cantik bewarna pink muda, Risa yang melihat Denis senyum-senyum sendiri membuat Risa menjadi geli.

__ADS_1


Apa sekarang Denis sudah mulai tidak waras!!! guman Risa sambil menggelengkan kepalanya.


"Denis, kamu kenapa senyum-senyum sendiri??" tanya Risa ingin tau.


"Aku hanya sedang membayangkan gadis bodoh yang begitu mengemaskan!!" jawab Denis jujur.


"Gadis bodoh, maksudnya?" tanya Risa yang tidak tau dengan maksud Denis.


"Dasar bodoh!! masih saja bertanya!!" kesal Denis.


Bodoh? apa yang dimaksud gadis bodoh itu adalah aku!!! dasar Denis kurang ajar!!. kesal Risa dalam hati.


"Oh jadi kamu sudah mulai memikirkan aku secara diam-diam" tanya Risa, dengan senyum penuh kemenangan.


"Cie... cie sudah mulai memikirkan!!" ledek Risa dengan jail.


"Hati-hati sebentar lagi pasti kamu akan jatuh cinta padaku!!" ledek Risa lagi.


"Hahaha!!" Denis tertawa.


"Jangan GR kamu Risa!! karena aku hanya mengagumi kebodohanmu saja" jawab Denis, yang berusaha menutupi perasaannya saat ini


Aku tidak mungkin mengakui perasaanku pada gadis bodoh itu, atau dia akan sangat besar kepala nanti!!!


"Terserah kamu saja laki-laki plin-plan, laki-laki munafik!!" jawab Risa kesal.


Lihat saja sebentar lagi pasti kamu akan jatuh cinta padaku!! terus kamu akan meninggalkan Maya.


"Sudahlah Risa, aku mau mandi!!" jawab Denis, agar bisa menghindar dari perdebatan pagi ini.


Jika aku benar jatuh cinta lebih dulu dengan Risa, mau taruh dimana mukaku yang sangat tampan ini?


Risa hanya menggelengkan kepalanya sedangkan Denis langsung pergi meninggalkan Risa ke dalam kamar mandi.


*Didalam kamar mandi.

__ADS_1


"Seperti perasaanku sudah mulai aneh dan aku bisa gila gara-gara Risa!!" guman Denis dalam hatinya.


**Bersambung***


__ADS_2