Perjodohan Karena Hutang

Perjodohan Karena Hutang
47. liburan 2


__ADS_3

Hari sudah semakin sore mau tidak mau Risa dan Denis harus segera pulang ke penginapan mereka.


"Denis, apa yang kamu lakukan?" kesal Risa sambil mendorong tubuh Denis.


Namun Denis tidak terjatuh karena tenaganya lebih kuat.


"Apa? aku hanya mencium istriku!! apa aku salah??" jawab Denis dengan nada pelan.


"Dasar laki-laki plin-plan, pilih salah satu aku atau Maya??" kesal Risa.


Risa bangun dari tempat duduknya dan langsung berjalan pergi meninggalkan Denis.


"Pilih salah satu!! Risa benar, tapi aku saja bingung bagaimana dengan perasaanku saat ini!! disisi lain aku tidak mau melepaskan Maya!! disatu sisi aku juga sudah mulai menyukai Risa!!" Kata hati Denis, yang penuh dengan ke pin-planan.


Denis yang sadar dari lamunannya dan melihat Risa sudah tidak ada disampingnya membuat Denis begitu khawatir dan saat ini Denis sangat panik.


"Kemana Risa? mana Risa tidak tau jalan disini lagi!!" guman Denis yang merasa khawatir pada Risa.


Denis menelusuri setiap jalan untuk mencari Risa, namun Denis sekarang merasa lega karena Risa belum terlalu jauh. Risa sedang berdiri mengambil foto pemandangan.


"Risa, jangan pergi tanpa aku lagi!!" omel Denis, karena merasa khawatir.


"Aku males sama kamu!! lagian kamu selalu menciumku seenaknya sendiri!!" kesal Risa.


Denis menarik tangan Risa pelan.


"Mulai sekarang jangan males!! jadilah istri yang baik dan penurut!!" ucap Denis.


"Apa?" tanya Risa dengan nada tinggi.


"Diamlah, jangan meninggikan suaramu dihadapan suamimu!!" ucap Denis.


"Dasar laki-laki plin-plan!!" kesal Risa.


Sekarang Risa hanya diam, Denis menggandeng tangan Risa untuk menuju ke penginapan.


Setelah menelusuri perjalanan yang lumayan jauh akhirnya Denis dan Risa sudah sampai dipenginapan mereka.


Dikamar.


Risa baru saja selesai mandi dan masih memakai handuk. Denis sedang duduk ditepi ranjang.


Denis yang melihat Risa hanya memakai handuk saja membuat Denis menelan ludahnya dengan kasar.


"Risa kenapa malam ini kamu menggodaku!!" kesal Denis dalam hati.


"Lihat tubuhnya begitu bagus!!"


"Gunung kembarnya begitu indah!!"


"Bandingkan dengan Maya!!"


"Istrimu lebih cantik, perhatikan saja!!"


Kali ini berbagi kata dari dalam hatinya keluar begitu saja, ntah setan apa yang merasuki Denis tiba-tiba Denis menarik Risa dan kali ini Denis memepetkan Risa ke tembok, tangan Denis mengunci Risa agar tidak bergerak.


"Denis, apa yang mau kamu lakukan?" tanya Risa, sambil memegangi erat handuknya karena takut terlepas.

__ADS_1


Denis tersenyum penuh nafsu.


"Den, aku mohon jangan lakukan itu?" rengek Risa, mengingat Denis akan menceraikan dalam waktu satu tahun makanya Risa tidak ingin terjadi apa-apa dipernikahannya.


"Kenapa? aku ini suamimu!!" jawab Denis.


"Aku berhak melakukannya!!" ucap Denis.


Risa mulai meneteskan air matanya, namun Denis sudah mulai mencium bibir Risa dengan lembut, Risa yang awalnya berusaha menolak ciuman dari Denis akhirnya Risa pasrah dan mulai menerima ciuman Denis.


Denis, mulai bereaksi dan mulai menciumi bagian tubuh Risa yang lainnya, Risa hanya pasrah menikmati permainan suaminya biar bagaimanapun Risa adalah seorang istri jadi Risa harus memenuhi tugasnya sebagai seorang Istri.


Disela-sela permainannya, tiba-tiba ponsel Denis berdering dan itu telpon video call dari Maya. Denis menghentikan aktivitasnya lalu mengangkat telpon dari Maya.


Denis menjauhkan dirinya dari tempat Risa berdiri.


