
Denis pergi mengajak Maya ke mall terbesar dikotanya, kali ini demi maaf dari Maya Denis harus mengeluarkan uangnya yang tidak sedikit, seperti biasa setiap Maya marah pasti Denis selalu membujuknya dengan barang-barang branded keluaran terbaru. agar Maya tidak marah lagi padanya.
Padahal banyak wanita lain yang lebih cantik dari Maya yang mau sama Denis, ntah mengapa Denis begitu patut dan sangat luluh pada Maya. mungkin ini yang dinamakan cinta itu buta.
Denis memberhentikan mobilnya di mall terbesar dikotanya, mall yang Denis ini ada mall elit dan sangat mewah hanya orang-orang yang beduit yang datang ke mall tersebut.
Denis mengandeng tangan Maya masuk kedalam mall.
"Pilih saja sayang tas yang kamu suka dan apa saja yang kamu mau!!" suruh Denis, dengan nada yang begitu lembut.
Maya tertawa dalam hati.
"Tidak sia-sia bisa berpacaran dengan Denis, apapun yang aku inginkan bisa Aku dapatkan"
Maya mengajak Denis ke toko tas langganannya.
"Selamat datang, ada yang bisa kami bantu?" tanya pelayan ditoko tas tersebut.
"Tolong keluarkan tas keluaran terbaru, tunjukkan pada kekasihku!!" ucap Denis, yang sudah duduk di sofa yang disediakan oleh toko tersebut.
Pelayan langsung mengeluarkan beberapa tas keluaran terbaru yang ada di tokonya.
Maya sedang sibuk memilih tas sedangkan Denis hanya duduk sambil menunggu Maya.
"Sayang, Aku suka dengan dua tas ini" ucap Maya, sambil menunjukkan dua tas yang sudah ada ditangannya.
Denis hanya tersenyum pada Maya.
"Pelayan, tolong bungkus kedua tas ini" pinta Denis, Denis mengeluarkan kartu ATM tanpa batasnya dan langsung memberikan pada pelayanan tersebut.
Pelayan tersebut langsung pergi untuk dengan membawa kedua tas pilihan Maya dan ATM yang diberikan Denis.
Setelah selesai proses pembayaran, pelayan tersebut kembali memberikan ATM dan belanjaan pada Denis, Denis menerima keduanya benda tersebut.
__ADS_1
Setelah selesai membeli tas kini Maya mengajak Denis ke toko baju langganan.
"Aku membelanjakan kekasihku sebanyak ini, tapi Aku tidak pernah memberikan uang bulanan pada Risa dan Risa juga tidak pernah meminta uang dariku atau meminta membeli barang-barang mahal" gumam Denis.
"Hanya sekali Risa meminta padaku, itu juga karena ATM dia sedang tidak bisa dipake" Gumam Denis lagi.
"Denis, aku bolehkan membeli beberapa pakaian, Aku sangat ingin membeli dress-dress baru" rengkek Maya, Denis yang paling tidak bisa menolak keinginan Maya akhirnya langsung menurutinya.
"Tentu sayang, pilih saja yang kamu mau" jawab Denis, karena tidak ingin melihat Maya marah lagi padanya.
Maya mengajak Denis masuk kedalam toko dress-dress cantik.
Maya mulai memilih-milih dress yang dirinya suka, Denis diam-diam juga memilih beberapa dress untuk istrinya.
"Aku juga akan membeli beberapa dress cantik ini untuk Risa" gumam Denis, yang sangat bersemangat.
Denis memilih beberapa dress cantik dan langsung memberikan kepada pelayan tanpa sepengetahuan dari Maya.
"Asalkan Maya tidak tau, ini tidak akan jadi masalah"
"Cocok" jawab Denis cuek.
"Lama sekali Maya berlanja, Aku sudah merindukan Risa, Lebih baik berdebat dengan Risa dirumah daripada nemenin Maya belanja berjam-jam seperti ini" keluh Denis dalam hati.
Padahal dulu sebelum ada Risa, menemani Maya berbelanja itu suatu kebahagiaan buat Denis dan tidak pernah merasakan bosan seperti hari ini.
"Maya cepatlah! Aku sudah sangat lelah" keluh Denis, dengan penuh alasan agar bisa cepat pulang dan segera bertemu dengan istrinya.
"Iya sebentar sayang, ini sudah" jawab Maya.
"Sayang bayar semuanya" pinta Maya.
Denis langsung bangun menuju ke kasir dan segera membayar belanjaan punya Maya dan dirinya.
__ADS_1
Pelayan memberikan dua paperbag kepada Denis, Denis memberikan satu untuk Maya yang berisi belanjaan Maya.
Maya yang melihat Denis membawa belanjaan akhirnya bertanya.
"Itu untuk siapa?" tanya Maya, tanpa menaruh rasa curiga.
"Ini buat Mama, biar Mama senang! nanti Aku bilang ini dari kamu" jawab Denis, yang berbohong pada Maya.
"Aku tidak mungkin bilang ini buat Risa, pasti Maya akan marah lagi padaku!!" gumam Denis, yang tertawa senang dalam hatinya.
Setelah selesai berbelanja, akhirnya Denis mengantarkan Maya untuk pulang kerumah. Denis langsung melajukan mobilnya menuju rumah Maya.
Dirumah Denis.
Risa bangun dari tidurnya dan langsung berjalan menuju ruang bawah.
"Kemana manusia serigala dan wanita tidak punya akhlak itu?" tanya Risa. yang tidak melihat sosok Denis dan Maya disetiap ruangan.
"*Apa jangan-jangan Denis tidur dengan Maya dikamar lain?" tanya Risa dalam hati.
"Tidak mungkin, mikir apa aku ini" kesal Risa*.
"Aku lapar sekali!!" keluh Risa, yang saat ini cacing diperutnya sudah pada demo minta dikasih makan.
Akhirnya Risa, langsung menuju ke dapur untuk membuat makanan buat dirinya sendiri.
Setelah mengantarkan Maya pulang kerumahnya, Denis langsung pulang kerumahnya.
Denis sudah sampai rumah dan langsung masuk kedalam rumah tanpa mengetuk pintu lebih dulu.
"Risa sedang apa ya?" tanya Denis, sambil berjalan masuk kedalam rumahnya.
"Mudah-mudahan Risa, suka dengan dress cantik pilihanku" doa Denis, sambil tersenyum bahagia.
__ADS_1
Denis menghentikan langkahnya, karena melihat Risa ada di dapur, Denis langsung menghampiri Risa dengan senang hati.
Bersambung