Perjodohan Karena Hutang

Perjodohan Karena Hutang
211.Menghadiri acara mantan.


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Hari ini adalah hari pernikahan Levin dan Syahfiya, Levin juga mengundang teman-teman satu kampusnya termasuk Ayumi, Risa dan Panji. Dan tentunya mereka akan menghadiri acara pernikahan Syahfiya dan Levin bersama pasanganan masing-masing.


Risa sudah cantik dengan gaun berwarna silver dan riasan wajah yang cukup natural sedangkan Denis memakai setelan jas warna hitam.


"Aku sudah siap, Ayo berangkat." Ajak Risa yang sudah berdiri menunggu Denis yang sedang merapikan rambutnya.


"Akhirnya Levin menemukan jodohnya juga, Baguslah biar dia tidak terus-terusan mempermainkan hati banyak wanita." Kata Risa pada dirinya sendiri, Yang di ternyata di dengar oleh Denis.


"Apa hatimu juga pernah dipermainkan oleh laki-laki itu?" Cetus Denis yang langsung ditatap dengan garang oleh Risa.


"Tidak pernah." Jawab Risa tegas.


"Tapi Ayumi pernah, Dan hari ini pasti dia juga akan menghadiri acara pernikahan Levin." Batin Risa mengingat Ayumi dulu pernah dekat dengan Levin.


Setelah selesai Denis menghampiri Risa, Denis memperhatikan Risa dari kepala hingga ujung kaki dan melihat Risa memakai sandal hak tinggi, Denis geleng-geleng kepala dan langsung mengangkat tubuh Risa lalu menaruhnya ditepi ranjang.


"Ada apa?" Kesal Risa pada Denis.


"Lepaskan sandalmu, Enak saja kamu memakai sandal setinggi ini, Kamu mau menyakiti kakimu, Ingat ya kamu sedang hamil jadi jangan memakai sandal tinggi." Sambil melepaskan sandal dari kaki Risa, Denis terus mengomeli Risa, Risa hanya memanyunkan bibirnya tanpa menjawab Omelan dari sang suami.


Setelah melepaskan sandal Risa, Denis menuju kesebuah ruangan dan membuka lemari khusus yang berisi sandal milik Risa.


Denis memilihkan Risa sandal teplek dan yang menurutnya nyaman dipakai oleh wanita yang sedang hamil.


"Ini pasti akan nyaman dipakai oleh Risa." Batin Denis sambil menutup kembali lemari sandal tersebut.


Denis membawa sandal pilihannya ke Risa dan langsung memakaikan dikaki Risa.


"Sudah selesai ayo berangkat!" Ajak Denis yang baru saja selesai memakaikan sandal dikaki Risa.


Denis dan Risa hari ini mereka akan pergi ke acara pernikahan Levin dan Syahfiya.


Denis dan Risa baru saja keluar dari rumahnya, Ternyata Panji sudah menunggu Alya, Ayumi dan Alan juga ternyata sudah berada di depan rumah Denis.


"Apa kalian janjian?" Tanya Risa pada Ayumi dan Panji.


"Aku sengaja, Karena biar bareng dengan kalian jadi aku mau menghampiri kamu dan suamimu." Jelas Ayumi dengan nada lembut.


Alan sengaja menghampiri Risa dan Denis, Karena Alan tidak mau menghadiri acara pernikahan mantanya hanya berdua saja dengan Ayumi.


Diantara mereka tidak tahu kalau yang menikah dengan Levin adalah Syahfiya mantan Alan dulu, Hanya Ayumi yang tahu karena tidak sengaja bertemu waktu fitting baju pengantin dibutik. Sedangkan Denis tahu tentang cerita masa lalu Alan tapi Denis tidak tahu seperti apa wajah wanita yang tidak bisa Alan lupakan sampai 5 tahun lamanya.


"Kalau aku kan mau menjemput Alya." Jawab Panji yang terus melihat Alya Dan Panji tidak berkedip sama sekali.


"Alya, Dia cantik sekali." Batin Panji yang ternganga melihat kecantikan Alya hari ini.


Alya keluar dari dalam rumah dengan gaun pesta yang begitu anggun bewarna merah marun, Dan rambut yang dicepol ke atas agak berantakan dan dihiasi dengan hiasan rambut membuatnya terlihat sangat cantik.


"Woy kedip, Ingat anak orang belum halal!" Alan dengan sengaja terus membuyarkan tatapan Panji pada Alya.