Risa hanya diam dan langsung pergi berganti pakaian.


"Sayang aku kangen!!" ucap Maya.


"Aku akan segera pulang sayang!!" jawab Denis.


"Sayang, ada tas keluaran terbaru lagi!!" rengek Maya dengan nada manja.


"Sayang, bukankah kamu baru membeli tas baru minggu lalu?" jawab Denis.


"Tapi aku mau yang baru" rengek Maya dengan begitu manja.


"Baiklah, nanti aku transfer lagi!!" jawab Denis akhirnya.


Risa sudah selesai berganti pakaian dan sekarang Risa sudah membaringkan tubuhnya diatas kasur.


"Aku tidak tau, harus bersikap seperti apa pada Denis?" guman hati Risa.


"Aku ingin menjadi istri yang baik, namun dihatinya hanya ada Maya!!" Risa merasa bingung dalam hati.


Denis tiba-tiba menghampiri Risa, Denis memeluk Risa dari belakang.


"Boleh aku lanjutkan yang tadi?" tanya Denis.


"Aku ngantuk Denis, kita istirahat saja!!" jawab Risa, yang sebenarnya merasa sangat kesal.


Sebenarnya apa mau kamu Denis? kamu mau denganku namun kamu juga tidak mau melepaskan Maya.


Denis menuruti ucapan istrinya, malam ini Denis tidur dengan memeluk Risa dari belakang.


"Risa tetaplah disampingku!!!"


Keesokan harinya.


Risa sudah bangun dan sudah berpakaian rapi. Risa membangunkan Denis.


"Den, bangun sudah pagi" ucap Risa, sambil menggoyangkan tubuh Denis.


Denis membuka matanya dan langsung menarik Risa kedalam pelukannya.


"Tetaplah seperti ini!! jangan bergerak!!" ucap Denis.

__ADS_1


Saat ini Risa ada di dalam pelukan Denis, yang masih memejamkan matanya.


"Detak jantung Risa begitu keras!!" guman Denis dalam hati.


"Rasanya nyaman sekali, aku ingin memelukmu lebih lama lagi" Guman Denis.


Akhirnya Denis menarik Risa untuk masuk kedalam pelukannya lebih erat.


"Diamlah!! aku masih mengantuk" ucap Denis.


Risa hanya diam tanpa melakukan protes apapun pada Denis.


"Lagian apa salahnya Denis kan suamiku!!" guman Risa yang saat ini berada diperlukan suaminya.


Setelah setengah jam berlalu namun Denis belum bangun juga.


"Denis bangunlah, kau bilang hanya sebentar!!" kesal Risa, sambil berusaha melepaskan dirinya dari pelukan Denis.


Denis yang merasa kesal karena Risa tidak bisa diam, akhirnya terbangun.


"Iya iya aku bangun!!" jawab Denis.


Risa sekarang sedang duduk ditepi ranjang sedangkan Denis langsung pergi menuju kamar mandi.


Risa memainkan ponselnya ntah apa yang dilihat oleh Risa, hanya Risa yang tau.


Setelah setengah jam kemudian Denis keluar dari kamar mandi.


"Denis, kamu mandi apa berendam sih lama banget" kesal Risa.


"Memangnya kenapa Risa?" tanya Denis.


"Ditanya malah balik nanya lagi!! cepetan aku sudah lapar, kamu tau cacing diperutku sudah mulai demo!!" ucap Risa dengan penuh kekesalan.


Denis hanya tertawa mendengar ucapan Risa.


"Tunggulah aku ganti baju sebentar!!" jawab Denis.


Denis berganti pakaian setelah selesai ganti pakaian Denis mengajak Risa ke restauran yang ada dipenginapannya.


"Ayo kita kasih makan cacing yang ada perutmu!!" ajak Denis, sambil tersenyum.


Risa kamu itu sangat mengemaskan sekali!!


Risa mengikuti langkah kaki suaminya, namun Denis berjalan agak cepat akhirnya Risa menarik baju Denis.


"Kenapa? tanya Denis kesal.


"Gandeng tanganku, aku tidak mau tau!!" kesal Risa, karena Denis berjalan dengan cepat.


Akhirnya Denis menuruti apa mau Risa, sekarang Denis dan Risa berjalan sambil bergandengan tangan.


Sampailah direstauran.


Risa dan Denis langsung memesan makanan buat sarapan, akhirnya pagi ini mereka sarapan berdua dengan tenang tanpa ada perdebatan.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2