
"ANJENI BANGUN JEN , BANGUNN!!!"
Suara gebrakan dari pintu luar buat Anjeni Kaget dan bangun dari tidur .
"Iya mah , iya".. Jawab Anjeni malas
"Ada apa si mah" Tanya Anjeni dengan rambut Acak Acakan
"Di depan banyak wartawan jen , di gosip tv juga banyak , gosipin kamu selingkuh dengan atasan mu dulu itu !!". Ucap Nur dengan takut
"Apa ? mamah serius ?". Tanya Anjeni langsung berlari ke arah balkon
Ternyata di balkon ada Damar yang juga melihat kebawah .
"Berita itu gimana jen". Ucap Damar serius .
"Aku ketemu dengan nya tak sengaja pak , dan langsung masuk TV , ya Tuhan". Jawab Anjeni frustasi.
"Bapak sudah bilang jangan dekat dengan orang itu , dia gak baik apa kata orang nikah baru 2 minggu sudah ketauan di kafe pegangan tangan dengan mantan". Ucap Damar panjang lebar.
"Aku ketemu dengannya pun tak tau , aku mau ketemu dengan orang yang mau di buatin iklan ke aku pak , tau tau dia nongol , nah saat aku mau kabur tanganku di cekal kenceng , aku juga gak tau siapa yang nyebarin gosip ini". Jawab Anjeni sejelas jelasnya .
"Sudah , kamu di rumah saja , nunggu mas mu pulang , kabarin dia ini enaknya gimana gitu " Ucap damar
"Iya pak ". kata Anjeni .
Anjeni membuka Hp dan banyak sekali notif Chat dari temennya , saat membuka instagram pun berita tentangnya sudah tersebar luas .
4Hari berlalu , ternyata berita ini tak kunjung surut , Anjeni terpaksa menolak projek iklan karena untuk menghindari keluar rumah , gosip di tambah runyam saat Sandra juga ikut bicara masalah gosip ini kemedia . Sandra mengatakan tentang masa lalu nya.
Dan berita tentang Daniel yang sudah pergi ke london sejak sehari setelah menikah pun tersebar luas , gosip tak bertanggung jawab pun mengatakan kalau Daniel pergi keluar negri karena Anjeni ketauan sudah tak suci dan memilih pisah ranjang .
Yang lebih mengejutkan lagi Davin bersedia diundang keacara TV dan membocorkan semua tentang pernikahan kontrak ini ke media . Entah motifnya apa kenapa ia setega itu , tapi seperti nya Davin sudah putus asa karena tak pernah di gubris oleh Anjeni jadi lebih memilih untuk membongkar semua rahasia pernikahan ini ., hancur sudah rencana yang tadi nya baik baik saja jadi tambah acak acakan , Saat tau Davin bicara tentang pernikahan kontraknya Damar langsung menelfon Daniel dan menyuruh Daniel untuk pulang dan menjelaskan apa maksud dari semua ini .
Dilain tempat .
Nampak Daniel terlihat sangat lelah , saham nya anjlog sejadi jadinya , karena rumor bodoh ini , telfon nya tak berhenti berdering , dari mamih maupun dari bapak. Kalau mamih gampang di tolak , tapi entah kenapa nyampe detik ini Daniel sangat menghormati pak Damar , dan saat pak Damar menelpon nya untuk pulang , dengan segap Daniel mengiyakan untuk pulang .
"Siapkan penerbangan kita pulang kerumah , kita harus menjelaskan pada pak Damar". Perintah Daniel pada pak Nanang
"Segera siap tuan muda ". Balas Pak Nanang
Perjalanan memakan waktu 10 jam , selama di pesawat tak henti hentinya Daniel memijat kening saking pusingnya .
'Aku harus gimana' .. batin Daniel .
ia tak menyangka dampak dari rumor itu sangat hebat imbasnya.
10 jam terlewati , Daniel sampai di depan rumah Anjeni .
__ADS_1
Nampak banyak wartawan stand by di depan rumah Anjeni . Ada yang bawa tikar , ada yang tidur di mobil , saat Mobil sampai didepan gerbang rumah Anjeni, para wartawan langsung stand by berdiri , langsung siap kamera untuk meliput , pak Nanang beberapa kali membunyikan klakson tanda untuk di bukakan gerbang .
Setelah mobil masuk , suara jempretan kamera tak hentinya berbunyi , baru Daniel akan mengetok pintu , Nur sudah bersiap membukakan pintu dan langsung menginstruksikan agar Daniel segera masuk .
"Kau lihat runyam banget disini" . Ucap Nur ,
seketika Daniel langsung mencium punggung tangan Nur .
"Ini pak Daniel udah sampek". Ucap nur Sambil memegang lengan Daniel dan menuntun untuk masuk ke ruang tv .
"Assalamualaikum pak ". Ucap Daniel sambil mencium punggung tangan Damar.
Damar hanya membuang mukanya
"Kenapa lama sekali !!". Ucap Damar ketus
"London kesini 10 jam pak , udah pake pesawat". Ucap Daniel pelan
"Cih !, sono istirahat , habis maghrib kita bicara!". Ucap Damar berdecih.
"Naik ya nak , tuh Anjeni ada di kamar". Ucap Nur halus
"Iya mah". Jawab Daniel sambil berlalu naik .
Saat Daniel membuka pintu nampak Anjeni sedang di atas ranjang sambil Nonton Tv . Anjeni yang melihat kedatangan Daniel langsung loncat turun ke lantai karena sakjng kagetnya .
"Mas!! Kapan datang" . Ucap Anjeni gugup
Anjeni yang inisiatif langsung mendekat dan meraih jaket yang sudah terlepas dari tubuh Daniel .