"Kak Alan Kamu mengganggu saja!"Panji kesal pada Alan, Tapi Alan malah tertawa senang.


Setelah semuanya siap mereka berangkat, Panji berangkat dengan mobilnya sedangkan Denis ikut dengan mobil Alan karena sedang males menyetir.


Mobil Panji berjalan lebih dulu dan mobil Alan tepat dibelakang mobil Panji, Mobil mereka berjalan beriringan.

__ADS_1


Dimobil Panji.


Sambil menyetir Panji mencuri-curi pandang pada Alya, Membuat Alya tersenyum simpul dan terlihat semakin cantik dimata Panji.


"Hari ini kamu cantik sekali." Panji memuji Alya, Membuat Alya semakin melebarkan senyumnya.


"Aku memang sudah cantik dari lahir." Jawab Alya membanggakan dirinya sendiri.


"Sudahlah aku tidak jadi memujimu." Panji menarik kembali pujiannya untuk Alya.


"Mana bisa semuanya ditarik kembali, Bayar denda kalau gitu." Jawab Alya bercanda.


Dimobil Panji terjadi perdebatan kecil, Tapi itu tidak jadi masalah untuk dua sejoli yang sedang sama-sama dimabuk asmara, Buat mereka perdebatan itu adalah bumbu cinta untuk hubungan mereka saat ini.


Dimobil Alan....


Alan, Ayumi, Denis dan Risa mereka hanya diam tanpa kata, Untuk mencairkan suasana Risa membuka obrolan diantara mereka.


"Yum, Kalau dulu kamu jadi pacaran dengan Levin pasti kamu hari ini menghadiri acara pernikahan mantan." Canda Risa yang membuat Ayumi tertawa.


"Iya Ris, Aku yakin pasti kalau ini pernikahan mantanku hatiku bakal panas dingin." Jawab Ayumi yang dengan sengaja menyindir Alan.


"Bukan panas dingin lagi Yum, Bisa dihancurin itu panggung repsesi." Sambung Risa dengan tawanya.


Risa dan Ayumi tertawa lepas, Denis hanya diam saja sambil memejamkan matanya, Sedangkan Alan sambil menyetir sebenarnya merasa sangat kesal karena Ayumi terus menyindirnya, Tapi Alan juga tahu pasti itu gara-gara Ayumi sedang cemburu.


"Tidak semua mantan seperti apa yang kalian pikirkan, Ada juga yang datang karena untuk menghormati undangan dan silahturahmi." Cetus Alan membuat Ayumi meliriknya dengan kesal, Dan Alan hanya tersenyum simpul pada Ayumi.


Setelah menempuh perjalanan yang tidak terlalu jauh, Akhirnya Alan sampai ditempat repsesi Levin dan Syahfiya.


Mereka semua masuk kedalam gendung repsesi bersamaan, Panji, Alya, Risa dan Denis langsung menuju ke panggung untuk mengucapkan selamat pada Levin dan Syahfiya.


Sedangkan Alan tiba-tiba menghentikan langkah kakinya, Membuat Ayumi bingung.


"Kenapa? Apa hatimu sakit melihat wanita yang pernah ada dihatimu bersanding dengan laki-laki lain?" Tanya Ayumi dengan kesal.


"Tidak apa-apa, Ayo jalan!" Tegas Alan dan langsung berjalan menuju Levin dan Syahfiya.


"Selamat ya Vin," Risa mengucapkan selamat pada Levin.


"Terimakasih Ris," Levin mengucapkan terimakasih pada Risa.


Setelah mengucapkan selamat pada kedua mempelai Risa dan Denis langsung turun dari panggung untuk menikmati hidangan yang ada di dalam pesta.


"Selamat Vin, Aku tidak nyangka akhirnya kamu menikah juga." Panji mengucapkan selamat pada Levin.


"Hahaha aku bosen mempermainkan wanita jadi aku menikah." Jawab Levin yang diiringi dengan tawanya.


"Dasar kau ini." Omel Panji.


Setelah mengucapkan selamat dan bersalaman dengan kedua mempelai Panji dan Alya turun dari panggung dan ikut bergabung dengan Risa dan Denis.


Giliran Alan dan Ayumi yang mengucapkan selamat pada Levin dan Syahfiya.


"Pa bukankan itu Alan?" Tanya Mama Syahfiya pada suaminya.

