Perjodohan Karena Hutang

Perjodohan Karena Hutang
49. Hujan lebat


__ADS_3

Setelah hampir seharian penuh Denis dan Risa menelusuri indahnya danau yang mereka kunjungi, akhirnya mereka langsung pulang ke penginapan untuk beristirahat.


Malam ini Denis dan Risa akan menghabiskan malam hanya ditempat mereka meningap karena cuacanya sedang dingin sekali dan sudah sangat mendung sekali.


Setelah menelusuri perjalanan yang begitu jauh, akhirnya Risa dan Denis sampai dipenginapan.


Risa dan Denis duduk berdekatan ditepi ranjang.


"Ris, kamu mandilah dulu!! terus pakai baju hangat ya soalnya malam ini cuacanya akan dingin sekali bahkan diluar sudah sangat mendung!!" ucap Denis, yang secara tidak langsung berusaha memberi perhatian pada Risa.


Ada angin apa? tumben Denis sangat perhatian!!


"Iya Denis!!" jawab Risa singkat.


"Mandilah sana!!" suruh Denis.


"Apa-apaan dia, aku sudah berusaha perhatian dengan dirinya tapi dia hanya menjawab dengan jawaban sesingkat itu!!" kesal Denis dalam hati.


Risa pergi menuju ke kamar mandi untuk mandi, setelah beberapa lama akhirnya Risa selesai mandi. kali ini Risa membawanya pakaian gantinya kedalam kamar mandi karena tidak mau kejadian kemarin terulang kembali.


Risa keluar dengan setelan baju tidur lengan panjang.


"Kamu sudah selesai?" tanya Denis.


"Sudah, kamu mandilah!!" suruh Risa.


Denis bergantian pergi mandi, setelah 20 menit kemudian Denis keluar dari kamar mandi dan sudah memakai pakaiannya dari dalam kamar mandi.


Risa duduk ditepi ranjang.


"Malam ini dingin sekali!!" keluh Risa.


"Maka aku akan menghangatkanmu!!" timpal Denis dengan jail.


Risa menatap Denis dengan tatapan tajam.


"Berhentilah bergurau Denis, aku tidak ingin kamu menghamiliku sekarang!!" kesal Risa.

__ADS_1


Denis tersenyum jail.


"Kalau tidak sekarang!! berati lain kali boleh dong!!" Ledek Denis dengan jail.


"Tidak-tidak aku tidak mau hamil anak kamu Denis, aku tidak mau nanti anakku sampai punya saudara tiri!!" kesal Risa.


"Bayangkan saja jika aku hamil dan Maya juga hamil, tidak...tidak aku tidak sudi!!!" teriak Risa dalam hati.


"Apa maksudmu? saudara tiri?" tanya Denis.


"Risa, kamu tidak usah kawatir mungkin aku sering berciuman dengan Maya tapi aku tidak pernah melakukan hubungan suami istri dengan Maya!!" ucap Denis dengan nada menggoda.


"Aku tidak peduli!!" kesal Risa.


Risa langsung membaringkan tubuhnya diatas kasur dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.


"Dasar Denis sialan!!" kesal Risa.


Dengan jailnya Denis, ikut masuk kedalam selimut.


Tanpa sengaja Denis memegang gunung kembar Risa dengan tangannya.


"*Rasanya sangat kenyal sekali!!"


"Tapi punya Risa masih kecil!!"


"Mungkin karena belum pernah disentuh*!!"


Pikiran Denis bermuculan dengan berbagai pikiran mesum.


Risa yang merasa bagian gunung kembarnya dipegang oleh Denis, dengan cepat mendorong tubuh Denis hingga jatuh.


"Aduh...!!" rintih Denis.


"Kenapa kamu selalu mendorong suamimu hingga jatuh sih Risa!!" omel Denis.


"Lagian kamu mesum!! kamu sudah melecehkan aku!!" kesal Risa.

__ADS_1


Denis bangun dari tempat ia terjatuh sambil tertawa ngakak karena mendengar ucapan Risa.


"Kamu bilang apa? aku melecehkanmu? Risa kamu ini adalah istriku!! mana ada seorang suami melecehkan istrinya sendiri karena memegang gunung kembar istrinya!!" ucap Denis dengan tawanya.


Risa langsung memanyunkan bibirnya dan kembali menutup dirinya dengan selimut.


Denis tidur disamping Risa dan kini dengan jailnya Denis tidur sambil memeluk erat Risa dari belakang.


Risa diam saja tanpa melakukan protes sampai akhirnya Risa tertidur begitu pulas.


Setelah Risa tertidur begitu pulas dengan jail Denis mer*mas-r*mas gunung kembar Risa dengan tangannya.


"Biar agak gedean sedikit Risa!!" Guman Denis mesum.


Malam ini hujan sangat lebat pelukan dari Denis dan keusilan tangan Denis itu membuat Risa tidur lebih nyenyak.


Tiba-tiba Risa, memutarkan balik badannya menghadap Denis dan sekarang Risa membenamkan wajahnya di dada bidang Denis.


Denis membiarkan Risa memeluk dirinya.


"*Kamu sangat cantik Risa!!"


"Bahkan sedang tidurpun kamu begitu menggemaskan!!"


"Risa, tetaplah disampingku*!!"


Berbagai kata hati keluar dari hati Denis!!


"Beberapa hari bersamamu tapi hatiku begitu bahagia dan begitu nyaman, padahal dengan Maya aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini!!" ucap Denis dengan pelan.


Denis membelai rambut Risa dengan lembut dengan penuh kebahagiaan.


Hingga beberapa saat akhirnya Denis, mulai memejamkan matanya dan tertidur sambil memeluk istrinya dengan penuh kehangatan.


Hujan yang lebat malam ini menyatukan Risa dan Denis dalam pelukan yang begitu hangat.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2