Anjeni tak sadar kalau ia hanya menggunakan hot pants dan kaos oblong over size , jadi nampak Anjeni seperti tak pakai celana . Daniel tak sengaja melirik paha mulus Anjeni lalu membuang muka ke arah meja kerja Anjeni dan Duduk sambil menyender di kursi kerja Anjeni .
Anjeni yang baru ngeh langsung mengambil celana sembarang di lemari dan berlari menuju kamar mandi untuk salin .
Setelah selesai salin Anjeni menghampiri Daniel yang nampak sangat lelah , rasa bersalah kembali muncul dalam hati Anjeni .
"Kenapa mas ?? Capek ya? mau di buatin apa mas ?". Ucap Anjeni halus dengan sangat hati hati .
Daniel hanya diam . Tak lama pintu di ketuk dan setelah dibuka ternyata pak Nanang datang sambil membawa tas koper besar beserta tas laptop . Anjeni yang menerima nya langsung bergerak cepat merapikan baju yang ada di koper kedalam lemari .
Saat Anjeni sedang merapikan tas laptop Milik Daniel .
"Anjeni , Besok pagi jam 7 ikut aku ke London". Ucap Daniel sangat datar .
"Untuk apa mas ?". Tanya Anjeni pelan .
Daniel hanya diam lalu memejamkan matanya .
Anjeni yang merasa kaku akhirnya memilih untuk keluar , dan berjalan ke dapur untuk membantu Nur memasak makan malam mengingat sudah jam 4 sore .
__ADS_1
jam 5 Anjeni kembali ke kamar untuk mandi , Anjeni berpikir mungkin Daniel tertidur tapi ternyata tidak , saat Anjeni masuk kamar , nampak Daniel sedang sibuk mengetik di laptop nya .
Saat ini semua keluarga sedang duduk depan Tv , terkecuali Bapak , setelah semua selesai sholat Maghrib Bapak bilang akan ke kamar mandi .
10 menit berlalu bapak akhirnya duduk bergabung bersama , Daniel , Anjeni dan Nur .
"Ehemm, langsung saja ke intinya , ini maksudnya apa niel?". Tanya Bapak serius
"Ini semua bohong pak ". Jawab Daniel tenang .
Anjeni langsung melotot ke Daniel tak percaya , di fikiran Anjeni itu Daniel akan jujur masalah pernikahan kontrak ini dan jujur akan bercerai setelah 3bulan , tapi yang ada malah sebaliknya .
"Apanya !!". Ucap Damar agak membentak
"Aku menikahi Anjeni memang terpaksa , namun masalah kontrak itu tak benar , kami berjalan apa adanya pak". Jelas Daniel sambil memegang kedua tangan Anjeni
"Bapak tak usah khawatir , pernikahan kami baik baik saja". Ucap Daniel sambil menatap dan senyum pada Anjani .
"Mas....kamu". Ucap Anjeni sangat pelan
"Davin , hanya tak suka dengan pernikahan kita maknaya dia berharap kami cerai dan merebut Anjeni lagi dariku Itu saja ". Sambung Daniel
seketika Nur langsung langsung bernafas lega , dan Nampak Wajah Damar pun lebih rilex
"Aku bilang apa toh pak , Daniel tuh tak sejahat itu pada kita ". Ucap Nur
"Bapak masih belum percaya ni". Ucap Damar mengancam
"Pak , sudahlah lihat Mereka sudah akur gini". Ucap Nur menenangkan .
"Gak buk ! , masalahnya Anjeni anak kita satu satunya memang kita percepat pernikahan mereka karena ya kita tau mereka dah melakukan itu , tapi bapak tak rela kalau Daniel hanya terpaksa menikah dengan Anjeni untuk buat hati orang tua senang , Sebulan dua bulan udah bubar , Bapak gak mau seperti itu !".
"Dari pada seperti itu mending udah sini Anjeni dibalikan lagi pada kami , setelah itu sudah sana Daniel kamu pulang ke Negara mu , tak papa Jeni jadi janda kembang" Ucap Damar mantap
"Engga pak , saya serius sama Anjeni , memang awal cuna karena paksaan dengan mamih tapi aku udah yakin dan gak main main dengan Jeni". Ucap Daniel
Damar tak menjawab hanya buang muka saja .
"Apa yang membuat Bapak percaya kalau aku ini serius dengan Anjeni". Tantang Daniel .
"Berikan kami cucu , baru kami percaya kau tak main main".Balas Damar sengit
"Aku kesini berniat menjemput Anjeni dan akan mengajak Nya ke London untuk bulan madu , dan akan memberikan kalian cucu pak". Jelas Daniel
Baik nur maupun Anjeni sangat Kaget .
"Baik , bawalah ia . tapi ingat Kata kataku Daniel , jika Jeni tak kunjung hamil dan kau ternyata menceraikannya Dalam satu tahun ini , ingat ! kupotong lidahmu pakai tanganku sendiri !!" . Ucap tegas Damar sambil berdiri dan mengacungkan jari pada Daniel.
"Ya pak , pegang kata kataku , aku takan menceraikannya". Ucap Daniel mantap . tanpa pikir panjang ,
__ADS_1
Entah apa yang di fikirkan Daniel kenapa begitu mudah ucap Janji padahal Daniel hanya menunggu Akhir bulan Hasil dari Anjeni Hamil atau tidak .
Nasi sudah jadi bubur , Daniel harus menanggung dab mempertanggungjawabkan kata katanya . Sedangkan Anjeni pasrah dengan keputusan Daniel yang bilang tak akan menceraikannya. Anjeni terlihat sangat lemas mendengar setiap kata kata dari Daniel .