__ADS_1


"Iya benar dia laki-laki miskin itu." Jawab Papa Syahfiya sambil menatap Alan dengan tatapan tidak suka.


Orang tua Syahfiya tidak tahu saja kalau sekarang hidup Alan sudah sukses, Dan Alan juga akan segera menikah dengan Ayumi salah anak dari keluarga terpandang dikota ini dan tentunya keluarga Ayumi jauh lebih baik dari keluarga Syahfiya.


"Levin selamat ya, Akhirnya laki-laki brengsek sepertimu berkurang satu." Ayumi mengucapkan selamat pada Levin sambil bercanda, Tapi Levin tidak marah sama sekali Levin malah ikut tertawa.


"Terimakasih Yum, Kamu juga sudah mau menikah jadi aku menikah lebih dulu." Levin mengucapkan terimakasih pada Ayumi dan membalas candaan Ayumi.


Alan menatap Ayumi dengan tatapan kesal.


"Apaan sih Ayumi jelas-jelas ada aku, Dia malah asik bercandaan dengan laki-laki lain rasanya aku ingin sekali menariknya dan membawanya pulang." Batin Alan yang merasa cemburu.


"Selamat ya Syahfiya, Mudah-mudahan kamu bahagia selalu." Alan mengucapkan selamat pada Syahfiya.


"Terimakasih Alan." Syahfiya mengucapkan terimakasih pada Alan.


"Seandainya kamu yang sekarang bersanding denganku, Pasti aku akan bahagia." Batin Syahfiya.


Diam-diam dihati Syahfiya masih punya perasaan pada Alan, Tapi Alan sudah tidak punya perasaan apa-apa pada Syahfiya, Karena dihatinya sekarang hanya ada Ayumi seorang.


"Terimakasih Alan." Syahfiya terus menjabat tangan Alan dengan erat, Membuat Ayumi menatapnya dengan tajam.


"Dasar sudah tahu ada suaminya, Masih saja gatel sama calon suami orang." Batin Ayumi.


"Sayang sudah yuk, Itu salamannya jangan lama-lama!" Kata Ayumi dengan sengaja.


Dengan cepat Syahfiya melepaskan tangan Alan. Alan dan Ayumi langsung turun dari panggung, Alan melihat kedua orang tua Syahfiya tapi mereka melihat Alan langsung membuang muka.


Alan hanya melewatinya saja dan enggan menyapa mereka, Bukannya Alan tidak mau tapi orang tua Syahfiya begitu sombong dan hanya melihat Alan sebagai laki-laki miskin.


"Masih sombong seperti dulu." Batin Alan yang hanya melalui kedua orang tua Syahfiya begitu saja.


Alan dan Ayumi ikut bergabung dengan Risa Dan yang lainnya, Ayumi, Risa, Alya dan Panji mereka asik selfi sedangkan Denis dan Alan hanya duduk berdua dimeja tamu.


"Den, Dia adalah wanita yang selama ini tidak bisa aku lupakan." Cetus Alan tiba-tiba membuat Denis kaget dan manatap Alan dengan tatapan serius.


"Apa kamu bilang, Berarti dia mantan kekasihmu?" Jelas Denis yang dianggukin oleh Alan.


Denis menepuk bahu Alan.


"Pada akhirnya mantanmu bahagia dengan laki-laki lain dan kamu juga akhirnya menemukan gadis lain untuk mengisi hatimu, Takdir tidak ada yang tahu Al," Kata Denis sebagai sahabat Alan.


"Kamu benar Den, Dan akhirnya masalaluku menemukan jodohnya." Jawab Alan dengan bahagia.


Hari ini Alan menghadiri pernikahan mantannya di dampingi oleh Ayumi, Gadis yang saat ini menjadi calon istrinya.


Setelah selesai acara Denis dan Risa pulang ikut mobil Panji, Sedangkan Alan langsung mengantar Ayumi pulang karena Ayumi masih ada urusan yang harus mereka urus juga.


"Apa kamu bahagia bisa hadir dipernikahan mantan?" Tanya Ayumi dengan perasaan cemburunya.


"Aku tahu kamu sedang cemburu." Jawab Alan dengan senyum jailnya.


BERSAMBUNG πŸ™


Terimakasih para pembaca setia 😊

__ADS_1


Maaf baru up tadi ada kebakaran jadi bantuin dulu, Allahamdulillah udah padam πŸ™


__ADS_2